Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri sernya. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri sernya. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Desember 2016

VIDEO - Janna Jihad Ayyad, Jurnalis Kecil Bernyali Tinggi dari Palestina

SURYA.co.id - Janna Jihad. Gadis berusia 10 tahun dari Palestina itu jadi terkenal sepanjang tahun ini.

Ia hidup di desa bernama Nabi Saleh, kawasan Jalur Gaza yang diduduki pasukan Israel.

Gadis Palestina ini melaporkan banyak kejadian mengerikan di sekitarnya. 

Laporannya dalam bentuk video lalu disebarkan ke laman Facebook-nya.

Pantauan SURYA.co.id, 12 Desember 2016, penggemarnya di Facebook sudah mencapai 227.350 orang. 

Sebagaimana terlihat dalam video di atas, dia berbicara dalam Inggris yang fasih.

Sementara, dalam video di bawah ini, terlihat betapa tinggi nyalinya sebagai anak kecil. 

Pada awal Desember ini, media Romereports.com berbasis di Vatikan memuat wawancaranya dengan Janna Jihad.  Romereports.com sejatinya fokus pada liputan berbahasa Inggris untuk Katolik tetapi menunjukkan simpatinya pada jurnalis Islam yang menjadi penyambung lidah rakyat Palestina itu.  "Dia meliput berbagai kejadian di wilayah pendudukan Jalur Gaza selama tiga tahun. Dia termasuk jurnalis termuda sedunia," tulis Romereports.com.
"

| VIDEO | Janna | Jihad | Ayyad, | Jurnalis | Kecil | Bernyali | Tinggi | Palestina | SURYA | strong> | Jihad< | Gadis | berusia | tahun | Palestina< | itu jadi | terkenal | sepanjang | p>Ia | hidup | desa | bernama | Nabi | Saleh | kawasan | Jalur | Gaza | yang | diduduki | pasukan Israel | p> Gadis | melaporkan banyak kejadian | mengerikan | sernya | p> Laporannya | dalam | bentuk | video | disebarkan | laman | Facebook< | p> Pantauan | Desember | 2016 | penggemarnya | mencapai 227 | orang | p> Sebagaimana | terlihat | atas | berbicara | Inggris | fasih | p> Sementara | bawah | betapa | tinggi | nyalinya | sebagai | anak | kecil | p> Pada | awal |  media Romereports | berbasis | Vatikan | memuat | wawancaranya | dengan |   Romereports | com sejatinya | fokus | pada | liputan | berbahasa | untuk | Katolik | te menunjukkan | simpatinya | jurnalis | Islam< | menjadi | penyambung | lidah | rakyat |   Dia | meliput | berbagai | kejadian | wilayah | pendudukan | selama | tiga | termasuk | termuda | sedunia | tulis Romereports | h5> |

Selasa, 06 Desember 2016

Pusat HAM Israel : “Israel Merebut Tanah Palestina Dengan Cara Ilegal”

warga-palestina-di-tangkapSebuah organisasi HAM Israel,”bitaslim,”mengatakan bahwa negara Israel telah merebut tanah Palestina dengan beberapa cara yang ilegal sejak lima puluh tahun yang lalu, hal itu dilakukan untuk sejumlah pemukim di Tepi Barat yang berjumlah sekitar 580 ribu pemukim yang tinggal di lebih dari dua ratus pemukiman.

Pusat Informasi Hak asasi manusia Israel di wilayah pendudukan itu dalam sebuah laporannya mengatakan, “Selama bertahun-tahun, negara Israel telah menjarah ratusan ribu hektar tanah warga Palestina, dan kemudian dialokasikan untuk pemukiman orang-orang Yahudi.”

Pusat informasi tersebut juga mencatat bahwa “banyak lahan pertanian Palestina â€" yang terletak di dalam area pemukiman dan sekitarnya- dilarang oleh pemerintah israel untuk digarap oleh pemiliknya .”

Laporan itu menyatakan “pemerintah Israel benar-benar telah mengabaikan protes dari jutaan warga Palestina yang hidup di bawah kekuasaan militer yang ketat.”

Laporan itu menambahkan: “Israel telah berusaha untuk menghapus Green Line sepenuhnya untuk warganya yang tinggal di pemukiman”

Laporan itu mengatakan bahwa Israel “menggunakan berbagai cara â€" formal dan informal â€" untuk meutus hubungan antara penduduk desa dan tanah mereka, kemudian mentransfernya ke tangan para pemukim”

Rakyat Palestina telah berusaha untuk mengajukan rancangan kepada Dewan Keamanan PBB untuk mengutuk permukiman tersebut namun tidak jelas kapan hal itu akan diajukan dengan potensi besar bahwa Amerika Serikat akan menggunakan hak vetonya dalam rangka mencegah usaha tersebut. (Hr/rassd)

"

| Pusat | Israel | “Israel | Merebut | Tanah | Palestina | Dengan | Cara | Ilegal” | Home< | span> | Berita< | Ilegal”< | strong>< | span>< | p> | Sebuah | organisasi | ”bitaslim | ”mengat | bahwa | negara | telah | merebut | tanah | dengan | beberapa | cara | yang | ilegal | sejak | lima | puluh | tahun | dilakukan | untuk | sejumlah | pemukim | Tepi | Barat | berjumlah | ribu | tinggal | lebih | ratus | pemukiman | p> Pusat | Informasi | asasi | manusia | wilayah | pendudukan | dalam | sebuah | laporannya | mengat | “Selama | bertahun | menjarah | ratusan | hektar | warga | kemudian | dialokasikan | orang | Yahudi | ”< | informasi | tersebut | juga | mencatat | “banyak | lahan | pertanian | terletak | area | sernya | dilarang | oleh | pemerintah | israel | digarap | pemiliknya | p> Laporan | menyat | “pemerintah | benar | mengabaikan | protes | jutaan | hidup | bawah | kekuasaan | militer | ketat | menambahkan: | berusaha | menghapus | Green | Line | sepenuhnya | warganya | pemukiman”< | “menggun | berbagai | formal | informal | meutus | hubungan | antara | penduduk | desa | mentransfernya | tangan | para | pemukim”< | p> Rakyat | mengajukan | rancangan | kepada | Dewan | Keamanan | mengutuk | permukiman | jelas | kapan | diajukan | potensi | besar | Amerika | Serikat | menggun | vetonya | rangka | mencegah | usaha | rassd)< | div> |