Terowongan yang berada di Gaza (Foto: AFP).
Setidaknya empat orang Palestina tewas ketika sebuah terowongan di bawah perbatasan dengan Mesir dan Jalur Gaza runtuh.
"Pihak berwenang Mesir sengaja membanjiri terowongan dengan air laut untuk menghancurkannya," klaim pertahanan sipil lokal Palestina, Minggu 4 Desember, setelah menemukan jasad korban.
"Mayat-mayat itu ditemukan Sabtu 3 Desember malam dan Minggu pagi," menurut kantor berita lokal Palestina, Ma'an, Senin (5/12/2016).
Pihak Pertahanan sipil Palestina di Gaza mengatakan, pihak berwenang Mesir sengaja membanjiri terowongan.
Terowongan bawah tanah berfungsi penting bagi warga Palestina untuk menyelundupkan pasokan bahan-bahan kebutuhan sejak 2007, ketika Israel memberlakukan blokade militer dan ekonomi yang melumpuhkan di Gaza. Blokade itu dipertahankan dengan bantuan pemerintahan mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak ketika dia terus menutup perbatasan dengan Gaza.
Tapi Mubarak tidak bertindak keras dan menutup mata terhadap keberadaan terowongan, yang menjadi jalur penting bagi kehidupan warga Gaza. Penggantinya, Mohammed Morsi, presiden terpilih secara demokratis pertama di Mesir, membuka perbatasan dengan Gaza selama masa kepresidenannya yang singkat antara 2012-2013.
Namun, rezim junta kini, Abdel Fattah el-Sisi, yang berkuasa setelah menyingkirkan Morsi, sejak Juli 2013, menutup kembali perbatasan dengan Gaza. Selanjutnya mulailah penumpasan besar-besaran di terowongan sebagai bagian dari hubungan dekat Mesir dengan Israel.
Sebuah pernyataan dari pertahanan sipil Palestina mengidentifikasi para korban. Seorang laki-laki sebagai Ali Badawi, 43 tahun. Muhammad Badawi, 21. Imad Badawi, 24, dan Sami al-Tawil, 30. Semuanya warga Jalur Gaza. Agensi Ma'an menambahkan bahwa puluhan orang telah tewas dalam terowongan sejak awal tahun ini.
Sisi menuduh Hamas, yang telah berada di Jalur Gaza sejak 2006, mendukung pemberontak melawan pemerintahannya di wilayah Sinai yang berbatasan Gaza dan Israel. Tuduhan itu dengan tegas dibantah Hamas.
Al Jazeera menyebutkam, sebelum tindakan keras itu, diperkirakan ada 1.800 terowongan antara Mesir dan Gaza.
Pada Februari 2016, hanya beberapa terowongan yang tetap beroperasi antara Mesir dan Jalur Gaza, menurut PBB. Kelompok hak asasi manusia telah berulang kali mengkritik kampanye penghancuran terowongan.
| Mesir | Banjiri | Terowongan | Gaza | dengan | Laut, | Empat | Warga | Palestina | Tewas | Berita | Online | Lampung | yang | berada | (Foto: | AFP) | p> < | div>Gaza | Rezim | militer | saat | membantu | blokade | Israel | atas | selama | bertahun | tahun | Mereka | menjaga | perbatasan | tetap | tertutup | menghancurkan | ribuan | terowongan | Senya | empat | orang | tewas | ketika | sebuah | bawah | Jalur | runtuh | p>Pihak | berwenang | sengaja | membanjiri | laut | untuk | menghancurkannya | klaim | pertahanan | sipil | lokal | Minggu | Desember | setelah | menemukan | jasad | korban | p>Mayat | mayat | ditemukan | Sabtu | malam | pagi | menurut | kantor | berita | Maan | Senin | 2016) | Pertahanan | mengat | pihak | p>Terowongan | tanah | berfungsi | penting | bagi | warga | menyelundupkan | pasokan | bahan | kebutuhan | sejak | 2007 | memberlakukan | ekonomi | melumpuhkan | Blokade | dipertahankan | bantuan | pemerintahan | mantan | Presiden | Hosni | Mubarak | terus | menutup | p>Tapi | bertindak | keras | mata | terhadap | keberadaan | menjadi | jalur | kehidupan | Penggantinya | Mohammed | Morsi | presiden | terpilih | secara | demokratis | pertama | membuka | masa | kepresidenannya | singkat | antara | 2012 | 2013 | p>Namun | rezim | junta | kini | Abdel | Fattah | Sisi | berkuasa | menyingkirkan | Juli | kembali | Selanjutnya | mulailah | penumpasan | besar | besaran | sebagai | bagian | hubungan | dekat | p>Sebuah | pernyataan | mengidentifikasi | para | Seorang | laki | Badawi | Muhammad | Imad | Sami | Tawil | Semuanya | Agensi | menambahkan | bahwa | puluhan | telah | dalam | awal | p>Sisi | menuduh | Hamas | 2006 | mendukung | pemberontak | melawan | pemerintahannya | wilayah | Sinai | berbatasan | Tuduhan | tegas | dibantah | p>Al | Jazeera | menyebutkam | tind | diperkir | p>Pada | Februari | 2016 | hanya | beberapa | beroperasi | Kelompok | asasi | manusia | berulang | kali | mengkritik | kampanye | penghancuran | p> Penulis< | td> :< | td> MTVN< | td> < | tr>Editor< | td> Winarko< | tr>dibaca< | td> 20604 | Kali< | tr>< | table>< | div> < | div> |





0 komentar:
Posting Komentar