Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri pendiri. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri pendiri. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Desember 2016

Wanita-Wanita Cantik Gaza Palestina Juga Bisa Buat Aplikasi

JOUMANA Sroor belajar cara membuat aplikasi sejak umur 12 tahun. Dikutip Aljazeera, pada umur 15 tahun, dia bersama tiga temannya di Gaza, telah membuat purwarupa untuk aplikasi daring bernama Early Alert. Dalam aplikasi ini, pengguna aplikasi bisa mengetahui titik kemacetan, kerumunan orang, kecelakaan, atau kejahatan di sekitar.

"Meski saya kadang tidak mendapat dukungan tentang teknologi yang saya ciptakan, tapi ada satu tempat yang saya anggap sebagai rumah kedua," ujarnya baru-baru ini.

Rumah kedua tersebut, kata Sroor, berada di sebuah gudang kecil di kawasan Al Rimal, yang biasa disebut Gaza Sky Geeks.

"Orang-orang di sini pun sudah saya anggap sebagai keluarga kedua saya," kata Sroor di ruangan yang diisi puluhan warga Palestina lainnya.

Gaza Sky Geeks dibentuk tahun 2011, dengan dana awal sebesar 900.000 dolar yang didapat dari Google. Google memberikan bantuan berikut pengajaran cara membuat program-program aplikasi untuk membantu mengembangkan Gaza Sky Geeks.

Koordinator media sosial Gaza Sky Geeks, Dalia Shurrab mengatakan, ada 4 perusahaan yang berinvestasi di Gaza Sky Geeks dengan nilai investasi sebesar 30.000 dolar hingga 65.000 dolar.

Kini Gaza Sky Geeks berfokus untuk lebih banyak mempekerjakan kaum wanita. Bahkan sekitar 50 persen dari pendiri Gaza Sky Geeks adalah wanita tetapi menurut Rena Alqrenawi yang menjadi penanggung jawab pekerja wanita, target Gaza Sky Geeks adalah mempekerjakan sebanyak 80 persen kaum wanita.

"Hal ini dilakukan untuk mengurangi gap antara pekerja pria dan wanita dalam dunia teknologi," ujarnya.

Baru-baru ini, Gaza Sky Geeks sedang mempersiapkan anggota-anggotanya untuk mengikuti perlombaan dalam bidang teknologi yaitu Technovation Challenge. Perlombaan tersebut dibuat untuk memperkenalkan pembuatan aplikasi bagi para wanita-wanita muda di dunia. Di sinilah Sroor dan timnya menciptakan Early Alert.

Sebanyak 20.000 orang dari Gaza, bahkan hampir semua tanpa latar belakang dalam dunia pemrograman akan mengikuti perlombaan tersebut, yang akan berlangsung dari Januari hingga April 2017.***
 

"

| Wanita-Wanita | Cantik | Gaza | Palestina | Juga | Bisa | Buat | Aplikasi | JOUMANA | Sroor | belajar | cara | membuat | aplikasi | sejak | umur | tahun | Dikutip | Aljazeera | pada | bersama | tiga | temannya | telah | purwarupa | untuk | bernama | Early | Alert |  Dalam | pengguna | mengetahui | titik | kemacetan | kerumunan | orang | kecelakaan | atau | kejahatan | p> Meski | saya | kadang | mendapat | dukungan | tentang | teknologi | yang | cipt | satu | tempat | anggap | sebagai | rumah | kedua | ujarnya | baru | p> Rumah | tersebut | kata | berada | sebuah | gudang | kecil | kawasan | Rimal | biasa | disebut | Geeks | p> Orang | sini | keluarga | ruangan | diisi | puluhan | warga | lainnya | p> Gaza | dibentuk | 2011 | dengan | dana | awal | sebesar | dolar | didapat | Google |  Google | memberikan | bantuan | berikut | pengajaran | program | membantu | mengembangkan | p> Koordinator | media | sosial | Dalia | Shurrab mengat | perusahaan | berinvestasi | Geeks dengan | nilai | investasi | 000 dolar | p> Kini | berfokus | lebih | banyak | mempekerj | kaum | wanita |  Bahkan | persen | pendiri | adalah | wanita te | menurut | Rena | Alqrenawi | menjadi | penanggung | jawab | pekerja | target | sebanyak | p> Hal | dilakukan | mengurangi | antara | pria | dalam | dunia | p> Baru | Geeks  | mempersiapkan | anggota | anggotanya | mengikuti | perlombaan | bidang | yaitu | Technovation | Challenge | em> Perlombaan | dibuat | memperkenalkan | pembuatan | bagi | para | muda |  Di | sinilah | timnya | mencipt | p> Sebanyak | bahkan | hampir | semua | tanpa | latar | belg | pemrograman | berlangsung | Januari | April | 2017 | *** < | p> |

Rabu, 07 Desember 2016

Syekh Ahmad Yassin, Pejuang Palestina yang Melegenda

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Syekh Ahmad Yassin adalah pendiri Hamas sekaligus pemimpin spiritual organisasi paramiliter Islam Palestina tersebut. Di bawah kepimimpinan sosok yang dikenal sebagai politikus andal ini, Hamas memperoleh popularitas di masyarakat Palestina melalui beragam kerja nyatanya.

Tak hanya di bidang perjuangan melawan Zionis Israel, tetapi juga amal-amal sosial seperti pendidikan, rumah sakit, perpustakaan, dan layanan lainnya. Kiprah tokoh kelahiran al-Jura, sebuah desa kecil dekat Kota Ashkelon, Palestina, 1 Januari 1929 ini, berawal dari keterlibatannya dalam pasukan Ikhwanul Muslimin cabang Palestina.

Pada 1984 ia dipenjara karena melakukan aksi penimbunan senjata secara diam-diam. Satu tahun kemudian, Yassin dibebaskan sebagai bagian dari Perjanjian Jibril.

Pada 1987, saat Intifadah I, Yassin mendirikan Hamas bersama Abdel Aziz al-Rantissi. Awalnya, Hamas disebut sayap paramiliter dari Ikhwanul Muslimin Palestina, dan ia menjadi pemimpinnya. Yassin adalah otoritas dominan dalam kepemimpinan Hamas. Ia terlibat langsung dalam perencanaan, merancang dan melancarkan serangan teror yang dilakukan organisasi.

Dalam kapasitas ini, Yassin pribadi memberikan persetujuannya untuk peluncuran roket Qassam terhadap kota-kota Israel, serta pemboman dan operasi bunuh diri. Dalam penampilan publiknya, Yassin menyerukan berulang kali kelanjutan perjuangan bersenjata melawan Israel.

Dalam pernyataannya Yassin mengatakan, serangan terhadap Israel, hanya sebagai pembalasan langsung atas kematian warga sipil Palestina. Yassin menentang proses perdamaian antara Palestina dan Israel.

Dia mendukung perlawanan bersenjata terhadap Israel dan sangat vokal. Ia menegaskan bahwa Palestina adalah tanah Islam yang dikuduskan untuk generasi Muslim selanjutnya hingga hari akhir dan tidak ada alasan bagi pemimpin Arab menyerah kepada setiap bagian dari wilayah Palestina. Retorika Yassin tidak membedakan antara Israel dan Yahudi, pada satu titik ia menyatakan bahwa rekonsiliasi dengan orang-orang Yahudi adalah kejahatan.

Namun, saat ia ditangkap dalam videonya ia menyatakan tidak memiliki masalah dengan orang-orang Yahudi sebagai manusia biasa. Apa yang terjadi antara Palestina dan Israel adalah konflik politik.

Retorika Yassin sering diteliti di media. Dalam satu kesempatan, ia berpendapat bahwa Israel harus hilang dari peta. Slogan Yassin yang terkenal yaitu, Kami telah memilih jalan ini, dan akan berakhir dengan martir atau kemenangan. Slogan ini seperti menjadi mantra yang berulang bagi warga Palestina.

Pada 1989, Yassin ditangkap oleh Israel dan dihukum penjara seumur hidup. Namun, pada 1997, ia dibebaskan dari penjara Israel sebagai bagian dari kesepakatan dengan Yordania menyusul adanya upaya pembunuhan terhadap Khaled Mashal, oleh Mossad Israel di Yordania.

Yassin dibebaskan Israel untuk pertukaran dua agen Mossad yang ditangkap oleh pihak berwenang Yordania. Dalam kondisi ini Yassin harus menahan diri untuk melanjutkan aksi bom bunuh diri terhadap Israel sebagai syarat kebebasan.

"

| Syekh | Ahmad | Yassin, | Pejuang | Palestina | yang | Melegenda | REPUBLIKA | JAKARTA | Yassin | adalah | pendiri | Hamas | sekaligus | pemimpin | spiritual | organisasi | paramiliter | Islam | tersebut | bawah | kepimimpinan | sosok | dikenal | sebagai | politikus | andal | memperoleh | popularitas | masyarakat | beragam | kerja | nyatanya | span>< | p> Tak | hanya | bidang | perjuangan | melawan | Zionis | Israel | juga | amal | sosial | seperti | pendidikan | rumah | sakit | perpustakaan | layanan | lainnya | Kiprah | tokoh | kelahiran | Jura | sebuah | desa | kecil | dekat | Kota | Ashkelon | Januari | 1929 | berawal | keterlibatannya | dalam | pasukan | Ikhwanul | Muslimin | cabang | p> Pada | 1984 | dipenjara | karena | melakukan | aksi | penimbunan | senjata | secara | diam | Satu | tahun | kemudian | dibebaskan | bagian | Perjanjian | Jibril | p>Pada | 1987 | saat | Intifadah | mendirikan | bersama | Abdel | Aziz | Rantissi | Awalnya | disebut | sayap | menjadi | pemimpinnya | otoritas | dominan | kepemimpinan | terlibat | langsung | perencanaan | merancang | melancarkan | serangan | teror | dilakukan | p>Dalam | kapasitas | pribadi | memberikan | persetujuannya | untuk | peluncuran | roket | Qassam | terhadap | kota | serta | pemboman | operasi | bunuh | diri | Dalam | penampilan | publiknya | menyerukan | berulang | kali | kelanjutan | bersenjata | p> Dalam | pernyataannya | mengat | pembalasan | atas | kematian | warga | sipil | menentang | proses | perdamaian | antara | p>Dia | mendukung | perlawanan | sangat | vokal | menegaskan | bahwa | tanah | dikuduskan | generasi | Muslim | selanjutnya | hari | akhir | alasan | bagi | Arab | menyerah | kepada | setiap | wilayah | Retorika | membed | Yahudi | pada | satu | titik | menyat | rekonsiliasi | dengan | orang | kejahatan | p>Namun | ditangkap | videonya | memiliki | masalah | manusia | biasa | terjadi | konflik | politik | p>Retorika | sering | diteliti | media | kesempatan | berpendapat | harus | hilang | peta | Slogan | terkenal | yaitu | Kami | telah | memilih | jalan | berakhir | martir | atau | kemenangan | mantra | 1989 | oleh | dihukum | penjara | seumur | hidup | Namun | 1997 | kesepakatan | Yordania | menyusul | adanya | upaya | pembunuhan | Khaled | Mashal | Mossad | p> Yassin | pertukaran | agen | pihak | berwenang | kondisi | menahan | melanjutkan | syarat | kebebasan | p> |

Senin, 28 November 2016

Kenang Meninggalnya Castro, Korea Utara Berkabung 3 Hari

Senin, 28 November 2016 | 22:00 WIB

Kenang Meninggalnya Castro, Korea Utara Berkabung 3 Hari

Pahlawan revolusioner Kuba, Ernesto "Che" Guevara (tengah), pemimpin Kuba Fidel Castro (kiri), dan Presiden Kuba Osvaldo Dorticos menghadiri resepsi di lokasi yang tidak diketahui di Kuba, pada 1960. Prensa Latina/AP

TEMPO.CO, Pyongyang - Pemerintah Korea Utara mengumumkan tiga hari masa berkabung untuk mengenang kematian mantan pemimpin revolusi Kuba, Fidel Castro. Gedung-gedung pemerintahan di Korea Utara telah diperintahkan untuk menaikkan bendera setengah tiang guna menghormati Castro yang meninggal pada Jumat, 25 November 2016, di usia 90 tahun.

Laporan dari Pyongyang mengatakan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, mengirimkan karangan bunga ke kedutaan Kuba dan delegasi pejabat senior Korea Utara telah meninggalkan Havana untuk menghadiri upacara peringatan kematian Castro.

Menurut agen Jepang yang memonitor media Korea Utara, Castro adalah tokoh politik asing pertama yang dihormati sedemikian rupa sejak pemimpin Palestina, Yasser Arafat, meninggal pada 2004.

Tak lama setelah menerima berita kematian Castro, Kim Yong-nam, kepala parlemen Korea Utara, mengirimkan pesan belasungkawa kepada saudara Castro, Raul, yang berkuasa setelah Fidel turun pada 2008.

Di dalamnya, Kim Yong-nam mengatakan, meskipun Fidel Castro telah meninggal, "Prestasi yang ia lakukan untuk revolusi Kuba dan hubungan persaudaraan persahabatan antara kedua negara akan tetap bertahan selamanya."

Karena permusuhan mereka terhadap Amerika Serikat dan struktur kekuasaan otoriter yang sama, Kuba dan Korea Utara telah mempertahankan hubungan diplomatik yang sangat dekat selama bertahun-tahun lamanya.

Kedua negara mulai menjalin hubungan pada 1960. Castro mengunjungi Korea Utara pada 1986 untuk bertemu dengan Kim Il-sung, pendiri negara sekaligus kakek Kim Jong-un.

USA TODAY | ASIA CORRESPONDENT | YON DEMA

"

| Kenang | Meninggalnya | Castro, | Korea | Utara | Berkabung | Hari | Senin | November | 2016 | 22:00 | WIB< | p> < | div> Pahlawan | revolusioner | Kuba | Ernesto | Guevara | (tengah) | pemimpin | Fidel | Castro | (kiri) | Presiden | Osvaldo | Dorticos | menghadiri | resepsi | lokasi | yang | tidak | diketahui | pada | 1960 | Prensa | Latina | p> < | div> TEMPO | Pyongyang< | strong> | Pemerintah | mengumumkan | tiga | hari | masa | berkabung | untuk | mengenang | kematian | mantan | revolusi | Gedung | gedung | pemerintahan | telah | diperintahkan | menaikkan | bendera | setengah | tiang | guna | menghormati | meninggal | Jumat | usia | tahun | p>Laporan | dari | Pyongyang | mengatakan | Jong | mengirimkan | karangan | bunga | kedutaan | delegasi | pejabat | senior | meninggalkan | Havana | upacara | peringatan | p>Menurut | agen | Jepang | memonitor | media | adalah | tokoh | politik | asing | pertama | dihormati | sedemikian | rupa | sejak | Palestina | Yasser | Arafat | 2004 | p>Tak | lama | setelah | menerima | berita | Yong | kepala | parlemen | pesan | belasungkawa | kepada | saudara | Raul | berkuasa | turun | 2008 | p>Di | dalamnya | meskipun | Prestasi | lakukan | hubungan | persaudaraan | persahabatan | antara | kedua | negara | akan | tetap | bertahan | selamanya | p>Karena | permusuhan | mereka | terhadap | Amerika | Serikat | struktur | kekuasaan | otoriter | sama | mempertahankan | diplomatik | sangat | dekat | selama | bertahun | lamanya | p>Kedua | mulai | menjalin | mengunjungi | 1986 | bertemu | dengan | sung | pendiri | sekaligus | kakek | strong>< | p>USA | TODAY | ASIA | CORRESPONDENT | DEMA< | p> |

Kenang Meninggalnya Castro, Korea Utara Berkabung 3 Hari

Senin, 28 November 2016 | 22:00 WIB

Kenang Meninggalnya Castro, Korea Utara Berkabung 3 Hari

Pahlawan revolusioner Kuba, Ernesto "Che" Guevara (tengah), pemimpin Kuba Fidel Castro (kiri), dan Presiden Kuba Osvaldo Dorticos menghadiri resepsi di lokasi yang tidak diketahui di Kuba, pada 1960. Prensa Latina/AP

TEMPO.CO, Pyongyang - Pemerintah Korea Utara mengumumkan tiga hari masa berkabung untuk mengenang kematian mantan pemimpin revolusi Kuba, Fidel Castro. Gedung-gedung pemerintahan di Korea Utara telah diperintahkan untuk menaikkan bendera setengah tiang guna menghormati Castro yang meninggal pada Jumat, 25 November 2016, di usia 90 tahun.

Laporan dari Pyongyang mengatakan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, mengirimkan karangan bunga ke kedutaan Kuba dan delegasi pejabat senior Korea Utara telah meninggalkan Havana untuk menghadiri upacara peringatan kematian Castro.

Menurut agen Jepang yang memonitor media Korea Utara, Castro adalah tokoh politik asing pertama yang dihormati sedemikian rupa sejak pemimpin Palestina, Yasser Arafat, meninggal pada 2004.

Tak lama setelah menerima berita kematian Castro, Kim Yong-nam, kepala parlemen Korea Utara, mengirimkan pesan belasungkawa kepada saudara Castro, Raul, yang berkuasa setelah Fidel turun pada 2008.

Di dalamnya, Kim Yong-nam mengatakan, meskipun Fidel Castro telah meninggal, "Prestasi yang ia lakukan untuk revolusi Kuba dan hubungan persaudaraan persahabatan antara kedua negara akan tetap bertahan selamanya."

Karena permusuhan mereka terhadap Amerika Serikat dan struktur kekuasaan otoriter yang sama, Kuba dan Korea Utara telah mempertahankan hubungan diplomatik yang sangat dekat selama bertahun-tahun lamanya.

Kedua negara mulai menjalin hubungan pada 1960. Castro mengunjungi Korea Utara pada 1986 untuk bertemu dengan Kim Il-sung, pendiri negara sekaligus kakek Kim Jong-un.

USA TODAY | ASIA CORRESPONDENT | YON DEMA

"

| Kenang | Meninggalnya | Castro, | Korea | Utara | Berkabung | Hari | Senin | November | 2016 | 22:00 | WIB< | p> < | div> Pahlawan | revolusioner | Kuba | Ernesto | Guevara | (tengah) | pemimpin | Fidel | Castro | (kiri) | Presiden | Osvaldo | Dorticos | menghadiri | resepsi | lokasi | yang | tidak | diketahui | pada | 1960 | Prensa | Latina | p> < | div> TEMPO | Pyongyang< | strong> | Pemerintah | mengumumkan | tiga | hari | masa | berkabung | untuk | mengenang | kematian | mantan | revolusi | Gedung | gedung | pemerintahan | telah | diperintahkan | menaikkan | bendera | setengah | tiang | guna | menghormati | meninggal | Jumat | usia | tahun | p>Laporan | dari | Pyongyang | mengatakan | Jong | mengirimkan | karangan | bunga | kedutaan | delegasi | pejabat | senior | meninggalkan | Havana | upacara | peringatan | p>Menurut | agen | Jepang | memonitor | media | adalah | tokoh | politik | asing | pertama | dihormati | sedemikian | rupa | sejak | Palestina | Yasser | Arafat | 2004 | p>Tak | lama | setelah | menerima | berita | Yong | kepala | parlemen | pesan | belasungkawa | kepada | saudara | Raul | berkuasa | turun | 2008 | p>Di | dalamnya | meskipun | Prestasi | lakukan | hubungan | persaudaraan | persahabatan | antara | kedua | negara | akan | tetap | bertahan | selamanya | p>Karena | permusuhan | mereka | terhadap | Amerika | Serikat | struktur | kekuasaan | otoriter | sama | mempertahankan | diplomatik | sangat | dekat | selama | bertahun | lamanya | p>Kedua | mulai | menjalin | mengunjungi | 1986 | bertemu | dengan | sung | pendiri | sekaligus | kakek | strong>< | p>USA | TODAY | ASIA | CORRESPONDENT | DEMA< | p> |

Senin, 12 Desember 2016

Paduan Suara Palestina Tampil dalam Konser Natal di Indonesia

Kelompok paduan suara Bethlehem Bible College yang berasal dari kota Bethlehem, Palestina, tampil dalam konser Natal di Jakarta dan Bali pada 11-15 Desember 2016.

Di Jakarta, kelompok ini tampil sepanjang hari Minggu (11/12) dan Rabu di beberapa tempat, termasuk penampilan perdana di Gereja Bethel Indonesia Glow Fellowship Centre.

Dalam sambutan lewat rekaman video sebelum konser dimulai, pemimpin Gereja Bethel Glow Fellowship Center, Pendeta Gilbert Lumoindong, meminta maaf kepada sekitar 2.000 jemaat yang hadir karena ia masih berada di Australia. Pendeta Gilbert menyeru seluruh jemaat agar bersyukur karena kesediaan kelompok paduan suara tersebut ke Indonesia.

"Sungguh kita percaya bahwa pelayanan mereka yang kita beri nama Palestinian Christmas Concert. Mereka menyanyikan lagu-lagu Natal dalam bahasa Arab. Saya percaya pasti jadi berkat," ujarnya.

Bethlehem Bible College didirikan sejak 1979 dan merupakan satu-satunya kampus Injil di Palestina. Acara ini tidak saja bertujuan menambah informasi tentang kehidupan warga Palestina yang sangat beragam, tetapi juga toleransi dan keharmonisan yang terjalin di antara mereka.

Penampilan paduan suara dari Bethlehem Bible College di kota Bethlehem, Palestina, di depan jemaat misa Gereja Bethel Indonesia Glow Fellowship Center, Jakarta (11/12). (VOA/Fathiyah Wardah)

Penampilan paduan suara dari Bethlehem Bible College di kota Bethlehem, Palestina, di depan jemaat misa Gereja Bethel Indonesia Glow Fellowship Center, Jakarta (11/12). (VOA/Fathiyah Wardah)

Dr. Bishara Awad, pendiri Bethlehem Bible College, mengatakan sangat senang bisa mengunjungi Indonesia. Menurutnya, meskipun komunitas Kristen di Palestina sangat kecil, namun mereka memiliki hubungan yang sangat harmonis dengan kaum Muslim.

"Di Bethlehem, kami mempunyai hubungan sangat baik antara komunitas Kristen dan Muslim. Ada harmoni sangat indah di antara kami," ujarnya.

"Saya berikan contoh, walikota Bethlehem harus selalu dijabat orang Kristen meskipun dia tidak mendapat semua suara dukungan. Tapi sesuai aturan berlaku, dia harus orang Kristen. Warga Bethlehem menerima itu dan tidak ada masalah antara komunitas Muslim dan Kristen. Meski kaum Kristiani sangat minoritas, kami memiliki hubungan sangat baik."

Jemaat yang hadir sangat antusias menikmati penampilan kelompok paduan suara Bethlehem Bible College dan banyak yang merekam konser istimewa itu.

Dalam sambutannya sebelum konser digelar, Awad menjelaskan banyak orang tidak paham bahwa ada juga warga Palestina yang beragama Kristen. Dia mencontohkan bagaimana seorang pendeta asal Amerika Serikat yang baru mengetahui hal ini sepekan setelah berkunjung kePalestina.

Untuk itu, Awad mengajak sekitar dua ribu jemaat yang hadir dalam misa Minggu itu untuk berkunjung ke Bethlehem agar mengetahui lebih banyak hal istimewa di tanah suci bagi tiga agama tertua di dunia itu.

Awad mengatakan paduan suara dari kampusnya sudah berkeliling ke banyak negara, yakni Inggris, Jerman, Amerika Serikat, Norwegia, dan Afrika Selatan.

Saur Hasugian, Rektor Sekolah Tinggi Teologi Global Glow Indonesia mengatakan pihaknya sudah bekerjasama dengan Bethlehem Bible College selama lima tahun, khusus untuk pembelajaran Bahasa Arab. Kerjasama itu dalam bentuk pertukaran dosen.

"Budaya mereka juga kita akan pelajari, budaya kita juga akan mereka pelajari. Sehingga Indonesia yang mendukung Palestina merdeka, kita juga berharap umat Kristen ada di Indonesia bersama-sama untuk mendukung kehidupan bersama di Palestina, juga mendukung kehidupan bersama ada di Indonesia," ujarnya.

"

| Paduan | Suara | Palestina | Tampil | dalam | Konser | Natal di Indonesia | JAKARTA | â€" < | span>Kelompok | paduan | suara | Bethlehem | Bible | College | yang | berasal | kota | tampil | konser | Natal | Jakarta | Bali | pada | Desember | 2016 | p> Di | kelompok | sepanjang | hari | Minggu | Rabu | beberapa | tempat | termasuk | penampilan | perdana | Gereja | Bethel | Indonesia | Glow | Fellowship | Centre | p> Dalam | sambutan | lewat | rekaman | video | dimulai | pemimpin | Center | Pendeta | Gilbert | Lumoindong | meminta | maaf | kepada | jemaat | hadir | karena | masih | berada | Australia | menyeru | seluruh | agar | bersyukur | kesediaan | tersebut | p> Sungguh | percaya | bahwa | pelayanan | beri | nama | Palestinian | Christmas | Concert | Mereka | menyanyikan | lagu | bahasa | Arab | Saya | pasti | jadi | berkat | ujarnya | p> Bethlehem | didirikan | sejak | 1979 | merup | satu | satunya | kampus | Injil | Acara | bertujuan | menambah | informasi | tentang | kehidupan | warga | sangat | beragam | juga | toleransi | keharmonisan | terjalin | antara | p> Penampilan | depan | misa | (VOA | Fathiyah | Wardah)< | p> Dr | Bishara | Awad | pendiri | mengat | senang | mengunjungi | Menurutnya | meskipun | komunitas | Kristen | kecil | memiliki | hubungan | harmonis | dengan | kaum | Muslim | kami | mempunyai | baik | harmoni | indah | p> Saya | berikan | contoh | walikota | harus | dijabat | orang | mendapat | semua | dukungan | Tapi | sesuai | aturan | berlaku | Warga | menerima | masalah | Meski | Kristiani | minoritas | p> Jemaat | antusias | menikmati | banyak | istimewa | p> | player< | span>< | button>< | div> Dalam | sambutannya | digelar | menjelaskan | paham | beragama | mencontohkan | bagaimana | seorang | pendeta | asal | Amerika | Serikat | baru | mengetahui | sepekan | setelah | berkunjung | kePalestina | p> Untuk | mengajak | ribu | untuk | lebih | tanah | suci | bagi | tiga | agama | tertua | dunia | p> Awad | kampusnya | berkeliling | negara | yakni | Inggris | Jerman | Norwegia | Afrika | Selatan | p> Saur | Hasugian | Rektor | Sekolah | Tinggi | Teologi | Global | pihaknya | bekerjasama | selama | lima | tahun | khusus | pembelajaran | Bahasa | Kerjasama | bentuk | pertukaran | dosen | p> Budaya | pelajari | budaya | mendukung | merdeka | berharap | umat | bersama | sama | p> |

Kamis, 01 Desember 2016

Wanita-Wanita Cantik Gaza Palestina Juga Bisa Buat Aplikasi

JOUMANA Sroor belajar cara membuat aplikasi sejak umur 12 tahun. Dikutip Aljazeera, pada umur 15 tahun dia bersama tiga orang temannya di Gaza, telah membuat purwarupa untuk aplikasi daring bernama Early Alert, dalam aplikasi ini pengguna aplikasi bisa mengetahui titik kemacetan, kerumunan orang, kecelakaan, atau kejahatan di sekitar.

"Meski saya kadang tidak mendapat dukungan tentang teknologi yang saya ciptakan, tapi ada satu tempat yang saya anggap sebagai rumah kedua," ujarnya baru-baru ini.

Rumah kedua tersebut, kata Sroor berada di sebuah gudang kecil di kawasan Al Rimal, yang biasa disebut Gaza Sky Geeks.

"Orang-orang disini pun sudah saya anggap sebagai keluarga kedua saya," kata Sroor di ruangan yang diisi puluhan warga Palestina lainnya.

Gaza Sky Geeks dibentuk pada tahun 2011, dengan dana awal sebesar 900.000 US dollar yang didapat dari Google, Google memberikan bantuan berikut pengajaran cara membuat program-program aplikasi untuk membantu mengembangkan Gaza Sky Geeks ini.

Koordinator media sosial Gaza Sky Geeks, Dalia Shurrab, mengatakan, ada 4 perusahaan yang berinvestasi di Gaza Sky Geeks ini, dengan nilai investasi sebesar 30 ribu US dollar hingga 65 ribu US dollar.

Kini Gaza Sky Geeks berfokus untuk lebih banyak mempekerjakan kaum wanita, bahkan sekitar 50 persen dari pendiri Gaza Sky Geeks adalah wanita, tetapi menurut Rena Alqrenawi yang menjadi penanggung jawab pekerja wanita, target dari Gaza Sky Geeks adalah mempekerjakan sebanyak 80 persen kaum wanita.

"Hal ini dilakukan untuk mengurangi gap antara pekerja pria dan wanita dalam dunia teknologi," ujarnya.

Baru-baru ini Gaza Sky Geeks, sedang mempersiapkan anggota-anggotanya untuk mengikuti perlombaan dalam bidang teknologi yaitu Technovation Challenge, perlombaan ini dibuat untuk memperkenalkan pembuatan aplikasi bagi para wanita-wanita muda di dunia, disinilah Sroor dan timnya menciptakan Early Alert.

Sebanyak 20 orang dari Gaza, bahkan hampir semua tanpa latar belakang dalam dunia pemrograman akan mengikuti perlombaan tersebut, yang akan berlangsung dari Januari hingga April 2017.***
 

"

| Wanita-Wanita | Cantik | Gaza | Palestina | Juga | Bisa | Buat | Aplikasi | JOUMANA | Sroor | belajar | cara | membuat | aplikasi | sejak | umur | tahun | Dikutip | Aljazeera | pada | bersama | tiga | orang | temannya | telah | purwarupa | untuk | daring | bernama | Early | Alert | dalam | pengguna | bisa | mengetahui | titik | kemacetan | kerumunan | kecelakaan | atau | kejahatan | sekitar | p> Meski | saya | kadang | tidak | mendapat | dukungan | tentang | teknologi | yang | ciptakan | tapi | satu | tempat | anggap | sebagai | rumah | kedua | ujarnya | baru | p> Rumah | tersebut | kata | berada | sebuah | gudang | kecil | kawasan | Rimal | biasa | disebut | Geeks | p> Orang | disini | sudah | keluarga | ruangan | diisi | puluhan | warga | lainnya | p> < | p> Gaza | dibentuk | 2011 | dengan | dana | awal | sebesar | dollar | didapat | dari | Google | memberikan | bantuan | berikut | pengajaran | program | membantu | mengembangkan | p> Koordinator | media | sosial | Dalia | Shurrab | mengatakan | perusahaan | berinvestasi | nilai | investasi | ribu | hingga | p> Kini | berfokus | lebih | banyak | mempekerjakan | kaum | wanita | bahkan | persen | pendiri | adalah | tetapi | menurut | Rena | Alqrenawi | menjadi | penanggung | jawab | pekerja | target | sebanyak | p> Hal | dilakukan | mengurangi | antara | pria | dunia | p> Baru | sedang | mempersiapkan | anggota | anggotanya | mengikuti | perlombaan | bidang | yaitu | Technovation | Challenge< | dibuat | memperkenalkan | pembuatan | bagi | para | muda | disinilah | timnya | menciptakan | p> Sebanyak | hampir | semua | tanpa | latar | belakang | pemrograman | akan | berlangsung | Januari | April | 2017 | *** < | p> |

Senin, 28 November 2016

Kenang Meninggalnya Castro, Korea Utara Berkabung 3 Hari

Senin, 28 November 2016 | 22:00 WIB

Kenang Meninggalnya Castro, Korea Utara Berkabung 3 Hari

Pahlawan revolusioner Kuba, Ernesto "Che" Guevara (tengah), pemimpin Kuba Fidel Castro (kiri), dan Presiden Kuba Osvaldo Dorticos menghadiri resepsi di lokasi yang tidak diketahui di Kuba, pada 1960. Prensa Latina/AP

TEMPO.CO, Pyongyang - Pemerintah Korea Utara mengumumkan tiga hari masa berkabung untuk mengenang kematian mantan pemimpin revolusi Kuba, Fidel Castro. Gedung-gedung pemerintahan di Korea Utara telah diperintahkan untuk menaikkan bendera setengah tiang guna menghormati Castro yang meninggal pada Jumat, 25 November 2016, di usia 90 tahun.

Laporan dari Pyongyang mengatakan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, mengirimkan karangan bunga ke kedutaan Kuba dan delegasi pejabat senior Korea Utara telah meninggalkan Havana untuk menghadiri upacara peringatan kematian Castro.

Menurut agen Jepang yang memonitor media Korea Utara, Castro adalah tokoh politik asing pertama yang dihormati sedemikian rupa sejak pemimpin Palestina, Yasser Arafat, meninggal pada 2004.

Tak lama setelah menerima berita kematian Castro, Kim Yong-nam, kepala parlemen Korea Utara, mengirimkan pesan belasungkawa kepada saudara Castro, Raul, yang berkuasa setelah Fidel turun pada 2008.

Di dalamnya, Kim Yong-nam mengatakan, meskipun Fidel Castro telah meninggal, "Prestasi yang ia lakukan untuk revolusi Kuba dan hubungan persaudaraan persahabatan antara kedua negara akan tetap bertahan selamanya."

Karena permusuhan mereka terhadap Amerika Serikat dan struktur kekuasaan otoriter yang sama, Kuba dan Korea Utara telah mempertahankan hubungan diplomatik yang sangat dekat selama bertahun-tahun lamanya.

Kedua negara mulai menjalin hubungan pada 1960. Castro mengunjungi Korea Utara pada 1986 untuk bertemu dengan Kim Il-sung, pendiri negara sekaligus kakek Kim Jong-un.

USA TODAY | ASIA CORRESPONDENT | YON DEMA

"

| Kenang | Meninggalnya | Castro, | Korea | Utara | Berkabung | Hari | Senin | November | 2016 | 22:00 | WIB< | p> < | div> Pahlawan | revolusioner | Kuba | Ernesto | Guevara | (tengah) | pemimpin | Fidel | Castro | (kiri) | Presiden | Osvaldo | Dorticos | menghadiri | resepsi | lokasi | yang | tidak | diketahui | pada | 1960 | Prensa | Latina | p> < | div> TEMPO | Pyongyang< | strong> | Pemerintah | mengumumkan | tiga | hari | masa | berkabung | untuk | mengenang | kematian | mantan | revolusi | Gedung | gedung | pemerintahan | telah | diperintahkan | menaikkan | bendera | setengah | tiang | guna | menghormati | meninggal | Jumat | usia | tahun | p>Laporan | dari | Pyongyang | mengatakan | Jong | mengirimkan | karangan | bunga | kedutaan | delegasi | pejabat | senior | meninggalkan | Havana | upacara | peringatan | p>Menurut | agen | Jepang | memonitor | media | adalah | tokoh | politik | asing | pertama | dihormati | sedemikian | rupa | sejak | Palestina | Yasser | Arafat | 2004 | p>Tak | lama | setelah | menerima | berita | Yong | kepala | parlemen | pesan | belasungkawa | kepada | saudara | Raul | berkuasa | turun | 2008 | p>Di | dalamnya | meskipun | Prestasi | lakukan | hubungan | persaudaraan | persahabatan | antara | kedua | negara | akan | tetap | bertahan | selamanya | p>Karena | permusuhan | mereka | terhadap | Amerika | Serikat | struktur | kekuasaan | otoriter | sama | mempertahankan | diplomatik | sangat | dekat | selama | bertahun | lamanya | p>Kedua | mulai | menjalin | mengunjungi | 1986 | bertemu | dengan | sung | pendiri | sekaligus | kakek | strong>< | p>USA | TODAY | ASIA | CORRESPONDENT | DEMA< | p> |

Jumat, 09 Desember 2016

Syekh Ahmad Yassin, Pejuang Palestina yang Melegenda

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Syekh Ahmad Yassin adalah pendiri Hamas sekaligus pemimpin spiritual organisasi paramiliter Islam Palestina tersebut. Di bawah kepimimpinan sosok yang dikenal sebagai politikus andal ini, Hamas memperoleh popularitas di masyarakat Palestina melalui beragam kerja nyatanya.

Tak hanya di bidang perjuangan melawan Zionis Israel, tetapi juga amal-amal sosial seperti pendidikan, rumah sakit, perpustakaan, dan layanan lainnya. Kiprah tokoh kelahiran al-Jura, sebuah desa kecil dekat Kota Ashkelon, Palestina, 1 Januari 1929 ini, berawal dari keterlibatannya dalam pasukan Ikhwanul Muslimin cabang Palestina.

Pada 1984 ia dipenjara karena melakukan aksi penimbunan senjata secara diam-diam. Satu tahun kemudian, Yassin dibebaskan sebagai bagian dari Perjanjian Jibril.

Pada 1987, saat Intifadah I, Yassin mendirikan Hamas bersama Abdel Aziz al-Rantissi. Awalnya, Hamas disebut sayap paramiliter dari Ikhwanul Muslimin Palestina, dan ia menjadi pemimpinnya. Yassin adalah otoritas dominan dalam kepemimpinan Hamas. Ia terlibat langsung dalam perencanaan, merancang dan melancarkan serangan teror yang dilakukan organisasi.

Dalam kapasitas ini, Yassin pribadi memberikan persetujuannya untuk peluncuran roket Qassam terhadap kota-kota Israel, serta pemboman dan operasi bunuh diri. Dalam penampilan publiknya, Yassin menyerukan berulang kali kelanjutan perjuangan bersenjata melawan Israel.

Dalam pernyataannya Yassin mengatakan, serangan terhadap Israel, hanya sebagai pembalasan langsung atas kematian warga sipil Palestina. Yassin menentang proses perdamaian antara Palestina dan Israel.

Dia mendukung perlawanan bersenjata terhadap Israel dan sangat vokal. Ia menegaskan bahwa Palestina adalah tanah Islam yang dikuduskan untuk generasi Muslim selanjutnya hingga hari akhir dan tidak ada alasan bagi pemimpin Arab menyerah kepada setiap bagian dari wilayah Palestina. Retorika Yassin tidak membedakan antara Israel dan Yahudi, pada satu titik ia menyatakan bahwa rekonsiliasi dengan orang-orang Yahudi adalah kejahatan.

Namun, saat ia ditangkap dalam videonya ia menyatakan tidak memiliki masalah dengan orang-orang Yahudi sebagai manusia biasa. Apa yang terjadi antara Palestina dan Israel adalah konflik politik.

Retorika Yassin sering diteliti di media. Dalam satu kesempatan, ia berpendapat bahwa Israel harus hilang dari peta. Slogan Yassin yang terkenal yaitu, Kami telah memilih jalan ini, dan akan berakhir dengan martir atau kemenangan. Slogan ini seperti menjadi mantra yang berulang bagi warga Palestina.

Pada 1989, Yassin ditangkap oleh Israel dan dihukum penjara seumur hidup. Namun, pada 1997, ia dibebaskan dari penjara Israel sebagai bagian dari kesepakatan dengan Yordania menyusul adanya upaya pembunuhan terhadap Khaled Mashal, oleh Mossad Israel di Yordania.

Yassin dibebaskan Israel untuk pertukaran dua agen Mossad yang ditangkap oleh pihak berwenang Yordania. Dalam kondisi ini Yassin harus menahan diri untuk melanjutkan aksi bom bunuh diri terhadap Israel sebagai syarat kebebasan.

"

| Syekh | Ahmad | Yassin, | Pejuang | Palestina | yang | Melegenda | REPUBLIKA | JAKARTA | Yassin | adalah | pendiri | Hamas | sekaligus | pemimpin | spiritual | organisasi | paramiliter | Islam | tersebut | bawah | kepimimpinan | sosok | dikenal | sebagai | politikus | andal | memperoleh | popularitas | masyarakat | beragam | kerja | nyatanya | span>< | p> Tak | hanya | bidang | perjuangan | melawan | Zionis | Israel | juga | amal | sosial | seperti | pendidikan | rumah | sakit | perpustakaan | layanan | lainnya | Kiprah | tokoh | kelahiran | Jura | sebuah | desa | kecil | dekat | Kota | Ashkelon | Januari | 1929 | berawal | keterlibatannya | dalam | pasukan | Ikhwanul | Muslimin | cabang | p> Pada | 1984 | dipenjara | karena | melakukan | aksi | penimbunan | senjata | secara | diam | Satu | tahun | kemudian | dibebaskan | bagian | Perjanjian | Jibril | p>Pada | 1987 | saat | Intifadah | mendirikan | bersama | Abdel | Aziz | Rantissi | Awalnya | disebut | sayap | menjadi | pemimpinnya | otoritas | dominan | kepemimpinan | terlibat | langsung | perencanaan | merancang | melancarkan | serangan | teror | dilakukan | p>Dalam | kapasitas | pribadi | memberikan | persetujuannya | untuk | peluncuran | roket | Qassam | terhadap | kota | serta | pemboman | operasi | bunuh | diri | Dalam | penampilan | publiknya | menyerukan | berulang | kali | kelanjutan | bersenjata | p> Dalam | pernyataannya | mengat | pembalasan | atas | kematian | warga | sipil | menentang | proses | perdamaian | antara | p>Dia | mendukung | perlawanan | sangat | vokal | menegaskan | bahwa | tanah | dikuduskan | generasi | Muslim | selanjutnya | hari | akhir | alasan | bagi | Arab | menyerah | kepada | setiap | wilayah | Retorika | membed | Yahudi | pada | satu | titik | menyat | rekonsiliasi | dengan | orang | kejahatan | p>Namun | ditangkap | videonya | memiliki | masalah | manusia | biasa | terjadi | konflik | politik | p>Retorika | sering | diteliti | media | kesempatan | berpendapat | harus | hilang | peta | Slogan | terkenal | yaitu | Kami | telah | memilih | jalan | berakhir | martir | atau | kemenangan | mantra | 1989 | oleh | dihukum | penjara | seumur | hidup | Namun | 1997 | kesepakatan | Yordania | menyusul | adanya | upaya | pembunuhan | Khaled | Mashal | Mossad | p> Yassin | pertukaran | agen | pihak | berwenang | kondisi | menahan | melanjutkan | syarat | kebebasan | p> |

Selasa, 29 November 2016

Korea Utara Berkabung 3 Hari untuk 'Kamerad Agung' Castro

Korea Utara melangsungkan masa berkabung tiga hari untuk Fidel Castro, yang dianggap sebagai sahabat erat melawan musuh bersama, Amerika Serikat.

Bendera-bendera di luar gedung-gedung pemerintah dipasang setengah tiang untuk menghormati Castro, yang meninggal dunia Jumat lalu (25/11) pada usia 90 tahun.

Laporan-laporan dari Pyongyang mengatakan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengunjungi Kedutaan Besar Kuba untuk memberikan penghormatan. Delegasi pejabat senior Korea Utara telah berangkat ke Havana untuk menghadiri acara memorial untuk Castro.

"Kami merasakan duka kehilangan kamerad agung, kamerad agung dalam perang bersama," tulis Kim dalam buku tamu di Kedutaan Kuba, seperti yang dilaporkan kantor berita resmi KCNA, Selasa (29/11).

Menurut sebuah lembaga Jepang yang memantau media Korea Utara, Castro adalah tokoh politik asing pertama yang mendapat kehormatan semacam itu sejak pemimpin Palestina, Yasser Arafat, meninggal tahun 2004.

Masa berkabung akan berakhir Rabu.

Kematian Fidel Castro kemungkinan merupakan akhir dari era hubungan Korea Utara-Kuba.

Karena rasa permusuhan yang sama terhadap Amerika Serikat dan struktur kekuasaan otoriter yang mirip, Kuba dan Korea Utara memiliki hubungan diplomatik yang erat selama bertahun-tahun. Kedua negara itu membentuk hubungan tahun 1960 dan Castro berkunjung ke Korea Utara tahun 1986 untuk bertemu Kim Il-sung, pendiri negara itu dan kakek Kim Jong-un.

Namun hubungan itu sepertinya memudar di Pyongyang akibat normalisasi hubungan antara Kuba dan AS pada 2014. [hd]

"

| Korea | Utara | Berkabung | Hari | untuk | Kamerad | Agung | Castro | TOKYO | â€" < | span>Korea | melangsungkan | masa | berkabung | tiga | hari | Fidel | yang | dianggap | sebagai | sahabat | erat | melawan | musuh | bersama | Amerika | Serikat | p> Bendera | bendera | luar | gedung | pemerintah | dipasang | setengah | tiang | menghormati | meninggal | dunia | Jumat | lalu | pada | usia | tahun | p> Laporan | laporan | dari | Pyongyang | mengatakan | pemimpin | Jong | mengunjungi | Kedutaan | Besar | Kuba | memberikan | penghormatan | Delegasi | pejabat | senior | telah | berangkat | Havana | menghadiri | acara | memorial | p> Kami | merasakan | duka | kehilangan | kamerad | agung | dalam | perang | tulis | buku | tamu | seperti | dilaporkan | kantor | berita | resmi | KCNA | Selasa | p> Menurut | sebuah | lembaga | Jepang | memantau | media | adalah | tokoh | politik | asing | pertama | mendapat | kehormatan | semacam | sejak | Palestina | Yasser | Arafat | 2004 | p> Masa | akan | berakhir | Rabu | p> Kematian | kemungkinan | merupakan | akhir | hubungan | p> Karena | rasa | permusuhan | sama | terhadap | struktur | kekuasaan | otoriter | mirip | memiliki | diplomatik | selama | bertahun | Kedua | negara | membentuk | 1960 | berkunjung | 1986 | bertemu | sung | pendiri | kakek | p> Namun | sepertinya | memudar | akibat | normalisasi | antara | 2014 | [hd]< | em>< | p> |