Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Reuters <. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Reuters <. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Desember 2016

AS Tolak Ide Israel Soal Pembicaraan Damai dengan Palestina

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry menyatakan, pihaknya menolak ide Israel terkait pembicaraan damai dengan Palestina. Foto/Reuters

WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry menyatakan, pihaknya menolak ide Israel terkait pembicaraan damai dengan Palestina. Israel berencana untuk membuat pembicaraan terpisah dengan sejumlah negara Arab.

Kerry menegaskan, tidak akan ada upaya damai terpisah terkait dengan Palestina. Dia juga mengatakan, perdamaian di Palestina akan menjadi kunci dari perdamaian di kawasan Timur Tengah.

"Tidak, tidak, tidak dan tidak. Tidak akan ada pembicaraan dan perdamaian terpisah dengan dunia Arab tanpa proses Palestina dan perdamaian Palestina," kata Kerry dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Russia Today pada Senin (5/12).

Dalam pernyataanya, Kerry turut mendorong Tel Aviv untuk menghentikan pembangunan pemukiman Yahudi di wilayah Tepi Barat.

Sementara itu, di kesempatan yang sama, Kerry juga turut menyinggung mengenai kesepakatan nuklir Iran. Dimana, dia menyatakan kesepakatan Iran tidak boleh dibatalkan, dan dia yakin melalui kesepakatan itu dunia dapat memantau perkembangan teknologi nuklir Iran.

"Ketentuan monitoring akan memungkinkan untuk mendeteksi kemajuan teknologi nuklir yang dibuat oleh Teheran, dan dalam setiap pilihan yang kita miliki saat ini akan tersedia bagi kita kemudian hari," tukasnya.

(esn)
dibaca 11.451x

"

| Tolak | Israel | Soal | Pembicaraan | Damai | dengan | Palestina | Menteri | Luar | Negeri | Amerika | Serikat | (AS) | John | Kerry | menyat | pihaknya | menolak | terkait | pembicaraan | damai | Foto | Reuters < | p>WASHINGTON< | strong> | berencana | untuk | membuat | terpisah | sejumlah | negara | Arab | menegaskan | upaya | juga | mengat | perdamaian | menjadi | kunci | kawasan | Timur | Tengah | p>Tidak | Tidak | dunia | tanpa | proses | kata | dalam | sebuah | pernyataan | seperti | dilansir | Russia | Today | pada | Senin | p>Dalam | pernyataanya | turut | mendorong | Aviv | menghentikan | pembangunan | pemukiman | Yahudi | wilayah | Tepi | Barat | p>Sementara | kesempatan | yang | sama | menyinggung | mengenai | kesepakatan | nuklir | Iran | Dimana | boleh | dibatalkan | yakin | dapat | memantau | perkembangan | teknologi | p>Ketentuan | monitoring | memungkinkan | mendeteksi | kemajuan | dibuat | oleh | Teheran | setiap | pilihan | miliki | saat | tersedia | bagi | kemudian | hari | tukasnya | p>(esn< | span>)dibaca | 451x< | span>< | div> |

Jumat, 09 Desember 2016

AS Tolak Ide Israel Soal Pembicaraan Damai dengan Palestina

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry menyatakan, pihaknya menolak ide Israel terkait pembicaraan damai dengan Palestina. Foto/Reuters

WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry menyatakan, pihaknya menolak ide Israel terkait pembicaraan damai dengan Palestina. Israel berencana untuk membuat pembicaraan terpisah dengan sejumlah negara Arab.

Kerry menegaskan, tidak akan ada upaya damai terpisah terkait dengan Palestina. Dia juga mengatakan, perdamaian di Palestina akan menjadi kunci dari perdamaian di kawasan Timur Tengah.

"Tidak, tidak, tidak dan tidak. Tidak akan ada pembicaraan dan perdamaian terpisah dengan dunia Arab tanpa proses Palestina dan perdamaian Palestina," kata Kerry dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Russia Today pada Senin (5/12).

Dalam pernyataanya, Kerry turut mendorong Tel Aviv untuk menghentikan pembangunan pemukiman Yahudi di wilayah Tepi Barat.

Sementara itu, di kesempatan yang sama, Kerry juga turut menyinggung mengenai kesepakatan nuklir Iran. Dimana, dia menyatakan kesepakatan Iran tidak boleh dibatalkan, dan dia yakin melalui kesepakatan itu dunia dapat memantau perkembangan teknologi nuklir Iran.

"Ketentuan monitoring akan memungkinkan untuk mendeteksi kemajuan teknologi nuklir yang dibuat oleh Teheran, dan dalam setiap pilihan yang kita miliki saat ini akan tersedia bagi kita kemudian hari," tukasnya.

(esn)
dibaca 17.378x

"

| Tolak | Israel | Soal | Pembicaraan | Damai | dengan | Palestina | Menteri | Luar | Negeri | Amerika | Serikat | (AS) | John | Kerry | menyat | pihaknya | menolak | terkait | pembicaraan | damai | Foto | Reuters < | p>WASHINGTON< | strong> | berencana | untuk | membuat | terpisah | sejumlah | negara | Arab | menegaskan | upaya | juga | mengat | perdamaian | menjadi | kunci | kawasan | Timur | Tengah | p>Tidak | Tidak | dunia | tanpa | proses | kata | dalam | sebuah | pernyataan | seperti | dilansir | Russia | Today | pada | Senin | p>Dalam | pernyataanya | turut | mendorong | Aviv | menghentikan | pembangunan | pemukiman | Yahudi | wilayah | Tepi | Barat | p>Sementara | kesempatan | yang | sama | menyinggung | mengenai | kesepakatan | nuklir | Iran | Dimana | boleh | dibatalkan | yakin | dapat | memantau | perkembangan | teknologi | p>Ketentuan | monitoring | memungkinkan | mendeteksi | kemajuan | dibuat | oleh | Teheran | setiap | pilihan | miliki | saat | tersedia | bagi | kemudian | hari | tukasnya | p>(esn< | span>)dibaca | 378x< | span>< | div> |

Sabtu, 03 Desember 2016

Langka, PM Israel Berterima Kasih kepada Presiden Palestina

Senin, 28 November 2016 | 04:26 WIB

Langka, PM Israel Berterima Kasih kepada Presiden Palestina

Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar rumah akibat kebakaran hutan di Haifa, Israel, 24 November 2016. Hembusan angin ekstrim dan kekeringan membuat api cepat menjalar ke pemukiman warga. REUTERS/Baz Ratner

TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menghubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Sabtu malam. Ia berterima kasih kepada Palestina karena membantu memadamkan kebakaran yang melanda Israel sejak Selasa. Kebakaran besar ini membuat ribuan rakyat Israel mengungsi dan merusak ribuan tempat tinggal.

Melalui sambungan telepon, Netanyahu menyampaikan terima kasihnya atas bantuan delapan mobil pemadam kebakaran dan 40 petugas yang disediakan otoritas Palestina. Selain Palestina, beberapa negara turut membantu Israel memadamkan api seperti dari Siprus, Bulgaria, Kroasia, Italia, Turki, Rusia, dan Amerika Serikat yang menyediakan supertanker, pesawat pemadam kebakaran terbesar di dunia.

“PM Netanyahu telah menghubungi Presiden Palestina Abu Mazen (Mahmoud Abbas) dan berterima kasih kepadanya karena mengirimkan pemadam kebakaran untuk membantu memadamkan api,” cuit akun Twitter resmi kantor Perdana Menteri Israel, Ahad, 27 November 2016.

“Perdana Menteri Netanyahu juga mengapresiasi orang-orang Yahudi dan Arab sama-sama membuka rumah mereka bagi korban kebakaran,” tulisnya.

Sebelumnya, pemerintah Israel memang telah menerima tawaran bantuan dari otoritas Palestina guna memadamkan kebakaran yang terjadi di penjuru Israel. Palestina mengirimkan empat tim pemadam kebakarannya.

AHMAD FAIZ | TIMES OF ISRAEL | TWITTER

"

| Langka, | Israel | Berterima | Kasih | kepada | Presiden | Palestina | Senin | November | 2016 | 04:26 | WIB< | p> < | div> Petugas | pemadam | kebakaran | berusaha | memadamkan | yang | membakar | rumah | hutan | Haifa | Hembusan | angin | ekstrim | kekeringan | membuat | cepat | menjalar | pemukiman | warga | REUTERS | Ratner< | p> < | div> TEMPO | strong> | Jakarta< | Perdana | Menteri | Benjamin | Netanyahu | telah | menghubungi | Mahmoud | Abbas | pada | Sabtu | malam | berterima | kasih | karena | membantu | melanda | sejak | Selasa | Kebakaran | besar | ribuan | rakyat | mengungsi | merusak | tempat | tinggal | p>Mei | sambungan | telepon | menyampaikan | terima | kasihnya | atas | bantuan | delapan | mobil | petugas | disedi | otoritas | Selain | beberapa | negara | turut | seperti | Siprus | Bulgaria | Kroasia | Italia | Turki | Rusia | Amerika | Serikat | menyedi | supertanker | pesawat | terbesar | dunia | p>“PM | Mazen | (Mahmoud | Abbas) | kepadanya | mengirimkan | untuk | cuit | akun | Twitter | resmi | kantor | Ahad | p>“Perdana | juga | mengapresiasi | orang | Yahudi | Arab | sama | membuka | bagi | korban | tulisnya | p>Senya | pemerintah | memang | menerima | tawaran | guna | terjadi | penjuru | empat | kebakarannya | p>AHMAD | FAIZ | TIMES | ISRAEL | TWITTER< | strong>< | p> |

Selasa, 06 Desember 2016

AS Tolak Ide Israel Soal Pembicaraan Damai dengan Palestina

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry menyatakan, pihaknya menolak ide Israel terkait pembicaraan damai dengan Palestina. Foto/Reuters

WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry menyatakan, pihaknya menolak ide Israel terkait pembicaraan damai dengan Palestina. Israel berencana untuk membuat pembicaraan terpisah dengan sejumlah negara Arab.

Kerry menegaskan, tidak akan ada upaya damai terpisah terkait dengan Palestina. Dia juga mengatakan, perdamaian di Palestina akan menjadi kunci dari perdamaian di kawasan Timur Tengah.

"Tidak, tidak, tidak dan tidak. Tidak akan ada pembicaraan dan perdamaian terpisah dengan dunia Arab tanpa proses Palestina dan perdamaian Palestina," kata Kerry dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Russia Today pada Senin (5/12).

Dalam pernyataanya, Kerry turut mendorong Tel Aviv untuk menghentikan pembangunan pemukiman Yahudi di wilayah Tepi Barat.

Sementara itu, di kesempatan yang sama, Kerry juga turut menyinggung mengenai kesepakatan nuklir Iran. Dimana, dia menyatakan kesepakatan Iran tidak boleh dibatalkan, dan dia yakin melalui kesepakatan itu dunia dapat memantau perkembangan teknologi nuklir Iran.

"Ketentuan monitoring akan memungkinkan untuk mendeteksi kemajuan teknologi nuklir yang dibuat oleh Teheran, dan dalam setiap pilihan yang kita miliki saat ini akan tersedia bagi kita kemudian hari," tukasnya.

(esn)
dibaca 15.275x

"

| Tolak | Israel | Soal | Pembicaraan | Damai | dengan | Palestina | Menteri | Luar | Negeri | Amerika | Serikat | (AS) | John | Kerry | menyat | pihaknya | menolak | terkait | pembicaraan | damai | Foto | Reuters < | p>WASHINGTON< | strong> | berencana | untuk | membuat | terpisah | sejumlah | negara | Arab | menegaskan | upaya | juga | mengat | perdamaian | menjadi | kunci | kawasan | Timur | Tengah | p>Tidak | Tidak | dunia | tanpa | proses | kata | dalam | sebuah | pernyataan | seperti | dilansir | Russia | Today | pada | Senin | p>Dalam | pernyataanya | turut | mendorong | Aviv | menghentikan | pembangunan | pemukiman | Yahudi | wilayah | Tepi | Barat | p>Sementara | kesempatan | yang | sama | menyinggung | mengenai | kesepakatan | nuklir | Iran | Dimana | boleh | dibatalkan | yakin | dapat | memantau | perkembangan | teknologi | p>Ketentuan | monitoring | memungkinkan | mendeteksi | kemajuan | dibuat | oleh | Teheran | setiap | pilihan | miliki | saat | tersedia | bagi | kemudian | hari | tukasnya | p>(esn< | span>)dibaca | 275x< | span>< | div> |

Jumat, 02 Desember 2016

Langka, PM Israel Berterima Kasih kepada Presiden Palestina

Senin, 28 November 2016 | 04:26 WIB

Langka, PM Israel Berterima Kasih kepada Presiden Palestina

Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar rumah akibat kebakaran hutan di Haifa, Israel, 24 November 2016. Hembusan angin ekstrim dan kekeringan membuat api cepat menjalar ke pemukiman warga. REUTERS/Baz Ratner

TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menghubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Sabtu malam. Ia berterima kasih kepada Palestina karena membantu memadamkan kebakaran yang melanda Israel sejak Selasa. Kebakaran besar ini membuat ribuan rakyat Israel mengungsi dan merusak ribuan tempat tinggal.

Melalui sambungan telepon, Netanyahu menyampaikan terima kasihnya atas bantuan delapan mobil pemadam kebakaran dan 40 petugas yang disediakan otoritas Palestina. Selain Palestina, beberapa negara turut membantu Israel memadamkan api seperti dari Siprus, Bulgaria, Kroasia, Italia, Turki, Rusia, dan Amerika Serikat yang menyediakan supertanker, pesawat pemadam kebakaran terbesar di dunia.

“PM Netanyahu telah menghubungi Presiden Palestina Abu Mazen (Mahmoud Abbas) dan berterima kasih kepadanya karena mengirimkan pemadam kebakaran untuk membantu memadamkan api,” cuit akun Twitter resmi kantor Perdana Menteri Israel, Ahad, 27 November 2016.

“Perdana Menteri Netanyahu juga mengapresiasi orang-orang Yahudi dan Arab sama-sama membuka rumah mereka bagi korban kebakaran,” tulisnya.

Sebelumnya, pemerintah Israel memang telah menerima tawaran bantuan dari otoritas Palestina guna memadamkan kebakaran yang terjadi di penjuru Israel. Palestina mengirimkan empat tim pemadam kebakarannya.

AHMAD FAIZ | TIMES OF ISRAEL | TWITTER

"

| Langka, | Israel | Berterima | Kasih | kepada | Presiden | Palestina | Senin | November | 2016 | 04:26 | WIB< | p> < | div> Petugas | pemadam | kebakaran | berusaha | memadamkan | yang | membakar | rumah | hutan | Haifa | Hembusan | angin | ekstrim | kekeringan | membuat | cepat | menjalar | pemukiman | warga | REUTERS | Ratner< | p> < | div> TEMPO | strong> | Jakarta< | Perdana | Menteri | Benjamin | Netanyahu | telah | menghubungi | Mahmoud | Abbas | pada | Sabtu | malam | berterima | kasih | karena | membantu | melanda | sejak | Selasa | Kebakaran | besar | ribuan | rakyat | mengungsi | merusak | tempat | tinggal | p>Mei | sambungan | telepon | menyampaikan | terima | kasihnya | atas | bantuan | delapan | mobil | petugas | disedi | otoritas | Selain | beberapa | negara | turut | seperti | Siprus | Bulgaria | Kroasia | Italia | Turki | Rusia | Amerika | Serikat | menyedi | supertanker | pesawat | terbesar | dunia | p>“PM | Mazen | (Mahmoud | Abbas) | kepadanya | mengirimkan | untuk | cuit | akun | Twitter | resmi | kantor | Ahad | p>“Perdana | juga | mengapresiasi | orang | Yahudi | Arab | sama | membuka | bagi | korban | tulisnya | p>Senya | pemerintah | memang | menerima | tawaran | guna | terjadi | penjuru | empat | kebakarannya | p>AHMAD | FAIZ | TIMES | ISRAEL | TWITTER< | strong>< | p> |

Minggu, 27 November 2016

Bantu Padamkan Kebakaran, Netanyahu: Terima Kasih Palestina

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan ucapan terima kasih kepada Palestina karena telah membantu memadamkan kebakaran di wilayah Israel utara. Foto/Reuters

YERUSALEM - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan ucapan terima kasih kepada Palestina karena telah membantu memadamkan kebakaran di wilayah Israel utara. Ucapan terima kasih kepada Palestina adalah hal yang langka yang dilakukan oleh Netanyahu.

Menurut kantor Netanyahu, ucapan terima kasih tersebut disampaikan Netanyahu kala dirinya melakukan komunikasi dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas, semalam.

"Netanyahu menghargai fakta orang-orang Yahudi dan Arab telah membuka rumah mereka untuk korban kebakaran," kata kantor Netanyahu dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir china.org pada Minggu (27/11).

Sebelumnya diwartakan, Palestina diketahui mengirim empat tim pemadam kebakaran untuk membantu memadamkan kebakaran hutan di Israel. Mereka akan bergabung dengan sejumlah negara lainnya yang telah lebih dahulu memberikan bantuan.

Seorang pejabat senior Israel mengatakan kepada surat kabar harian Haaretz, Koordinator Aktivitas Pemerintahan Israel di daerah akan mengawasi kerja sama antara Palestina dengan kru pemadam kebakaran Israel. 

Rusia, Turki, Yunani, Italia, Kroasia, dan Siprus semua juga membantu memadamkan kobaran api. Sementara Amerika Serikat (AS) telah setuju untuk mengirim pesawat pemadam kebakaran Boeing 747 "Supertanker".

(esn)
dibaca 46.281x

"

| Bantu | Padamkan | Kebakaran, | Netanyahu: | Terima | Kasih | Palestina | Perdana | Menteri | Israel | Benjamin | Netanyahu | menyatakan | ucapan | terima | kasih | kepada | karena | telah | membantu | memadamkan | kebakaran | wilayah | utara. | Foto/Reuters YERUSALEM | Ucapan | adalah | langka | dilakukan | Netanyahu.Menurut | kantor | Netanyahu, | tersebut | disampaikan | dirinya | melakukan | komunikasi | dengan | Presiden | Mahmoud | Abbas, | semalam.Netanyahu | menghargai | fakta | orang-orang | Yahudi | membuka | rumah | mereka | untuk | korban | kebakaran, | dalam | sebuah | pernyataan, | seperti | dilansir china.org pada | Minggu | (27/11).Sebelumnya | diwartakan, | diketahui | mengirim | empat | pemadam | hutan | Israel. | Mereka | bergabung | sejumlah | negara | lainnya | lebih | dahulu | memberikan | bantuan.Seorang | pejabat | senior | mengatakan | surat | kabar | harian | Haaretz, | Koordinator | Aktivitas | Pemerintahan | daerah | mengawasi | kerja | antara | Israel. Rusia, | Turki, | Yunani, | Italia, | Kroasia, | Siprus | semua | kobaran | Sementara | Amerika | Serikat | setuju | pesawat | Boeing | Supertanker.(esn)dibaca | 46.281x |

Jumat, 02 Desember 2016

Langka, PM Israel Berterima Kasih kepada Presiden Palestina

Senin, 28 November 2016 | 04:26 WIB

Langka, PM Israel Berterima Kasih kepada Presiden Palestina

Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar rumah akibat kebakaran hutan di Haifa, Israel, 24 November 2016. Hembusan angin ekstrim dan kekeringan membuat api cepat menjalar ke pemukiman warga. REUTERS/Baz Ratner

TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menghubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Sabtu malam. Ia berterima kasih kepada Palestina karena membantu memadamkan kebakaran yang melanda Israel sejak Selasa. Kebakaran besar ini membuat ribuan rakyat Israel mengungsi dan merusak ribuan tempat tinggal.

Melalui sambungan telepon, Netanyahu menyampaikan terima kasihnya atas bantuan delapan mobil pemadam kebakaran dan 40 petugas yang disediakan otoritas Palestina. Selain Palestina, beberapa negara turut membantu Israel memadamkan api seperti dari Siprus, Bulgaria, Kroasia, Italia, Turki, Rusia, dan Amerika Serikat yang menyediakan supertanker, pesawat pemadam kebakaran terbesar di dunia.

“PM Netanyahu telah menghubungi Presiden Palestina Abu Mazen (Mahmoud Abbas) dan berterima kasih kepadanya karena mengirimkan pemadam kebakaran untuk membantu memadamkan api,” cuit akun Twitter resmi kantor Perdana Menteri Israel, Ahad, 27 November 2016.

“Perdana Menteri Netanyahu juga mengapresiasi orang-orang Yahudi dan Arab sama-sama membuka rumah mereka bagi korban kebakaran,” tulisnya.

Sebelumnya, pemerintah Israel memang telah menerima tawaran bantuan dari otoritas Palestina guna memadamkan kebakaran yang terjadi di penjuru Israel. Palestina mengirimkan empat tim pemadam kebakarannya.

AHMAD FAIZ | TIMES OF ISRAEL | TWITTER

"

| Langka, | Israel | Berterima | Kasih | kepada | Presiden | Palestina | Senin | November | 2016 | 04:26 | WIB< | p> < | div> Petugas | pemadam | kebakaran | berusaha | memadamkan | yang | membakar | rumah | hutan | Haifa | Hembusan | angin | ekstrim | kekeringan | membuat | cepat | menjalar | pemukiman | warga | REUTERS | Ratner< | p> < | div> TEMPO | strong> | Jakarta< | Perdana | Menteri | Benjamin | Netanyahu | telah | menghubungi | Mahmoud | Abbas | pada | Sabtu | malam | berterima | kasih | karena | membantu | melanda | sejak | Selasa | Kebakaran | besar | ribuan | rakyat | mengungsi | merusak | tempat | tinggal | p>Mei | sambungan | telepon | menyampaikan | terima | kasihnya | atas | bantuan | delapan | mobil | petugas | disedi | otoritas | Selain | beberapa | negara | turut | seperti | Siprus | Bulgaria | Kroasia | Italia | Turki | Rusia | Amerika | Serikat | menyedi | supertanker | pesawat | terbesar | dunia | p>“PM | Mazen | (Mahmoud | Abbas) | kepadanya | mengirimkan | untuk | cuit | akun | Twitter | resmi | kantor | Ahad | p>“Perdana | juga | mengapresiasi | orang | Yahudi | Arab | sama | membuka | bagi | korban | tulisnya | p>Senya | pemerintah | memang | menerima | tawaran | guna | terjadi | penjuru | empat | kebakarannya | p>AHMAD | FAIZ | TIMES | ISRAEL | TWITTER< | strong>< | p> |

Minggu, 04 Desember 2016

Langka, PM Israel Berterima Kasih kepada Presiden Palestina

Senin, 28 November 2016 | 04:26 WIB

Langka, PM Israel Berterima Kasih kepada Presiden Palestina

Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar rumah akibat kebakaran hutan di Haifa, Israel, 24 November 2016. Hembusan angin ekstrim dan kekeringan membuat api cepat menjalar ke pemukiman warga. REUTERS/Baz Ratner

TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menghubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Sabtu malam. Ia berterima kasih kepada Palestina karena membantu memadamkan kebakaran yang melanda Israel sejak Selasa. Kebakaran besar ini membuat ribuan rakyat Israel mengungsi dan merusak ribuan tempat tinggal.

Melalui sambungan telepon, Netanyahu menyampaikan terima kasihnya atas bantuan delapan mobil pemadam kebakaran dan 40 petugas yang disediakan otoritas Palestina. Selain Palestina, beberapa negara turut membantu Israel memadamkan api seperti dari Siprus, Bulgaria, Kroasia, Italia, Turki, Rusia, dan Amerika Serikat yang menyediakan supertanker, pesawat pemadam kebakaran terbesar di dunia.

“PM Netanyahu telah menghubungi Presiden Palestina Abu Mazen (Mahmoud Abbas) dan berterima kasih kepadanya karena mengirimkan pemadam kebakaran untuk membantu memadamkan api,” cuit akun Twitter resmi kantor Perdana Menteri Israel, Ahad, 27 November 2016.

“Perdana Menteri Netanyahu juga mengapresiasi orang-orang Yahudi dan Arab sama-sama membuka rumah mereka bagi korban kebakaran,” tulisnya.

Sebelumnya, pemerintah Israel memang telah menerima tawaran bantuan dari otoritas Palestina guna memadamkan kebakaran yang terjadi di penjuru Israel. Palestina mengirimkan empat tim pemadam kebakarannya.

AHMAD FAIZ | TIMES OF ISRAEL | TWITTER

"

| Langka, | Israel | Berterima | Kasih | kepada | Presiden | Palestina | Senin | November | 2016 | 04:26 | WIB< | p> < | div> Petugas | pemadam | kebakaran | berusaha | memadamkan | yang | membakar | rumah | hutan | Haifa | Hembusan | angin | ekstrim | kekeringan | membuat | cepat | menjalar | pemukiman | warga | REUTERS | Ratner< | p> < | div> TEMPO | strong> | Jakarta< | Perdana | Menteri | Benjamin | Netanyahu | telah | menghubungi | Mahmoud | Abbas | pada | Sabtu | malam | berterima | kasih | karena | membantu | melanda | sejak | Selasa | Kebakaran | besar | ribuan | rakyat | mengungsi | merusak | tempat | tinggal | p>Mei | sambungan | telepon | menyampaikan | terima | kasihnya | atas | bantuan | delapan | mobil | petugas | disedi | otoritas | Selain | beberapa | negara | turut | seperti | Siprus | Bulgaria | Kroasia | Italia | Turki | Rusia | Amerika | Serikat | menyedi | supertanker | pesawat | terbesar | dunia | p>“PM | Mazen | (Mahmoud | Abbas) | kepadanya | mengirimkan | untuk | cuit | akun | Twitter | resmi | kantor | Ahad | p>“Perdana | juga | mengapresiasi | orang | Yahudi | Arab | sama | membuka | bagi | korban | tulisnya | p>Senya | pemerintah | memang | menerima | tawaran | guna | terjadi | penjuru | empat | kebakarannya | p>AHMAD | FAIZ | TIMES | ISRAEL | TWITTER< | strong>< | p> |

Minggu, 27 November 2016

Bantu Padamkan Kebakaran, Netanyahu: Terima Kasih Palestina

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan ucapan terima kasih kepada Palestina karena telah membantu memadamkan kebakaran di wilayah Israel utara. Foto/Reuters

YERUSALEM - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan ucapan terima kasih kepada Palestina karena telah membantu memadamkan kebakaran di wilayah Israel utara. Ucapan terima kasih kepada Palestina adalah hal yang langka yang dilakukan oleh Netanyahu.

Menurut kantor Netanyahu, ucapan terima kasih tersebut disampaikan Netanyahu kala dirinya melakukan komunikasi dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas, semalam.

"Netanyahu menghargai fakta orang-orang Yahudi dan Arab telah membuka rumah mereka untuk korban kebakaran," kata kantor Netanyahu dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir china.org pada Minggu (27/11).

Sebelumnya diwartakan, Palestina diketahui mengirim empat tim pemadam kebakaran untuk membantu memadamkan kebakaran hutan di Israel. Mereka akan bergabung dengan sejumlah negara lainnya yang telah lebih dahulu memberikan bantuan.

Seorang pejabat senior Israel mengatakan kepada surat kabar harian Haaretz, Koordinator Aktivitas Pemerintahan Israel di daerah akan mengawasi kerja sama antara Palestina dengan kru pemadam kebakaran Israel. 

Rusia, Turki, Yunani, Italia, Kroasia, dan Siprus semua juga membantu memadamkan kobaran api. Sementara Amerika Serikat (AS) telah setuju untuk mengirim pesawat pemadam kebakaran Boeing 747 "Supertanker".

(esn)
dibaca 61.935x

"

| Bantu | Padamkan | Kebakaran, | Netanyahu: | Terima | Kasih | Palestina | Perdana | Menteri | Israel | Benjamin | Netanyahu | menyatakan | ucapan | terima | kasih | kepada | karena | telah | membantu | memadamkan | kebakaran | wilayah | utara. | Foto/Reuters YERUSALEM | Ucapan | adalah | yang | langka | dilakukan | oleh | Netanyahu.Menurut | kantor | Netanyahu, | tersebut | disampaikan | kala | dirinya | melakukan | komunikasi | dengan | Presiden | Mahmoud | Abbas, | semalam.Netanyahu | menghargai | fakta | orang-orang | Yahudi | Arab | membuka | rumah | mereka | untuk | korban | kebakaran, | kata | dalam | sebuah | pernyataan, | seperti | dilansir china.org pada | Minggu | (27/11).Sebelumnya | diwartakan, | diketahui | mengirim | empat | pemadam | hutan | Israel. | Mereka | akan | bergabung | sejumlah | negara | lainnya | lebih | dahulu | memberikan | bantuan.Seorang | pejabat | senior | mengatakan | surat | kabar | harian | Haaretz, | Koordinator | Aktivitas | Pemerintahan | daerah | mengawasi | kerja | sama | antara | Israel. Rusia, | Turki, | Yunani, | Italia, | Kroasia, | Siprus | semua | juga | kobaran | api. | Sementara | Amerika | Serikat | (AS) | setuju | pesawat | Boeing | Supertanker.(esn)dibaca | 61.935x |

350 Anak Palestina Hidup dalam Penjara di Israel

Minggu, 20 November 2016 | 17:51 WIB

350 Anak Palestina Hidup dalam Penjara di Israel  

Petugas kepolisian Israel membawa remaja Palestina yang melakukan penusukan terhadap penjaga kereta di Pisgat Zeev, 10 November 2015. Polisi Israel mengatakan, dua anak Palestina yang berumur sekita 12-13 tahun melakukan penusukan terhadap petugas keamanan kereta. REUTERS/Ammar Awad

TEMPO.CO, Ramallah - Sedikitnya 350 anak-anak Palestina mendekam dalam beberapa penjara di Israel. Dua belas di antaranya adalah anak perempuan.

"Aparat Israel menahan 350 anak-anak Palestina berusia 12-18 tahun," kata satu lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Palestina dalam acara PBB bertajuk “Hari Anak-anak Universal”, seperti dikutip dari Middle East Monitor, 20 November 2016.

Menurut LSM itu, Israel telah menahan lebih dari 2.000 anak-anak Palestina sejak 2015. Penyelidik Israel menggunakan ancaman untuk mendapatkan pengakuan dari anak-anak Palestina yang mendekam di penjara.

Baca:
Jadi Tersangka Korupsi, Presiden Korsel Ini Tak akan Diadili
>
Yahudi Minta Trump Tidak Data Muslim, Atau Ini yang Terjadi

Bahkan ada anak-anak yang dijatuhi hukuman seumur hidup oleh pengadilan Israel. Ada anak Palestina yang dihukum 10 tahun penjara.

Tindakan kekerasan terhadap anak-anak Palestina dilakukan aparat Israel. Bentuk kekerasan itu, menurut NGO itu, seperti menembak anak-anak dengan peluru sungguhan, menahan mereka tanpa makanan dan minuman, hingga memukuli dan mengintimidasi.

Badan PBB untuk anak-anak (UNICEF) didesak untuk melakukan intervensi guna melindungi anak-anak yang berada dalam penjara-penjara di Israel. LSM lokal Palestina juga mendesak lembaga-lembaga internasional lain melakukan hal yang sama seperti desakan ke UNICEF.

Sementara menurut informasi resmi Palestina, lebih dari 7.000 warga Palestina saat ini berada dalam tahanan di Israel.

MIDDLE EAST MONITOR | MARIA RITA

"

| Anak | Palestina | Hidup | dalam | Penjara | Israel | Minggu, | November | 2016 | 17:51 | WIB Petugas | kepolisian | membawa | remaja | yang | melakukan | penusukan | terhadap | penjaga | kereta | Pisgat | Zeev, | 2015. | Polisi | mengatakan, | anak | berumur | sekita | 12-13 | tahun | petugas | keamanan | kereta. | REUTERS/Ammar | Awad TEMPO.CO, | Ramallah | Sedikitnya | anak-anak | mendekam | beberapa | penjara | Israel. | belas | antaranya | adalah | perempuan.Aparat | menahan | berusia | 12-18 | tahun, | kata | satu | lembaga | swadaya | masyarakat | (LSM) | acara | bertajuk | “Hari | Anak-anak | Universal”, | seperti | dikutip | dari | Middle | East | Monitor, | 2016.Menurut | itu, | telah | lebih | 2.000 | sejak | Penyelidik | menggunakan | ancaman | untuk | mendapatkan | pengakuan | penjara.Baca:Jadi | Tersangka | Korupsi, | Presiden | Korsel | akan | Diadili | Yahudi | Minta | Trump | Tidak | Data | Muslim, | Atau | TerjadiBahkan | dijatuhi | hukuman | seumur | hidup | oleh | pengadilan | dihukum | penjara.Tindakan | kekerasan | dilakukan | aparat | Bentuk | menurut | menembak | dengan | peluru | sungguhan, | mereka | tanpa | makanan | minuman, | hingga | memukuli | mengintimidasi.Badan | (UNICEF) | didesak | intervensi | guna | melindungi | berada | penjara-penjara | lokal | juga | mendesak | lembaga-lembaga | internasional | lain | sama | desakan | UNICEF.Sementara | informasi | resmi | Palestina, | 7.000 | warga | saat | tahanan | Israel.MIDDLE | EAST | MONITOR | MARIA | RITA |

Senin, 28 November 2016

Israel Tahan Lebih dari 10 Warga Palestina Terkait Kebakaran : Okezone News

TEL AVIV â€" Pemerintah Israel meningkatkan upaya untuk memadamkan kebakaran dahsyat yang melanda sejumlah besar wilayah hutannya dan memaksa ribuan orang mengungsi. Pihak berwenang dilaporkan telah menangkap 10 warga Palestina yang diduga melakukan pembakaran.

Petugas pemadam kebakaran Israel dan Palestina yang dibantu tim darurat dari Yunani, Siprus, Kroasia, Italia, Rusia, dan Turki berusaha keras memadamkan api. Meski sebagian besar titik api telah berhasil dipadamkan, kebakaran baru yang menyebar di bagian utara dan tengah Israel dan sebagian wilayah Tepi Barat dan telah berkobar selama lima hari berturut-turut.

BERITA REKOMENDASI


Cuaca yang kering dan angin timur membantu mengobarkan api yang mulai menjalar sejak Selasa, 22 November ke seluruh negeri. Perdana Menteri (PM) Benyamin Netanyahu mengatakan peristiwa ini adalah sebuah terorisme pembakaran dan beberapa kebakaran tampak dipicu dengan sengaja.

Keterangan militer Israel yang dilansir Reuters, Minggu (27/11/2016) mengatakan, pasukan keamanan telah menangkap lebih dari 10 warga Palestina yang diduga sebagai pelaku pembakaran dalam beberapa hari terakhir. Tiga di antara mereka tertangkap dengan membawa dua botol bensin, sarung tangan, dan pemantik api.

Pimpinan Palestina belum memberikan respons resminya mengenai penangkapan ini. Namun, politikus Arab Israel Ayman Odeh menolak anggapan warga Arab bertanggung jawab atas kebakaran tersebut. Ayman menuduh Pemerintah Israel memanfaatkan situasi yang terjadi untuk melakukan penghasutan terhadap warga minoritas Arab.

"

| Israel | Tahan | Lebih | dari | Warga | Palestina | Terkait | Kebakaran | Okezone | News | AVIV | Pemerintah | meningkatkan | upaya | untuk | memadamkan | kebakaran | dahsyat | yang | melanda | sejumlah | besar | wilayah | hutannya | memaksa | ribuan | orang | mengungsi. | Pihak | berwenang | dilaporkan | telah | menangkap | warga | diduga | melakukan | pembakaran. Petugas | pemadam | dibantu | darurat | Yunani, | Siprus, | Kroasia, | Italia, | Rusia, | Turki | berusaha | keras | api. | Meski | sebagian | titik | berhasil | dipadamkan, | baru | menyebar | bagian | utara | tengah | Tepi | Barat | berkobar | selama | lima | hari | berturut-turut. BERITA | REKOMENDASI Cuaca | kering | angin | timur | membantu | mengobarkan | mulai | menjalar | sejak | Selasa, | November | seluruh | negeri. | Perdana | Menteri | (PM) | Benyamin | Netanyahu | mengatakan | peristiwa | adalah | sebuah | terorisme | pembakaran | beberapa | tampak | dipicu | dengan | sengaja. Keterangan | militer | dilansir | Reuters, | Minggu | (27/11/2016) | mengatakan, | pasukan | keamanan | lebih | sebagai | pelaku | dalam | terakhir. | Tiga | antara | mereka | tertangkap | membawa | botol | bensin, | sarung | tangan, | pemantik | api. Pimpinan | belum | memberikan | respons | resminya | mengenai | penangkapan | ini. | Namun, | politikus | Arab | Ayman | Odeh | menolak | anggapan | bertanggung | jawab | atas | tersebut. | menuduh | memanfaatkan | situasi | terjadi | penghasutan | terhadap | minoritas | Arab. |

Senin, 05 Desember 2016

Langka, PM Israel Berterima Kasih kepada Presiden Palestina

Senin, 28 November 2016 | 04:26 WIB

Langka, PM Israel Berterima Kasih kepada Presiden Palestina

Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar rumah akibat kebakaran hutan di Haifa, Israel, 24 November 2016. Hembusan angin ekstrim dan kekeringan membuat api cepat menjalar ke pemukiman warga. REUTERS/Baz Ratner

TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menghubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Sabtu malam. Ia berterima kasih kepada Palestina karena membantu memadamkan kebakaran yang melanda Israel sejak Selasa. Kebakaran besar ini membuat ribuan rakyat Israel mengungsi dan merusak ribuan tempat tinggal.

Melalui sambungan telepon, Netanyahu menyampaikan terima kasihnya atas bantuan delapan mobil pemadam kebakaran dan 40 petugas yang disediakan otoritas Palestina. Selain Palestina, beberapa negara turut membantu Israel memadamkan api seperti dari Siprus, Bulgaria, Kroasia, Italia, Turki, Rusia, dan Amerika Serikat yang menyediakan supertanker, pesawat pemadam kebakaran terbesar di dunia.

“PM Netanyahu telah menghubungi Presiden Palestina Abu Mazen (Mahmoud Abbas) dan berterima kasih kepadanya karena mengirimkan pemadam kebakaran untuk membantu memadamkan api,” cuit akun Twitter resmi kantor Perdana Menteri Israel, Ahad, 27 November 2016.

“Perdana Menteri Netanyahu juga mengapresiasi orang-orang Yahudi dan Arab sama-sama membuka rumah mereka bagi korban kebakaran,” tulisnya.

Sebelumnya, pemerintah Israel memang telah menerima tawaran bantuan dari otoritas Palestina guna memadamkan kebakaran yang terjadi di penjuru Israel. Palestina mengirimkan empat tim pemadam kebakarannya.

AHMAD FAIZ | TIMES OF ISRAEL | TWITTER

"

| Langka, | Israel | Berterima | Kasih | kepada | Presiden | Palestina | Senin | November | 2016 | 04:26 | WIB< | p> < | div> Petugas | pemadam | kebakaran | berusaha | memadamkan | yang | membakar | rumah | hutan | Haifa | Hembusan | angin | ekstrim | kekeringan | membuat | cepat | menjalar | pemukiman | warga | REUTERS | Ratner< | p> < | div> TEMPO | strong> | Jakarta< | Perdana | Menteri | Benjamin | Netanyahu | telah | menghubungi | Mahmoud | Abbas | pada | Sabtu | malam | berterima | kasih | karena | membantu | melanda | sejak | Selasa | Kebakaran | besar | ribuan | rakyat | mengungsi | merusak | tempat | tinggal | p>Mei | sambungan | telepon | menyampaikan | terima | kasihnya | atas | bantuan | delapan | mobil | petugas | disedi | otoritas | Selain | beberapa | negara | turut | seperti | Siprus | Bulgaria | Kroasia | Italia | Turki | Rusia | Amerika | Serikat | menyedi | supertanker | pesawat | terbesar | dunia | p>“PM | Mazen | (Mahmoud | Abbas) | kepadanya | mengirimkan | untuk | cuit | akun | Twitter | resmi | kantor | Ahad | p>“Perdana | juga | mengapresiasi | orang | Yahudi | Arab | sama | membuka | bagi | korban | tulisnya | p>Senya | pemerintah | memang | menerima | tawaran | guna | terjadi | penjuru | empat | kebakarannya | p>AHMAD | FAIZ | TIMES | ISRAEL | TWITTER< | strong>< | p> |

Kamis, 08 Desember 2016

AS Tolak Ide Israel Soal Pembicaraan Damai dengan Palestina

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry menyatakan, pihaknya menolak ide Israel terkait pembicaraan damai dengan Palestina. Foto/Reuters

WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry menyatakan, pihaknya menolak ide Israel terkait pembicaraan damai dengan Palestina. Israel berencana untuk membuat pembicaraan terpisah dengan sejumlah negara Arab.

Kerry menegaskan, tidak akan ada upaya damai terpisah terkait dengan Palestina. Dia juga mengatakan, perdamaian di Palestina akan menjadi kunci dari perdamaian di kawasan Timur Tengah.

"Tidak, tidak, tidak dan tidak. Tidak akan ada pembicaraan dan perdamaian terpisah dengan dunia Arab tanpa proses Palestina dan perdamaian Palestina," kata Kerry dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Russia Today pada Senin (5/12).

Dalam pernyataanya, Kerry turut mendorong Tel Aviv untuk menghentikan pembangunan pemukiman Yahudi di wilayah Tepi Barat.

Sementara itu, di kesempatan yang sama, Kerry juga turut menyinggung mengenai kesepakatan nuklir Iran. Dimana, dia menyatakan kesepakatan Iran tidak boleh dibatalkan, dan dia yakin melalui kesepakatan itu dunia dapat memantau perkembangan teknologi nuklir Iran.

"Ketentuan monitoring akan memungkinkan untuk mendeteksi kemajuan teknologi nuklir yang dibuat oleh Teheran, dan dalam setiap pilihan yang kita miliki saat ini akan tersedia bagi kita kemudian hari," tukasnya.

(esn)
dibaca 17.324x

"

| Tolak | Israel | Soal | Pembicaraan | Damai | dengan | Palestina | Menteri | Luar | Negeri | Amerika | Serikat | (AS) | John | Kerry | menyat | pihaknya | menolak | terkait | pembicaraan | damai | Foto | Reuters < | p>WASHINGTON< | strong> | berencana | untuk | membuat | terpisah | sejumlah | negara | Arab | menegaskan | upaya | juga | mengat | perdamaian | menjadi | kunci | kawasan | Timur | Tengah | p>Tidak | Tidak | dunia | tanpa | proses | kata | dalam | sebuah | pernyataan | seperti | dilansir | Russia | Today | pada | Senin | p>Dalam | pernyataanya | turut | mendorong | Aviv | menghentikan | pembangunan | pemukiman | Yahudi | wilayah | Tepi | Barat | p>Sementara | kesempatan | yang | sama | menyinggung | mengenai | kesepakatan | nuklir | Iran | Dimana | boleh | dibatalkan | yakin | dapat | memantau | perkembangan | teknologi | p>Ketentuan | monitoring | memungkinkan | mendeteksi | kemajuan | dibuat | oleh | Teheran | setiap | pilihan | miliki | saat | tersedia | bagi | kemudian | hari | tukasnya | p>(esn< | span>)dibaca | 324x< | span>< | div> |