Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri timur. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri timur. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Desember 2016

PBB Kecam Legalisasi Pemukiman Israel di Lahan Palestina

Metrotvnews.com, Tel Aviv: Kepala Dewan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengecam undang-undang yang dikeluarkan di Israel, mengenai pemukiman ilegal di Tepi Barat.

Undang-undang buatan Israel itu melegalkan sekitar 4.000 rumah pemukim yang dibangun di wilayah lahan pribadi pihak Palestina. 

"Kami mendesak para anggota pemangku kebijakan untuk mempertimbangkan dukungan atas undang-undang ini. Jika diterapkan, aturan tersebut akan menimbulkan konsekuensi meluas serta membuat reputasi Israel di seluruh dunia tambah rusak," ujar Komisioner HAM PBB Zeid Ra'ad Al Hussein, seperti dikutip Middle East Monitor, Jumat (9/12/2016).

Zeid menambahkan, mengubah penggunaan lahan yang dimiliki secara pribadi oleh warga Palestina untuk dibangun pemukiman Israel, dianggap melanggar hukum internasional. Terlebih, pembangunan itu dilakukan tanpa ada izin pemilik lahan.

"Israel sebagai pihak yang memiliki kekuasaan untuk menduduki lahan, harus menghormati properti pribadi dari warga Palestina. Tidak peduli apakah ada kompensasi yang disediakan," lanjut Zeid, dalam pernyataannya.

Sekitar 400 ribu pemukim Israel saat ini hidup di Tepi Barat, termasuk di wilayah Yerusalem Timur yang dicaplok. Mereka hidup bersama 2,6 juta warga Palestina.

Amerika Serikat, PBB dan Uni Eropa memperingatkan Israel atas pembangunan pemukiman itu. Mereka menilai pembangunan ini bisa merusak jalan pembentukan dua negara yang bisa mengakhiri konflik berkepanjangan di Timur Tengah.

Sementara, seluruh pemukiman Israel dianggap sebagai ilegal dalam hukum internasional. Israel sendiri mengklaim sendiri wilayah pemukiman yang terotorisasi atau belum.

"Seluruh pemukiman Israel, baik yang berada di lingkar luar dan dibangun tanpa izin resmi, jelas tidak ilegal di bahwa hukum internasional dan memblokir jalan damai," tegas Zeid.

"Pemumkiman ini juga menjadi penyebab dasar dari pelanggaran HAM di dalam wilayah Tepi Barat, termasuk Yerusalem timur," pungkasnya.

57 anggota Parlemen Israel atau biasa disebut Knesset, pada Rabu 7 Desember meloloskan rangcangan undang-undang mengenai pembangunan pemukiman ini. Sementara 51 lainnya menentang undang-undang itu.

(FJR)

"

| Kecam | Legalisasi | Pemukiman | Israel | Lahan | Palestina | Metrotvnews | Aviv< | strong>: | Kepala | Dewan | Perserikatan | Bangsa | (PBB) | mengecam | undang | yang | dikeluarkan | mengenai | pemukiman | ilegal | Tepi | Barat | p> Undang | buatan | melegalkan | rumah | pemukim | dibangun | wilayah | lahan | pribadi | pihak | p> Kami | mendesak | para | anggota | pemangku | kebij | untuk | mempertimbangkan | dukungan | atas | Jika | diterapkan | aturan | tersebut | menimbulkan | konsekuensi | meluas | serta | membuat | reputasi | seluruh | dunia | tambah | rusak | ujar | Komisioner | Zeid | Raad | Hussein | seperti | dikutip | Middle | East | Monitor< | Jumat | 2016) | p> Zeid | menambahkan | mengubah | penggunaan | dimiliki | secara | oleh | warga | dianggap | melanggar | hukum | internasional | Terlebih | pembangunan | dilakukan | tanpa | izin | pemilik | p> Israel | sebagai | memiliki | kekuasaan | menduduki | harus | menghormati | properti | Tidak | peduli | apakah | kompensasi | disedi | lanjut | dalam | pernyataannya | p> Ser | ribu | saat | hidup | termasuk | Yerusalem | Timur | dicaplok | Mereka | bersama | juta | p> Amerika | Serikat | Eropa | memperingatkan | menilai | merusak | jalan | pembentukan | negara | mengakhiri | konflik | berkepanjangan | Tengah | p> Sementara | sendiri | mengklaim | terotorisasi | atau | p> Seluruh | baik | berada | lingkar | luar | resmi | jelas | bahwa | memblokir | damai | tegas | p> Pemumkiman | juga | menjadi | penyebab | dasar | pelanggaran | timur | pungkasnya | p> 57 | Parlemen | biasa | disebut | Knesset | pada | Rabu | Desember | meloloskan | rangcangan | Sementara | lainnya | menentang | p> (FJR)< |

Selasa, 06 Desember 2016

Ketua MPR dan Parlemen Iran Sepakat Bantu Palestina dan Rohingnya

Liputan6.com, Jakarta - Iran dan Indonesia sepakat bekerja sama meningkatkan peran aktif untuk mempercepat kemerdekaan Palestina. Selain itu, keduanya juga akan mengupayakan perlindungan bagi komunitas muslim Rohingnya di Myanmar.

Kesepakatan itu merupakan salah satu hasil pertemuan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dan Ketua Parlemen Iran Ali Larijani di Kantor Parlemen Iran di Teheran, Senin 5 Desember 2016 waktu setempat.

"Isu Rohingnya dan Palestina harus mendapat Perhatian khusus dari saudara saudaranya sesama muslim. Parlemen Indonesia dan Iran sepakat terlibat aktif upayakan kemerdekaan Palestina dan Perlindungan untuk Rohingnya," jelas Zulkifli dalam keterangan tertulisnya.

Dia juga menyampaikan itikad baik Indonesia untuk terlibat aktif menciptakan perdamaian di Timur Tengah, yang sampai saat ini dilanda konflik berkepanjangan.

"Bersyukur itikad baik Indonesia disambut baik Parlemen Iran. Semoga dengan kerja sama Indonesia-Iran ini, Timur Tengah yang damai, aman, dan stabil bisa terwujud," ungkap Zulkifli.

Melalui pertemuan antar-Ketua Parlemen ini, Iran dan Indonesia juga sepakat untuk meningkatkan hubungan bilateral antar kedua negara di bidang ekonomi, politik, maupun sosial budaya.

"Iran dan Indonesia sama sama negara mayoritas muslim yang ekonominya sedang tumbuh. Ini momentum yang baik untuk tingkatkan kerjasama di bidang ekonomi, politik maupun budaya seperti pertukaran pelajar atau pemberian beasiswa bagi mahasiswa kedua negara," Zulkifli Hasan memungkas.

"

| Ketua | Parlemen | Iran | Sepakat | Bantu | Palestina | Rohingnya | Liputan6 | Jakarta | strong> | Indonesia | sepakat | bekerja | sama | meningkatkan | peran | aktif | untuk | mempercepat | kemerdekaan | Palestina< | Selain | keduanya | juga | mengupay | perlindungan | bagi | komunitas | muslim | Myanmar | p> Kesepakatan | merup | salah | satu | hasil | pertemuan Ketua | Zulkifli | Hasan< | Larijani | Kantor | Teheran | Senin | Desember | 2016 | waktu | setempat | p> Isu | harus | mendapat | Perhatian | khusus | saudara | saudaranya | sesama | terlibat | upay | Perlindungan | jelas | dalam | keterangan | tertulisnya | p> Dia | menyampaikan | itikad | baik | mencipt | perdamaian | Timur | Tengah | yang | sampai | saat | dilanda | konflik | berkepanjangan | p> Bersyukur | disambut | Semoga | dengan | kerja | damai | aman | stabil | terwujud | ungkap | p>Mei | pertemuan | antar | hubungan | bilateral | kedua | negara | bidang | ekonomi | politik | maupun | sosial | budaya | p>Iran | mayoritas | ekonominya | tumbuh | momentum | tingkatkan | kerjasama | seperti | pertukaran | pelajar | atau | pemberian | beasiswa | mahasiswa |  Zulkifli | memungkas | p> |

Senin, 05 Desember 2016

Lihat Tanda-tanda di Indonesia, Ulama Palestina: “Semoga Kalian yang Dimaksud Rasulullah”

Eramuslim.com â€" Rasulullah pernah mensabdakan bahwa pembawa kejayaan akhir zaman akan datang dari arah Timur. Setelah melihat tanda-tanda yang terjadi di Indonesia, Wakil Ketua Rabithah ‘Ulama Palestina Syaikh Dr. Abu Bakr Al ‘Awawidah menyampaikan harapannya, semoga yang dimaksud Rasulullah itu adalah umat Islam Indonesia.

Sebab bangsa-bangsa lain sudah pernah dipilih Allah untuk menjayakan agama Islam. Arab sudah, Persia sudah, Kurdi sudah, Mamluk sudah, Turki juga sudah.

Berikut ini harapan Syaikh Abu Bakr seperti dikisahkan Ustadz Salim A Fillah di situs pribadinya salimafillah.com pada 13 Juli 2015. Mungkin setelah melihat Aksi 212, tanda-tanda yang dilihat Syaikh Abu Bakr semakin jelas.

ulama-palestina

***

Suatu saat kami sedang duduk di Masjid Jogokariyan, di hadirat Syaikh Dr. Abu Bakr Al ‘Awawidah, Wakil Ketua Rabithah ‘Ulama Palestina. Kami katakan pada beliau, “Ya Syaikh, berbagai telaah menyatakan bahwa persoalan Palestina ini takkan selesai sampai bangsa ‘Arab bersatu. Bagaimana pendapat Anda?”

Beliau tersenyum. “Tidak begitu ya Ukhayya“, ujarnya lembut. “Sesungguhnya Allah memilih untuk menjayakan agamanya ini sesiapa yang dipilihNya di antara hambaNya; Dia genapkan untuk mereka syarat-syaratnya, lalu Dia muliakan mereka dengan agama dan kejayaan itu.”

“Pada kurun awal”, lanjut beliau, “Allah memilih Bangsa ‘Arab. Dipimpin Rasulullah, Khulafaur Rasyidin, dan beberapa penguasa Daulah ‘Umawiyah, agama ini jaya. Lalu ketika para penguasa Daulah itu beserta para punggawanya menyimpang, Allahpun mencabut amanah penjayaan itu dari mereka.”

“Di masa berikutnya, Allah memilih bangsa Persia. Dari arah Khurasan mereka datang menyokong Daulah ‘Abbasiyah. Maka penyangga utama Daulah ini, dari Perdana Menterinya, keluarga Al Baramikah, hingga panglima, bahkan banyak ‘Ulama dan Cendikiawannya Allah bangkitkan dari kalangan orang Persia.”

“Lalu ketika Bangsa Persia berpaling dan menyimpang, Allah cabut amanah itu dari mereka; Allah berikan pada orang-orang Kurdi; puncaknya Shalahuddin Al Ayyubi dan anak-anaknya.”

“Ketika mereka juga berpaling, Allah alihkan amanah itu pada bekas-bekas budak dari Asia Tengah yang disultankan di Mesir; Quthuz, Baybars, Qalawun di antaranya. Mereka, orang-orang Mamluk.”

“Ketika para Mamalik ini berpaling, Allah pula memindahkan amanah itu pada Bangsa Turki; ‘Utsman Orthughrul dan anak turunnya, serta khususnya Muhammad Al Fatih.”

“Ketika Daulah ‘Aliyah ‘Utsmaniyah ini berpaling juga, Allah cabut amanah itu dan rasa-rasanya, hingga hari ini, Allah belum menunjuk bangsa lain lagi untuk memimpin penjayaan Islam ini.”

Beliau menghela nafas panjang, kemudian tersenyum. Dengan matanya yang buta oleh siksaan penjara Israel, dia arahkan wajahnya pada kami lalu berkata. “Sungguh di antara bangsa-bangsa besar yang menerima Islam, bangsa kalianlah; yang agak pendek, berkulit kecoklatan, lagi berhidung pesek”, katanya sedikit tertawa, “Yang belum pernah ditunjuk Allah untuk memimpin penzhahiran agamanya ini.”

“Dan bukankah Rasulullah bersabda bahwa pembawa kejayaan akhir zaman akan datang dari arah Timur dengan bendera-bendera hitam mereka? Dulu para ‘Ulama mengiranya Khurasan, dan Daulah ‘Abbasiyah sudah menggunakan pemaknaan itu dalam kampanye mereka menggulingkan Daulah ‘Umawiyah. Tapi kini kita tahu; dunia Islam ini membentang dari Maghrib; dari Maroko, sampai Merauke”, ujar beliau terkekeh.

“Maka sungguh aku berharap, yang dimaksud oleh Rasulullah itu adalah kalian, wahai bangsa Muslim Nusantara. Hari ini, tugas kalian adalah menggenapi syarat-syarat agar layak ditunjuk Allah memimpin peradaban Islam.”

“Ah, aku sudah melihat tanda-tandanya. Tapi barangkali kami, para pejuang Palestina masih harus bersabar sejenak berjuang di garis depan. Bersabar menanti kalian layak memimpin. Bersabar menanti kalian datang. Bersabar hingga kita bersama shalat di Masjidil Aqsha yang merdeka insyaallah.” (yk/tarbawia)

"

| Lihat | Tanda-tanda | Indonesia, | Ulama | Palestina: | “Semoga | Kalian | yang | Dimaksud | Rasulullah” | Home< | span> | Berita< | Berita | Nasional< | Tanda | tanda | Indonesia | Rasulullah”< | strong>< | span>< | p> | Eramuslim | Rasulullah | pernah | mensabd | bahwa | pembawa | kejayaan | akhir | zaman | datang | arah | Timur | Setelah | melihat | terjadi | Wakil | Ketua | Rabithah | ‘Ulama | Palestina | Syaikh | Bakr | ‘Awawidah | menyampaikan | harapannya | semoga | dimaksud | adalah | umat | Islam | p> Sebab | bangsa | lain | dipilih | Allah | untuk | menjay | agama | Arab | Persia | Kurdi | Mamluk | Turki | juga | p> Berikut | harapan | seperti | dikisahkan | Ustadz | Salim | Fillah | situs | pribadinya | salimafillah | pada | Juli | 2015 | Mungkin | setelah | Aksi | dilihat | semakin | jelas | p> < | p> ***< | p> Suatu | saat | kami | duduk | Masjid | Jogokariyan | hadirat | Kami | beliau | “Ya | berbagai | telaah | menyat | persoalan | takkan | selesai | sampai | ‘Arab | bersatu | Bagaimana | pendapat | Anda | ”< | p> Beliau | tersenyum | “Tidak | begitu | Ukhayya“ | ujarnya | lembut | “Sesungguhnya | memilih | agamanya | sesiapa | dipilihNya | antara | hambaNya; | genapkan | syarat | syaratnya | muli | dengan | p> “Pada | kurun | awal” | lanjut | “Allah | Bangsa | Dipimpin | Khulafaur | Rasyidin | beberapa | penguasa | Daulah | ‘Umawiyah | jaya | Lalu | ketika | para | beserta | punggawanya | menyimpang | Allahpun | mencabut | amanah | penjayaan | p> “Di | masa | berikutnya | Dari | Khurasan | menyokong | ‘Abbasiyah | Maka | penyangga | utama | Perdana | Menterinya | keluarga | Baramikah | panglima | bahkan | banyak | Cendikiawannya | bangkitkan | kalangan | orang | p> “Lalu | berpaling | cabut | berikan | Kurdi; | puncaknya | Shalahuddin | Ayyubi | anak | anaknya | p> “Ketika | alihkan | bekas | budak | Asia | Tengah | disultankan | Mesir; | Quthuz | Baybars | Qalawun | antaranya | Mereka | Mamalik | pula | memindahkan | Turki; | ‘Utsman | Orthughrul | turunnya | serta | khususnya | Muhammad | Fatih | ‘Aliyah | ‘Utsmaniyah | rasa | rasanya | hari | menunjuk | lagi | memimpin | menghela | nafas | panjang | kemudian | Dengan | matanya | buta | oleh | siksaan | penjara | Israel | arahkan | wajahnya | berkata | “Sungguh | besar | menerima | kalianlah; | agak | pendek | berkulit | kecoklatan | berhidung | pesek” | katanya | sedikit | tertawa | “Yang | ditunjuk | penzhahiran | p> “Dan | bukankah | bersabda | bendera | hitam | Dulu | mengiranya | menggun | pemaknaan | dalam | kampanye | menggulingkan | Tapi | kini | tahu; | dunia | membentang | Maghrib; | Maroko | Merauke” | ujar | terkekeh | p> “Maka | sungguh | berharap | kalian | wahai | Muslim | Nusantara | Hari | tugas | menggenapi | agar | layak | peradaban | p> “Ah | tandanya | barangkali | pejuang | masih | harus | bersabar | sejenak | berjuang | garis | depan | Bersabar | menanti | bersama | shalat | Masjidil | Aqsha | merdeka | insyaallah | tarbawia)< | div> |

Ketua MPR dan Parlemen Iran Sepakat Bantu Palestina dan Rohingnya

Liputan6.com, Jakarta - Iran dan Indonesia sepakat bekerja sama meningkatkan peran aktif untuk mempercepat kemerdekaan Palestina. Selain itu, keduanya juga akan mengupayakan perlindungan bagi komunitas muslim Rohingnya di Myanmar.

Kesepakatan itu merupakan salah satu hasil pertemuan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dan Ketua Parlemen Iran Ali Larijani di Kantor Parlemen Iran di Teheran, Senin 5 Desember 2016 waktu setempat.

"Isu Rohingnya dan Palestina harus mendapat Perhatian khusus dari saudara saudaranya sesama muslim. Parlemen Indonesia dan Iran sepakat terlibat aktif upayakan kemerdekaan Palestina dan Perlindungan untuk Rohingnya," jelas Zulkifli dalam keterangan tertulisnya.

Dia juga menyampaikan itikad baik Indonesia untuk terlibat aktif menciptakan perdamaian di Timur Tengah, yang sampai saat ini dilanda konflik berkepanjangan.

"Bersyukur itikad baik Indonesia disambut baik Parlemen Iran. Semoga dengan kerja sama Indonesia-Iran ini, Timur Tengah yang damai, aman, dan stabil bisa terwujud," ungkap Zulkifli.

Melalui pertemuan antar-Ketua Parlemen ini, Iran dan Indonesia juga sepakat untuk meningkatkan hubungan bilateral antar kedua negara di bidang ekonomi, politik, maupun sosial budaya.

"Iran dan Indonesia sama sama negara mayoritas muslim yang ekonominya sedang tumbuh. Ini momentum yang baik untuk tingkatkan kerjasama di bidang ekonomi, politik maupun budaya seperti pertukaran pelajar atau pemberian beasiswa bagi mahasiswa kedua negara," Zulkifli Hasan memungkas.

"

| Ketua | Parlemen | Iran | Sepakat | Bantu | Palestina | Rohingnya | Liputan6 | Jakarta | strong> | Indonesia | sepakat | bekerja | sama | meningkatkan | peran | aktif | untuk | mempercepat | kemerdekaan | Palestina< | Selain | keduanya | juga | mengupay | perlindungan | bagi | komunitas | muslim | Myanmar | p> Kesepakatan | merup | salah | satu | hasil | pertemuan Ketua | Zulkifli | Hasan< | Larijani | Kantor | Teheran | Senin | Desember | 2016 | waktu | setempat | p> Isu | harus | mendapat | Perhatian | khusus | saudara | saudaranya | sesama | terlibat | upay | Perlindungan | jelas | dalam | keterangan | tertulisnya | p> Dia | menyampaikan | itikad | baik | mencipt | perdamaian | Timur | Tengah | yang | sampai | saat | dilanda | konflik | berkepanjangan | p> Bersyukur | disambut | Semoga | dengan | kerja | damai | aman | stabil | terwujud | ungkap | p>Mei | pertemuan | antar | hubungan | bilateral | kedua | negara | bidang | ekonomi | politik | maupun | sosial | budaya | p>Iran | mayoritas | ekonominya | tumbuh | momentum | tingkatkan | kerjasama | seperti | pertukaran | pelajar | atau | pemberian | beasiswa | mahasiswa |  Zulkifli | memungkas | p> |

Ketua MPR RI dan Parlemen Iran Sepakat Bantu Rohingnya dan Palestina

TRIBUNNEWS.COM, TEHERAN - Iran dan Indonesia sepakat bekerjasama meningkatkan peran aktif untuk mempercepat kemerdekaan Palestina serta mengupayakan perlindungan bagi Komunitas Rohingnya di Myanmar.

Demikian salah satu hasil pertemuan Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan dan Ketua Parlemen Iran Ali Larijani di Kantor Parlemen Iran di Teheran, Senin (5/12) waktu setempat

"Isu Rohingnya dan Palestina harus mendapat Perhatian khusus dari saudara saudaranya sesama muslim. Parlemen Indonesia dan Iran sepakat terlibat aktif upayakan kemerdekaan Palestina dan Perlindungan untuk Rohingnya," ungkap Zulkifli Hasan.

Zulkifli Hasan juga menyampaikan itikad baik Indonesia untuk terlibat aktif menciptakan perdamaian di Timur Tengah, yang sampai saat ini dilanda konflik berkepanjangan

"Bersyukur itikad baik Indonesia disambut baik Parlemen Iran. Semoga dengan kerjasama Indonesia - Iran ini, Timur Tengah yang damai, aman dan stabil bisa terwujud," tutur Zulkifli Hasan.

Melalui pertemuan antar Ketua Parlemen ini, Iran dan Indonesia juga sepakat untuk meningkatkan hubungan bilateral antar kedua negara di bidang ekonomi, politik, maupun sosial budaya.

"Iran dan Indonesia sama sama negara mayoritas muslim yang ekonominya sedang tumbuh. Ini momentum yang baik untuk tingkatkan kerjasama di bidang ekonomi, politik maupun budaya seperti pertukaran pelajar atau pemberian beasiswa bagi mahasiswa kedua negara," jelas Zulkifli Hasan.

"

| Ketua | Parlemen | Iran | Sepakat | Bantu | Rohingnya | Palestina | TRIBUNNEWS | TEHERAN< | strong> | Indonesia | sepakat | bekerjasama | meningkatkan | peran | aktif | untuk | mempercepat | kemerdekaan | serta | mengupay | perlindungan | bagi | Komunitas | Rohingnya< | Myanmar | p> Demikian | salah | satu | hasil | pertemuan | Zulkifli | Hasan< | Larijani | Kantor | Iran< | Teheran | Senin | waktu | setempat< | p> Isu | harus | mendapat | Perhatian | khusus | saudara | saudaranya | sesama | muslim | terlibat | upay | Perlindungan | ungkap | p> Zulkifli | Hasan | juga | menyampaikan | itikad | baik | mencipt | perdamaian | Timur | Tengah | yang | sampai | saat | dilanda | konflik | berkepanjangan< | p> Bersyukur | disambut | Semoga | dengan | kerjasama | damai | aman | stabil | terwujud | tutur | p> Mei | antar | hubungan | bilateral | kedua | negara | bidang | ekonomi | politik | maupun | sosial | budaya | p> Iran | sama | mayoritas | ekonominya | tumbuh | momentum | tingkatkan | seperti | pertukaran | pelajar | atau | pemberian | beasiswa | mahasiswa | jelas | p> |

MPR RI-Parlemen Iran Sepakat Bantu Rohingya dan Palestina

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Iran dan Indonesia sepakat bekerja sama meningkatkan peran aktif untuk mempercepat kemerdekaan Palestina serta mengupayakan perlindungan bagi Komunitas Rohingya di Myanmar. Hal tersebut menjadi salah satu hasil pertemuan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dan Ketua Parlemen Iran Ali Larijani di Kantor Parlemen Iran di Teheran, Senin (5/12) waktu setempat.

"Isu Rohingya dan Palestina harus mendapat perhatian khusus dari saudara-saudaranya sesama Muslim. Parlemen Indonesia dan Iran sepakat terlibat aktif upayakan kemerdekaan Palestina dan perlindungan untuk Rohingya," kata Zulkifli.

Zulkifli juga menyampaikan itikad baik Indonesia untuk terlibat aktif menciptakan perdamaian di Timur Tengah, yang sampai saat ini dilanda konflik berkepanjangan. Dirinya bersyukur itikad baik Indonesia disambut baik Parlemen Iran.

"Semoga dengan kerjasama Indonesia-Iran ini, Timur Tengah yang damai, aman dan stabil bisa terwujud," ungkap Zulkifli.

Melalui pertemuan antarketua parlemen ini, Iran dan Indonesia juga sepakat untuk meningkatkan hubungan bilateral antarkedua negara di bidang ekonomi, politik, maupun sosial budaya. Menurutnya, Iran dan Indonesia sama -sama negara mayoritas muslim yang ekonominya sedang tumbuh.

"Ini momentum yang baik untuk tingkatkan kerja sama di bidang ekonomi, politik maupun budaya seperti pertukaran pelajar atau pemberian beasiswa bagi mahasiswa kedua negara," ujar dia, dikutip dari siaran persnya.

"

| RI-Parlemen | Iran | Sepakat | Bantu | Rohingya | Palestina | REPUBLIKA | JAKARTA | Indonesia | sepakat | bekerja | sama | meningkatkan | peran | aktif | untuk | mempercepat | kemerdekaan | serta | mengupay | perlindungan | bagi | Komunitas | Myanmar | tersebut | menjadi | salah | satu | hasil | pertemuan | Ketua | Zulkifli | Hasan | Parlemen | Larijani | Kantor | Teheran | Senin | waktu | setempat | p>Isu | harus | mendapat | perhatian | khusus | saudara | saudaranya | sesama | Muslim | terlibat | upay | kata | p>Zulkifli | juga | menyampaikan | itikad | baik | mencipt | perdamaian | Timur | Tengah | yang | sampai | saat | dilanda | konflik | berkepanjangan | Dirinya | bersyukur | disambut | p>Semoga | dengan | kerjasama | damai | aman | stabil | terwujud | ungkap | p>Mei | antarketua | parlemen | hubungan | bilateral | antarkedua | negara | bidang | ekonomi | politik | maupun | sosial | budaya | Menurutnya | mayoritas | muslim | ekonominya | tumbuh | p> Ini | momentum | tingkatkan | kerja | seperti | pertukaran | pelajar | atau | pemberian | beasiswa | mahasiswa | kedua | ujar | dikutip | siaran | persnya | p> |

MPR RI-Parlemen Iran Sepakat Bantu Rohingya dan Palestina

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Iran dan Indonesia sepakat bekerja sama meningkatkan peran aktif untuk mempercepat kemerdekaan Palestina serta mengupayakan perlindungan bagi Komunitas Rohingya di Myanmar. Hal tersebut menjadi salah satu hasil pertemuan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dan Ketua Parlemen Iran Ali Larijani di Kantor Parlemen Iran di Teheran, Senin (5/12) waktu setempat.

"Isu Rohingya dan Palestina harus mendapat perhatian khusus dari saudara-saudaranya sesama Muslim. Parlemen Indonesia dan Iran sepakat terlibat aktif upayakan kemerdekaan Palestina dan perlindungan untuk Rohingya," kata Zulkifli.

Zulkifli juga menyampaikan itikad baik Indonesia untuk terlibat aktif menciptakan perdamaian di Timur Tengah, yang sampai saat ini dilanda konflik berkepanjangan. Dirinya bersyukur itikad baik Indonesia disambut baik Parlemen Iran.

"Semoga dengan kerjasama Indonesia-Iran ini, Timur Tengah yang damai, aman dan stabil bisa terwujud," ungkap Zulkifli.

Melalui pertemuan antarketua parlemen ini, Iran dan Indonesia juga sepakat untuk meningkatkan hubungan bilateral antarkedua negara di bidang ekonomi, politik, maupun sosial budaya. Menurutnya, Iran dan Indonesia sama -sama negara mayoritas muslim yang ekonominya sedang tumbuh.

"Ini momentum yang baik untuk tingkatkan kerja sama di bidang ekonomi, politik maupun budaya seperti pertukaran pelajar atau pemberian beasiswa bagi mahasiswa kedua negara," ujar dia, dikutip dari siaran persnya.

"

| RI-Parlemen | Iran | Sepakat | Bantu | Rohingya | Palestina | REPUBLIKA | JAKARTA | Indonesia | sepakat | bekerja | sama | meningkatkan | peran | aktif | untuk | mempercepat | kemerdekaan | serta | mengupay | perlindungan | bagi | Komunitas | Myanmar | tersebut | menjadi | salah | satu | hasil | pertemuan | Ketua | Zulkifli | Hasan | Parlemen | Larijani | Kantor | Teheran | Senin | waktu | setempat | p>Isu | harus | mendapat | perhatian | khusus | saudara | saudaranya | sesama | Muslim | terlibat | upay | kata | p>Zulkifli | juga | menyampaikan | itikad | baik | mencipt | perdamaian | Timur | Tengah | yang | sampai | saat | dilanda | konflik | berkepanjangan | Dirinya | bersyukur | disambut | p>Semoga | dengan | kerjasama | damai | aman | stabil | terwujud | ungkap | p>Mei | antarketua | parlemen | hubungan | bilateral | antarkedua | negara | bidang | ekonomi | politik | maupun | sosial | budaya | Menurutnya | mayoritas | muslim | ekonominya | tumbuh | p> Ini | momentum | tingkatkan | kerja | seperti | pertukaran | pelajar | atau | pemberian | beasiswa | mahasiswa | kedua | ujar | dikutip | siaran | persnya | p> |

Ketua MPR dan Parlemen Iran Sepakat Bantu Palestina dan Rohingnya

Liputan6.com, Jakarta - Iran dan Indonesia sepakat bekerja sama meningkatkan peran aktif untuk mempercepat kemerdekaan Palestina. Selain itu, keduanya juga akan mengupayakan perlindungan bagi komunitas muslim Rohingnya di Myanmar.

Kesepakatan itu merupakan salah satu hasil pertemuan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dan Ketua Parlemen Iran Ali Larijani di Kantor Parlemen Iran di Teheran, Senin 5 Desember 2016 waktu setempat.

"Isu Rohingnya dan Palestina harus mendapat Perhatian khusus dari saudara saudaranya sesama muslim. Parlemen Indonesia dan Iran sepakat terlibat aktif upayakan kemerdekaan Palestina dan Perlindungan untuk Rohingnya," jelas Zulkifli dalam keterangan tertulisnya.

Dia juga menyampaikan itikad baik Indonesia untuk terlibat aktif menciptakan perdamaian di Timur Tengah, yang sampai saat ini dilanda konflik berkepanjangan.

"Bersyukur itikad baik Indonesia disambut baik Parlemen Iran. Semoga dengan kerja sama Indonesia-Iran ini, Timur Tengah yang damai, aman, dan stabil bisa terwujud," ungkap Zulkifli.

Melalui pertemuan antar-Ketua Parlemen ini, Iran dan Indonesia juga sepakat untuk meningkatkan hubungan bilateral antar kedua negara di bidang ekonomi, politik, maupun sosial budaya.

"Iran dan Indonesia sama sama negara mayoritas muslim yang ekonominya sedang tumbuh. Ini momentum yang baik untuk tingkatkan kerjasama di bidang ekonomi, politik maupun budaya seperti pertukaran pelajar atau pemberian beasiswa bagi mahasiswa kedua negara," Zulkifli Hasan memungkas.

"

| Ketua | Parlemen | Iran | Sepakat | Bantu | Palestina | Rohingnya | Liputan6 | Jakarta | strong> | Indonesia | sepakat | bekerja | sama | meningkatkan | peran | aktif | untuk | mempercepat | kemerdekaan | Palestina< | Selain | keduanya | juga | mengupay | perlindungan | bagi | komunitas | muslim | Myanmar | p> Kesepakatan | merup | salah | satu | hasil | pertemuan Ketua | Zulkifli | Hasan< | Larijani | Kantor | Teheran | Senin | Desember | 2016 | waktu | setempat | p> Isu | harus | mendapat | Perhatian | khusus | saudara | saudaranya | sesama | terlibat | upay | Perlindungan | jelas | dalam | keterangan | tertulisnya | p> Dia | menyampaikan | itikad | baik | mencipt | perdamaian | Timur | Tengah | yang | sampai | saat | dilanda | konflik | berkepanjangan | p> Bersyukur | disambut | Semoga | dengan | kerja | damai | aman | stabil | terwujud | ungkap | p>Mei | pertemuan | antar | hubungan | bilateral | kedua | negara | bidang | ekonomi | politik | maupun | sosial | budaya | p>Iran | mayoritas | ekonominya | tumbuh | momentum | tingkatkan | kerjasama | seperti | pertukaran | pelajar | atau | pemberian | beasiswa | mahasiswa |  Zulkifli | memungkas | p> |

Lihat Tanda-tanda di Indonesia, Ulama Palestina: “Semoga Kalian yang Dimaksud Rasulullah”

Eramuslim.com â€" Rasulullah pernah mensabdakan bahwa pembawa kejayaan akhir zaman akan datang dari arah Timur. Setelah melihat tanda-tanda yang terjadi di Indonesia, Wakil Ketua Rabithah ‘Ulama Palestina Syaikh Dr. Abu Bakr Al ‘Awawidah menyampaikan harapannya, semoga yang dimaksud Rasulullah itu adalah umat Islam Indonesia.

Sebab bangsa-bangsa lain sudah pernah dipilih Allah untuk menjayakan agama Islam. Arab sudah, Persia sudah, Kurdi sudah, Mamluk sudah, Turki juga sudah.

Berikut ini harapan Syaikh Abu Bakr seperti dikisahkan Ustadz Salim A Fillah di situs pribadinya salimafillah.com pada 13 Juli 2015. Mungkin setelah melihat Aksi 212, tanda-tanda yang dilihat Syaikh Abu Bakr semakin jelas.

ulama-palestina

***

Suatu saat kami sedang duduk di Masjid Jogokariyan, di hadirat Syaikh Dr. Abu Bakr Al ‘Awawidah, Wakil Ketua Rabithah ‘Ulama Palestina. Kami katakan pada beliau, “Ya Syaikh, berbagai telaah menyatakan bahwa persoalan Palestina ini takkan selesai sampai bangsa ‘Arab bersatu. Bagaimana pendapat Anda?”

Beliau tersenyum. “Tidak begitu ya Ukhayya“, ujarnya lembut. “Sesungguhnya Allah memilih untuk menjayakan agamanya ini sesiapa yang dipilihNya di antara hambaNya; Dia genapkan untuk mereka syarat-syaratnya, lalu Dia muliakan mereka dengan agama dan kejayaan itu.”

“Pada kurun awal”, lanjut beliau, “Allah memilih Bangsa ‘Arab. Dipimpin Rasulullah, Khulafaur Rasyidin, dan beberapa penguasa Daulah ‘Umawiyah, agama ini jaya. Lalu ketika para penguasa Daulah itu beserta para punggawanya menyimpang, Allahpun mencabut amanah penjayaan itu dari mereka.”

“Di masa berikutnya, Allah memilih bangsa Persia. Dari arah Khurasan mereka datang menyokong Daulah ‘Abbasiyah. Maka penyangga utama Daulah ini, dari Perdana Menterinya, keluarga Al Baramikah, hingga panglima, bahkan banyak ‘Ulama dan Cendikiawannya Allah bangkitkan dari kalangan orang Persia.”

“Lalu ketika Bangsa Persia berpaling dan menyimpang, Allah cabut amanah itu dari mereka; Allah berikan pada orang-orang Kurdi; puncaknya Shalahuddin Al Ayyubi dan anak-anaknya.”

“Ketika mereka juga berpaling, Allah alihkan amanah itu pada bekas-bekas budak dari Asia Tengah yang disultankan di Mesir; Quthuz, Baybars, Qalawun di antaranya. Mereka, orang-orang Mamluk.”

“Ketika para Mamalik ini berpaling, Allah pula memindahkan amanah itu pada Bangsa Turki; ‘Utsman Orthughrul dan anak turunnya, serta khususnya Muhammad Al Fatih.”

“Ketika Daulah ‘Aliyah ‘Utsmaniyah ini berpaling juga, Allah cabut amanah itu dan rasa-rasanya, hingga hari ini, Allah belum menunjuk bangsa lain lagi untuk memimpin penjayaan Islam ini.”

Beliau menghela nafas panjang, kemudian tersenyum. Dengan matanya yang buta oleh siksaan penjara Israel, dia arahkan wajahnya pada kami lalu berkata. “Sungguh di antara bangsa-bangsa besar yang menerima Islam, bangsa kalianlah; yang agak pendek, berkulit kecoklatan, lagi berhidung pesek”, katanya sedikit tertawa, “Yang belum pernah ditunjuk Allah untuk memimpin penzhahiran agamanya ini.”

“Dan bukankah Rasulullah bersabda bahwa pembawa kejayaan akhir zaman akan datang dari arah Timur dengan bendera-bendera hitam mereka? Dulu para ‘Ulama mengiranya Khurasan, dan Daulah ‘Abbasiyah sudah menggunakan pemaknaan itu dalam kampanye mereka menggulingkan Daulah ‘Umawiyah. Tapi kini kita tahu; dunia Islam ini membentang dari Maghrib; dari Maroko, sampai Merauke”, ujar beliau terkekeh.

“Maka sungguh aku berharap, yang dimaksud oleh Rasulullah itu adalah kalian, wahai bangsa Muslim Nusantara. Hari ini, tugas kalian adalah menggenapi syarat-syarat agar layak ditunjuk Allah memimpin peradaban Islam.”

“Ah, aku sudah melihat tanda-tandanya. Tapi barangkali kami, para pejuang Palestina masih harus bersabar sejenak berjuang di garis depan. Bersabar menanti kalian layak memimpin. Bersabar menanti kalian datang. Bersabar hingga kita bersama shalat di Masjidil Aqsha yang merdeka insyaallah.” (yk/tarbawia)

"

| Lihat | Tanda-tanda | Indonesia, | Ulama | Palestina: | “Semoga | Kalian | yang | Dimaksud | Rasulullah” | Home< | span> | Berita< | Berita | Nasional< | Tanda | tanda | Indonesia | Rasulullah”< | strong>< | span>< | p> | Eramuslim | Rasulullah | pernah | mensabd | bahwa | pembawa | kejayaan | akhir | zaman | datang | arah | Timur | Setelah | melihat | terjadi | Wakil | Ketua | Rabithah | ‘Ulama | Palestina | Syaikh | Bakr | ‘Awawidah | menyampaikan | harapannya | semoga | dimaksud | adalah | umat | Islam | p> Sebab | bangsa | lain | dipilih | Allah | untuk | menjay | agama | Arab | Persia | Kurdi | Mamluk | Turki | juga | p> Berikut | harapan | seperti | dikisahkan | Ustadz | Salim | Fillah | situs | pribadinya | salimafillah | pada | Juli | 2015 | Mungkin | setelah | Aksi | dilihat | semakin | jelas | p> < | p> ***< | p> Suatu | saat | kami | duduk | Masjid | Jogokariyan | hadirat | Kami | beliau | “Ya | berbagai | telaah | menyat | persoalan | takkan | selesai | sampai | ‘Arab | bersatu | Bagaimana | pendapat | Anda | ”< | p> Beliau | tersenyum | “Tidak | begitu | Ukhayya“ | ujarnya | lembut | “Sesungguhnya | memilih | agamanya | sesiapa | dipilihNya | antara | hambaNya; | genapkan | syarat | syaratnya | muli | dengan | p> “Pada | kurun | awal” | lanjut | “Allah | Bangsa | Dipimpin | Khulafaur | Rasyidin | beberapa | penguasa | Daulah | ‘Umawiyah | jaya | Lalu | ketika | para | beserta | punggawanya | menyimpang | Allahpun | mencabut | amanah | penjayaan | p> “Di | masa | berikutnya | Dari | Khurasan | menyokong | ‘Abbasiyah | Maka | penyangga | utama | Perdana | Menterinya | keluarga | Baramikah | panglima | bahkan | banyak | Cendikiawannya | bangkitkan | kalangan | orang | p> “Lalu | berpaling | cabut | berikan | Kurdi; | puncaknya | Shalahuddin | Ayyubi | anak | anaknya | p> “Ketika | alihkan | bekas | budak | Asia | Tengah | disultankan | Mesir; | Quthuz | Baybars | Qalawun | antaranya | Mereka | Mamalik | pula | memindahkan | Turki; | ‘Utsman | Orthughrul | turunnya | serta | khususnya | Muhammad | Fatih | ‘Aliyah | ‘Utsmaniyah | rasa | rasanya | hari | menunjuk | lagi | memimpin | menghela | nafas | panjang | kemudian | Dengan | matanya | buta | oleh | siksaan | penjara | Israel | arahkan | wajahnya | berkata | “Sungguh | besar | menerima | kalianlah; | agak | pendek | berkulit | kecoklatan | berhidung | pesek” | katanya | sedikit | tertawa | “Yang | ditunjuk | penzhahiran | p> “Dan | bukankah | bersabda | bendera | hitam | Dulu | mengiranya | menggun | pemaknaan | dalam | kampanye | menggulingkan | Tapi | kini | tahu; | dunia | membentang | Maghrib; | Maroko | Merauke” | ujar | terkekeh | p> “Maka | sungguh | berharap | kalian | wahai | Muslim | Nusantara | Hari | tugas | menggenapi | agar | layak | peradaban | p> “Ah | tandanya | barangkali | pejuang | masih | harus | bersabar | sejenak | berjuang | garis | depan | Bersabar | menanti | bersama | shalat | Masjidil | Aqsha | merdeka | insyaallah | tarbawia)< | div> |

Rabu, 07 Desember 2016

Ketua MPR dan Parlemen Iran Sepakat Bantu Palestina dan Rohingya

Liputan6.com, Jakarta - Iran dan Indonesia sepakat bekerja sama meningkatkan peran aktif untuk mempercepat kemerdekaan Palestina. Selain itu, keduanya juga akan mengupayakan perlindungan bagi komunitas muslim Rohingya di Myanmar.

Kesepakatan itu merupakan salah satu hasil pertemuan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dan Ketua Parlemen Iran Ali Larijani di Kantor Parlemen Iran di Teheran, Senin 5 Desember 2016 waktu setempat.

"Isu Rohingya dan Palestina harus mendapat Perhatian khusus dari saudara saudaranya sesama muslim. Parlemen Indonesia dan Iran sepakat terlibat aktif upayakan kemerdekaan Palestina dan Perlindungan untuk Rohingya," jelas Zulkifli dalam keterangan tertulisnya.

Dia juga menyampaikan itikad baik Indonesia untuk terlibat aktif menciptakan perdamaian di Timur Tengah, yang sampai saat ini dilanda konflik berkepanjangan.

"Bersyukur itikad baik Indonesia disambut baik Parlemen Iran. Semoga dengan kerja sama Indonesia-Iran ini, Timur Tengah yang damai, aman, dan stabil bisa terwujud," ungkap Zulkifli.

Melalui pertemuan antar-Ketua Parlemen ini, Iran dan Indonesia juga sepakat untuk meningkatkan hubungan bilateral antar kedua negara di bidang ekonomi, politik, maupun sosial budaya.

"Iran dan Indonesia sama sama negara mayoritas muslim yang ekonominya sedang tumbuh. Ini momentum yang baik untuk tingkatkan kerjasama di bidang ekonomi, politik maupun budaya seperti pertukaran pelajar atau pemberian beasiswa bagi mahasiswa kedua negara," Zulkifli Hasan memungkas.

"

| Ketua | Parlemen | Iran | Sepakat | Bantu | Palestina | Rohingya | Liputan6 | Jakarta | strong> | Indonesia | sepakat | bekerja | sama | meningkatkan | peran | aktif | untuk | mempercepat | kemerdekaan | Palestina< | Selain | keduanya | juga | mengupay | perlindungan | bagi | komunitas | muslim | Myanmar | p> Kesepakatan | merup | salah | satu | hasil | pertemuan Ketua | Zulkifli | Hasan< | Larijani | Kantor | Teheran | Senin | Desember | 2016 | waktu | setempat | p> Isu | harus | mendapat | Perhatian | khusus | saudara | saudaranya | sesama | terlibat | upay | Perlindungan | jelas | dalam | keterangan | tertulisnya | p> Dia | menyampaikan | itikad | baik | mencipt | perdamaian | Timur | Tengah | yang | sampai | saat | dilanda | konflik | berkepanjangan | p> Bersyukur | disambut | Semoga | dengan | kerja | damai | aman | stabil | terwujud | ungkap | p>Mei | pertemuan | antar | hubungan | bilateral | kedua | negara | bidang | ekonomi | politik | maupun | sosial | budaya | p>Iran | mayoritas | ekonominya | tumbuh | momentum | tingkatkan | kerjasama | seperti | pertukaran | pelajar | atau | pemberian | beasiswa | mahasiswa |  Zulkifli | memungkas | p> |