Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri tantangan. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri tantangan. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 Desember 2016

Jokowi Singgung Kemerdekaan Palestina Dalam Pembukaan Bali Democracy Forum

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurmulia Rekso Purnomo

TRIBUNNEWS.COM, BALI - Presiden Joko Widodo menyebut saat ini sejumlah negara dilanda kegamangan dan kekhawatiran.

Kegamangan dan kekhawatiran itu dipicu konflik-konflik yang ada, baik konflik yang baru saja tercipta maupun konflik lama yang tidak kunjung selesai.

"Termasuk perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina, yang masih belum mendapat hasil yang diharapkan," ujar Joko Widodo dalam sambutannya di pembukaan Bali Democracy Forum (BDF) IX, di Westin Resort, Nusa Dua, Bali, Rabu (8/12/2016).

Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa kegamangan dan kekhawatiran tersebut disebabkan berkembangnya paham radikalisme dan ekstrimisme di dunia.

Menurunnya toleransi dan kemauan untuk menerima perbedaan dan xenophobia atau ketakutan terhadap orang asing, juga memicu hal tersebut.

"Saya dapat mengerti jika situasi ini memunculkan rasa kekhawatiran dan kegamangan, lebih lagi dibarengi dengan kondisi ekonomi dunia yang penuh dengan ketidakpastian," katanya.

Begitu juga tantangan-tantangan lain yang dihadapi sejumlah negara mempengaruhi kondisi tersebut.

"Adanya tantangan dalam negeri baik tantangan politik, ekonomi dan sosial di hampir semua negara," ujarnya.

Menurut Jokowi, dalam situasi saat ini dibutuhkan rasa optimisme untuk bisa menghadapui berbagai tantangan.

"Optimisme yang dapat dihasilkan dari kita saling berbicara, optimisme yang dapat berkembang dari kita bertukar pikiran dan pengalaman," katanya.

Dalam kesempatan tersebut Presiden mengajak seluruh peserta BDF IX, untuk sama-sama membantu menyelesaikan masalah yang melanda berbagai negara itu.

Caranya dengan selalu mendukung demokrasi dan menyebarkan semangat toleransi serta saling pengertian.

"Maka tugas bagi kita semua disini, adalah memastikan bagaimana demokrasi dapat bekerja dengan baik, mendukung stabilitas dan perdamaian, dan mendatangkan kesejahteraan bagi rakyat," katanya.

"

| Jokowi | Singgung | Kemerdekaan | Palestina | Dalam | Pembukaan | Bali | Democracy | Forum | Laporan | Wartawan | Tribunnews | Nurmulia | Rekso | Purnomo< | strong>< | p> TRIBUNNEWS | BALI< | strong> | Presiden | Joko | Widodo< | menyebut | saat | sejumlah | negara | dilanda | kegamangan | kekhawatiran | p> Kegamangan | dipicu | konflik | yang | baik | baru | tercipta | maupun | lama | kunjung | selesai | p> Termasuk | perjuangan | kemerdekaan | rakyat | Palestina< | masih | mendapat | hasil | diharapkan | ujar | dalam | sambutannya | pembukaan | Bali< | (BDF) | Westin | Resort | Nusa | Rabu | 2016) | p> Dalam | kesempatan | tersebut | menegaskan | bahwa | dikan | berkembangnya | paham | radikalisme | ekstrimisme | dunia | p> Menurunnya | toleransi | kemauan | untuk | menerima | perbedaan | xenophobia | atau | ketakutan | terhadap | orang | asing | juga | memicu | p> Saya | dapat | mengerti | jika | situasi | memunculkan | rasa | lebih | lagi | dibarengi | dengan | kondisi | ekonomi | penuh | kepastian | katanya | p> Begitu | tantangan | lain | dihadapi | mempengaruhi | p> Adanya | negeri | politik | sosial | hampir | semua | ujarnya | p> Menurut | dibutuhkan | optimisme | menghadapui | berbagai | p> Optimisme | dihasilkan | saling | berbicara | berkembang | bertukar | pikiran | pengalaman | mengajak | seluruh | peserta | sama | membantu | menyelesaikan | masalah | melanda | p> Caranya | mendukung | demokrasi | menyebarkan | semangat | serta | pengertian | p> Maka | tugas | bagi | disini | adalah | memastikan | bagaimana | bekerja | stabilitas | perdamaian | mendatangkan | kesejahteraan | p> |

Jumat, 09 Desember 2016

Buka BDF, Jokowi Sorot Perjuangan Kemerdekaan Palestina

Liputan6.com, Nusa Dua - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, secara resmi membuka Bali Democracy Forum IX. Pertemuan tingkat menteri tersebut diadakan di Bali International Convention Center, Nusa Dua.

Pada tahun ini, forum diskusi yang diadakan oleh Kementerian Luar Negeri RI tersebut mengusung tema Religion, Democracy, and Pluralism.

Dalam kata sambutannya, Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, dirinya menangkap adanya kegamangan dan kekhawatiran dari negara-negara di dunia.

"Saya melihat bahwa pandangan ini tidak lepas, dari situasi dunia saat ini, konflik lama dan konflik baru terus berlangsung di sejumlah negara, termasuk perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina yang masih belum mendapat hasil yang diharapkan, berkembangnya dengan pesat paham radikalisme dan ekstrimisme di berbagai pelosok dunia, menurunnya rasa toleran dan kemauan untuk menerima perbedaan di banyak masyarakat dunia, bertumbuhnya aksi xenofobia," ujar Jokowi di Nusa Dua pada Kamis (7/12/2016).

Ia mengungkapkan, dirinya memahami bahwa situasi tersebut memunculkan rasa kekhawatiran dan kegamangan. Terlebih lagi hal itu dibarengi dengan kondisi ekonomi dunia yang penuh dengan ketidakpastian, serta adanya tantangan dalam negeri baik dari segi politik, ekonomi dan sosial di hampir semua negara.

"Dalam keadaan situasi inilah kita membutuhkan rasa optimisme, optimisme yang dapat dihasilkan dari kita saling berbicara, optimisme yang dapat berkembang dari kita bertukar pikiran dan pengalaman, optimisme yang saya harapkan dapat tumbuh dari hadirnya kita semua di Forum Demokrasi Bali ini," ujar Jokowi.

Bali Democarcy Forum adalah forum antar pemerintah yang bersifat tahunan, inklusif, dan terbuka yang membahas mengenai perkembangan demokrasi, khususnya di kawasan Asia Pasifik.

Tahun ini, sejumlah tokoh penting dunia turut hadir dalam BDF IX yang dilaksanakan pada 8-9 Desember 2016, yakni yakni mantan Sekjen PBB Kofi Annan, pemenang Nobel Perdamaian tahun 2015 Ouided Bouchamaoui dari Tunisia, dan mantan Sekjen ASEAN Surin Pitsuwan.

"

| Buka | BDF, | Jokowi | Sorot | Perjuangan | Kemerdekaan | Palestina | Liputan6 | Nusa | strong> | Presiden | Republik | Indonesia | Joko | Widodo< | secara | resmi | membuka | Bali | Democracy | Forum | Pertemuan | tingkat | menteri | tersebut | diad | International | Convention | Center | p> Pada | tahun | forum | diskusi | yang | oleh | Kementerian | Luar | Negeri | mengusung | tema | Religion | Pluralism | p> Dalam | kata | sambutannya | Jokowi< | mengungkapkan | bahwa | dalam | beberapa | terakhir | dirinya | menangkap | adanya | kegamangan | kekhawatiran | negara | dunia | p> Saya | melihat | pandangan | lepas | situasi | saat | konflik | lama | baru | terus | berlangsung | sejumlah | termasuk | perjuangan | kemerdekaan | rakyat | masih | mendapat | hasil | diharapkan | berkembangnya | dengan | pesat | paham | radikalisme | ekstrimisme | berbagai | pelosok | menurunnya | rasa | toleran | kemauan | untuk | menerima | perbedaan | banyak | masyarakat | bertumbuhnya | aksi | xenofobia | ujar | pada | Kamis | 2016) | p> Ia | memahami | memunculkan | Terlebih | lagi | dibarengi | kondisi | ekonomi | penuh | kepastian | serta | tantangan | negeri | baik | segi | politik | sosial | hampir | semua | keadaan | inilah | membutuhkan | optimisme | dapat | dihasilkan | saling | berbicara | berkembang | bertukar | pikiran | pengalaman | saya | harapkan | tumbuh | hadirnya | Demokrasi | p> Bali | Democarcy | adalah | antar | pemerintah | bersifat | tahunan | inklusif | terbuka | membahas | mengenai | perkembangan | demokrasi | khususnya | kawasan | Asia | Pasifik | p> Tahun | tokoh | penting | turut | hadir | dilaksan | Desember | 2016 | yakni | mantan | Sekjen | Kofi | Annan< | pemenang | Nobel | Perdamaian | 2015 | Ouided | Bouchamaoui | Tunisia | ASEAN | Surin | Pitsuwan | p> |

Kamis, 08 Desember 2016

Di BDF, Jokowi Bicara Soal Agama, Toleransi, dan Palestina

Presiden Jokowi saat membuka pertemuan BDF ke-9 yang digelar di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali. Foto/SINDOnews/Dok

BALI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, Indonesia secara aktif mendorong sinergi antara demokrasi, agama, dan toleransi. Indonesia adalah negara berpenduduk Islam terbesar di dunia dan Islam masuk ke Indonesia dengan cara damai.

Sehingga nilai mengenai perdamaian sampai saat ini terus dipegang oleh umat Islam Indonesia dan juga oleh semua umat di Indonesia.

“Selain Islam, Indonesia adalah rumah bagi umat Kristiani, Katolik, Hindu, Buddha dan Kong Hu Cu,” kata Jokowi saat membuka pertemuan Bali Democracy Forum (BDF) ke-9 yang digelar di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Badung, Bali, Kamis (8/12/2016).

Dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir ini, Jokowi menangkap adanya kegamangan dan kekhawatiran dari negara-negara di dunia dalam setiap pertemuan bertaraf internasional. Menurutnya hal in tidak lepas dari banyaknya konflik yang terjadi di sejumlah negara.
 
"Termasuk perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina yang masih belum mendapat hasil yang diharapkan, serta munculnya paham radikalisme dan ekstremisme di berbagai pelosok dunia. Menurunnya rasa toleran dan kemauan untuk menerima perbedaan di banyak masyarakat dunia, bertumbuhnya aksi xenofobia," ucap Jokowi.

Tantangan dari dalam negeri pun menurut Jokowi, muncul dalam bidang politik, ekonomi, dan sosial, dan hal itu dialami oleh hampir semua negara.

"Dalam keadaan situasi inilah kita membutuhkan rasa optimisme, optimisme yang dapat dihasilkan dari kita saling berbicara, optimisme yang dapat berkembang dari kita bertukar pikiran dan pengalaman. Optimisme yang saya harapkan dapat tumbuh dari hadirnya kita semua di Forum Demokrasi Bali ini," tuturnya.

(maf)
dibaca 1.058x

"

| BDF, | Jokowi | Bicara | Soal | Agama, | Toleransi, | Palestina | Presiden | saat | membuka | pertemuan | yang | digelar | Bali | International | Convention | Center | (BICC) | Nusa | Foto | SINDOnews | Dok < | p>BALI< | strong> | Joko | Widodo | (Jokowi) | menyat | Indonesia | secara | aktif | mendorong | sinergi | antara | demokrasi | agama | toleransi | adalah | negara | berpenduduk | Islam | terbesar | dunia | masuk | dengan | cara | damai | nilai | mengenai | perdamaian | sampai | terus | dipegang | oleh | umat | juga | semua | p>“Selain | rumah | bagi | Kristiani | Katolik | Hindu | Buddha | Kong | kata | Democracy | Forum | (BDF) | Badung | Kamis | 2016) | p>Dalam | kurun | waktu | beberapa | tahun | terakhir | menangkap | adanya | kegamangan | kekhawatiran | dalam | setiap | bertaraf | internasional | Menurutnya | lepas | banyaknya | konflik | terjadi | sejumlah |  Termasuk | perjuangan | kemerdekaan | rakyat | masih | mendapat | hasil | diharapkan | serta | munculnya | paham | radikalisme | ekstremisme | berbagai | pelosok | Menurunnya | rasa | toleran | kemauan | untuk | menerima | perbedaan | banyak | masyarakat | bertumbuhnya | aksi | xenofobia | ucap | p>Tantangan | negeri | menurut | muncul | bidang | politik | ekonomi | sosial | dialami | hampir | keadaan | situasi | inilah | membutuhkan | optimisme | dapat | dihasilkan | saling | berbicara | berkembang | bertukar | pikiran | pengalaman | Optimisme | saya | harapkan | tumbuh | hadirnya | Demokrasi | tuturnya | p>(maf< | span>)dibaca | 058x< | span>< | div> |

Di BDF, Jokowi Bicara Soal Agama, Toleransi, dan Palestina

Presiden Jokowi saat membuka pertemuan BDF ke-9 yang digelar di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali. Foto/SINDOnews/Dok

BALI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, Indonesia secara aktif mendorong sinergi antara demokrasi, agama, dan toleransi. Indonesia adalah negara berpenduduk Islam terbesar di dunia dan Islam masuk ke Indonesia dengan cara damai.

Sehingga nilai mengenai perdamaian sampai saat ini terus dipegang oleh umat Islam Indonesia dan juga oleh semua umat di Indonesia.

“Selain Islam, Indonesia adalah rumah bagi umat Kristiani, Katolik, Hindu, Buddha dan Kong Hu Cu,” kata Jokowi saat membuka pertemuan Bali Democracy Forum (BDF) ke-9 yang digelar di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Badung, Bali, Kamis (8/12/2016).

Dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir ini, Jokowi menangkap adanya kegamangan dan kekhawatiran dari negara-negara di dunia dalam setiap pertemuan bertaraf internasional. Menurutnya hal in tidak lepas dari banyaknya konflik yang terjadi di sejumlah negara.
 
"Termasuk perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina yang masih belum mendapat hasil yang diharapkan, serta munculnya paham radikalisme dan ekstremisme di berbagai pelosok dunia. Menurunnya rasa toleran dan kemauan untuk menerima perbedaan di banyak masyarakat dunia, bertumbuhnya aksi xenofobia," ucap Jokowi.

Tantangan dari dalam negeri pun menurut Jokowi, muncul dalam bidang politik, ekonomi, dan sosial, dan hal itu dialami oleh hampir semua negara.

"Dalam keadaan situasi inilah kita membutuhkan rasa optimisme, optimisme yang dapat dihasilkan dari kita saling berbicara, optimisme yang dapat berkembang dari kita bertukar pikiran dan pengalaman. Optimisme yang saya harapkan dapat tumbuh dari hadirnya kita semua di Forum Demokrasi Bali ini," tuturnya.

(maf)
dibaca 1.766x

"

| BDF, | Jokowi | Bicara | Soal | Agama, | Toleransi, | Palestina | Presiden | saat | membuka | pertemuan | yang | digelar | Bali | International | Convention | Center | (BICC) | Nusa | Foto | SINDOnews | Dok < | p>BALI< | strong> | Joko | Widodo | (Jokowi) | menyat | Indonesia | secara | aktif | mendorong | sinergi | antara | demokrasi | agama | toleransi | adalah | negara | berpenduduk | Islam | terbesar | dunia | masuk | dengan | cara | damai | nilai | mengenai | perdamaian | sampai | terus | dipegang | oleh | umat | juga | semua | p>“Selain | rumah | bagi | Kristiani | Katolik | Hindu | Buddha | Kong | kata | Democracy | Forum | (BDF) | Badung | Kamis | 2016) | p>Dalam | kurun | waktu | beberapa | tahun | terakhir | menangkap | adanya | kegamangan | kekhawatiran | dalam | setiap | bertaraf | internasional | Menurutnya | lepas | banyaknya | konflik | terjadi | sejumlah |  Termasuk | perjuangan | kemerdekaan | rakyat | masih | mendapat | hasil | diharapkan | serta | munculnya | paham | radikalisme | ekstremisme | berbagai | pelosok | Menurunnya | rasa | toleran | kemauan | untuk | menerima | perbedaan | banyak | masyarakat | bertumbuhnya | aksi | xenofobia | ucap | p>Tantangan | negeri | menurut | muncul | bidang | politik | ekonomi | sosial | dialami | hampir | keadaan | situasi | inilah | membutuhkan | optimisme | dapat | dihasilkan | saling | berbicara | berkembang | bertukar | pikiran | pengalaman | Optimisme | saya | harapkan | tumbuh | hadirnya | Demokrasi | tuturnya | p>(maf< | span>)dibaca | 766x< | span>< | div> |

Buka BDF, Jokowi Sorot Perjuangan Kemerdekaan Palestina

Liputan6.com, Nusa Dua - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, secara resmi membuka Bali Democracy Forum IX. Pertemuan tingkat menteri tersebut diadakan di Bali International Convention Center, Nusa Dua.

Pada tahun ini, forum diskusi yang diadakan oleh Kementerian Luar Negeri RI tersebut mengusung tema Religion, Democracy, and Pluralism.

Dalam kata sambutannya, Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, dirinya menangkap adanya kegamangan dan kekhawatiran dari negara-negara di dunia.

"Saya melihat bahwa pandangan ini tidak lepas, dari situasi dunia saat ini, konflik lama dan konflik baru terus berlangsung di sejumlah negara, termasuk perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina yang masih belum mendapat hasil yang diharapkan, berkembangnya dengan pesat paham radikalisme dan ekstrimisme di berbagai pelosok dunia, menurunnya rasa toleran dan kemauan untuk menerima perbedaan di banyak masyarakat dunia, bertumbuhnya aksi xenofobia," ujar Jokowi di Nusa Dua pada Kamis (7/12/2016).

Ia mengungkapkan, dirinya memahami bahwa situasi tersebut memunculkan rasa kekhawatiran dan kegamangan. Terlebih lagi hal itu dibarengi dengan kondisi ekonomi dunia yang penuh dengan ketidakpastian, serta adanya tantangan dalam negeri baik dari segi politik, ekonomi dan sosial di hampir semua negara.

"Dalam keadaan situasi inilah kita membutuhkan rasa optimisme, optimisme yang dapat dihasilkan dari kita saling berbicara, optimisme yang dapat berkembang dari kita bertukar pikiran dan pengalaman, optimisme yang saya harapkan dapat tumbuh dari hadirnya kita semua di Forum Demokrasi Bali ini," ujar Jokowi.

Bali Democarcy Forum adalah forum antar pemerintah yang bersifat tahunan, inklusif, dan terbuka yang membahas mengenai perkembangan demokrasi, khususnya di kawasan Asia Pasifik.

Tahun ini, sejumlah tokoh penting dunia turut hadir dalam BDF IX yang dilaksanakan pada 8-9 Desember 2016, yakni yakni mantan Sekjen PBB Kofi Annan, pemenang Nobel Perdamaian tahun 2015 Ouided Bouchamaoui dari Tunisia, dan mantan Sekjen ASEAN Surin Pitsuwan.

"

| Buka | BDF, | Jokowi | Sorot | Perjuangan | Kemerdekaan | Palestina | Liputan6 | Nusa | strong> | Presiden | Republik | Indonesia | Joko | Widodo< | secara | resmi | membuka | Bali | Democracy | Forum | Pertemuan | tingkat | menteri | tersebut | diad | International | Convention | Center | p> Pada | tahun | forum | diskusi | yang | oleh | Kementerian | Luar | Negeri | mengusung | tema | Religion | Pluralism | p> Dalam | kata | sambutannya | Jokowi< | mengungkapkan | bahwa | dalam | beberapa | terakhir | dirinya | menangkap | adanya | kegamangan | kekhawatiran | negara | dunia | p> Saya | melihat | pandangan | lepas | situasi | saat | konflik | lama | baru | terus | berlangsung | sejumlah | termasuk | perjuangan | kemerdekaan | rakyat | masih | mendapat | hasil | diharapkan | berkembangnya | dengan | pesat | paham | radikalisme | ekstrimisme | berbagai | pelosok | menurunnya | rasa | toleran | kemauan | untuk | menerima | perbedaan | banyak | masyarakat | bertumbuhnya | aksi | xenofobia | ujar | pada | Kamis | 2016) | p> Ia | memahami | memunculkan | Terlebih | lagi | dibarengi | kondisi | ekonomi | penuh | kepastian | serta | tantangan | negeri | baik | segi | politik | sosial | hampir | semua | keadaan | inilah | membutuhkan | optimisme | dapat | dihasilkan | saling | berbicara | berkembang | bertukar | pikiran | pengalaman | saya | harapkan | tumbuh | hadirnya | Demokrasi | p> Bali | Democarcy | adalah | antar | pemerintah | bersifat | tahunan | inklusif | terbuka | membahas | mengenai | perkembangan | demokrasi | khususnya | kawasan | Asia | Pasifik | p> Tahun | tokoh | penting | turut | hadir | dilaksan | Desember | 2016 | yakni | mantan | Sekjen | Kofi | Annan< | pemenang | Nobel | Perdamaian | 2015 | Ouided | Bouchamaoui | Tunisia | ASEAN | Surin | Pitsuwan | p> |

Jumat, 09 Desember 2016

Buka BDF, Jokowi Sorot Perjuangan Kemerdekaan Palestina

Liputan6.com, Nusa Dua - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, secara resmi membuka Bali Democracy Forum IX. Pertemuan tingkat menteri tersebut diadakan di Bali International Convention Center, Nusa Dua.

Pada tahun ini, forum diskusi yang diadakan oleh Kementerian Luar Negeri RI tersebut mengusung tema Religion, Democracy, and Pluralism.

Dalam kata sambutannya, Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, dirinya menangkap adanya kegamangan dan kekhawatiran dari negara-negara di dunia.

"Saya melihat bahwa pandangan ini tidak lepas, dari situasi dunia saat ini, konflik lama dan konflik baru terus berlangsung di sejumlah negara, termasuk perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina yang masih belum mendapat hasil yang diharapkan, berkembangnya dengan pesat paham radikalisme dan ekstrimisme di berbagai pelosok dunia, menurunnya rasa toleran dan kemauan untuk menerima perbedaan di banyak masyarakat dunia, bertumbuhnya aksi xenofobia," ujar Jokowi di Nusa Dua pada Kamis (7/12/2016).

Ia mengungkapkan, dirinya memahami bahwa situasi tersebut memunculkan rasa kekhawatiran dan kegamangan. Terlebih lagi hal itu dibarengi dengan kondisi ekonomi dunia yang penuh dengan ketidakpastian, serta adanya tantangan dalam negeri baik dari segi politik, ekonomi dan sosial di hampir semua negara.

"Dalam keadaan situasi inilah kita membutuhkan rasa optimisme, optimisme yang dapat dihasilkan dari kita saling berbicara, optimisme yang dapat berkembang dari kita bertukar pikiran dan pengalaman, optimisme yang saya harapkan dapat tumbuh dari hadirnya kita semua di Forum Demokrasi Bali ini," ujar Jokowi.

Bali Democarcy Forum adalah forum antar pemerintah yang bersifat tahunan, inklusif, dan terbuka yang membahas mengenai perkembangan demokrasi, khususnya di kawasan Asia Pasifik.

Tahun ini, sejumlah tokoh penting dunia turut hadir dalam BDF IX yang dilaksanakan pada 8-9 Desember 2016, yakni yakni mantan Sekjen PBB Kofi Annan, pemenang Nobel Perdamaian tahun 2015 Ouided Bouchamaoui dari Tunisia, dan mantan Sekjen ASEAN Surin Pitsuwan.

"

| Buka | BDF, | Jokowi | Sorot | Perjuangan | Kemerdekaan | Palestina | Liputan6 | Nusa | strong> | Presiden | Republik | Indonesia | Joko | Widodo< | secara | resmi | membuka | Bali | Democracy | Forum | Pertemuan | tingkat | menteri | tersebut | diad | International | Convention | Center | p> Pada | tahun | forum | diskusi | yang | oleh | Kementerian | Luar | Negeri | mengusung | tema | Religion | Pluralism | p> Dalam | kata | sambutannya | Jokowi< | mengungkapkan | bahwa | dalam | beberapa | terakhir | dirinya | menangkap | adanya | kegamangan | kekhawatiran | negara | dunia | p> Saya | melihat | pandangan | lepas | situasi | saat | konflik | lama | baru | terus | berlangsung | sejumlah | termasuk | perjuangan | kemerdekaan | rakyat | masih | mendapat | hasil | diharapkan | berkembangnya | dengan | pesat | paham | radikalisme | ekstrimisme | berbagai | pelosok | menurunnya | rasa | toleran | kemauan | untuk | menerima | perbedaan | banyak | masyarakat | bertumbuhnya | aksi | xenofobia | ujar | pada | Kamis | 2016) | p> Ia | memahami | memunculkan | Terlebih | lagi | dibarengi | kondisi | ekonomi | penuh | kepastian | serta | tantangan | negeri | baik | segi | politik | sosial | hampir | semua | keadaan | inilah | membutuhkan | optimisme | dapat | dihasilkan | saling | berbicara | berkembang | bertukar | pikiran | pengalaman | saya | harapkan | tumbuh | hadirnya | Demokrasi | p> Bali | Democarcy | adalah | antar | pemerintah | bersifat | tahunan | inklusif | terbuka | membahas | mengenai | perkembangan | demokrasi | khususnya | kawasan | Asia | Pasifik | p> Tahun | tokoh | penting | turut | hadir | dilaksan | Desember | 2016 | yakni | mantan | Sekjen | Kofi | Annan< | pemenang | Nobel | Perdamaian | 2015 | Ouided | Bouchamaoui | Tunisia | ASEAN | Surin | Pitsuwan | p> |