Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Informasi. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Informasi. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Desember 2016

Pusat HAM Israel : “Israel Merebut Tanah Palestina Dengan Cara Ilegal”

warga-palestina-di-tangkapSebuah organisasi HAM Israel,”bitaslim,”mengatakan bahwa negara Israel telah merebut tanah Palestina dengan beberapa cara yang ilegal sejak lima puluh tahun yang lalu, hal itu dilakukan untuk sejumlah pemukim di Tepi Barat yang berjumlah sekitar 580 ribu pemukim yang tinggal di lebih dari dua ratus pemukiman.

Pusat Informasi Hak asasi manusia Israel di wilayah pendudukan itu dalam sebuah laporannya mengatakan, “Selama bertahun-tahun, negara Israel telah menjarah ratusan ribu hektar tanah warga Palestina, dan kemudian dialokasikan untuk pemukiman orang-orang Yahudi.”

Pusat informasi tersebut juga mencatat bahwa “banyak lahan pertanian Palestina â€" yang terletak di dalam area pemukiman dan sekitarnya- dilarang oleh pemerintah israel untuk digarap oleh pemiliknya .”

Laporan itu menyatakan “pemerintah Israel benar-benar telah mengabaikan protes dari jutaan warga Palestina yang hidup di bawah kekuasaan militer yang ketat.”

Laporan itu menambahkan: “Israel telah berusaha untuk menghapus Green Line sepenuhnya untuk warganya yang tinggal di pemukiman”

Laporan itu mengatakan bahwa Israel “menggunakan berbagai cara â€" formal dan informal â€" untuk meutus hubungan antara penduduk desa dan tanah mereka, kemudian mentransfernya ke tangan para pemukim”

Rakyat Palestina telah berusaha untuk mengajukan rancangan kepada Dewan Keamanan PBB untuk mengutuk permukiman tersebut namun tidak jelas kapan hal itu akan diajukan dengan potensi besar bahwa Amerika Serikat akan menggunakan hak vetonya dalam rangka mencegah usaha tersebut. (Hr/rassd)

"

| Pusat | Israel | “Israel | Merebut | Tanah | Palestina | Dengan | Cara | Ilegal” | Home< | span> | Berita< | Ilegal”< | strong>< | span>< | p> | Sebuah | organisasi | ”bitaslim | ”mengat | bahwa | negara | telah | merebut | tanah | dengan | beberapa | cara | yang | ilegal | sejak | lima | puluh | tahun | dilakukan | untuk | sejumlah | pemukim | Tepi | Barat | berjumlah | ribu | tinggal | lebih | ratus | pemukiman | p> Pusat | Informasi | asasi | manusia | wilayah | pendudukan | dalam | sebuah | laporannya | mengat | “Selama | bertahun | menjarah | ratusan | hektar | warga | kemudian | dialokasikan | orang | Yahudi | ”< | informasi | tersebut | juga | mencatat | “banyak | lahan | pertanian | terletak | area | sernya | dilarang | oleh | pemerintah | israel | digarap | pemiliknya | p> Laporan | menyat | “pemerintah | benar | mengabaikan | protes | jutaan | hidup | bawah | kekuasaan | militer | ketat | menambahkan: | berusaha | menghapus | Green | Line | sepenuhnya | warganya | pemukiman”< | “menggun | berbagai | formal | informal | meutus | hubungan | antara | penduduk | desa | mentransfernya | tangan | para | pemukim”< | p> Rakyat | mengajukan | rancangan | kepada | Dewan | Keamanan | mengutuk | permukiman | jelas | kapan | diajukan | potensi | besar | Amerika | Serikat | menggun | vetonya | rangka | mencegah | usaha | rassd)< | div> |

Senin, 12 Desember 2016

Paduan Suara Palestina Tampil dalam Konser Natal di Indonesia

Kelompok paduan suara Bethlehem Bible College yang berasal dari kota Bethlehem, Palestina, tampil dalam konser Natal di Jakarta dan Bali pada 11-15 Desember 2016.

Di Jakarta, kelompok ini tampil sepanjang hari Minggu (11/12) dan Rabu di beberapa tempat, termasuk penampilan perdana di Gereja Bethel Indonesia Glow Fellowship Centre.

Dalam sambutan lewat rekaman video sebelum konser dimulai, pemimpin Gereja Bethel Glow Fellowship Center, Pendeta Gilbert Lumoindong, meminta maaf kepada sekitar 2.000 jemaat yang hadir karena ia masih berada di Australia. Pendeta Gilbert menyeru seluruh jemaat agar bersyukur karena kesediaan kelompok paduan suara tersebut ke Indonesia.

"Sungguh kita percaya bahwa pelayanan mereka yang kita beri nama Palestinian Christmas Concert. Mereka menyanyikan lagu-lagu Natal dalam bahasa Arab. Saya percaya pasti jadi berkat," ujarnya.

Bethlehem Bible College didirikan sejak 1979 dan merupakan satu-satunya kampus Injil di Palestina. Acara ini tidak saja bertujuan menambah informasi tentang kehidupan warga Palestina yang sangat beragam, tetapi juga toleransi dan keharmonisan yang terjalin di antara mereka.

Penampilan paduan suara dari Bethlehem Bible College di kota Bethlehem, Palestina, di depan jemaat misa Gereja Bethel Indonesia Glow Fellowship Center, Jakarta (11/12). (VOA/Fathiyah Wardah)

Penampilan paduan suara dari Bethlehem Bible College di kota Bethlehem, Palestina, di depan jemaat misa Gereja Bethel Indonesia Glow Fellowship Center, Jakarta (11/12). (VOA/Fathiyah Wardah)

Dr. Bishara Awad, pendiri Bethlehem Bible College, mengatakan sangat senang bisa mengunjungi Indonesia. Menurutnya, meskipun komunitas Kristen di Palestina sangat kecil, namun mereka memiliki hubungan yang sangat harmonis dengan kaum Muslim.

"Di Bethlehem, kami mempunyai hubungan sangat baik antara komunitas Kristen dan Muslim. Ada harmoni sangat indah di antara kami," ujarnya.

"Saya berikan contoh, walikota Bethlehem harus selalu dijabat orang Kristen meskipun dia tidak mendapat semua suara dukungan. Tapi sesuai aturan berlaku, dia harus orang Kristen. Warga Bethlehem menerima itu dan tidak ada masalah antara komunitas Muslim dan Kristen. Meski kaum Kristiani sangat minoritas, kami memiliki hubungan sangat baik."

Jemaat yang hadir sangat antusias menikmati penampilan kelompok paduan suara Bethlehem Bible College dan banyak yang merekam konser istimewa itu.

Dalam sambutannya sebelum konser digelar, Awad menjelaskan banyak orang tidak paham bahwa ada juga warga Palestina yang beragama Kristen. Dia mencontohkan bagaimana seorang pendeta asal Amerika Serikat yang baru mengetahui hal ini sepekan setelah berkunjung kePalestina.

Untuk itu, Awad mengajak sekitar dua ribu jemaat yang hadir dalam misa Minggu itu untuk berkunjung ke Bethlehem agar mengetahui lebih banyak hal istimewa di tanah suci bagi tiga agama tertua di dunia itu.

Awad mengatakan paduan suara dari kampusnya sudah berkeliling ke banyak negara, yakni Inggris, Jerman, Amerika Serikat, Norwegia, dan Afrika Selatan.

Saur Hasugian, Rektor Sekolah Tinggi Teologi Global Glow Indonesia mengatakan pihaknya sudah bekerjasama dengan Bethlehem Bible College selama lima tahun, khusus untuk pembelajaran Bahasa Arab. Kerjasama itu dalam bentuk pertukaran dosen.

"Budaya mereka juga kita akan pelajari, budaya kita juga akan mereka pelajari. Sehingga Indonesia yang mendukung Palestina merdeka, kita juga berharap umat Kristen ada di Indonesia bersama-sama untuk mendukung kehidupan bersama di Palestina, juga mendukung kehidupan bersama ada di Indonesia," ujarnya.

"

| Paduan | Suara | Palestina | Tampil | dalam | Konser | Natal di Indonesia | JAKARTA | â€" < | span>Kelompok | paduan | suara | Bethlehem | Bible | College | yang | berasal | kota | tampil | konser | Natal | Jakarta | Bali | pada | Desember | 2016 | p> Di | kelompok | sepanjang | hari | Minggu | Rabu | beberapa | tempat | termasuk | penampilan | perdana | Gereja | Bethel | Indonesia | Glow | Fellowship | Centre | p> Dalam | sambutan | lewat | rekaman | video | dimulai | pemimpin | Center | Pendeta | Gilbert | Lumoindong | meminta | maaf | kepada | jemaat | hadir | karena | masih | berada | Australia | menyeru | seluruh | agar | bersyukur | kesediaan | tersebut | p> Sungguh | percaya | bahwa | pelayanan | beri | nama | Palestinian | Christmas | Concert | Mereka | menyanyikan | lagu | bahasa | Arab | Saya | pasti | jadi | berkat | ujarnya | p> Bethlehem | didirikan | sejak | 1979 | merup | satu | satunya | kampus | Injil | Acara | bertujuan | menambah | informasi | tentang | kehidupan | warga | sangat | beragam | juga | toleransi | keharmonisan | terjalin | antara | p> Penampilan | depan | misa | (VOA | Fathiyah | Wardah)< | p> Dr | Bishara | Awad | pendiri | mengat | senang | mengunjungi | Menurutnya | meskipun | komunitas | Kristen | kecil | memiliki | hubungan | harmonis | dengan | kaum | Muslim | kami | mempunyai | baik | harmoni | indah | p> Saya | berikan | contoh | walikota | harus | dijabat | orang | mendapat | semua | dukungan | Tapi | sesuai | aturan | berlaku | Warga | menerima | masalah | Meski | Kristiani | minoritas | p> Jemaat | antusias | menikmati | banyak | istimewa | p> | player< | span>< | button>< | div> Dalam | sambutannya | digelar | menjelaskan | paham | beragama | mencontohkan | bagaimana | seorang | pendeta | asal | Amerika | Serikat | baru | mengetahui | sepekan | setelah | berkunjung | kePalestina | p> Untuk | mengajak | ribu | untuk | lebih | tanah | suci | bagi | tiga | agama | tertua | dunia | p> Awad | kampusnya | berkeliling | negara | yakni | Inggris | Jerman | Norwegia | Afrika | Selatan | p> Saur | Hasugian | Rektor | Sekolah | Tinggi | Teologi | Global | pihaknya | bekerjasama | selama | lima | tahun | khusus | pembelajaran | Bahasa | Kerjasama | bentuk | pertukaran | dosen | p> Budaya | pelajari | budaya | mendukung | merdeka | berharap | umat | bersama | sama | p> |

Selasa, 06 Desember 2016

Paduan Suara Palestina Gelar Konser Natal Lirik Arab di Indonesia

>

KOPI, JAKARTA â€" Paduan Suara asal Palestina, tepatnya dari Bethlehem Bible College akan menggelar konser Natal di Indonesia. Mereka akan melakukan konser mulai tanggal 9 hingga 16 Desember mendatang di Jakarta dan Bali. Demikian informasi yang dikutip dari Sindonews.Com oleh media ini.

Menurut Wakil Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Taher Hamad, konser tersebut bagian dari kerjasama budaya antara Bethlehem Bible College dan STT Global Indonesia. Keduanya menandatangani kerjasama pada awal tahun 2016.

Lagu Natal Bahasa Arab

Hamad mengatakan, konser Natal kali ini akan berbeda dengan konser Natal yang pernah berlangsung di Indonesia. Paduan suara Bethlehem Bible College tidak akan membawakan lagu Natal dalam bahasa Inggris tapi dalam bahasa Arab.

“Kita akan mendengarkan lagu Natal dalam bahasa Arab. Nabi Isa atau Yesus lahir di tanah Palestina, oleh karena itu konser ini hanya akan membawakan lagu berbahasa Arab, bukan bahasa lainnya,” kata Hamad saat menggelar jumpa pers di kantor Kedutaan Besar Palestina di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (5/12/2016).

Selamat Natal Indonesia

Hamad pada kesempatan yang sama juga menyampaikan ucapan selamat natal bagi seluruh umat Kristiani Indonesia. “Di kesempatan ini, saya juga ingin mengatakan selamat Natal kepada umat Kristiani di Indonesia dan dunia,” ujarnya.

Paduan suara Bethlehem Bible Colegge ini menggelar konser di Glow Thamrin Residence, Center Park dan Gading Marina pada tanggal 10 Desember. Kemudian, pada tanggal 13 Desember mereka akan menggelar konser di Karawaci. Selanjutnya, pada tanggal 14 Desember di konser di gelar di Season City. Mereka akan menggelar konser penutup pada tanggal 15 Desember di Bali.

Sumber: Sindonews

"

| Paduan | Suara | Palestina | Gelar | Konser | Natal | Lirik | Arab | Indonesia | div> KOPI< | strong>< | JAKARTA | asal | tepatnya | Bethlehem | Bible | College | menggelar | konser | Mereka | melakukan | mulai | tanggal | Desember | mendatang | Jakarta | Bali | Demikian | informasi | yang | dikutip | Sindonews | oleh | media | p> Menurut | Wakil | Duta | Besar | untuk | Taher | Hamad | tersebut | bagian | kerjasama | budaya | antara | Global | Keduanya | menandatangani | pada | awal | tahun | 2016 | p> Lagu | Bahasa | Arab< | p> Hamad | mengat | kali | berbeda | dengan | pernah | berlangsung | suara | membaw | lagu | dalam | bahasa | Inggris | p> “Kita | mendengarkan | Nabi | atau | Yesus | lahir | tanah | karena | hanya | berbahasa | bukan | lainnya | kata | saat | jumpa | pers | kantor | Kedutaan | bilangan | Menteng | Pusat | Senin | 2016) | p> Selamat | Indonesia< | kesempatan | sama | juga | menyampaikan | ucapan | selamat | natal | bagi | seluruh | umat | Kristiani | “Di | saya | ingin | kepada | dunia | ujarnya | p> Paduan | Colegge | Glow | Thamrin | Residence | Center | Park | Gading | Marina | Kemudian | Karawaci |  Selanjutnya | gelar | Season | City | penutup | p> Sumber: | Sindonews< | em>< | p> |

Minggu, 04 Desember 2016

Turki: Kami akan Melawan Proyek Yahudisasi Al-Quds

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL -- Perdana Menteri Turki, Bin Ali Yildrim menegaskan, bahwa 'mimpi' Israel untuk proyek Yahudisasi al-Quds tidak akan pernah tercapai. Turki, kata dia, akan melawan sekuat tenaga untuk menggagalkannya. "Turki tidak akan pernah membiarkan Israel menyentuh Masjid al-Aqsha, tanah suci al-Aqsha milik Ummat Islam, kita harus menjaganya.”

Pernyataan ini disampaikan Yildrim dalam konfrensi aliansi Parlemen untuk al-Quds di Istanbul (2/12) seperti dikutip laman suarapalestina.id. Turki memiliki tanggung jawab yang besar untuk merebut kembali kemerdekaan Palestina dan al-Aqsha.

Dihadapan pemimpin parlemen Arab, negara-negara Islam dan negara asing, Yildrim menyatakan, bahwa negaranya tidak bisa hanya berbicara tentang perdamaian di Palestina. "Satu-satunya solusi adalah kita kembalikan hak-hak negara Palestina secara utuh. Kita hentikan upaya pembantaian dan penyerangan ke warga sipil Palestina yang sudah jelas-jelas melanggar HAM Internasional,” tegasnya.

Turki telah berusaha semaksimal mungkin menggalang dukungan untuk kemerdekaan negara Palestina. Sampai saat ini sudah ada 137 negara yang memberikan dukungan konkrit untuk Palestina.

Wali kota al-Quds Nir Barkat berjanji akan membongkar ribuan rumah warga Palestina di al-Quds dalam masa evakuasi permukiman Amona di Tepi Barat.  Berdasarkan informasi dari radio Israel, Barkat meminta kepada Jaksa Agung untuk mempertibangkan kembali implikasi dari keputusan Jaksa Agung Israel terkait pengosongan permukiman Yahudi Amona.

Barkat mengatakan, bahwa ada ribuan unit perumahan di timur al-Quds milik rakyat Palestina yang dibangun di tanah milik Yahudi serta tidak memiliki izin pembangunan, dimana perumahan tersebut dapat dijadikan tempat tinggal baru bagi warga Amona.

Sebelumnya Mahkamah Agung Israel mengeluarkan keputusan untuk mengevakuasi pemukim Yahudi di Amona hingga 25 Desember 2016. Akibatnya sejak awal tahun, pemerintah kota al-Quds telah menghancurkan perumahan milik warga Palestina di al-Quds dengan dalih tidak memiliki izin pembangunan. Namun pengurusan surat izin tersebut memiliki syarat yang sulit dipenuhi.

"

| Turki: | Kami | Melawan | Proyek | Yahudisasi | Al-Quds | REPUBLIKA | ISTANBUL | Perdana | Menteri | Turki | Yildrim | menegaskan | bahwa | mimpi | Israel | untuk | proyek | Quds | pernah | tercapai | kata | melawan | sekuat | tenaga | menggagalkannya | membiarkan | menyentuh | Masjid | Aqsha | tanah | suci | milik | Ummat | Islam | harus | menjaganya | ”< | p>Pernyataan | disampaikan | dalam | konfrensi | aliansi | Parlemen | Istanbul | seperti | dikutip | laman | suarapalestina | memiliki | tanggung | jawab | yang | besar | merebut | kembali | kemerdekaan | Palestina | p>Dihadapan | pemimpin | parlemen | Arab | negara | asing | menyat | negaranya | hanya | berbicara | tentang | perdamaian | Satu | satunya | solusi | adalah | kembalikan | secara | utuh | Kita | hentikan | upaya | pembantaian | penyerangan | warga | sipil | jelas | melanggar | Internasional | tegasnya | p>Turki | telah | berusaha | semaksimal | mungkin | menggalang | dukungan | Sampai | saat | memberikan | konkrit | p>Wali | kota | Barkat | berjanji | membongkar | ribuan | rumah | masa | evakuasi | permukiman | Amona | Tepi | Barat | Berdasarkan | informasi | radio | meminta | kepada | Jaksa | Agung | mempertibangkan | implikasi | keputusan | terkait | pengosongan | Yahudi | p>Barkat | mengat | unit | perumahan | timur | rakyat | dibangun | serta | izin | pembangunan | dimana | tersebut | dapat | dijadikan | tempat | tinggal | baru | bagi | p>Senya | Mahkamah | mengeluarkan | mengevakuasi | pemukim | Desember | 2016 | Akibatnya | sejak | awal | tahun | pemerintah | menghancurkan | dengan | dalih | Namun | pengurusan | surat | syarat | sulit | dipenuhi | p> |

Minggu, 27 November 2016

350 Anak Palestina Hidup dalam Penjara di Israel

Minggu, 20 November 2016 | 17:51 WIB

350 Anak Palestina Hidup dalam Penjara di Israel  

Petugas kepolisian Israel membawa remaja Palestina yang melakukan penusukan terhadap penjaga kereta di Pisgat Zeev, 10 November 2015. Polisi Israel mengatakan, dua anak Palestina yang berumur sekita 12-13 tahun melakukan penusukan terhadap petugas keamanan kereta. REUTERS/Ammar Awad

TEMPO.CO, Ramallah - Sedikitnya 350 anak-anak Palestina mendekam dalam beberapa penjara di Israel. Dua belas di antaranya adalah anak perempuan.

"Aparat Israel menahan 350 anak-anak Palestina berusia 12-18 tahun," kata satu lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Palestina dalam acara PBB bertajuk “Hari Anak-anak Universal”, seperti dikutip dari Middle East Monitor, 20 November 2016.

Menurut LSM itu, Israel telah menahan lebih dari 2.000 anak-anak Palestina sejak 2015. Penyelidik Israel menggunakan ancaman untuk mendapatkan pengakuan dari anak-anak Palestina yang mendekam di penjara.

Baca:
Jadi Tersangka Korupsi, Presiden Korsel Ini Tak akan Diadili
>
Yahudi Minta Trump Tidak Data Muslim, Atau Ini yang Terjadi

Bahkan ada anak-anak yang dijatuhi hukuman seumur hidup oleh pengadilan Israel. Ada anak Palestina yang dihukum 10 tahun penjara.

Tindakan kekerasan terhadap anak-anak Palestina dilakukan aparat Israel. Bentuk kekerasan itu, menurut NGO itu, seperti menembak anak-anak dengan peluru sungguhan, menahan mereka tanpa makanan dan minuman, hingga memukuli dan mengintimidasi.

Badan PBB untuk anak-anak (UNICEF) didesak untuk melakukan intervensi guna melindungi anak-anak yang berada dalam penjara-penjara di Israel. LSM lokal Palestina juga mendesak lembaga-lembaga internasional lain melakukan hal yang sama seperti desakan ke UNICEF.

Sementara menurut informasi resmi Palestina, lebih dari 7.000 warga Palestina saat ini berada dalam tahanan di Israel.

MIDDLE EAST MONITOR | MARIA RITA

"

| Anak | Palestina | Hidup | dalam | Penjara | Israel | Minggu, | November | 2016 | 17:51 | WIB Petugas | kepolisian | membawa | remaja | yang | melakukan | penusukan | terhadap | penjaga | kereta | Pisgat | Zeev, | 2015. | Polisi | mengatakan, | anak | berumur | sekita | 12-13 | tahun | petugas | keamanan | kereta. | REUTERS/Ammar | Awad TEMPO.CO, | Ramallah | Sedikitnya | anak-anak | mendekam | beberapa | penjara | Israel. | belas | antaranya | adalah | perempuan.Aparat | menahan | berusia | 12-18 | tahun, | kata | satu | lembaga | swadaya | masyarakat | (LSM) | acara | bertajuk | “Hari | Anak-anak | Universal”, | seperti | dikutip | dari | Middle | East | Monitor, | 2016.Menurut | itu, | telah | lebih | 2.000 | sejak | Penyelidik | menggunakan | ancaman | untuk | mendapatkan | pengakuan | penjara.Baca:Jadi | Tersangka | Korupsi, | Presiden | Korsel | akan | Diadili | Yahudi | Minta | Trump | Tidak | Data | Muslim, | Atau | TerjadiBahkan | dijatuhi | hukuman | seumur | hidup | oleh | pengadilan | dihukum | penjara.Tindakan | kekerasan | dilakukan | aparat | Bentuk | menurut | menembak | dengan | peluru | sungguhan, | mereka | tanpa | makanan | minuman, | hingga | memukuli | mengintimidasi.Badan | (UNICEF) | didesak | intervensi | guna | melindungi | berada | penjara-penjara | lokal | juga | mendesak | lembaga-lembaga | internasional | lain | sama | desakan | UNICEF.Sementara | informasi | resmi | Palestina, | 7.000 | warga | saat | tahanan | Israel.MIDDLE | EAST | MONITOR | MARIA | RITA |

Selasa, 06 Desember 2016

Paduan Suara Palestina Gelar Konser Natal Lirik Arab di Indonesia

>

KOPI, JAKARTA â€" Paduan Suara asal Palestina, tepatnya dari Bethlehem Bible College akan menggelar konser Natal di Indonesia. Mereka akan melakukan konser mulai tanggal 9 hingga 16 Desember mendatang di Jakarta dan Bali. Demikian informasi yang dikutip dari Sindonews.Com oleh media ini.

Menurut Wakil Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Taher Hamad, konser tersebut bagian dari kerjasama budaya antara Bethlehem Bible College dan STT Global Indonesia. Keduanya menandatangani kerjasama pada awal tahun 2016.

Lagu Natal Bahasa Arab

Hamad mengatakan, konser Natal kali ini akan berbeda dengan konser Natal yang pernah berlangsung di Indonesia. Paduan suara Bethlehem Bible College tidak akan membawakan lagu Natal dalam bahasa Inggris tapi dalam bahasa Arab.

“Kita akan mendengarkan lagu Natal dalam bahasa Arab. Nabi Isa atau Yesus lahir di tanah Palestina, oleh karena itu konser ini hanya akan membawakan lagu berbahasa Arab, bukan bahasa lainnya,” kata Hamad saat menggelar jumpa pers di kantor Kedutaan Besar Palestina di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (5/12/2016).

Selamat Natal Indonesia

Hamad pada kesempatan yang sama juga menyampaikan ucapan selamat natal bagi seluruh umat Kristiani Indonesia. “Di kesempatan ini, saya juga ingin mengatakan selamat Natal kepada umat Kristiani di Indonesia dan dunia,” ujarnya.

Paduan suara Bethlehem Bible Colegge ini menggelar konser di Glow Thamrin Residence, Center Park dan Gading Marina pada tanggal 10 Desember. Kemudian, pada tanggal 13 Desember mereka akan menggelar konser di Karawaci. Selanjutnya, pada tanggal 14 Desember di konser di gelar di Season City. Mereka akan menggelar konser penutup pada tanggal 15 Desember di Bali.

Sumber: Sindonews

"

| Paduan | Suara | Palestina | Gelar | Konser | Natal | Lirik | Arab | Indonesia | div> KOPI< | strong>< | JAKARTA | asal | tepatnya | Bethlehem | Bible | College | menggelar | konser | Mereka | melakukan | mulai | tanggal | Desember | mendatang | Jakarta | Bali | Demikian | informasi | yang | dikutip | Sindonews | oleh | media | p> Menurut | Wakil | Duta | Besar | untuk | Taher | Hamad | tersebut | bagian | kerjasama | budaya | antara | Global | Keduanya | menandatangani | pada | awal | tahun | 2016 | p> Lagu | Bahasa | Arab< | p> Hamad | mengat | kali | berbeda | dengan | pernah | berlangsung | suara | membaw | lagu | dalam | bahasa | Inggris | p> “Kita | mendengarkan | Nabi | atau | Yesus | lahir | tanah | karena | hanya | berbahasa | bukan | lainnya | kata | saat | jumpa | pers | kantor | Kedutaan | bilangan | Menteng | Pusat | Senin | 2016) | p> Selamat | Indonesia< | kesempatan | sama | juga | menyampaikan | ucapan | selamat | natal | bagi | seluruh | umat | Kristiani | “Di | saya | ingin | kepada | dunia | ujarnya | p> Paduan | Colegge | Glow | Thamrin | Residence | Center | Park | Gading | Marina | Kemudian | Karawaci |  Selanjutnya | gelar | Season | City | penutup | p> Sumber: | Sindonews< | em>< | p> |

Paduan Suara Palestina Gelar Konser Natal Lirik Arab di Indonesia

>

KOPI, JAKARTA â€" Paduan Suara asal Palestina, tepatnya dari Bethlehem Bible College akan menggelar konser Natal di Indonesia. Mereka akan melakukan konser mulai tanggal 9 hingga 16 Desember mendatang di Jakarta dan Bali. Demikian informasi yang dikutip dari Sindonews.Com oleh media ini.

Menurut Wakil Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Taher Hamad, konser tersebut bagian dari kerjasama budaya antara Bethlehem Bible College dan STT Global Indonesia. Keduanya menandatangani kerjasama pada awal tahun 2016.

Lagu Natal Bahasa Arab

Hamad mengatakan, konser Natal kali ini akan berbeda dengan konser Natal yang pernah berlangsung di Indonesia. Paduan suara Bethlehem Bible College tidak akan membawakan lagu Natal dalam bahasa Inggris tapi dalam bahasa Arab.

“Kita akan mendengarkan lagu Natal dalam bahasa Arab. Nabi Isa atau Yesus lahir di tanah Palestina, oleh karena itu konser ini hanya akan membawakan lagu berbahasa Arab, bukan bahasa lainnya,” kata Hamad saat menggelar jumpa pers di kantor Kedutaan Besar Palestina di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (5/12/2016).

Selamat Natal Indonesia

Hamad pada kesempatan yang sama juga menyampaikan ucapan selamat natal bagi seluruh umat Kristiani Indonesia. “Di kesempatan ini, saya juga ingin mengatakan selamat Natal kepada umat Kristiani di Indonesia dan dunia,” ujarnya.

Paduan suara Bethlehem Bible Colegge ini menggelar konser di Glow Thamrin Residence, Center Park dan Gading Marina pada tanggal 10 Desember. Kemudian, pada tanggal 13 Desember mereka akan menggelar konser di Karawaci. Selanjutnya, pada tanggal 14 Desember di konser di gelar di Season City. Mereka akan menggelar konser penutup pada tanggal 15 Desember di Bali.

Sumber: Sindonews

"

| Paduan | Suara | Palestina | Gelar | Konser | Natal | Lirik | Arab | Indonesia | div> KOPI< | strong>< | JAKARTA | asal | tepatnya | Bethlehem | Bible | College | menggelar | konser | Mereka | melakukan | mulai | tanggal | Desember | mendatang | Jakarta | Bali | Demikian | informasi | yang | dikutip | Sindonews | oleh | media | p> Menurut | Wakil | Duta | Besar | untuk | Taher | Hamad | tersebut | bagian | kerjasama | budaya | antara | Global | Keduanya | menandatangani | pada | awal | tahun | 2016 | p> Lagu | Bahasa | Arab< | p> Hamad | mengat | kali | berbeda | dengan | pernah | berlangsung | suara | membaw | lagu | dalam | bahasa | Inggris | p> “Kita | mendengarkan | Nabi | atau | Yesus | lahir | tanah | karena | hanya | berbahasa | bukan | lainnya | kata | saat | jumpa | pers | kantor | Kedutaan | bilangan | Menteng | Pusat | Senin | 2016) | p> Selamat | Indonesia< | kesempatan | sama | juga | menyampaikan | ucapan | selamat | natal | bagi | seluruh | umat | Kristiani | “Di | saya | ingin | kepada | dunia | ujarnya | p> Paduan | Colegge | Glow | Thamrin | Residence | Center | Park | Gading | Marina | Kemudian | Karawaci |  Selanjutnya | gelar | Season | City | penutup | p> Sumber: | Sindonews< | em>< | p> |

Jumat, 09 Desember 2016

Israel Larang Warga Palestina Dikubur di Pemakaman Bersejarah

Rezim Israel ingin menguasai komplek pemakaman Muslim bersejarah di Yerusalem, Bab Al Rahma.

Liburan natal Pergi.com bagi2 diskon Rp 100,000

Dream - Pasukan pendudukan Israel melarang warga Palestina di Yerusalem memakamkan saudara mereka yang meninggal di sisi utara komplek pemakaman Muslim Bab Al Rahma. Situs pemakaman bersejarah itu telah disita oleh Otoritas Situs Antik Israel.

Warga lingkungan Silwan, kota tetangga Yerusalem, kerap memakamkan saudara mereka di situs bersejarah tersebut. Ini lantaran letak pemakaman lain yang sangat jauh.

Sebelumnya, rezim Israel telah melarang warga Palestina dimakamkan di sisi selatan komplek Bab Al Rahma. Larangan tersebut diberlakukan pada awal tahun ini.

Israel kini mengelola 6.000 meter perseegi dari 20.000 meter persegi luas komplek pemakaman itu. Situs pemakaman suci tersebut terletak di komplek Masjid Al Aqsa yang masuk wilayah pendidikan Yerusalem Timur.

Otoritas Situs Antik Israel tertarik mengelola komplek pemakaman Muslim itu. Beberapa pejabat dikawal polisi pernah berusaha menghancurkan sejumlah makam hingga menggali jenazah di dalamnya.

" Israel menganggap sisi selatan pemakaman itu sebagai bagian dari Kuil Pertama (Kuil Solomon), dan menginginkan sisi utara juga dikelola menjadi taman nasional Yahudi," ujar aktivis politik dan Kepala Pusat Informasi Wadi Hilweh, Jawad Siyam.

" Mereka selangkah demi selangkah mengambil alih seluruh pemakaman. Dengan mengkavling-kavling makam itu, mereka perlahan-lahan akan menguasai pemakaman," kata Siyam.

Pada Selasa, tentara pendudukan Israel melarang warga Palestina memakamkan jenazah Khadeeja Abu Al Dulah, 70 tahun.

Cucu Al Dulah, yang menggali makam ditangkap dan dihalangi agar tidak memakamkan neneknya di Bab Al Rahma.

Lebih parahnya, rezim Israel memaksa warga Palestina menggali kembali makam para saudaranya dan memindahkan jenazah mereka ke pemakaman lain.

Komplek pemakaman Muslim Bab Al Rahma telah dikelola oleh Komite Pelestarian Pemakaman dan Wakaf Islam Yerusalem. Pengelolaan ini telah berjalan selama 1.400 tahun.

Komplek tersebut menjadi peristirahatan terakhir beberapa sahabat Nabi Muhammad SAW. Selain itu, Obada Bin Al Samet dan Shaddad Bin Aws Al Taei, martir Islam yang meninggal di masa Salahuddin Al Ayyubi memimpin perang pembebasan Yerusalem dari Pasukan Salib pada 1187 juga dimakamkan di komplek tersebut.

" Bahkan orang yang sudah mati tak luput dari penindasan Israel," kata Siyam.

(Sah/Sumber: gulfnews.com)

Sisi Religi Laudya Cynthia Bella - Skrin.ID

Rekomendasi Pilihan

RELATED NEWS

  • imageimage>

    Parlemen Israel Tunda Voting RUU Larangan Azan

  • imageimage>

    Presiden Israel Kutuk Larangan Azan di Masjid

  • imageimage>

    Israel: Terimakasih Palestina

"

| Israel | Larang | Warga | Palestina | Dikubur | Pemakaman | Bersejarah | Rezim | ingin | menguasai | komplek | pemakaman | Muslim | bersejarah | Yerusalem | Rahma | h5> | Liburan | natal | Pergi | bagi2 | diskon | 000< | span> | p> Dream< | strong> | Pasukan | pendudukan | melarang | warga | Palestina< | memakamkan | saudara | yang | meninggal | sisi | utara | Muslim< | Situs | telah | disita | oleh | Otoritas | Antik | p> Warga | lingkungan | Silwan | kota | tetangga | kerap | situs | tersebut | lantaran | letak | lain | sangat | jauh | p> Senya | rezim | dimakamkan | selatan | Larangan | diberlakukan | pada | awal | tahun | p> Israel | kini | mengelola | meter | perseegi | persegi | luas | suci | terletak | Masjid< | Aqsa | masuk | wilayah | pendidikan< | Timur | p> Otoritas | tertarik | Beberapa | pejabat | dikawal | polisi | pernah | berusaha | menghancurkan | sejumlah | makam | menggali | jenazah | dalamnya | menganggap | sebagai | bagian | Kuil | Pertama | (Kuil | Solomon) | menginginkan | juga | dikelola | menjadi | taman | nasional | Yahudi | ujar | aktivis | politik | Kepala< | Pusat | Informasi | Wadi | Hilweh | Jawad | Siyam | Mereka | selangkah | demi | mengambil | alih | seluruh | Dengan | mengkavling | kavling | perlahan | lahan | kata | p> Pada | Selasa | tentara | Khadeeja | Dulah | p> Cucu | ditangkap | dihalangi | agar | neneknya | p> Lebih | parahnya | memaksa | kembali | para | saudaranya | memindahkan | p> Komplek | Komite | Pelestarian | Wakaf< | Islam< | Pengelolaan | berjalan | selama | peristirahatan | terakhir | beberapa | sahabat | Nabi | Muhammad | SAW< | Selain | Obada | Samet | Shaddad | Taei | martir | Islam | masa | Salahuddin | Ayyubi | memimpin | perang | pembebasan | Salib | 1187 | Bahkan | orang | mati | luput | penindasan | p> (Sah | Sumber: | gulfnews | com< | em>)< | p> Berikan | Reaksimu | Tentang | Artikel | Atas< | p> 0% Alhamdulillah < | td> 0% Masya | Allah < | td> 0% Wallahu | alam < | td> 0% Subhanallah < | td> 0% Astaghfirullah < | td> 0% Naudzubillah < | td> < | tr>< | table>< | div> < | p>Sisi | Religi | Laudya | Cynthia | Bella | Skrin | h6> Rekomendasi | Pilihan< | h3> < | div> Daftarkan | email | anda | untuk | berlangganan | berita | terbaru | kami< | h6> < | div> < | p>RELATED | NEWS< | h2> < | a> Parlemen | Tunda | Voting | Azan< | p> < | li> < | a> Presiden | Kutuk | Azan | a> Israel: | Terimakasih | ul>< | div> |

Selasa, 06 Desember 2016

Paduan Suara Palestina Gelar Konser Natal Lirik Arab di Indonesia

>

KOPI, JAKARTA â€" Paduan Suara asal Palestina, tepatnya dari Bethlehem Bible College akan menggelar konser Natal di Indonesia. Mereka akan melakukan konser mulai tanggal 9 hingga 16 Desember mendatang di Jakarta dan Bali. Demikian informasi yang dikutip dari Sindonews.Com oleh media ini.

Menurut Wakil Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Taher Hamad, konser tersebut bagian dari kerjasama budaya antara Bethlehem Bible College dan STT Global Indonesia. Keduanya menandatangani kerjasama pada awal tahun 2016.

Lagu Natal Bahasa Arab

Hamad mengatakan, konser Natal kali ini akan berbeda dengan konser Natal yang pernah berlangsung di Indonesia. Paduan suara Bethlehem Bible College tidak akan membawakan lagu Natal dalam bahasa Inggris tapi dalam bahasa Arab.

“Kita akan mendengarkan lagu Natal dalam bahasa Arab. Nabi Isa atau Yesus lahir di tanah Palestina, oleh karena itu konser ini hanya akan membawakan lagu berbahasa Arab, bukan bahasa lainnya,” kata Hamad saat menggelar jumpa pers di kantor Kedutaan Besar Palestina di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (5/12/2016).

Selamat Natal Indonesia

Hamad pada kesempatan yang sama juga menyampaikan ucapan selamat natal bagi seluruh umat Kristiani Indonesia. “Di kesempatan ini, saya juga ingin mengatakan selamat Natal kepada umat Kristiani di Indonesia dan dunia,” ujarnya.

Paduan suara Bethlehem Bible Colegge ini menggelar konser di Glow Thamrin Residence, Center Park dan Gading Marina pada tanggal 10 Desember. Kemudian, pada tanggal 13 Desember mereka akan menggelar konser di Karawaci. Selanjutnya, pada tanggal 14 Desember di konser di gelar di Season City. Mereka akan menggelar konser penutup pada tanggal 15 Desember di Bali.

Sumber: Sindonews

"

| Paduan | Suara | Palestina | Gelar | Konser | Natal | Lirik | Arab | Indonesia | div> KOPI< | strong>< | JAKARTA | asal | tepatnya | Bethlehem | Bible | College | menggelar | konser | Mereka | melakukan | mulai | tanggal | Desember | mendatang | Jakarta | Bali | Demikian | informasi | yang | dikutip | Sindonews | oleh | media | p> Menurut | Wakil | Duta | Besar | untuk | Taher | Hamad | tersebut | bagian | kerjasama | budaya | antara | Global | Keduanya | menandatangani | pada | awal | tahun | 2016 | p> Lagu | Bahasa | Arab< | p> Hamad | mengat | kali | berbeda | dengan | pernah | berlangsung | suara | membaw | lagu | dalam | bahasa | Inggris | p> “Kita | mendengarkan | Nabi | atau | Yesus | lahir | tanah | karena | hanya | berbahasa | bukan | lainnya | kata | saat | jumpa | pers | kantor | Kedutaan | bilangan | Menteng | Pusat | Senin | 2016) | p> Selamat | Indonesia< | kesempatan | sama | juga | menyampaikan | ucapan | selamat | natal | bagi | seluruh | umat | Kristiani | “Di | saya | ingin | kepada | dunia | ujarnya | p> Paduan | Colegge | Glow | Thamrin | Residence | Center | Park | Gading | Marina | Kemudian | Karawaci |  Selanjutnya | gelar | Season | City | penutup | p> Sumber: | Sindonews< | em>< | p> |

Minggu, 27 November 2016

Warga Palestina ke Duri Berikan Edukasi, Masjid Al Aqsa Tanggung Jawab Seluruh Umat Islam

Warga Palestina ke Duri Berikan Edukasi, Masjid Al Aqsa Tanggung Jawab Seluruh Umat Islam

Dua warga Palestina didampingi pengurus KNRP saat jumpa pers dengan sejumlah media di Duri.

DURI - Kondisi Palestina saat ini merupakan tanggung jawab seluruh umat Islam di seluruh Dunia. Demikian disampaikan Bilal Ahmed, perwakilan Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) asal Gaza di Duri, Minggu (27/11/2016).

>Baca Juga: Palestina Bantu Padamkan Kebakaran Hebat di Israel

"Masjid Al Aqsa yang saat ini diduduki oleh Israel merupakan tanggung jawab seluruh umat Islam untuk membebaskannya," ujar Bilal melalui translaternya Ewa kepada GoRiau.com (GoNews Grup).

Bilal menambahkan, masyarakat Palestina saat ini juga terus merasakan dampak embargo yang dilakukan Israel.

>Baca Juga: Konser Peduli Palestina di Dumai Kumpulkan Sumbangan Rp 617 Juta

"Masyarakat Palestina hanya mendapatkan listrik tidak lebih dari 6 jam per hari. Begitu juga obat-obatan sangat kurang. Namun karena kuasa Allah, rakyat Palestina tetap bisa bertahan," ungkapnya lagi.

Bilal sendiri mengunjungi Indonesia dalam rangka memberikan informasi dan edukasi terkait ke-Palestinaan bagi masyarakat Indonesia. "Mohon do'a dari masyarakat Indonesia untuk kami," pungkasnya. *** #BENGKALIS

"

| Warga | Palestina | Duri | Berikan | Edukasi, | Masjid | Aqsa | Tanggung | Jawab | Seluruh | Umat | Islam | warga | didampingi | pengurus | KNRP | saat | jumpa | pers | dengan | sejumlah | media | Duri. DURI | Kondisi | merupakan | tanggung | jawab | seluruh | umat | Dunia. | Demikian | disampaikan | Bilal | Ahmed, | perwakilan | Komite | Nasional | untuk | Rakyat | (KNRP) | asal | Gaza | Duri, | Minggu | (27/11/2016). Baca | Juga: | Konser | Peduli | Dumai | Kumpulkan | Sumbangan | Juta Masyarakat | hanya | mendapatkan | listrik | tidak | lebih | dari | hari. | Begitu | juga | obat-obatan | sangat | kurang. | Namun | karena | kuasa | Allah, | rakyat | tetap | bisa | bertahan, | ungkapnya | lagi. Bilal | sendiri | mengunjungi | Indonesia | dalam | rangka | memberikan | informasi | edukasi | terkait | ke-Palestinaan | bagi | masyarakat | Indonesia. | Mohon | kami, | pungkasnya. | #BENGKALIS |