Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Perlu. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Perlu. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Desember 2016

Kebakaran di Israel berhasil diatasi, Palestina membantu padamkan api

Image copyright AFP Image caption Pemadam kebakaran Palestina membantu memadamkan kebakaran di Haifa, Israel pada 25 November 2016.

Kebakaran yang melanda Israel selama lima hari dan menyebabkan puluhan ribu orang mengungsi berhasil diatasi dengan bantuan sejumlah pihak internasional termasuk Palestina.

Tidak ada laporan korban jiwa namun lebih dari 100 orang dirawat, sebagian besar akibat hirupan asap kebakaran.

Palestina mengerahkan sebanyak 41 petugas pemadam kebakaran Palestina dan delapan truk dikerahkan dari Tepi Barat akhir pekan lalu dalam membantu memadamkan kebakaran di Haifa dan kawasan Jerusalem. Mereka kembali ke Tepi Barat pada Sabtu (26/11) malam.

Menurut petugas pemadam kebakaran Israel, Yoram Levy terdapat sekitar 2000 titik api di Israel dan Tepi Barat, 20 di antaranya besar.

"Tidak ada lagi titik api yang menyala. Cukup tenang sejak Sabtu," kata Levy kepada kantor berita AFP.

Pihak Pertahanan Militer yang berbasis di Ramallah, Palestina, mengatakan mereka telah menangani 143 titik api yang telah membakar tanaman pertanian dan pepohonan, tapi tak ada korban cedera.

Ketua tim tersebut, Abdulatif Abu Amshah, mengatakan, "Tujuan para pemadam kebakaran adalah untuk memadamkan api. Tidak perlu memandang agama atau hal-hal lain."

Image copyright EPA Image caption Pesawat Amerika Serikat "Global Supertanker" yang membawa air dan perlengkapan pemadam kebakaran tiba di Israel pada 26 November.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menelepon Presiden Palestina, Mahmud Abbas, pada hari Sabtu (27/11) untuk mengucapkan rasa terima kasih atas bantuan yang dikerahkan.

Beberapa negara lainnya yang terdiri dari Amerika Serikat, Siprus, Rusia, Italia, Kroasia, dan Yunani juga mengirimkan bantuan dan perlengkapan guna membantu menangani kebakaran.

Image copyright EPA Image caption Seorang pemadam kebakaran Israel memadamkan api yang terjadi di Haifa, Israel utara.

Pihak berwenang Israel mencurigai beberapa titik api disulut dengan sengaja dan terkait dengan konflik Israel-Palestina.

Sejumlah 24 terduga pelaku pembakaran masih diamankan, 18 orang di antaranya adalah orang Israel-Arab di mana dua orang telah mengakui perbuatan menyulut api.

Kebakaran tersebut adalah yang paling buruk terjadi sejak tahun 2010, ketika 44 orang tewas dalam kebakaran di Pegunungan Carmel, sebelah selatan Haifa.

Image copyright EPA Image caption Pesawat Amerika Serikat "Global Supertanker" yang membawa air dan perlengkapan pemadam kebakaran tiba di Israel pada 26 November. "

| Kebakaran | Israel | berhasil | diatasi, | Palestina | membantu | padamkan | Image | copyright< | span> | AFP< | caption< | Pemadam | kebakaran | memadamkan | Haifa | pada | November | 2016 | yang | melanda | selama | lima | hari | menyebabkan | puluhan | ribu | orang | mengungsi | diatasi | dengan | bantuan | sejumlah | pihak | internasional | termasuk | strong>< | p>Tidak | laporan | korban | jiwa | lebih | dirawat | sebagian | besar | hirupan | asap | p>Palestina | mengerahkan | sebanyak | petugas | pemadam | delapan | truk | dikerahkan | Tepi | Barat | akhir | pekan | dalam | kawasan | Jerusalem | Mereka | kembali | Sabtu | malam | p>Menurut | Yoram | Levy | terdapat | 2000 | titik | antaranya | lagi | menyala | Cukup | tenang | sejak | kata | kepada | kantor | berita | p>Pihak | Pertahanan | Militer | berbasis | Ramallah | mengat | telah | menangani | membakar | tanaman | pertanian | pepohonan | cedera | p>Ketua | tersebut | Abdulatif | Amshah | Tujuan | para | adalah | untuk | Tidak | perlu | memandang | agama | atau | lain | EPA< | Pesawat | Amerika | Serikat | Global | Supertanker | membawa | perlengkapan | tiba | Perdana | Menteri | Benjamin | Netanyahu | menelepon | Presiden | Mahmud | Abbas | mengucapkan | rasa | terima | kasih | atas | p>Beberapa | negara | lainnya | terdiri | Siprus | Rusia | Italia | Kroasia | Yunani | juga | mengirimkan | guna | Seorang | terjadi | utara | Pihak | berwenang | mencurigai | beberapa | disulut | sengaja | terkait | konflik | p>Sejumlah | terduga | pelaku | pembakaran | masih | diamankan | Arab | mana | mengakui | perbuatan | menyulut | p>Kebakaran | paling | buruk | tahun | 2010 | ketika | tewas | Pegunungan | Carmel | sebelah | selatan |

Rabu, 07 Desember 2016

Kebakaran di Israel berhasil diatasi, Palestina membantu padamkan api

Image copyright AFP Image caption Pemadam kebakaran Palestina membantu memadamkan kebakaran di Haifa, Israel pada 25 November 2016.

Kebakaran yang melanda Israel selama lima hari dan menyebabkan puluhan ribu orang mengungsi berhasil diatasi dengan bantuan sejumlah pihak internasional termasuk Palestina.

Tidak ada laporan korban jiwa namun lebih dari 100 orang dirawat, sebagian besar akibat hirupan asap kebakaran.

Palestina mengerahkan sebanyak 41 petugas pemadam kebakaran Palestina dan delapan truk dikerahkan dari Tepi Barat akhir pekan lalu dalam membantu memadamkan kebakaran di Haifa dan kawasan Jerusalem. Mereka kembali ke Tepi Barat pada Sabtu (26/11) malam.

Menurut petugas pemadam kebakaran Israel, Yoram Levy terdapat sekitar 2000 titik api di Israel dan Tepi Barat, 20 di antaranya besar.

"Tidak ada lagi titik api yang menyala. Cukup tenang sejak Sabtu," kata Levy kepada kantor berita AFP.

Pihak Pertahanan Militer yang berbasis di Ramallah, Palestina, mengatakan mereka telah menangani 143 titik api yang telah membakar tanaman pertanian dan pepohonan, tapi tak ada korban cedera.

Ketua tim tersebut, Abdulatif Abu Amshah, mengatakan, "Tujuan para pemadam kebakaran adalah untuk memadamkan api. Tidak perlu memandang agama atau hal-hal lain."

Image copyright EPA Image caption Pesawat Amerika Serikat "Global Supertanker" yang membawa air dan perlengkapan pemadam kebakaran tiba di Israel pada 26 November.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menelepon Presiden Palestina, Mahmud Abbas, pada hari Sabtu (27/11) untuk mengucapkan rasa terima kasih atas bantuan yang dikerahkan.

Beberapa negara lainnya yang terdiri dari Amerika Serikat, Siprus, Rusia, Italia, Kroasia, dan Yunani juga mengirimkan bantuan dan perlengkapan guna membantu menangani kebakaran.

Image copyright EPA Image caption Seorang pemadam kebakaran Israel memadamkan api yang terjadi di Haifa, Israel utara.

Pihak berwenang Israel mencurigai beberapa titik api disulut dengan sengaja dan terkait dengan konflik Israel-Palestina.

Sejumlah 24 terduga pelaku pembakaran masih diamankan, 18 orang di antaranya adalah orang Israel-Arab di mana dua orang telah mengakui perbuatan menyulut api.

Kebakaran tersebut adalah yang paling buruk terjadi sejak tahun 2010, ketika 44 orang tewas dalam kebakaran di Pegunungan Carmel, sebelah selatan Haifa.

Image copyright EPA Image caption Pesawat Amerika Serikat "Global Supertanker" yang membawa air dan perlengkapan pemadam kebakaran tiba di Israel pada 26 November. "

| Kebakaran | Israel | berhasil | diatasi, | Palestina | membantu | padamkan | Image | copyright< | span> | AFP< | caption< | Pemadam | kebakaran | memadamkan | Haifa | pada | November | 2016 | yang | melanda | selama | lima | hari | menyebabkan | puluhan | ribu | orang | mengungsi | diatasi | dengan | bantuan | sejumlah | pihak | internasional | termasuk | strong>< | p>Tidak | laporan | korban | jiwa | lebih | dirawat | sebagian | besar | hirupan | asap | p>Palestina | mengerahkan | sebanyak | petugas | pemadam | delapan | truk | dikerahkan | Tepi | Barat | akhir | pekan | dalam | kawasan | Jerusalem | Mereka | kembali | Sabtu | malam | p>Menurut | Yoram | Levy | terdapat | 2000 | titik | antaranya | lagi | menyala | Cukup | tenang | sejak | kata | kepada | kantor | berita | p>Pihak | Pertahanan | Militer | berbasis | Ramallah | mengat | telah | menangani | membakar | tanaman | pertanian | pepohonan | cedera | p>Ketua | tersebut | Abdulatif | Amshah | Tujuan | para | adalah | untuk | Tidak | perlu | memandang | agama | atau | lain | EPA< | Pesawat | Amerika | Serikat | Global | Supertanker | membawa | perlengkapan | tiba | Perdana | Menteri | Benjamin | Netanyahu | menelepon | Presiden | Mahmud | Abbas | mengucapkan | rasa | terima | kasih | atas | p>Beberapa | negara | lainnya | terdiri | Siprus | Rusia | Italia | Kroasia | Yunani | juga | mengirimkan | guna | Seorang | terjadi | utara | Pihak | berwenang | mencurigai | beberapa | disulut | sengaja | terkait | konflik | p>Sejumlah | terduga | pelaku | pembakaran | masih | diamankan | Arab | mana | mengakui | perbuatan | menyulut | p>Kebakaran | paling | buruk | tahun | 2010 | ketika | tewas | Pegunungan | Carmel | sebelah | selatan |

Kamis, 08 Desember 2016

Mesir Banjiri Terowongan Penyelundup, 4 Warga Palestina...

Salah satu terowongan yang menghubungkan Rafah dan Gaza. FOTO/aljazeera

GAZA - Para pejabat gerakan Hamas mengecam tindakan pemerintah Mesir karena telah membanjiri terowongan yang digunakan untuk menyelundupkan barang-barang dari wilayah Mesir ke Jalur Gaza, Senin (5/12). Akibat tindakan pemerintah Mesir ini, 4 warga Palestina yang berada di dalam terowongan itu tewas.

Seperti dikutip dari Maan News, Hamas mendesak pemerintah Mesir untuk secara permanen membuka jalur penyeberangan antara Rafah yang merupakan wilayah Mesir dengan Jalur Gaza. “Hal ini perlu dilakukan untuk mengakhiri penderitaan rakyat di Jalur Gaza," sebut pernyataan Hamas.

Hamas juga menyatakan ucapan belasungkawa kepada keluarga korban. “Orang yang mereka cintai meninggal ketika mencoba untuk menghidupi anak-anak mereka di tengah pengepungan tak tertahankan di Jalur Gaza," lanjut pernyataan itu.

Pekerja Pertahanan Sipil Palestina menemukan mayat 4 warga Palestina pada akhir pekan lalu. Empat korban itu diidentifikasi sebagai Ali Badawi (43), Muhammad Badawi (21), Imad Badawi (24), dan Sami al-Tawil (30). Sejak awal tahun ini, sudah puluhan warga Palestina tewas dalam terowongan yang menghubungkan Jalur Gaza dengan Rafah. Terowongan ini digunakan untuk menyelundupkan barang-barang kebutuhan sehari-hari dari Rafah ke Jalur Gaza.

Sejak 2007, warga Palestina di Gaza mengandalkan terowongan penyelundupan bawah tanah di perbatasan Mesir untuk memenuhi kebutuhan mereka. Cara ini terpaksa dilakukan karena Israel melakukan blokade penuh atas Gaza sejak daerah itu dikuasai Hamas.

(esn)
dibaca 29.936x

"

| Mesir | Banjiri | Terowongan | Penyelundup, | Warga | Palestina... | Salah | satu | terowongan | yang | menghubungkan | Rafah | Gaza | FOTO | aljazeera < | p>GAZA< | strong> | Para | pejabat | Hamas | mengecam | tind | pemerintah | karena | telah | membanjiri | digun | untuk | menyelundupkan | barang | wilayah | Jalur | Senin | Akibat | warga | Palestina | berada | dalam | tewas | Seperti | dikutip | Maan | News | mendesak | secara | permanen | membuka | jalur | penyeberangan | antara | merup | dengan | “Hal | perlu | dilakukan | mengakhiri | penderitaan | rakyat | sebut | pernyataan | p>Hamas | juga | menyat | ucapan | belasungkawa | kepada | keluarga | korban | “Orang | cintai | meninggal | ketika | mencoba | menghidupi | anak | tengah | pengepungan | tertahankan | lanjut | p>Pekerja | Pertahanan | Sipil | menemukan | mayat | pada | akhir | pekan | Empat | diidentifikasi | sebagai | Badawi | (43) | Muhammad | (21) | Imad | (24) | Sami | Tawil | (30) | Sejak | awal | tahun | puluhan | kebutuhan | sehari | hari | p>Sejak | 2007 | mengandalkan | penyelundupan | bawah | tanah | perbatasan | memenuhi | Cara | terpaksa | Israel | melakukan | blokade | penuh | atas | sejak | daerah | dikuasai | p>(esn< | span>)dibaca | 936x< | span>< | div> |

Selasa, 13 Desember 2016

Dianggap Pro Palestina, Kunjungan Menlu Swedia Diboikot...

Alasan para pejabat Israel tidak mau menemi Wallstrom adalah karena posisi pemerintah Swedia terhadap konflik Israel-Palestina, dan karena pernyataan yang kerap dikeluarkan Wallstrom. Foto/Istimewa

YERUSALEM - Kementerian Luar Negeri Israel mengatakan, pihaknya akan membiarkan Menteri Luar Negeri Swedia, Margot Wallstrom untuk melakukan kunjungan kerja ke Israel. Namun, tidak akan ada satupun pejabat Israel yang akan menemui Wallstrom.

Wallstrom dijadwalkan akan tiba di Israel Kamis mendatang, dimana dia rencananya akan melakukan pertemuan dengan sejumlah pejabat Israel, dan kemudian akan bertolak ke Ramallah untuk menemui sejumlah pejabat Palestina.

Seorang pejabat Kemlu Israel mengatakan, Wallstrom telah mengajukan permohonan untuk melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri lainnya. Namun, tidak ada satupun yang menerima permintaan tersebut.

Pejabat yang enggan disebutkan namanya itu mengatakan, alasan para pejabat Israel tidak mau menemi Wallstrom adalah karena posisi pemerintah Swedia terhadap konflik Israel-Palestina, dan karena pernyataan yang kerap dikeluarkan Wallstrom.

"Kami telah mencapai kesimpulan, tidak ada yang ingin diajak bicara dan tidak ada yang perlu dibicarakan," kata pejabat itu, seperti dilansir Times of Israel pada Selasa (13/12).

Wanita berusia 61 tahun itu memang telah berulang kali membuat marah Israel, yang dimulai dengan pengakuan Swedia atas negara Palestina. Dimana pengakuan ini datang tidak lama setelah Wallstrom diangkat menjadi Menlu Swedia pada bulan Oktober 2014.

(esn)
dibaca 926x

"

| Dianggap | Palestina, | Kunjungan | Menlu | Swedia | Diboikot... | Alasan | para | pejabat | Israel | menemi | Wallstrom | adalah | karena | posisi | pemerintah | terhadap | konflik | Palestina | pernyataan | yang | kerap | dikeluarkan | Foto | Istimewa < | p>YERUSALEM< | strong> | Kementerian | Luar | Negeri | mengat | pihaknya | membiarkan | Menteri | Margot | untuk | melakukan | kunjungan | kerja | Namun | satupun | menemui | span>Wallstrom | dijadwalkan | tiba | Kamis | mendatang | dimana | rencananya | pertemuan | dengan | sejumlah | kemudian | bertolak | Ramallah | p>Seorang | Kemlu | telah | mengajukan | permohonan | Perdana | Benjamin | Netanyahu | lainnya | menerima | permintaan | tersebut | p>Pejabat | enggan | disebutkan | namanya | alasan | p>Kami | mencapai | kesimpulan | ingin | diajak | bicara | perlu | dibicar | kata | seperti | dilansir | Times | pada | Selasa | p>Wanita | berusia | tahun | memang | berulang | kali | membuat | marah | dimulai | pengakuan | atas | negara | Dimana | datang | lama | setelah | diangkat | menjadi | bulan | Oktober | 2014 | p>(esn< | span>)dibaca | 926x< | span>< | div> |

Kamis, 08 Desember 2016

Mesir Banjiri Terowongan Penyelundup, 4 Warga Palestina...

Salah satu terowongan yang menghubungkan Rafah dan Gaza. FOTO/aljazeera

GAZA - Para pejabat gerakan Hamas mengecam tindakan pemerintah Mesir karena telah membanjiri terowongan yang digunakan untuk menyelundupkan barang-barang dari wilayah Mesir ke Jalur Gaza, Senin (5/12). Akibat tindakan pemerintah Mesir ini, 4 warga Palestina yang berada di dalam terowongan itu tewas.

Seperti dikutip dari Maan News, Hamas mendesak pemerintah Mesir untuk secara permanen membuka jalur penyeberangan antara Rafah yang merupakan wilayah Mesir dengan Jalur Gaza. “Hal ini perlu dilakukan untuk mengakhiri penderitaan rakyat di Jalur Gaza," sebut pernyataan Hamas.

Hamas juga menyatakan ucapan belasungkawa kepada keluarga korban. “Orang yang mereka cintai meninggal ketika mencoba untuk menghidupi anak-anak mereka di tengah pengepungan tak tertahankan di Jalur Gaza," lanjut pernyataan itu.

Pekerja Pertahanan Sipil Palestina menemukan mayat 4 warga Palestina pada akhir pekan lalu. Empat korban itu diidentifikasi sebagai Ali Badawi (43), Muhammad Badawi (21), Imad Badawi (24), dan Sami al-Tawil (30). Sejak awal tahun ini, sudah puluhan warga Palestina tewas dalam terowongan yang menghubungkan Jalur Gaza dengan Rafah. Terowongan ini digunakan untuk menyelundupkan barang-barang kebutuhan sehari-hari dari Rafah ke Jalur Gaza.

Sejak 2007, warga Palestina di Gaza mengandalkan terowongan penyelundupan bawah tanah di perbatasan Mesir untuk memenuhi kebutuhan mereka. Cara ini terpaksa dilakukan karena Israel melakukan blokade penuh atas Gaza sejak daerah itu dikuasai Hamas.

(esn)
dibaca 29.771x

"

| Mesir | Banjiri | Terowongan | Penyelundup, | Warga | Palestina... | Salah | satu | terowongan | yang | menghubungkan | Rafah | Gaza | FOTO | aljazeera < | p>GAZA< | strong> | Para | pejabat | Hamas | mengecam | tind | pemerintah | karena | telah | membanjiri | digun | untuk | menyelundupkan | barang | wilayah | Jalur | Senin | Akibat | warga | Palestina | berada | dalam | tewas | Seperti | dikutip | Maan | News | mendesak | secara | permanen | membuka | jalur | penyeberangan | antara | merup | dengan | “Hal | perlu | dilakukan | mengakhiri | penderitaan | rakyat | sebut | pernyataan | p>Hamas | juga | menyat | ucapan | belasungkawa | kepada | keluarga | korban | “Orang | cintai | meninggal | ketika | mencoba | menghidupi | anak | tengah | pengepungan | tertahankan | lanjut | p>Pekerja | Pertahanan | Sipil | menemukan | mayat | pada | akhir | pekan | Empat | diidentifikasi | sebagai | Badawi | (43) | Muhammad | (21) | Imad | (24) | Sami | Tawil | (30) | Sejak | awal | tahun | puluhan | kebutuhan | sehari | hari | p>Sejak | 2007 | mengandalkan | penyelundupan | bawah | tanah | perbatasan | memenuhi | Cara | terpaksa | Israel | melakukan | blokade | penuh | atas | sejak | daerah | dikuasai | p>(esn< | span>)dibaca | 771x< | span>< | div> |

Senin, 05 Desember 2016

Mesir Banjiri Terowongan Penyelundup, 4 Warga Palestina...

Salah satu terowongan yang menghubungkan Rafah dan Gaza. FOTO/aljazeera

GAZA - Para pejabat gerakan Hamas mengecam tindakan pemerintah Mesir karena telah membanjiri terowongan yang digunakan untuk menyelundupkan barang-barang dari wilayah Mesir ke Jalur Gaza, Senin (5/12). Akibat tindakan pemerintah Mesir ini, 4 warga Palestina yang berada di dalam terowongan itu tewas.

Seperti dikutip dari Maan News, Hamas mendesak pemerintah Mesir untuk secara permanen membuka jalur penyeberangan antara Rafah yang merupakan wilayah Mesir dengan Jalur Gaza. “Hal ini perlu dilakukan untuk mengakhiri penderitaan rakyat di Jalur Gaza," sebut pernyataan Hamas.

Hamas juga menyatakan ucapan belasungkawa kepada keluarga korban. “Orang yang mereka cintai meninggal ketika mencoba untuk menghidupi anak-anak mereka di tengah pengepungan tak tertahankan di Jalur Gaza," lanjut pernyataan itu.

Pekerja Pertahanan Sipil Palestina menemukan mayat 4 warga Palestina pada akhir pekan lalu. Empat korban itu diidentifikasi sebagai Ali Badawi (43), Muhammad Badawi (21), Imad Badawi (24), dan Sami al-Tawil (30). Sejak awal tahun ini, sudah puluhan warga Palestina tewas dalam terowongan yang menghubungkan Jalur Gaza dengan Rafah. Terowongan ini digunakan untuk menyelundupkan barang-barang kebutuhan sehari-hari dari Rafah ke Jalur Gaza.

Sejak 2007, warga Palestina di Gaza mengandalkan terowongan penyelundupan bawah tanah di perbatasan Mesir untuk memenuhi kebutuhan mereka. Cara ini terpaksa dilakukan karena Israel melakukan blokade penuh atas Gaza sejak daerah itu dikuasai Hamas.

(esn)
dibaca 14.482x

"

| Mesir | Banjiri | Terowongan | Penyelundup, | Warga | Palestina... | Salah | satu | terowongan | yang | menghubungkan | Rafah | Gaza | FOTO | aljazeera < | p>GAZA< | strong> | Para | pejabat | Hamas | mengecam | tind | pemerintah | karena | telah | membanjiri | digun | untuk | menyelundupkan | barang | wilayah | Jalur | Senin | Akibat | warga | Palestina | berada | dalam | tewas | Seperti | dikutip | Maan | News | mendesak | secara | permanen | membuka | jalur | penyeberangan | antara | merup | dengan | “Hal | perlu | dilakukan | mengakhiri | penderitaan | rakyat | sebut | pernyataan | p>Hamas | juga | menyat | ucapan | belasungkawa | kepada | keluarga | korban | “Orang | cintai | meninggal | ketika | mencoba | menghidupi | anak | tengah | pengepungan | tertahankan | lanjut | p>Pekerja | Pertahanan | Sipil | menemukan | mayat | pada | akhir | pekan | Empat | diidentifikasi | sebagai | Badawi | (43) | Muhammad | (21) | Imad | (24) | Sami | Tawil | (30) | Sejak | awal | tahun | puluhan | kebutuhan | sehari | hari | p>Sejak | 2007 | mengandalkan | penyelundupan | bawah | tanah | perbatasan | memenuhi | Cara | terpaksa | Israel | melakukan | blokade | penuh | atas | sejak | daerah | dikuasai | p>(esn< | span>)dibaca | 482x< | span>< | div> |

Mesir Banjiri Terowongan Penyelundup, 4 Warga Palestina Tewas : Okezone News

GAZA - Para pejabat gerakan Hamas mengecam tindakan pemerintah Mesir karena telah membanjiri terowongan yang digunakan untuk menyelundupkan barang-barang dari wilayah Mesir ke Jalur Gaza, Senin (5/12). Akibat tindakan pemerintah Mesir ini, 4 warga Palestina yang berada di dalam terowongan itu tewas.

Seperti dikutip dari >Maan News, Hamas mendesak pemerintah Mesir untuk secara permanen membuka jalur penyeberangan antara Rafah yang merupakan wilayah Mesir dengan Jalur Gaza. “Hal ini perlu dilakukan untuk mengakhiri penderitaan rakyat di Jalur Gaza," sebut pernyataan Hamas.

BERITA REKOMENDASI


Hamas juga menyatakan ucapan belasungkawa kepada keluarga korban. “Orang yang mereka cintai meninggal ketika mencoba untuk menghidupi anak-anak mereka di tengah pengepungan tak tertahankan di Jalur Gaza," lanjut pernyataan itu.

Pekerja Pertahanan Sipil Palestina menemukan mayat 4 warga Palestina pada akhir pekan lalu. Empat korban itu diidentifikasi sebagai Ali Badawi (43), Muhammad Badawi (21), Imad Badawi (24), dan Sami al-Tawil (30). Sejak awal tahun ini, sudah puluhan warga Palestina tewas dalam terowongan yang menghubungkan Jalur Gaza dengan Rafah. Terowongan ini digunakan untuk menyelundupkan barang-barang kebutuhan sehari-hari dari Rafah ke Jalur Gaza.

Sejak 2007, warga Palestina di Gaza mengandalkan terowongan penyelundupan bawah tanah di perbatasan Mesir untuk memenuhi kebutuhan mereka. Cara ini terpaksa dilakukan karena Israel melakukan blokade penuh atas Gaza sejak daerah itu dikuasai Hamas.

"

| Mesir | Banjiri | Terowongan | Penyelundup, | Warga | Palestina | Tewas | Okezone | News | GAZA< | strong> | Para | pejabat | Hamas | mengecam | tind | pemerintah | karena | telah | membanjiri | terowongan | yang | digun | untuk | menyelundupkan | barang | wilayah | Jalur | Gaza | Senin | Akibat | warga | berada | dalam | tewas | p> Seperti | dikutip | Maan | News< | em>< | strong>< | span> | mendesak | secara | permanen | membuka | jalur | penyeberangan | antara | Rafah | merup | dengan | “Hal | perlu | dilakukan | mengakhiri | penderitaan | rakyat | sebut | pernyataan | p> BERITA | REKOMENDASI< | p> < | div> Hamas | juga | menyat | ucapan | belasungkawa | kepada | keluarga | korban | “Orang | cintai | meninggal | ketika | mencoba | menghidupi | anak | tengah | pengepungan | tertahankan | lanjut | p> Pekerja | Pertahanan | Sipil | menemukan | mayat | pada | akhir | pekan | Empat | diidentifikasi | sebagai | Badawi | (43) | Muhammad | (21) | Imad | (24) | Sami | Tawil | (30) | Sejak | awal | tahun | puluhan | menghubungkan | kebutuhan | sehari | hari | p> Sejak | 2007 | mengandalkan | penyelundupan | bawah | tanah | perbatasan | memenuhi | Cara | terpaksa | Israel | melakukan | blokade | penuh | atas | sejak | daerah | dikuasai | p> |

Minggu, 11 Desember 2016

Kebakaran di Israel berhasil diatasi, Palestina membantu padamkan api

Image copyright AFP Image caption Pemadam kebakaran Palestina membantu memadamkan kebakaran di Haifa, Israel pada 25 November 2016.

Kebakaran yang melanda Israel selama lima hari dan menyebabkan puluhan ribu orang mengungsi berhasil diatasi dengan bantuan sejumlah pihak internasional termasuk Palestina.

Tidak ada laporan korban jiwa namun lebih dari 100 orang dirawat, sebagian besar akibat hirupan asap kebakaran.

Palestina mengerahkan sebanyak 41 petugas pemadam kebakaran Palestina dan delapan truk dikerahkan dari Tepi Barat akhir pekan lalu dalam membantu memadamkan kebakaran di Haifa dan kawasan Jerusalem. Mereka kembali ke Tepi Barat pada Sabtu (26/11) malam.

Menurut petugas pemadam kebakaran Israel, Yoram Levy terdapat sekitar 2000 titik api di Israel dan Tepi Barat, 20 di antaranya besar.

"Tidak ada lagi titik api yang menyala. Cukup tenang sejak Sabtu," kata Levy kepada kantor berita AFP.

Pihak Pertahanan Militer yang berbasis di Ramallah, Palestina, mengatakan mereka telah menangani 143 titik api yang telah membakar tanaman pertanian dan pepohonan, tapi tak ada korban cedera.

Ketua tim tersebut, Abdulatif Abu Amshah, mengatakan, "Tujuan para pemadam kebakaran adalah untuk memadamkan api. Tidak perlu memandang agama atau hal-hal lain."

Image copyright EPA Image caption Pesawat Amerika Serikat "Global Supertanker" yang membawa air dan perlengkapan pemadam kebakaran tiba di Israel pada 26 November.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menelepon Presiden Palestina, Mahmud Abbas, pada hari Sabtu (27/11) untuk mengucapkan rasa terima kasih atas bantuan yang dikerahkan.

Beberapa negara lainnya yang terdiri dari Amerika Serikat, Siprus, Rusia, Italia, Kroasia, dan Yunani juga mengirimkan bantuan dan perlengkapan guna membantu menangani kebakaran.

Image copyright EPA Image caption Seorang pemadam kebakaran Israel memadamkan api yang terjadi di Haifa, Israel utara.

Pihak berwenang Israel mencurigai beberapa titik api disulut dengan sengaja dan terkait dengan konflik Israel-Palestina.

Sejumlah 24 terduga pelaku pembakaran masih diamankan, 18 orang di antaranya adalah orang Israel-Arab di mana dua orang telah mengakui perbuatan menyulut api.

Kebakaran tersebut adalah yang paling buruk terjadi sejak tahun 2010, ketika 44 orang tewas dalam kebakaran di Pegunungan Carmel, sebelah selatan Haifa.

Image copyright EPA Image caption Pesawat Amerika Serikat "Global Supertanker" yang membawa air dan perlengkapan pemadam kebakaran tiba di Israel pada 26 November. "

| Kebakaran | Israel | berhasil | diatasi, | Palestina | membantu | padamkan | Image | copyright< | span> | AFP< | caption< | Pemadam | kebakaran | memadamkan | Haifa | pada | November | 2016 | yang | melanda | selama | lima | hari | menyebabkan | puluhan | ribu | orang | mengungsi | diatasi | dengan | bantuan | sejumlah | pihak | internasional | termasuk | strong>< | p>Tidak | laporan | korban | jiwa | lebih | dirawat | sebagian | besar | hirupan | asap | p>Palestina | mengerahkan | sebanyak | petugas | pemadam | delapan | truk | dikerahkan | Tepi | Barat | akhir | pekan | dalam | kawasan | Jerusalem | Mereka | kembali | Sabtu | malam | p>Menurut | Yoram | Levy | terdapat | 2000 | titik | antaranya | lagi | menyala | Cukup | tenang | sejak | kata | kepada | kantor | berita | p>Pihak | Pertahanan | Militer | berbasis | Ramallah | mengat | telah | menangani | membakar | tanaman | pertanian | pepohonan | cedera | p>Ketua | tersebut | Abdulatif | Amshah | Tujuan | para | adalah | untuk | Tidak | perlu | memandang | agama | atau | lain | EPA< | Pesawat | Amerika | Serikat | Global | Supertanker | membawa | perlengkapan | tiba | Perdana | Menteri | Benjamin | Netanyahu | menelepon | Presiden | Mahmud | Abbas | mengucapkan | rasa | terima | kasih | atas | p>Beberapa | negara | lainnya | terdiri | Siprus | Rusia | Italia | Kroasia | Yunani | juga | mengirimkan | guna | Seorang | terjadi | utara | Pihak | berwenang | mencurigai | beberapa | disulut | sengaja | terkait | konflik | p>Sejumlah | terduga | pelaku | pembakaran | masih | diamankan | Arab | mana | mengakui | perbuatan | menyulut | p>Kebakaran | paling | buruk | tahun | 2010 | ketika | tewas | Pegunungan | Carmel | sebelah | selatan |

Selasa, 06 Desember 2016

Kebakaran di Israel berhasil diatasi, Palestina membantu padamkan api

Image copyright AFP Image caption Pemadam kebakaran Palestina membantu memadamkan kebakaran di Haifa, Israel pada 25 November 2016.

Kebakaran yang melanda Israel selama lima hari dan menyebabkan puluhan ribu orang mengungsi berhasil diatasi dengan bantuan sejumlah pihak internasional termasuk Palestina.

Tidak ada laporan korban jiwa namun lebih dari 100 orang dirawat, sebagian besar akibat hirupan asap kebakaran.

Palestina mengerahkan sebanyak 41 petugas pemadam kebakaran Palestina dan delapan truk dikerahkan dari Tepi Barat akhir pekan lalu dalam membantu memadamkan kebakaran di Haifa dan kawasan Jerusalem. Mereka kembali ke Tepi Barat pada Sabtu (26/11) malam.

Menurut petugas pemadam kebakaran Israel, Yoram Levy terdapat sekitar 2000 titik api di Israel dan Tepi Barat, 20 di antaranya besar.

"Tidak ada lagi titik api yang menyala. Cukup tenang sejak Sabtu," kata Levy kepada kantor berita AFP.

Pihak Pertahanan Militer yang berbasis di Ramallah, Palestina, mengatakan mereka telah menangani 143 titik api yang telah membakar tanaman pertanian dan pepohonan, tapi tak ada korban cedera.

Ketua tim tersebut, Abdulatif Abu Amshah, mengatakan, "Tujuan para pemadam kebakaran adalah untuk memadamkan api. Tidak perlu memandang agama atau hal-hal lain."

Image copyright EPA Image caption Pesawat Amerika Serikat "Global Supertanker" yang membawa air dan perlengkapan pemadam kebakaran tiba di Israel pada 26 November.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menelepon Presiden Palestina, Mahmud Abbas, pada hari Sabtu (27/11) untuk mengucapkan rasa terima kasih atas bantuan yang dikerahkan.

Beberapa negara lainnya yang terdiri dari Amerika Serikat, Siprus, Rusia, Italia, Kroasia, dan Yunani juga mengirimkan bantuan dan perlengkapan guna membantu menangani kebakaran.

Image copyright EPA Image caption Seorang pemadam kebakaran Israel memadamkan api yang terjadi di Haifa, Israel utara.

Pihak berwenang Israel mencurigai beberapa titik api disulut dengan sengaja dan terkait dengan konflik Israel-Palestina.

Sejumlah 24 terduga pelaku pembakaran masih diamankan, 18 orang di antaranya adalah orang Israel-Arab di mana dua orang telah mengakui perbuatan menyulut api.

Kebakaran tersebut adalah yang paling buruk terjadi sejak tahun 2010, ketika 44 orang tewas dalam kebakaran di Pegunungan Carmel, sebelah selatan Haifa.

Image copyright EPA Image caption Pesawat Amerika Serikat "Global Supertanker" yang membawa air dan perlengkapan pemadam kebakaran tiba di Israel pada 26 November. "

| Kebakaran | Israel | berhasil | diatasi, | Palestina | membantu | padamkan | Image | copyright< | span> | AFP< | caption< | Pemadam | kebakaran | memadamkan | Haifa | pada | November | 2016 | yang | melanda | selama | lima | hari | menyebabkan | puluhan | ribu | orang | mengungsi | diatasi | dengan | bantuan | sejumlah | pihak | internasional | termasuk | strong>< | p>Tidak | laporan | korban | jiwa | lebih | dirawat | sebagian | besar | hirupan | asap | p>Palestina | mengerahkan | sebanyak | petugas | pemadam | delapan | truk | dikerahkan | Tepi | Barat | akhir | pekan | dalam | kawasan | Jerusalem | Mereka | kembali | Sabtu | malam | p>Menurut | Yoram | Levy | terdapat | 2000 | titik | antaranya | lagi | menyala | Cukup | tenang | sejak | kata | kepada | kantor | berita | p>Pihak | Pertahanan | Militer | berbasis | Ramallah | mengat | telah | menangani | membakar | tanaman | pertanian | pepohonan | cedera | p>Ketua | tersebut | Abdulatif | Amshah | Tujuan | para | adalah | untuk | Tidak | perlu | memandang | agama | atau | lain | EPA< | Pesawat | Amerika | Serikat | Global | Supertanker | membawa | perlengkapan | tiba | Perdana | Menteri | Benjamin | Netanyahu | menelepon | Presiden | Mahmud | Abbas | mengucapkan | rasa | terima | kasih | atas | p>Beberapa | negara | lainnya | terdiri | Siprus | Rusia | Italia | Kroasia | Yunani | juga | mengirimkan | guna | Seorang | terjadi | utara | Pihak | berwenang | mencurigai | beberapa | disulut | sengaja | terkait | konflik | p>Sejumlah | terduga | pelaku | pembakaran | masih | diamankan | Arab | mana | mengakui | perbuatan | menyulut | p>Kebakaran | paling | buruk | tahun | 2010 | ketika | tewas | Pegunungan | Carmel | sebelah | selatan |

Senin, 12 Desember 2016

Kebakaran di Israel berhasil diatasi, Palestina membantu padamkan api

Image copyright AFP Image caption Pemadam kebakaran Palestina membantu memadamkan kebakaran di Haifa, Israel pada 25 November 2016.

Kebakaran yang melanda Israel selama lima hari dan menyebabkan puluhan ribu orang mengungsi berhasil diatasi dengan bantuan sejumlah pihak internasional termasuk Palestina.

Tidak ada laporan korban jiwa namun lebih dari 100 orang dirawat, sebagian besar akibat hirupan asap kebakaran.

Palestina mengerahkan sebanyak 41 petugas pemadam kebakaran Palestina dan delapan truk dikerahkan dari Tepi Barat akhir pekan lalu dalam membantu memadamkan kebakaran di Haifa dan kawasan Jerusalem. Mereka kembali ke Tepi Barat pada Sabtu (26/11) malam.

Menurut petugas pemadam kebakaran Israel, Yoram Levy terdapat sekitar 2000 titik api di Israel dan Tepi Barat, 20 di antaranya besar.

"Tidak ada lagi titik api yang menyala. Cukup tenang sejak Sabtu," kata Levy kepada kantor berita AFP.

Pihak Pertahanan Militer yang berbasis di Ramallah, Palestina, mengatakan mereka telah menangani 143 titik api yang telah membakar tanaman pertanian dan pepohonan, tapi tak ada korban cedera.

Ketua tim tersebut, Abdulatif Abu Amshah, mengatakan, "Tujuan para pemadam kebakaran adalah untuk memadamkan api. Tidak perlu memandang agama atau hal-hal lain."

Image copyright EPA Image caption Pesawat Amerika Serikat "Global Supertanker" yang membawa air dan perlengkapan pemadam kebakaran tiba di Israel pada 26 November.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menelepon Presiden Palestina, Mahmud Abbas, pada hari Sabtu (27/11) untuk mengucapkan rasa terima kasih atas bantuan yang dikerahkan.

Beberapa negara lainnya yang terdiri dari Amerika Serikat, Siprus, Rusia, Italia, Kroasia, dan Yunani juga mengirimkan bantuan dan perlengkapan guna membantu menangani kebakaran.

Image copyright EPA Image caption Seorang pemadam kebakaran Israel memadamkan api yang terjadi di Haifa, Israel utara.

Pihak berwenang Israel mencurigai beberapa titik api disulut dengan sengaja dan terkait dengan konflik Israel-Palestina.

Sejumlah 24 terduga pelaku pembakaran masih diamankan, 18 orang di antaranya adalah orang Israel-Arab di mana dua orang telah mengakui perbuatan menyulut api.

Kebakaran tersebut adalah yang paling buruk terjadi sejak tahun 2010, ketika 44 orang tewas dalam kebakaran di Pegunungan Carmel, sebelah selatan Haifa.

Image copyright EPA Image caption Pesawat Amerika Serikat "Global Supertanker" yang membawa air dan perlengkapan pemadam kebakaran tiba di Israel pada 26 November. "

| Kebakaran | Israel | berhasil | diatasi, | Palestina | membantu | padamkan | Image | copyright< | span> | AFP< | caption< | Pemadam | kebakaran | memadamkan | Haifa | pada | November | 2016 | yang | melanda | selama | lima | hari | menyebabkan | puluhan | ribu | orang | mengungsi | diatasi | dengan | bantuan | sejumlah | pihak | internasional | termasuk | strong>< | p>Tidak | laporan | korban | jiwa | lebih | dirawat | sebagian | besar | hirupan | asap | p>Palestina | mengerahkan | sebanyak | petugas | pemadam | delapan | truk | dikerahkan | Tepi | Barat | akhir | pekan | dalam | kawasan | Jerusalem | Mereka | kembali | Sabtu | malam | p>Menurut | Yoram | Levy | terdapat | 2000 | titik | antaranya | lagi | menyala | Cukup | tenang | sejak | kata | kepada | kantor | berita | p>Pihak | Pertahanan | Militer | berbasis | Ramallah | mengat | telah | menangani | membakar | tanaman | pertanian | pepohonan | cedera | p>Ketua | tersebut | Abdulatif | Amshah | Tujuan | para | adalah | untuk | Tidak | perlu | memandang | agama | atau | lain | EPA< | Pesawat | Amerika | Serikat | Global | Supertanker | membawa | perlengkapan | tiba | Perdana | Menteri | Benjamin | Netanyahu | menelepon | Presiden | Mahmud | Abbas | mengucapkan | rasa | terima | kasih | atas | p>Beberapa | negara | lainnya | terdiri | Siprus | Rusia | Italia | Kroasia | Yunani | juga | mengirimkan | guna | Seorang | terjadi | utara | Pihak | berwenang | mencurigai | beberapa | disulut | sengaja | terkait | konflik | p>Sejumlah | terduga | pelaku | pembakaran | masih | diamankan | Arab | mana | mengakui | perbuatan | menyulut | p>Kebakaran | paling | buruk | tahun | 2010 | ketika | tewas | Pegunungan | Carmel | sebelah | selatan |