Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri alasan. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri alasan. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Desember 2016

Dianggap Pro Palestina, Kunjungan Menlu Swedia Diboikot...

Alasan para pejabat Israel tidak mau menemi Wallstrom adalah karena posisi pemerintah Swedia terhadap konflik Israel-Palestina, dan karena pernyataan yang kerap dikeluarkan Wallstrom. Foto/Istimewa

YERUSALEM - Kementerian Luar Negeri Israel mengatakan, pihaknya akan membiarkan Menteri Luar Negeri Swedia, Margot Wallstrom untuk melakukan kunjungan kerja ke Israel. Namun, tidak akan ada satupun pejabat Israel yang akan menemui Wallstrom.

Wallstrom dijadwalkan akan tiba di Israel Kamis mendatang, dimana dia rencananya akan melakukan pertemuan dengan sejumlah pejabat Israel, dan kemudian akan bertolak ke Ramallah untuk menemui sejumlah pejabat Palestina.

Seorang pejabat Kemlu Israel mengatakan, Wallstrom telah mengajukan permohonan untuk melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri lainnya. Namun, tidak ada satupun yang menerima permintaan tersebut.

Pejabat yang enggan disebutkan namanya itu mengatakan, alasan para pejabat Israel tidak mau menemi Wallstrom adalah karena posisi pemerintah Swedia terhadap konflik Israel-Palestina, dan karena pernyataan yang kerap dikeluarkan Wallstrom.

"Kami telah mencapai kesimpulan, tidak ada yang ingin diajak bicara dan tidak ada yang perlu dibicarakan," kata pejabat itu, seperti dilansir Times of Israel pada Selasa (13/12).

Wanita berusia 61 tahun itu memang telah berulang kali membuat marah Israel, yang dimulai dengan pengakuan Swedia atas negara Palestina. Dimana pengakuan ini datang tidak lama setelah Wallstrom diangkat menjadi Menlu Swedia pada bulan Oktober 2014.

(esn)
dibaca 926x

"

| Dianggap | Palestina, | Kunjungan | Menlu | Swedia | Diboikot... | Alasan | para | pejabat | Israel | menemi | Wallstrom | adalah | karena | posisi | pemerintah | terhadap | konflik | Palestina | pernyataan | yang | kerap | dikeluarkan | Foto | Istimewa < | p>YERUSALEM< | strong> | Kementerian | Luar | Negeri | mengat | pihaknya | membiarkan | Menteri | Margot | untuk | melakukan | kunjungan | kerja | Namun | satupun | menemui | span>Wallstrom | dijadwalkan | tiba | Kamis | mendatang | dimana | rencananya | pertemuan | dengan | sejumlah | kemudian | bertolak | Ramallah | p>Seorang | Kemlu | telah | mengajukan | permohonan | Perdana | Benjamin | Netanyahu | lainnya | menerima | permintaan | tersebut | p>Pejabat | enggan | disebutkan | namanya | alasan | p>Kami | mencapai | kesimpulan | ingin | diajak | bicara | perlu | dibicar | kata | seperti | dilansir | Times | pada | Selasa | p>Wanita | berusia | tahun | memang | berulang | kali | membuat | marah | dimulai | pengakuan | atas | negara | Dimana | datang | lama | setelah | diangkat | menjadi | bulan | Oktober | 2014 | p>(esn< | span>)dibaca | 926x< | span>< | div> |

Senin, 12 Desember 2016

Alasan Mer-C Beri Perhatian Palestina

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembaga kemanusiaan Medical Emergency Rescue Comitte (Mer-C) juga dianggap terus memiliki perhatian terhadap perjuangan rakyat Palestina. Bahkan, sebuah rumah sakit telah didirikan oleh Mer-C di Palestina. Menurut Presidium Mer-C, Sarbini Abdul Murad, relawan-relawan Mer-C biasanya masuk ke Jalur Gaza, Palestina, melalui perbatasan Mesir.

Hal ini tidak terlepas dari hubungan diplomatik yang cukup baik antara Indonesia dengan Mesir. Selain itu, jika terjadi serangan ataupun agresi yang dilakukan Israel ke wilayah Palestina, biasanya Pemerintah Mesir akan membuka perbatasan ke Gaza. Saat ini, sejumlah relawan Mer-C masih berada di Palestina.

"Supaya tetap ada komunikasi dengan teman-teman di sana, melaporkan dan meng-update berita dari sana dan berbagai peristiwa di sana. Jadi kami bisa terus pantau kondisi di sana," kata Sarbini saat dihubungi Republika.

Saat ini, relawan-relawan yang dikirim ke Palestina adalah tim-tim teknis atau tim-tim konstruksi. Apalagi, saat ini masih dalam proses gencatan senjata antara Palestina dan Israel. Namun, jika terjadi serangan, agresi, dan perang besar maka tim medis yang akan berangkat ke sana. Ini seperti yang dilakukan Sarbini pada 2011 silam.

Alasan utama yang mendasari Mer-C terus memberikan perhatian kepada masyarakat Palestina adalah komitmen untuk bisa membantu sesama dan memberikan kontribusi kepada pihak-pihak yang mengalami penderitaan. "Ditambah lagi, semua Muslim itu bersaudara. Oleh sebab itu, kami diberikan kemampuan medis. Maka, kami mencoba untuk berbagi kemampuan ini," katanya.

"

| Alasan | Mer-C | Beri | Perhatian | Palestina | REPUBLIKA | JAKARTA | Lembaga | kemanusiaan | Medical | Emergency | Rescue | Comitte | (Mer | juga | dianggap | terus | memiliki | perhatian | terhadap | perjuangan | rakyat | Bahkan | sebuah | rumah | sakit | telah | didirikan | oleh | Menurut | Presidium | Sarbini | Abdul | Murad | relawan | biasanya | masuk | Jalur | Gaza | perbatasan | Mesir | span>< | p>Hal | terlepas | hubungan | diplomatik | yang | cukup | baik | antara | Indonesia | dengan | Selain | jika | terjadi | serangan | ataupun | agresi | dilakukan | Israel | wilayah | Pemerintah | membuka | Saat | sejumlah | masih | berada | p>Supaya | tetap | komunikasi | teman | sana | melaporkan | meng | update | berita | berbagai | peristiwa | Jadi | kami | pantau | kondisi | kata | saat | dihubungi | Republika | p>Saat | dikirim | adalah | teknis | atau | konstruksi | Apalagi | dalam | proses | gencatan | senjata | Namun | perang | besar | maka | medis | berangkat | seperti | pada | 2011 | silam | p>Alasan | utama | mendasari | memberikan | kepada | masyarakat | komitmen | untuk | membantu | sesama | kontribusi | pihak | mengalami | penderitaan | Ditambah | lagi | semua | Muslim | bersaudara | Oleh | diberikan | kemampuan | Maka | mencoba | berbagi | katanya | p> |

Sabtu, 10 Desember 2016

Alasan Mer-C Beri Perhatian Palestina

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembaga kemanusiaan Medical Emergency Rescue Comitte (Mer-C) juga dianggap terus memiliki perhatian terhadap perjuangan rakyat Palestina. Bahkan, sebuah rumah sakit telah didirikan oleh Mer-C di Palestina. Menurut Presidium Mer-C, Sarbini Abdul Murad, relawan-relawan Mer-C biasanya masuk ke Jalur Gaza, Palestina, melalui perbatasan Mesir.

Hal ini tidak terlepas dari hubungan diplomatik yang cukup baik antara Indonesia dengan Mesir. Selain itu, jika terjadi serangan ataupun agresi yang dilakukan Israel ke wilayah Palestina, biasanya Pemerintah Mesir akan membuka perbatasan ke Gaza. Saat ini, sejumlah relawan Mer-C masih berada di Palestina.

"Supaya tetap ada komunikasi dengan teman-teman di sana, melaporkan dan meng-update berita dari sana dan berbagai peristiwa di sana. Jadi kami bisa terus pantau kondisi di sana," kata Sarbini saat dihubungi Republika.

Saat ini, relawan-relawan yang dikirim ke Palestina adalah tim-tim teknis atau tim-tim konstruksi. Apalagi, saat ini masih dalam proses gencatan senjata antara Palestina dan Israel. Namun, jika terjadi serangan, agresi, dan perang besar maka tim medis yang akan berangkat ke sana. Ini seperti yang dilakukan Sarbini pada 2011 silam.

Alasan utama yang mendasari Mer-C terus memberikan perhatian kepada masyarakat Palestina adalah komitmen untuk bisa membantu sesama dan memberikan kontribusi kepada pihak-pihak yang mengalami penderitaan. "Ditambah lagi, semua Muslim itu bersaudara. Oleh sebab itu, kami diberikan kemampuan medis. Maka, kami mencoba untuk berbagi kemampuan ini," katanya.

"

| Alasan | Mer-C | Beri | Perhatian | Palestina | REPUBLIKA | JAKARTA | Lembaga | kemanusiaan | Medical | Emergency | Rescue | Comitte | (Mer | juga | dianggap | terus | memiliki | perhatian | terhadap | perjuangan | rakyat | Bahkan | sebuah | rumah | sakit | telah | didirikan | oleh | Menurut | Presidium | Sarbini | Abdul | Murad | relawan | biasanya | masuk | Jalur | Gaza | perbatasan | Mesir | span>< | p>Hal | terlepas | hubungan | diplomatik | yang | cukup | baik | antara | Indonesia | dengan | Selain | jika | terjadi | serangan | ataupun | agresi | dilakukan | Israel | wilayah | Pemerintah | membuka | Saat | sejumlah | masih | berada | p>Supaya | tetap | komunikasi | teman | sana | melaporkan | meng | update | berita | berbagai | peristiwa | Jadi | kami | pantau | kondisi | kata | saat | dihubungi | Republika | p>Saat | dikirim | adalah | teknis | atau | konstruksi | Apalagi | dalam | proses | gencatan | senjata | Namun | perang | besar | maka | medis | berangkat | seperti | pada | 2011 | silam | p>Alasan | utama | mendasari | memberikan | kepada | masyarakat | komitmen | untuk | membantu | sesama | kontribusi | pihak | mengalami | penderitaan | Ditambah | lagi | semua | Muslim | bersaudara | Oleh | diberikan | kemampuan | Maka | mencoba | berbagi | katanya | p> |

Selasa, 13 Desember 2016

Alasan Mer-C Beri Perhatian Palestina

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembaga kemanusiaan Medical Emergency Rescue Comitte (Mer-C) juga dianggap terus memiliki perhatian terhadap perjuangan rakyat Palestina. Bahkan, sebuah rumah sakit telah didirikan oleh Mer-C di Palestina. Menurut Presidium Mer-C, Sarbini Abdul Murad, relawan-relawan Mer-C biasanya masuk ke Jalur Gaza, Palestina, melalui perbatasan Mesir.

Hal ini tidak terlepas dari hubungan diplomatik yang cukup baik antara Indonesia dengan Mesir. Selain itu, jika terjadi serangan ataupun agresi yang dilakukan Israel ke wilayah Palestina, biasanya Pemerintah Mesir akan membuka perbatasan ke Gaza. Saat ini, sejumlah relawan Mer-C masih berada di Palestina.

"Supaya tetap ada komunikasi dengan teman-teman di sana, melaporkan dan meng-update berita dari sana dan berbagai peristiwa di sana. Jadi kami bisa terus pantau kondisi di sana," kata Sarbini saat dihubungi Republika.

Saat ini, relawan-relawan yang dikirim ke Palestina adalah tim-tim teknis atau tim-tim konstruksi. Apalagi, saat ini masih dalam proses gencatan senjata antara Palestina dan Israel. Namun, jika terjadi serangan, agresi, dan perang besar maka tim medis yang akan berangkat ke sana. Ini seperti yang dilakukan Sarbini pada 2011 silam.

Alasan utama yang mendasari Mer-C terus memberikan perhatian kepada masyarakat Palestina adalah komitmen untuk bisa membantu sesama dan memberikan kontribusi kepada pihak-pihak yang mengalami penderitaan. "Ditambah lagi, semua Muslim itu bersaudara. Oleh sebab itu, kami diberikan kemampuan medis. Maka, kami mencoba untuk berbagi kemampuan ini," katanya.

"

| Alasan | Mer-C | Beri | Perhatian | Palestina | REPUBLIKA | JAKARTA | Lembaga | kemanusiaan | Medical | Emergency | Rescue | Comitte | (Mer | juga | dianggap | terus | memiliki | perhatian | terhadap | perjuangan | rakyat | Bahkan | sebuah | rumah | sakit | telah | didirikan | oleh | Menurut | Presidium | Sarbini | Abdul | Murad | relawan | biasanya | masuk | Jalur | Gaza | perbatasan | Mesir | span>< | p>Hal | terlepas | hubungan | diplomatik | yang | cukup | baik | antara | Indonesia | dengan | Selain | jika | terjadi | serangan | ataupun | agresi | dilakukan | Israel | wilayah | Pemerintah | membuka | Saat | sejumlah | masih | berada | p>Supaya | tetap | komunikasi | teman | sana | melaporkan | meng | update | berita | berbagai | peristiwa | Jadi | kami | pantau | kondisi | kata | saat | dihubungi | Republika | p>Saat | dikirim | adalah | teknis | atau | konstruksi | Apalagi | dalam | proses | gencatan | senjata | Namun | perang | besar | maka | medis | berangkat | seperti | pada | 2011 | silam | p>Alasan | utama | mendasari | memberikan | kepada | masyarakat | komitmen | untuk | membantu | sesama | kontribusi | pihak | mengalami | penderitaan | Ditambah | lagi | semua | Muslim | bersaudara | Oleh | diberikan | kemampuan | Maka | mencoba | berbagi | katanya | p> |

Alasan Mer-C Beri Perhatian Palestina

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembaga kemanusiaan Medical Emergency Rescue Comitte (Mer-C) juga dianggap terus memiliki perhatian terhadap perjuangan rakyat Palestina. Bahkan, sebuah rumah sakit telah didirikan oleh Mer-C di Palestina. Menurut Presidium Mer-C, Sarbini Abdul Murad, relawan-relawan Mer-C biasanya masuk ke Jalur Gaza, Palestina, melalui perbatasan Mesir.

Hal ini tidak terlepas dari hubungan diplomatik yang cukup baik antara Indonesia dengan Mesir. Selain itu, jika terjadi serangan ataupun agresi yang dilakukan Israel ke wilayah Palestina, biasanya Pemerintah Mesir akan membuka perbatasan ke Gaza. Saat ini, sejumlah relawan Mer-C masih berada di Palestina.

"Supaya tetap ada komunikasi dengan teman-teman di sana, melaporkan dan meng-update berita dari sana dan berbagai peristiwa di sana. Jadi kami bisa terus pantau kondisi di sana," kata Sarbini saat dihubungi Republika.

Saat ini, relawan-relawan yang dikirim ke Palestina adalah tim-tim teknis atau tim-tim konstruksi. Apalagi, saat ini masih dalam proses gencatan senjata antara Palestina dan Israel. Namun, jika terjadi serangan, agresi, dan perang besar maka tim medis yang akan berangkat ke sana. Ini seperti yang dilakukan Sarbini pada 2011 silam.

Alasan utama yang mendasari Mer-C terus memberikan perhatian kepada masyarakat Palestina adalah komitmen untuk bisa membantu sesama dan memberikan kontribusi kepada pihak-pihak yang mengalami penderitaan. "Ditambah lagi, semua Muslim itu bersaudara. Oleh sebab itu, kami diberikan kemampuan medis. Maka, kami mencoba untuk berbagi kemampuan ini," katanya.

"

| Alasan | Mer-C | Beri | Perhatian | Palestina | REPUBLIKA | JAKARTA | Lembaga | kemanusiaan | Medical | Emergency | Rescue | Comitte | (Mer | juga | dianggap | terus | memiliki | perhatian | terhadap | perjuangan | rakyat | Bahkan | sebuah | rumah | sakit | telah | didirikan | oleh | Menurut | Presidium | Sarbini | Abdul | Murad | relawan | biasanya | masuk | Jalur | Gaza | perbatasan | Mesir | span>< | p>Hal | terlepas | hubungan | diplomatik | yang | cukup | baik | antara | Indonesia | dengan | Selain | jika | terjadi | serangan | ataupun | agresi | dilakukan | Israel | wilayah | Pemerintah | membuka | Saat | sejumlah | masih | berada | p>Supaya | tetap | komunikasi | teman | sana | melaporkan | meng | update | berita | berbagai | peristiwa | Jadi | kami | pantau | kondisi | kata | saat | dihubungi | Republika | p>Saat | dikirim | adalah | teknis | atau | konstruksi | Apalagi | dalam | proses | gencatan | senjata | Namun | perang | besar | maka | medis | berangkat | seperti | pada | 2011 | silam | p>Alasan | utama | mendasari | memberikan | kepada | masyarakat | komitmen | untuk | membantu | sesama | kontribusi | pihak | mengalami | penderitaan | Ditambah | lagi | semua | Muslim | bersaudara | Oleh | diberikan | kemampuan | Maka | mencoba | berbagi | katanya | p> |

Pasukan Israel Tangkap 17 warga Palestina di Tepi Barat

Pasukan Israel menangkap pemuda Palestina. FOTO/The News

RAMALLAH - Pasukan Israel menahan sedikitnya 17 warga Palestina, termasuk dua anak di bawah umur. Penangkapan ini terjadi dalam penggerebekan antara Minggu dan Senin (12/12) malam di wilayah Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem.

Seperti dilaporkan Ma’an News, di kamp pengungsi al-Arrub, Hebron selatan, pasukan Israel menahan 6 warga Palestina. Pasukan Israel mencokok enam warga Palestina itu di rumah masing-masing. Enam warga Palestina yang berusia antara 23-28 tahun itu diidentifikasi sebagai Khader Yousif Jawabra, Bahaa Majid al-Raai, Ayham Nasser Salama Jundi, Muhammad Abd al-Basit Abu Rayya, dan Muhammad Khalid Abu Sil.

Seorang Juru Bicara Militer Israel mengakui penahan sejumlah warga Palestina itu. Namun, ia tak mau mengungkapkan alasan penahanan dan dibawa ke mana para warga Palestina tersebut.

Hampir setiap malam pasukan Israel melakukan penangkapan di wilayah Palestina yang diduduki. Menurut dokumentasi PBB, tentara Israel melakukan 252 serangan antara 15 November dan 28 November.

Menurut Komite urusan Tahanan Palestina, setidaknya ada 7.000 warga Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel hingga Oktober 2017. Komite tersebut memperkirakan, 40 persen pria Palestina pernah mengalami penahanan oleh aparat Israel.

(esn)
dibaca 4.773x

"

| Pasukan | Israel | Tangkap | warga | Palestina | Tepi | Barat | menangkap | pemuda | FOTO | News < | p>RAMALLAH< | strong> | menahan | sedikitnya | termasuk | anak | bawah | umur | Penangkapan | terjadi | dalam | penggerebekan | antara | Minggu | Senin | malam | wilayah | yang | diduduki | Yerusalem | Seperti | dilaporkan | Ma’an | News | kamp | pengungsi | Arrub | Hebron | selatan | pasukan | mencokok | enam | rumah | masing | Enam | berusia | tahun | diidentifikasi | sebagai | Khader | Yousif | Jawabra | Bahaa | Majid | Raai | Ayham | Nasser | Salama | Jundi | Muhammad | Basit | Rayya | Khalid | p>Seorang | Juru | Bicara | Militer | mengakui | penahan | sejumlah | Namun | mengungkapkan | alasan | penahanan | dibawa | mana | para | tersebut | p>Hampir | setiap | melakukan | penangkapan | Menurut | dokumentasi | tentara | serangan | November | p>Menurut | Komite | urusan | Tahanan | senya | ditahan | penjara | Oktober | 2017 | memperkir | persen | pria | pernah | mengalami | oleh | aparat | p>(esn< | span>)dibaca | 773x< | span>< | div> |

Rabu, 07 Desember 2016

Syekh Ahmad Yassin, Pejuang Palestina yang Melegenda

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Syekh Ahmad Yassin adalah pendiri Hamas sekaligus pemimpin spiritual organisasi paramiliter Islam Palestina tersebut. Di bawah kepimimpinan sosok yang dikenal sebagai politikus andal ini, Hamas memperoleh popularitas di masyarakat Palestina melalui beragam kerja nyatanya.

Tak hanya di bidang perjuangan melawan Zionis Israel, tetapi juga amal-amal sosial seperti pendidikan, rumah sakit, perpustakaan, dan layanan lainnya. Kiprah tokoh kelahiran al-Jura, sebuah desa kecil dekat Kota Ashkelon, Palestina, 1 Januari 1929 ini, berawal dari keterlibatannya dalam pasukan Ikhwanul Muslimin cabang Palestina.

Pada 1984 ia dipenjara karena melakukan aksi penimbunan senjata secara diam-diam. Satu tahun kemudian, Yassin dibebaskan sebagai bagian dari Perjanjian Jibril.

Pada 1987, saat Intifadah I, Yassin mendirikan Hamas bersama Abdel Aziz al-Rantissi. Awalnya, Hamas disebut sayap paramiliter dari Ikhwanul Muslimin Palestina, dan ia menjadi pemimpinnya. Yassin adalah otoritas dominan dalam kepemimpinan Hamas. Ia terlibat langsung dalam perencanaan, merancang dan melancarkan serangan teror yang dilakukan organisasi.

Dalam kapasitas ini, Yassin pribadi memberikan persetujuannya untuk peluncuran roket Qassam terhadap kota-kota Israel, serta pemboman dan operasi bunuh diri. Dalam penampilan publiknya, Yassin menyerukan berulang kali kelanjutan perjuangan bersenjata melawan Israel.

Dalam pernyataannya Yassin mengatakan, serangan terhadap Israel, hanya sebagai pembalasan langsung atas kematian warga sipil Palestina. Yassin menentang proses perdamaian antara Palestina dan Israel.

Dia mendukung perlawanan bersenjata terhadap Israel dan sangat vokal. Ia menegaskan bahwa Palestina adalah tanah Islam yang dikuduskan untuk generasi Muslim selanjutnya hingga hari akhir dan tidak ada alasan bagi pemimpin Arab menyerah kepada setiap bagian dari wilayah Palestina. Retorika Yassin tidak membedakan antara Israel dan Yahudi, pada satu titik ia menyatakan bahwa rekonsiliasi dengan orang-orang Yahudi adalah kejahatan.

Namun, saat ia ditangkap dalam videonya ia menyatakan tidak memiliki masalah dengan orang-orang Yahudi sebagai manusia biasa. Apa yang terjadi antara Palestina dan Israel adalah konflik politik.

Retorika Yassin sering diteliti di media. Dalam satu kesempatan, ia berpendapat bahwa Israel harus hilang dari peta. Slogan Yassin yang terkenal yaitu, Kami telah memilih jalan ini, dan akan berakhir dengan martir atau kemenangan. Slogan ini seperti menjadi mantra yang berulang bagi warga Palestina.

Pada 1989, Yassin ditangkap oleh Israel dan dihukum penjara seumur hidup. Namun, pada 1997, ia dibebaskan dari penjara Israel sebagai bagian dari kesepakatan dengan Yordania menyusul adanya upaya pembunuhan terhadap Khaled Mashal, oleh Mossad Israel di Yordania.

Yassin dibebaskan Israel untuk pertukaran dua agen Mossad yang ditangkap oleh pihak berwenang Yordania. Dalam kondisi ini Yassin harus menahan diri untuk melanjutkan aksi bom bunuh diri terhadap Israel sebagai syarat kebebasan.

"

| Syekh | Ahmad | Yassin, | Pejuang | Palestina | yang | Melegenda | REPUBLIKA | JAKARTA | Yassin | adalah | pendiri | Hamas | sekaligus | pemimpin | spiritual | organisasi | paramiliter | Islam | tersebut | bawah | kepimimpinan | sosok | dikenal | sebagai | politikus | andal | memperoleh | popularitas | masyarakat | beragam | kerja | nyatanya | span>< | p> Tak | hanya | bidang | perjuangan | melawan | Zionis | Israel | juga | amal | sosial | seperti | pendidikan | rumah | sakit | perpustakaan | layanan | lainnya | Kiprah | tokoh | kelahiran | Jura | sebuah | desa | kecil | dekat | Kota | Ashkelon | Januari | 1929 | berawal | keterlibatannya | dalam | pasukan | Ikhwanul | Muslimin | cabang | p> Pada | 1984 | dipenjara | karena | melakukan | aksi | penimbunan | senjata | secara | diam | Satu | tahun | kemudian | dibebaskan | bagian | Perjanjian | Jibril | p>Pada | 1987 | saat | Intifadah | mendirikan | bersama | Abdel | Aziz | Rantissi | Awalnya | disebut | sayap | menjadi | pemimpinnya | otoritas | dominan | kepemimpinan | terlibat | langsung | perencanaan | merancang | melancarkan | serangan | teror | dilakukan | p>Dalam | kapasitas | pribadi | memberikan | persetujuannya | untuk | peluncuran | roket | Qassam | terhadap | kota | serta | pemboman | operasi | bunuh | diri | Dalam | penampilan | publiknya | menyerukan | berulang | kali | kelanjutan | bersenjata | p> Dalam | pernyataannya | mengat | pembalasan | atas | kematian | warga | sipil | menentang | proses | perdamaian | antara | p>Dia | mendukung | perlawanan | sangat | vokal | menegaskan | bahwa | tanah | dikuduskan | generasi | Muslim | selanjutnya | hari | akhir | alasan | bagi | Arab | menyerah | kepada | setiap | wilayah | Retorika | membed | Yahudi | pada | satu | titik | menyat | rekonsiliasi | dengan | orang | kejahatan | p>Namun | ditangkap | videonya | memiliki | masalah | manusia | biasa | terjadi | konflik | politik | p>Retorika | sering | diteliti | media | kesempatan | berpendapat | harus | hilang | peta | Slogan | terkenal | yaitu | Kami | telah | memilih | jalan | berakhir | martir | atau | kemenangan | mantra | 1989 | oleh | dihukum | penjara | seumur | hidup | Namun | 1997 | kesepakatan | Yordania | menyusul | adanya | upaya | pembunuhan | Khaled | Mashal | Mossad | p> Yassin | pertukaran | agen | pihak | berwenang | kondisi | menahan | melanjutkan | syarat | kebebasan | p> |

Selasa, 13 Desember 2016

Pasukan Israel Tangkap 17 warga Palestina di Tepi Barat

Pasukan Israel menangkap pemuda Palestina. FOTO/The News

RAMALLAH - Pasukan Israel menahan sedikitnya 17 warga Palestina, termasuk dua anak di bawah umur. Penangkapan ini terjadi dalam penggerebekan antara Minggu dan Senin (12/12) malam di wilayah Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem.

Seperti dilaporkan Ma’an News, di kamp pengungsi al-Arrub, Hebron selatan, pasukan Israel menahan 6 warga Palestina. Pasukan Israel mencokok enam warga Palestina itu di rumah masing-masing. Enam warga Palestina yang berusia antara 23-28 tahun itu diidentifikasi sebagai Khader Yousif Jawabra, Bahaa Majid al-Raai, Ayham Nasser Salama Jundi, Muhammad Abd al-Basit Abu Rayya, dan Muhammad Khalid Abu Sil.

Seorang Juru Bicara Militer Israel mengakui penahan sejumlah warga Palestina itu. Namun, ia tak mau mengungkapkan alasan penahanan dan dibawa ke mana para warga Palestina tersebut.

Hampir setiap malam pasukan Israel melakukan penangkapan di wilayah Palestina yang diduduki. Menurut dokumentasi PBB, tentara Israel melakukan 252 serangan antara 15 November dan 28 November.

Menurut Komite urusan Tahanan Palestina, setidaknya ada 7.000 warga Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel hingga Oktober 2017. Komite tersebut memperkirakan, 40 persen pria Palestina pernah mengalami penahanan oleh aparat Israel.

(esn)
dibaca 4.724x

"

| Pasukan | Israel | Tangkap | warga | Palestina | Tepi | Barat | menangkap | pemuda | FOTO | News < | p>RAMALLAH< | strong> | menahan | sedikitnya | termasuk | anak | bawah | umur | Penangkapan | terjadi | dalam | penggerebekan | antara | Minggu | Senin | malam | wilayah | yang | diduduki | Yerusalem | Seperti | dilaporkan | Ma’an | News | kamp | pengungsi | Arrub | Hebron | selatan | pasukan | mencokok | enam | rumah | masing | Enam | berusia | tahun | diidentifikasi | sebagai | Khader | Yousif | Jawabra | Bahaa | Majid | Raai | Ayham | Nasser | Salama | Jundi | Muhammad | Basit | Rayya | Khalid | p>Seorang | Juru | Bicara | Militer | mengakui | penahan | sejumlah | Namun | mengungkapkan | alasan | penahanan | dibawa | mana | para | tersebut | p>Hampir | setiap | melakukan | penangkapan | Menurut | dokumentasi | tentara | serangan | November | p>Menurut | Komite | urusan | Tahanan | senya | ditahan | penjara | Oktober | 2017 | memperkir | persen | pria | pernah | mengalami | oleh | aparat | p>(esn< | span>)dibaca | 724x< | span>< | div> |

Jumat, 09 Desember 2016

Syekh Ahmad Yassin, Pejuang Palestina yang Melegenda

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Syekh Ahmad Yassin adalah pendiri Hamas sekaligus pemimpin spiritual organisasi paramiliter Islam Palestina tersebut. Di bawah kepimimpinan sosok yang dikenal sebagai politikus andal ini, Hamas memperoleh popularitas di masyarakat Palestina melalui beragam kerja nyatanya.

Tak hanya di bidang perjuangan melawan Zionis Israel, tetapi juga amal-amal sosial seperti pendidikan, rumah sakit, perpustakaan, dan layanan lainnya. Kiprah tokoh kelahiran al-Jura, sebuah desa kecil dekat Kota Ashkelon, Palestina, 1 Januari 1929 ini, berawal dari keterlibatannya dalam pasukan Ikhwanul Muslimin cabang Palestina.

Pada 1984 ia dipenjara karena melakukan aksi penimbunan senjata secara diam-diam. Satu tahun kemudian, Yassin dibebaskan sebagai bagian dari Perjanjian Jibril.

Pada 1987, saat Intifadah I, Yassin mendirikan Hamas bersama Abdel Aziz al-Rantissi. Awalnya, Hamas disebut sayap paramiliter dari Ikhwanul Muslimin Palestina, dan ia menjadi pemimpinnya. Yassin adalah otoritas dominan dalam kepemimpinan Hamas. Ia terlibat langsung dalam perencanaan, merancang dan melancarkan serangan teror yang dilakukan organisasi.

Dalam kapasitas ini, Yassin pribadi memberikan persetujuannya untuk peluncuran roket Qassam terhadap kota-kota Israel, serta pemboman dan operasi bunuh diri. Dalam penampilan publiknya, Yassin menyerukan berulang kali kelanjutan perjuangan bersenjata melawan Israel.

Dalam pernyataannya Yassin mengatakan, serangan terhadap Israel, hanya sebagai pembalasan langsung atas kematian warga sipil Palestina. Yassin menentang proses perdamaian antara Palestina dan Israel.

Dia mendukung perlawanan bersenjata terhadap Israel dan sangat vokal. Ia menegaskan bahwa Palestina adalah tanah Islam yang dikuduskan untuk generasi Muslim selanjutnya hingga hari akhir dan tidak ada alasan bagi pemimpin Arab menyerah kepada setiap bagian dari wilayah Palestina. Retorika Yassin tidak membedakan antara Israel dan Yahudi, pada satu titik ia menyatakan bahwa rekonsiliasi dengan orang-orang Yahudi adalah kejahatan.

Namun, saat ia ditangkap dalam videonya ia menyatakan tidak memiliki masalah dengan orang-orang Yahudi sebagai manusia biasa. Apa yang terjadi antara Palestina dan Israel adalah konflik politik.

Retorika Yassin sering diteliti di media. Dalam satu kesempatan, ia berpendapat bahwa Israel harus hilang dari peta. Slogan Yassin yang terkenal yaitu, Kami telah memilih jalan ini, dan akan berakhir dengan martir atau kemenangan. Slogan ini seperti menjadi mantra yang berulang bagi warga Palestina.

Pada 1989, Yassin ditangkap oleh Israel dan dihukum penjara seumur hidup. Namun, pada 1997, ia dibebaskan dari penjara Israel sebagai bagian dari kesepakatan dengan Yordania menyusul adanya upaya pembunuhan terhadap Khaled Mashal, oleh Mossad Israel di Yordania.

Yassin dibebaskan Israel untuk pertukaran dua agen Mossad yang ditangkap oleh pihak berwenang Yordania. Dalam kondisi ini Yassin harus menahan diri untuk melanjutkan aksi bom bunuh diri terhadap Israel sebagai syarat kebebasan.

"

| Syekh | Ahmad | Yassin, | Pejuang | Palestina | yang | Melegenda | REPUBLIKA | JAKARTA | Yassin | adalah | pendiri | Hamas | sekaligus | pemimpin | spiritual | organisasi | paramiliter | Islam | tersebut | bawah | kepimimpinan | sosok | dikenal | sebagai | politikus | andal | memperoleh | popularitas | masyarakat | beragam | kerja | nyatanya | span>< | p> Tak | hanya | bidang | perjuangan | melawan | Zionis | Israel | juga | amal | sosial | seperti | pendidikan | rumah | sakit | perpustakaan | layanan | lainnya | Kiprah | tokoh | kelahiran | Jura | sebuah | desa | kecil | dekat | Kota | Ashkelon | Januari | 1929 | berawal | keterlibatannya | dalam | pasukan | Ikhwanul | Muslimin | cabang | p> Pada | 1984 | dipenjara | karena | melakukan | aksi | penimbunan | senjata | secara | diam | Satu | tahun | kemudian | dibebaskan | bagian | Perjanjian | Jibril | p>Pada | 1987 | saat | Intifadah | mendirikan | bersama | Abdel | Aziz | Rantissi | Awalnya | disebut | sayap | menjadi | pemimpinnya | otoritas | dominan | kepemimpinan | terlibat | langsung | perencanaan | merancang | melancarkan | serangan | teror | dilakukan | p>Dalam | kapasitas | pribadi | memberikan | persetujuannya | untuk | peluncuran | roket | Qassam | terhadap | kota | serta | pemboman | operasi | bunuh | diri | Dalam | penampilan | publiknya | menyerukan | berulang | kali | kelanjutan | bersenjata | p> Dalam | pernyataannya | mengat | pembalasan | atas | kematian | warga | sipil | menentang | proses | perdamaian | antara | p>Dia | mendukung | perlawanan | sangat | vokal | menegaskan | bahwa | tanah | dikuduskan | generasi | Muslim | selanjutnya | hari | akhir | alasan | bagi | Arab | menyerah | kepada | setiap | wilayah | Retorika | membed | Yahudi | pada | satu | titik | menyat | rekonsiliasi | dengan | orang | kejahatan | p>Namun | ditangkap | videonya | memiliki | masalah | manusia | biasa | terjadi | konflik | politik | p>Retorika | sering | diteliti | media | kesempatan | berpendapat | harus | hilang | peta | Slogan | terkenal | yaitu | Kami | telah | memilih | jalan | berakhir | martir | atau | kemenangan | mantra | 1989 | oleh | dihukum | penjara | seumur | hidup | Namun | 1997 | kesepakatan | Yordania | menyusul | adanya | upaya | pembunuhan | Khaled | Mashal | Mossad | p> Yassin | pertukaran | agen | pihak | berwenang | kondisi | menahan | melanjutkan | syarat | kebebasan | p> |

Senin, 12 Desember 2016

Pasukan Israel Tangkap 17 warga Palestina di Tepi Barat

Pasukan Israel menangkap pemuda Palestina. FOTO/The News

RAMALLAH - Pasukan Israel menahan sedikitnya 17 warga Palestina, termasuk dua anak di bawah umur. Penangkapan ini terjadi dalam penggerebekan antara Minggu dan Senin (12/12) malam di wilayah Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem.

Seperti dilaporkan Ma’an News, di kamp pengungsi al-Arrub, Hebron selatan, pasukan Israel menahan 6 warga Palestina. Pasukan Israel mencokok enam warga Palestina itu di rumah masing-masing. Enam warga Palestina yang berusia antara 23-28 tahun itu diidentifikasi sebagai Khader Yousif Jawabra, Bahaa Majid al-Raai, Ayham Nasser Salama Jundi, Muhammad Abd al-Basit Abu Rayya, dan Muhammad Khalid Abu Sil.

Seorang Juru Bicara Militer Israel mengakui penahan sejumlah warga Palestina itu. Namun, ia tak mau mengungkapkan alasan penahanan dan dibawa ke mana para warga Palestina tersebut.

Hampir setiap malam pasukan Israel melakukan penangkapan di wilayah Palestina yang diduduki. Menurut dokumentasi PBB, tentara Israel melakukan 252 serangan antara 15 November dan 28 November.

Menurut Komite urusan Tahanan Palestina, setidaknya ada 7.000 warga Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel hingga Oktober 2017. Komite tersebut memperkirakan, 40 persen pria Palestina pernah mengalami penahanan oleh aparat Israel.

(esn)
dibaca 1.969x

"

| Pasukan | Israel | Tangkap | warga | Palestina | Tepi | Barat | menangkap | pemuda | FOTO | News < | p>RAMALLAH< | strong> | menahan | sedikitnya | termasuk | anak | bawah | umur | Penangkapan | terjadi | dalam | penggerebekan | antara | Minggu | Senin | malam | wilayah | yang | diduduki | Yerusalem | Seperti | dilaporkan | Ma’an | News | kamp | pengungsi | Arrub | Hebron | selatan | pasukan | mencokok | enam | rumah | masing | Enam | berusia | tahun | diidentifikasi | sebagai | Khader | Yousif | Jawabra | Bahaa | Majid | Raai | Ayham | Nasser | Salama | Jundi | Muhammad | Basit | Rayya | Khalid | p>Seorang | Juru | Bicara | Militer | mengakui | penahan | sejumlah | Namun | mengungkapkan | alasan | penahanan | dibawa | mana | para | tersebut | p>Hampir | setiap | melakukan | penangkapan | Menurut | dokumentasi | tentara | serangan | November | p>Menurut | Komite | urusan | Tahanan | senya | ditahan | penjara | Oktober | 2017 | memperkir | persen | pria | pernah | mengalami | oleh | aparat | p>(esn< | span>)dibaca | 969x< | span>< | div> |

Jumat, 09 Desember 2016

Syekh Ahmad Yassin, Pejuang Palestina yang Melegenda

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Syekh Ahmad Yassin adalah pendiri Hamas sekaligus pemimpin spiritual organisasi paramiliter Islam Palestina tersebut. Di bawah kepimimpinan sosok yang dikenal sebagai politikus andal ini, Hamas memperoleh popularitas di masyarakat Palestina melalui beragam kerja nyatanya.

Tak hanya di bidang perjuangan melawan Zionis Israel, tetapi juga amal-amal sosial seperti pendidikan, rumah sakit, perpustakaan, dan layanan lainnya. Kiprah tokoh kelahiran al-Jura, sebuah desa kecil dekat Kota Ashkelon, Palestina, 1 Januari 1929 ini, berawal dari keterlibatannya dalam pasukan Ikhwanul Muslimin cabang Palestina.

Pada 1984 ia dipenjara karena melakukan aksi penimbunan senjata secara diam-diam. Satu tahun kemudian, Yassin dibebaskan sebagai bagian dari Perjanjian Jibril.

Pada 1987, saat Intifadah I, Yassin mendirikan Hamas bersama Abdel Aziz al-Rantissi. Awalnya, Hamas disebut sayap paramiliter dari Ikhwanul Muslimin Palestina, dan ia menjadi pemimpinnya. Yassin adalah otoritas dominan dalam kepemimpinan Hamas. Ia terlibat langsung dalam perencanaan, merancang dan melancarkan serangan teror yang dilakukan organisasi.

Dalam kapasitas ini, Yassin pribadi memberikan persetujuannya untuk peluncuran roket Qassam terhadap kota-kota Israel, serta pemboman dan operasi bunuh diri. Dalam penampilan publiknya, Yassin menyerukan berulang kali kelanjutan perjuangan bersenjata melawan Israel.

Dalam pernyataannya Yassin mengatakan, serangan terhadap Israel, hanya sebagai pembalasan langsung atas kematian warga sipil Palestina. Yassin menentang proses perdamaian antara Palestina dan Israel.

Dia mendukung perlawanan bersenjata terhadap Israel dan sangat vokal. Ia menegaskan bahwa Palestina adalah tanah Islam yang dikuduskan untuk generasi Muslim selanjutnya hingga hari akhir dan tidak ada alasan bagi pemimpin Arab menyerah kepada setiap bagian dari wilayah Palestina. Retorika Yassin tidak membedakan antara Israel dan Yahudi, pada satu titik ia menyatakan bahwa rekonsiliasi dengan orang-orang Yahudi adalah kejahatan.

Namun, saat ia ditangkap dalam videonya ia menyatakan tidak memiliki masalah dengan orang-orang Yahudi sebagai manusia biasa. Apa yang terjadi antara Palestina dan Israel adalah konflik politik.

Retorika Yassin sering diteliti di media. Dalam satu kesempatan, ia berpendapat bahwa Israel harus hilang dari peta. Slogan Yassin yang terkenal yaitu, Kami telah memilih jalan ini, dan akan berakhir dengan martir atau kemenangan. Slogan ini seperti menjadi mantra yang berulang bagi warga Palestina.

Pada 1989, Yassin ditangkap oleh Israel dan dihukum penjara seumur hidup. Namun, pada 1997, ia dibebaskan dari penjara Israel sebagai bagian dari kesepakatan dengan Yordania menyusul adanya upaya pembunuhan terhadap Khaled Mashal, oleh Mossad Israel di Yordania.

Yassin dibebaskan Israel untuk pertukaran dua agen Mossad yang ditangkap oleh pihak berwenang Yordania. Dalam kondisi ini Yassin harus menahan diri untuk melanjutkan aksi bom bunuh diri terhadap Israel sebagai syarat kebebasan.

"

| Syekh | Ahmad | Yassin, | Pejuang | Palestina | yang | Melegenda | REPUBLIKA | JAKARTA | Yassin | adalah | pendiri | Hamas | sekaligus | pemimpin | spiritual | organisasi | paramiliter | Islam | tersebut | bawah | kepimimpinan | sosok | dikenal | sebagai | politikus | andal | memperoleh | popularitas | masyarakat | beragam | kerja | nyatanya | span>< | p> Tak | hanya | bidang | perjuangan | melawan | Zionis | Israel | juga | amal | sosial | seperti | pendidikan | rumah | sakit | perpustakaan | layanan | lainnya | Kiprah | tokoh | kelahiran | Jura | sebuah | desa | kecil | dekat | Kota | Ashkelon | Januari | 1929 | berawal | keterlibatannya | dalam | pasukan | Ikhwanul | Muslimin | cabang | p> Pada | 1984 | dipenjara | karena | melakukan | aksi | penimbunan | senjata | secara | diam | Satu | tahun | kemudian | dibebaskan | bagian | Perjanjian | Jibril | p>Pada | 1987 | saat | Intifadah | mendirikan | bersama | Abdel | Aziz | Rantissi | Awalnya | disebut | sayap | menjadi | pemimpinnya | otoritas | dominan | kepemimpinan | terlibat | langsung | perencanaan | merancang | melancarkan | serangan | teror | dilakukan | p>Dalam | kapasitas | pribadi | memberikan | persetujuannya | untuk | peluncuran | roket | Qassam | terhadap | kota | serta | pemboman | operasi | bunuh | diri | Dalam | penampilan | publiknya | menyerukan | berulang | kali | kelanjutan | bersenjata | p> Dalam | pernyataannya | mengat | pembalasan | atas | kematian | warga | sipil | menentang | proses | perdamaian | antara | p>Dia | mendukung | perlawanan | sangat | vokal | menegaskan | bahwa | tanah | dikuduskan | generasi | Muslim | selanjutnya | hari | akhir | alasan | bagi | Arab | menyerah | kepada | setiap | wilayah | Retorika | membed | Yahudi | pada | satu | titik | menyat | rekonsiliasi | dengan | orang | kejahatan | p>Namun | ditangkap | videonya | memiliki | masalah | manusia | biasa | terjadi | konflik | politik | p>Retorika | sering | diteliti | media | kesempatan | berpendapat | harus | hilang | peta | Slogan | terkenal | yaitu | Kami | telah | memilih | jalan | berakhir | martir | atau | kemenangan | mantra | 1989 | oleh | dihukum | penjara | seumur | hidup | Namun | 1997 | kesepakatan | Yordania | menyusul | adanya | upaya | pembunuhan | Khaled | Mashal | Mossad | p> Yassin | pertukaran | agen | pihak | berwenang | kondisi | menahan | melanjutkan | syarat | kebebasan | p> |