Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri p>Netanyahu. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri p>Netanyahu. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 Desember 2016

PM Israel tolak bertemu Presiden Palestina di Paris

Paris/Jerusalem, (ANTARA News) - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, Rabu, ia telah menyatakan kepada Presiden Prancis Francois Hollande bahwa ia tidak akan bertemu dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas jika Prancis melanjutkan penyelenggaraan konferensi perdamaian internasional Paris akhir Desember.

Netanyahu telah berkali-kali menolak usulan soal penyelenggaraan konferensi tersebut.

Prancis telah berupaya meyakinkan Netanyahu untuk melakukan pertemuan dengan Abbas di Paris guna menghidupkan kembali perundingan perdamaian yang hampir mati antara Israel dan Palestina, kata Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Marc Ayrault, Rabu.

"Netanyahu mengatakan kepada Hollande bahwa kalau konferensi internasional di Paris ditiadakan, ia akan datang bertemu dengan Abu Mazen (Mahmoud Abbas) untuk berunding secara langsung tanpa prasyarat," menurut pernyataan yang mengatakan bahwa Netanyahu telah berbicara kepada Hollande.

"Israel tidak akan berpartisipasi dalam konferensi internasional yang tidak memberikan sumbangan dalam (upaya) mencapai perdamaian," tambahnya seperti dikutip Reuters.

Paris berkukuh untuk menyelenggarakan konferensi.

Prancis berkeyakinan bahwa dengan membawa kedua pemimpin untuk bertemu Hollande satu hari setelah konferensi, pihaknya membuka kesempatan menjawab tuduhan-tuduhan bahwa prakarsa Prancis itu ditujukan untuk mencari penyelesaian secara multilateral.

"Kita harus menciptakan kondisi bagi penyelesaian dua-negara dan kami saat ini sangat bertekad untuk melakukan apa pun untuk mewujudkan inisiatif kita. Semakin cepat, semakin baik," kata Ayrault kepada para wartawan dalam jumpa pers bersama mitranya dari Spanyol, Alfonso Dastis.

Ayrault membenarkan bahwa undangan telah disampaikan kepada Netanyahu dan Abbas untuk berhadapan langsung melakukan pertemuan.

Para diplomat mengatakan Hollande juga berencana meminta Presiden Amerika Serikat Barack Obama untuk membahas masalah tersebut.

Juru bicara Abbas, Nabil Abu Rdainah, mengatakan Palestina menyambut baik "upaya-upaya Prancis untuk menyelamatkan proses politik yang goyah."

Prancis tahun ini telah berkali-kali berupaya menyuntikkan nafas baru ke dalam proses perdamaian dengan menyelenggarakan konferensi awal pada Juni.

Konferensi tersebut dihadiri perwakilan dari Perserikatan Bangsa-bangsa, Uni Eropa, Amerika Serikat dan negara-negara utama Arab untuk membahas berbagai proposal, tanpa kehadiran pihak Israel ataupun Palestina.

Rencana yang diusung adalah mengadakan kelanjutan konferensi sebelum Natal dengan melibatkan Israel dan Palestina untuk melihat apakah kedua pihak bisa dibawa kembali ke meja perundingan.

Konferensi tingkat menteri luar negeri tersebut diarahkan untuk menyetujui pernyataan bersama yang akan menegaskan penyelesaian dua-negara berdasarkan perbatasan sebelum 1967 dan sesuai dengan resolusi-resolusi Dewan Keamanan, kata para diplomat.

(.T008)

Editor: Unggul Tri Ratomo

COPYRIGHT © ANTARA 2016

"

| Israel | tolak | bertemu | Presiden | Palestina | Paris | Jerusalem | (ANTARA | News) | Perdana | Menteri | Benjamin | Netanyahu | mengat | Rabu | telah | menyat | kepada | Prancis | Francois | Hollande | bahwa | dengan | Mahmoud | Abbas | jika | melanjutkan | penyelenggaraan | konferensi | perdamaian | internasional | akhir | Desember | berkali | kali | menolak | usulan | soal | tersebut | p>Prancis | berupaya | meyakinkan | untuk | melakukan | pertemuan | guna | menghidupkan | kembali | perundingan | yang | hampir | mati | antara | kata | Luar | Negeri | Jean | Marc | Ayrault | p>Netanyahu | kalau | ditiad | datang | Mazen | (Mahmoud | Abbas) | berunding | secara | langsung | tanpa | prasyarat | menurut | pernyataan | berbicara | p>Israel | berpartisipasi | dalam | memberikan | sumbangan | (upaya) | mencapai | tambahnya | seperti | dikutip | Reuters | p>Paris | berkukuh | menyelenggar | berkeyakinan | membawa | kedua | pemimpin | satu | hari | setelah | pihaknya | membuka | kesempatan | menjawab | tuduhan | prakarsa | ditujukan | mencari | penyelesaian | multilateral | p>Kita | harus | mencipt | kondisi | bagi | negara | kami | saat | sangat | bertekad | mewujudkan | inisiatif | Semakin | cepat | semakin | baik | para | wartawan | jumpa | pers | bersama | mitranya | Spanyol | Alfonso | Dastis | p>Ayrault | membenarkan | undangan | disampaikan | berhadapan | p>Para | diplomat | juga | berencana | meminta | Amerika | Serikat | Barack | Obama | membahas | masalah | p>Juru | bicara | Nabil | Rdainah | menyambut | upaya | menyelamatkan | proses | politik | goyah | tahun | menyuntikkan | nafas | baru | awal | pada | Juni | p>Konferensi | dihadiri | perwakilan | Perserikatan | Bangsa | bangsa | Eropa | utama | Arab | berbagai | proposal | kehadiran | pihak | ataupun | p>Rencana | diusung | adalah | mengad | kelanjutan | Natal | melibatkan | melihat | apakah | dibawa | meja | tingkat | menteri | luar | negeri | diarahkan | menyetujui | menegaskan | berdasarkan | perbatasan | 1967 | sesuai | resolusi | Dewan | Keamanan | T008) < | p>Editor: | Unggul | Ratomo< | span>< | p>COPYRIGHT | ANTARA< | span> | 2016< | ins>< | div> |

Jumat, 09 Desember 2016

PM Israel tolak berunding dengan Presiden Palestina di Paris

Yerusalem (ANTARA News) - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak kemungkinan pertemuan dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas dalam konferensi perdamaian pimpinan Prancis pada bulan ini menurut keterangan kantornya.

Para pejabat Israel sudah lama menentang inisiatif tersebut, yang akan melibatkan pertemuan tingkat tinggi internasional di Paris pada akhir Desember guna memulai kembali upaya perdamaian dengan Palestina.

Netanyahu mengatakan kepada Presiden Prancis Francois Hollande dalam percakapan lewat telepon pada Rabu (7/12) bahwa meski demikian dia bersedia bertemu dengan Abbas "secara langsung, tanpa prasyarat" menurut Kantor Perdana Menteri Israel.

"Israel tidak akan berpartisipasi dalam konferensi internasional yang tidak berkontribusi terhadap perdamaian," demikian antara lain pernyataan Kantor Perdana Menteri.

Palestina sangat mendukung pendekatan internasional Prancis, menyatakan perundingan bertahun-tahun dengan Israel belum mengakhiri pendudukan.

Netanyahu sudah menyampaikan penolakannya terhadap "diktat internasional" dan berulang kali menyerukan perundingan langsung.

Upaya perdamaian antara kedua pihak terhenti sepenuhnya sejak inisiatif pimpinan Amerika Serikat gagal pada April 2014.

Seorang juru bicara Netanyahu kembali menyatakan penolakan Israel atas inisiatif Prancis pada Rabu.

"Perdamaian akan dicapai lewat perundingan langsung dengan tetangga kami Palestina, bukan lewat konferensi internasional," kata David Keyes sebelum Netanyahu melakukan pembicaraan lewat telepon dengan Hollande.

"Posisi kami tidak berubah. Israel akan menghadiri konferensi Prancis karena itu akan mendorong perdamaian menjauh," katanya sebagaimana dikutip kantor berita AFP. (mr)

Editor: Maryati

COPYRIGHT © ANTARA 2016

"

| Israel | tolak | berunding | dengan | Presiden | Palestina | Paris | Yerusalem | (ANTARA | News) | Perdana | Menteri | Benjamin | Netanyahu | menolak | kemungkinan | pertemuan | Mahmoud | Abbas | dalam | konferensi | perdamaian | pimpinan | Prancis | pada | bulan | menurut | keterangan | kantornya | Para | pejabat | lama | menentang | inisiatif | tersebut | yang | melibatkan | tingkat | tinggi | internasional | akhir | Desember | guna | memulai | kembali | upaya | p>Netanyahu | mengat | kepada | Francois | Hollande | percakapan | lewat | telepon | Rabu | bahwa | meski | demikian | bersedia | bertemu | secara | langsung | tanpa | prasyarat | Kantor | p>Israel | berpartisipasi | berkontribusi | terhadap | antara | lain | pernyataan | p>Palestina | sangat | mendukung | pendekatan | menyat | perundingan | bertahun | tahun | mengakhiri | pendudukan | menyampaikan | penolnya | diktat | berulang | kali | menyerukan | p>Upaya | kedua | pihak | terhenti | sepenuhnya | sejak | Amerika | Serikat | gagal | April | 2014 | p>Seorang | juru | bicara | penol | atas | p>Perdamaian | dicapai | tetangga | kami | bukan | kata | David | Keyes | melakukan | pembicaraan | p>Posisi | berubah | menghadiri | karena | mendorong | menjauh | katanya | sebagaimana | dikutip | kantor | berita | (mr)< | p>Editor: | Maryati< | span>< | p>COPYRIGHT | ANTARA< | span> | 2016< | ins>< | div> |

Sabtu, 10 Desember 2016

PM Israel tolak berunding dengan Presiden Palestina di Paris

Yerusalem (ANTARA News) - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak kemungkinan pertemuan dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas dalam konferensi perdamaian pimpinan Prancis pada bulan ini menurut keterangan kantornya.

Para pejabat Israel sudah lama menentang inisiatif tersebut, yang akan melibatkan pertemuan tingkat tinggi internasional di Paris pada akhir Desember guna memulai kembali upaya perdamaian dengan Palestina.

Netanyahu mengatakan kepada Presiden Prancis Francois Hollande dalam percakapan lewat telepon pada Rabu (7/12) bahwa meski demikian dia bersedia bertemu dengan Abbas "secara langsung, tanpa prasyarat" menurut Kantor Perdana Menteri Israel.

"Israel tidak akan berpartisipasi dalam konferensi internasional yang tidak berkontribusi terhadap perdamaian," demikian antara lain pernyataan Kantor Perdana Menteri.

Palestina sangat mendukung pendekatan internasional Prancis, menyatakan perundingan bertahun-tahun dengan Israel belum mengakhiri pendudukan.

Netanyahu sudah menyampaikan penolakannya terhadap "diktat internasional" dan berulang kali menyerukan perundingan langsung.

Upaya perdamaian antara kedua pihak terhenti sepenuhnya sejak inisiatif pimpinan Amerika Serikat gagal pada April 2014.

Seorang juru bicara Netanyahu kembali menyatakan penolakan Israel atas inisiatif Prancis pada Rabu.

"Perdamaian akan dicapai lewat perundingan langsung dengan tetangga kami Palestina, bukan lewat konferensi internasional," kata David Keyes sebelum Netanyahu melakukan pembicaraan lewat telepon dengan Hollande.

"Posisi kami tidak berubah. Israel akan menghadiri konferensi Prancis karena itu akan mendorong perdamaian menjauh," katanya sebagaimana dikutip kantor berita AFP. (mr)

Editor: Maryati

COPYRIGHT © ANTARA 2016

"

| Israel | tolak | berunding | dengan | Presiden | Palestina | Paris | Yerusalem | (ANTARA | News) | Perdana | Menteri | Benjamin | Netanyahu | menolak | kemungkinan | pertemuan | Mahmoud | Abbas | dalam | konferensi | perdamaian | pimpinan | Prancis | pada | bulan | menurut | keterangan | kantornya | Para | pejabat | lama | menentang | inisiatif | tersebut | yang | melibatkan | tingkat | tinggi | internasional | akhir | Desember | guna | memulai | kembali | upaya | p>Netanyahu | mengat | kepada | Francois | Hollande | percakapan | lewat | telepon | Rabu | bahwa | meski | demikian | bersedia | bertemu | secara | langsung | tanpa | prasyarat | Kantor | p>Israel | berpartisipasi | berkontribusi | terhadap | antara | lain | pernyataan | p>Palestina | sangat | mendukung | pendekatan | menyat | perundingan | bertahun | tahun | mengakhiri | pendudukan | menyampaikan | penolnya | diktat | berulang | kali | menyerukan | p>Upaya | kedua | pihak | terhenti | sepenuhnya | sejak | Amerika | Serikat | gagal | April | 2014 | p>Seorang | juru | bicara | penol | atas | p>Perdamaian | dicapai | tetangga | kami | bukan | kata | David | Keyes | melakukan | pembicaraan | p>Posisi | berubah | menghadiri | karena | mendorong | menjauh | katanya | sebagaimana | dikutip | kantor | berita | (mr)< | p>Editor: | Maryati< | span>< | p>COPYRIGHT | ANTARA< | span> | 2016< | ins>< | div> |

Sabtu, 03 Desember 2016

Sebarkan Kebencian, Komite Palestina Pertimbangkan Tuntut...

Sebuah komite Palestina mempertimbangkan untuk menyeret Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu karena dianggap menyebarkan kebencian rasial. Foto/Istimewa

YERUSALEM - Sebuah badan perwakilan Palestina mengumumkan akan mempertimbangkan untuk menuntut Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu, atas hasutan rasial. Dalam pidatonya terkait kebakaran yang melanda Israel, Netanyahu menyindir bahwa Palestina telah sengaja memicu kebakaran yang melanda negara itu.

Komite Tinggi untuk Warga Arab Israel, salah satu organisasi perwakilan top Palestina, menuduh Netanyahu menyebarkan kebencian terhadap warga Palestina di Israel dalam pidatonya setelah serangkaian kebakaran terjadi di seluruh negaa itu.

Ketua Komite, Mohammed Barakeh, mengutuk pernyataan Netanyahu selain sikap yang ditunjukkan oleh sejumlah menteri dan media Israel. "Bahasa (Netanyahu) adalah pintu gerbang ke eskalasi hasutan terhadap orang Arab," kata Barakeh, mantan anggota Knesset atau Parlemen Israel seperti dikutip dari Al Araby, Minggu (4/12/2016).

Belum ada penjelasan lebih lanjut tentang bagaimana pihak komite akan membawa kasus Netanyahu ke pengadilan.

Komite juga mengeluarkan pernyataan yang mengkritik pemerintah karena bersikap "rasis" terkait undang-undang tentang siaran agama. Undang-undang ini dianggap oleh kebanyakan orang Palestina sebagai larangan azan. Komite juga menyebutkan persiapan untuk Hari Solidaritas Dunia dengan rakyat Palestina.

(ian)
dibaca 835x

"

| Sebarkan | Kebencian, | Komite | Palestina | Pertimbangkan | Tuntut... | Sebuah | komite | mempertimbangkan | untuk | menyeret | Perdana | Menteri | Israel | Benjamin | Netanyahu | karena | dianggap | menyebarkan | kebencian | rasial | Foto | Istimewa < | p>YERUSALEM< | strong> | badan | perwakilan | mengumumkan | menuntut | Benyamin | atas | hasutan | Dalam | pidatonya | terkait | kebakaran | yang | melanda | menyindir | bahwa | telah | sengaja | memicu | negara | Tinggi | Warga | Arab | salah | satu | organisasi | menuduh | terhadap | warga | dalam | setelah | serangkaian | terjadi | seluruh | negaa | p>Ketua | Mohammed | Barakeh | mengutuk | pernyataan | selain | sikap | ditunjukkan | oleh | sejumlah | menteri | media | Bahasa | (Netanyahu) | adalah | pintu | gerbang | eskalasi | orang | kata | mantan | anggota | Knesset | atau | Parlemen | seperti | dikutip | Araby | Minggu | 2016) | p>Belum | penjelasan | lebih | lanjut | tentang | bagaimana | pihak | membawa | kasus | pengadilan | p>Komite | juga | mengeluarkan | mengkritik | pemerintah | bersikap | rasis | undang | siaran | agama | Undang | kebany | sebagai | larangan | azan | menyebutkan | persiapan | Hari | Solitas | Dunia | dengan | rakyat | p>(ian< | span>)dibaca | 835x< | span>< | div> |

Kamis, 08 Desember 2016

Sejarah Hari Ini: Gerakan Intifadah Pecah, Palestina Tuntut Kemerdekaan

REPUBLIKA.CO.ID,   Intifada atau gerakan perlawanan rakyat Palestina terhadap penjajah Israel pecah di Jalur Gaza untuk pertama kali pada 9 Desember 1987.. Di bagian wilayah yang diduduki Israel, warga Palestina menuntut kemerdekaan atas penjajahan dan penindasan yang terjadi.

Gerakan Intifada ini berawal dari truk Israel yang menabrak pekerja Palestina. Sebanyak 10 orang tewas dan warga Palestina menilai hal itu terjadi dengan sengaja dan berlatar belakang kebencian etnis Yahudi.

Sejumlah protes dilakukan oleh warga Palestina di Jalur Gaza.  Banyak yang turun ke jalan dan menyerang polisi serta pasukan militer Israel yang bersiap menghentikan gerakakan mereka.

Bentrokan ini juga berlanjut hingga ke wilayah Tepi Barat yang dikuasai Israel. Hingga berbulan-bulan lamanya, kekerasan terjadi di wilayah-wilayah itu.

Intifada pada 1987 juga menjadi luapan kemarahan warga Palestina atas penindasan Israel yang menduduki wilayah Yerusalem Timur. Selama 20 tahu, Israel merebut tanah Palestina dan terus memperluas permukiman di wilayah yang disengketakan tersebut.

Pada 1992, Perdana Menteri Israel Yitzhak Rabin mengatakan akan bergerak cepat menuju proses perdamaian dengan Palestina. Ia membekukan permukiman baru Israel di wilayah yang diduduki dan intifada berakhir setelah lima tahun berlangsung.
 
Hingga pada 1993, negosiasi perdamaian antara Israel dan Palestina dilakukan di Oslo, Norwegia. Dalam kesepakatan itu diputuskan penarikan pasukan Israel dari Jalur Gaza dan Jericho di Tepi Barat. Pembentukan pemerintahan Palestina juga secara sah diakui di beberapa wilayah Tepi Barat.

Meski demikian, pada 1995 Rabin tewas dibunuh dan diduga dilakukan oleh ektremis Yahudi di Ibu Kota Tel Aviv. Proses perdamaian Israel dan Palestina berakhir di era penerusnya, mulai dari Shimon Peres, Ariel Sharon, Ehud Barak, hingga Benjamin Netanyahu.

Musim Dingin Terburuk di Iran

Sedikitnya 40 orang meninggal di Iran akibat cuaca dingin yang ekstrim pada 9 Desember 2003. Suhu yang disebut mencapai titik terendah di negara itu membuat banyak orang membeku dan mengalami hipotermia.

Dalam beberapa kasus, orang yang mengalami hipotermia akan megalami rasa panas dan merasa sangat gerah. Mereka yang diduga telah mendekati kematian bahkan merasa ingin menanggalkan pakaian karena panas tersebut.

Secara umum, kematian akibat hipotermia saat suhu tubuh mencapai di bawah 77 derajat Fahrenheit. Namun, ada beberapa kasus yang menyebutkan manusia dapat bertahan dengan memiliki suhu tubuh 57 derajat, seperti seorang anak di Kanada pada 1994.

Di Iran, musim dingin yang kering biasanya tidak pernah membuat banyak orang mengalami hipotermia. Namun, di waktu itu, cuaca dilaporkan benar-benar membeku dan membuat banyak orang dalam satu malam meninggal.

Pasukan Marinir AS Tiba di Somalia

Pasukan Amerika Serikat (AS) mendarat di Somalia pada 9 Desember 1992. Kedatangan mereka merupakan bagian dari operasi kemanusiaan untuk menolong ribuan warga sipil yang kelaparan saat konflik terjadi di negara itu.

AS sekaligus memimpin operasi multi nasional untuk memastikan makanan dapat didistribusikan ke seluruh warga di berbagai wilayah negara itu. Bersama dengan 350 ribu tentara dari negara lainnya, mereka berupaya mencegah adanya penjarahan dan pemerasan yang selama ini mengakibatkan penduduk kelaparan.

Misi utama AS adalah mengamankan Ibu Kota Mogadishu yang dikepung oleh kelompok bersenjata Somalia. Banyak yang memblokir jalan-jalan dekat bandara dan pelabuhan untuk merampok segala macam bantuan kemanusiaan yang datang dari dunia internasioal.

Sekitar 35 negara dikatakan tleah menawarkan diri untuk membantu operasi AS di Somalia. Diantaranya tidak hanya dengan berkontribusi mengirim pasukan militerm namun juga menyalurkan dana.

Puti Almas

"

| Sejarah | Hari | Ini: | Intifadah | Pecah, | Palestina | Tuntut | Kemerdekaan | REPUBLIKA |    | Intifada | atau | perlawanan | rakyat | terhadap | penjajah | Israel | pecah | Jalur | Gaza | untuk | pertama | kali | pada | Desember | 1987 | bagian | wilayah | yang | diduduki | warga | menuntut | kemerdekaan | atas | penjajahan | penindasan | terjadi | p>Ger | berawal | truk | menabrak | pekerja | Sebanyak | orang | tewas | menilai | dengan | sengaja | berlatar | belg | kebencian | etnis | Yahudi | p>Sejumlah | protes | dilakukan | oleh | Banyak | turun | jalan | menyerang | polisi | serta | pasukan | militer | bersiap | menghentikan | gerak | p>Bentrokan | juga | berlanjut | Tepi | Barat | dikuasai | Hingga | berbulan | bulan | lamanya | kekerasan | p>Intifada | menjadi | luapan | kemarahan | menduduki | Yerusalem | Timur | Selama | tahu | merebut | tanah | terus | memperluas | permukiman | disengket | tersebut | p>Pada | 1992 | Perdana | Menteri | Yitzhak | Rabin | mengat | bergerak | cepat | menuju | proses | perdamaian | membekukan | baru | intifada | berakhir | setelah | lima | tahun | berlangsung |  Hingga | 1993 | negosiasi | antara | Oslo | Norwegia | Dalam | kesepakatan | diputuskan | penarikan | Jericho | Pembentukan | pemerintahan | secara | diakui | beberapa | p>Meski | demikian | 1995 | dibunuh | diduga | ektremis | Kota | Aviv | Proses | penerusnya | mulai | Shimon | Peres | Ariel | Sharon | Ehud | Barak | Benjamin | Netanyahu | p>Musim | Dingin | Terburuk | Iran< | p>Sedikitnya | meninggal | Iran | cuaca | dingin | ekstrim | 2003 | Suhu | disebut | mencapai | titik | terendah | negara | membuat | banyak | membeku | mengalami | hipotermia | p>Dalam | kasus | megalami | rasa | panas | merasa | sangat | gerah | Mereka | telah | mendekati | kematian | bahkan | ingin | menanggalkan | pakaian | karena | p>Secara | umum | saat | suhu | tubuh | bawah | derajat | Fahrenheit | Namun | menyebutkan | manusia | dapat | bertahan | memiliki | seperti | seorang | anak | Kanada | 1994 | p>Di | musim | kering | biasanya | pernah | waktu | dilaporkan | benar | dalam | satu | malam | p>Pasukan | Marinir | Tiba | Somalia< | Amerika | Serikat | (AS) | mendarat | Somalia | Kedatangan | merup | operasi | kemanusiaan | menolong | ribuan | sipil | kelaparan | konflik | p>AS | sekaligus | memimpin | multi | nasional | memastikan | didistribusikan | seluruh | berbagai | Bersama | ribu | tentara | lainnya | berupaya | mencegah | adanya | penjarahan | pemerasan | selama | mengkan | penduduk | p>Misi | utama | adalah | mengamankan | Mogadishu | dikepung | kelompok | bersenjata | memblokir | dekat | bandara | pelabuhan | merampok | segala | macam | bantuan | datang | dunia | internasioal | p>Ser | dikat | tleah | menawarkan | diri | membantu | Diantaranya | hanya | berkontribusi | mengirim | militerm | menyalurkan | dana | p>Puti | Almas< | p> |

Jumat, 09 Desember 2016

Sejarah Hari Ini: Gerakan Intifadah Pecah, Palestina Tuntut Kemerdekaan

REPUBLIKA.CO.ID,   Intifada atau gerakan perlawanan rakyat Palestina terhadap penjajah Israel pecah di Jalur Gaza untuk pertama kali pada 9 Desember 1987.. Di bagian wilayah yang diduduki Israel, warga Palestina menuntut kemerdekaan atas penjajahan dan penindasan yang terjadi.

Gerakan Intifada ini berawal dari truk Israel yang menabrak pekerja Palestina. Sebanyak 10 orang tewas dan warga Palestina menilai hal itu terjadi dengan sengaja dan berlatar belakang kebencian etnis Yahudi.

Sejumlah protes dilakukan oleh warga Palestina di Jalur Gaza.  Banyak yang turun ke jalan dan menyerang polisi serta pasukan militer Israel yang bersiap menghentikan gerakakan mereka.

Bentrokan ini juga berlanjut hingga ke wilayah Tepi Barat yang dikuasai Israel. Hingga berbulan-bulan lamanya, kekerasan terjadi di wilayah-wilayah itu.

Intifada pada 1987 juga menjadi luapan kemarahan warga Palestina atas penindasan Israel yang menduduki wilayah Yerusalem Timur. Selama 20 tahu, Israel merebut tanah Palestina dan terus memperluas permukiman di wilayah yang disengketakan tersebut.

Pada 1992, Perdana Menteri Israel Yitzhak Rabin mengatakan akan bergerak cepat menuju proses perdamaian dengan Palestina. Ia membekukan permukiman baru Israel di wilayah yang diduduki dan intifada berakhir setelah lima tahun berlangsung.
 
Hingga pada 1993, negosiasi perdamaian antara Israel dan Palestina dilakukan di Oslo, Norwegia. Dalam kesepakatan itu diputuskan penarikan pasukan Israel dari Jalur Gaza dan Jericho di Tepi Barat. Pembentukan pemerintahan Palestina juga secara sah diakui di beberapa wilayah Tepi Barat.

Meski demikian, pada 1995 Rabin tewas dibunuh dan diduga dilakukan oleh ektremis Yahudi di Ibu Kota Tel Aviv. Proses perdamaian Israel dan Palestina berakhir di era penerusnya, mulai dari Shimon Peres, Ariel Sharon, Ehud Barak, hingga Benjamin Netanyahu.

Musim Dingin Terburuk di Iran

Sedikitnya 40 orang meninggal di Iran akibat cuaca dingin yang ekstrim pada 9 Desember 2003. Suhu yang disebut mencapai titik terendah di negara itu membuat banyak orang membeku dan mengalami hipotermia.

Dalam beberapa kasus, orang yang mengalami hipotermia akan megalami rasa panas dan merasa sangat gerah. Mereka yang diduga telah mendekati kematian bahkan merasa ingin menanggalkan pakaian karena panas tersebut.

Secara umum, kematian akibat hipotermia saat suhu tubuh mencapai di bawah 77 derajat Fahrenheit. Namun, ada beberapa kasus yang menyebutkan manusia dapat bertahan dengan memiliki suhu tubuh 57 derajat, seperti seorang anak di Kanada pada 1994.

Di Iran, musim dingin yang kering biasanya tidak pernah membuat banyak orang mengalami hipotermia. Namun, di waktu itu, cuaca dilaporkan benar-benar membeku dan membuat banyak orang dalam satu malam meninggal.

Pasukan Marinir AS Tiba di Somalia

Pasukan Amerika Serikat (AS) mendarat di Somalia pada 9 Desember 1992. Kedatangan mereka merupakan bagian dari operasi kemanusiaan untuk menolong ribuan warga sipil yang kelaparan saat konflik terjadi di negara itu.

AS sekaligus memimpin operasi multi nasional untuk memastikan makanan dapat didistribusikan ke seluruh warga di berbagai wilayah negara itu. Bersama dengan 350 ribu tentara dari negara lainnya, mereka berupaya mencegah adanya penjarahan dan pemerasan yang selama ini mengakibatkan penduduk kelaparan.

Misi utama AS adalah mengamankan Ibu Kota Mogadishu yang dikepung oleh kelompok bersenjata Somalia. Banyak yang memblokir jalan-jalan dekat bandara dan pelabuhan untuk merampok segala macam bantuan kemanusiaan yang datang dari dunia internasioal.

Sekitar 35 negara dikatakan tleah menawarkan diri untuk membantu operasi AS di Somalia. Diantaranya tidak hanya dengan berkontribusi mengirim pasukan militerm namun juga menyalurkan dana.

Puti Almas

"

| Sejarah | Hari | Ini: | Intifadah | Pecah, | Palestina | Tuntut | Kemerdekaan | REPUBLIKA |    | Intifada | atau | perlawanan | rakyat | terhadap | penjajah | Israel | pecah | Jalur | Gaza | untuk | pertama | kali | pada | Desember | 1987 | bagian | wilayah | yang | diduduki | warga | menuntut | kemerdekaan | atas | penjajahan | penindasan | terjadi | p>Ger | berawal | truk | menabrak | pekerja | Sebanyak | orang | tewas | menilai | dengan | sengaja | berlatar | belg | kebencian | etnis | Yahudi | p>Sejumlah | protes | dilakukan | oleh | Banyak | turun | jalan | menyerang | polisi | serta | pasukan | militer | bersiap | menghentikan | gerak | p>Bentrokan | juga | berlanjut | Tepi | Barat | dikuasai | Hingga | berbulan | bulan | lamanya | kekerasan | p>Intifada | menjadi | luapan | kemarahan | menduduki | Yerusalem | Timur | Selama | tahu | merebut | tanah | terus | memperluas | permukiman | disengket | tersebut | p>Pada | 1992 | Perdana | Menteri | Yitzhak | Rabin | mengat | bergerak | cepat | menuju | proses | perdamaian | membekukan | baru | intifada | berakhir | setelah | lima | tahun | berlangsung |  Hingga | 1993 | negosiasi | antara | Oslo | Norwegia | Dalam | kesepakatan | diputuskan | penarikan | Jericho | Pembentukan | pemerintahan | secara | diakui | beberapa | p>Meski | demikian | 1995 | dibunuh | diduga | ektremis | Kota | Aviv | Proses | penerusnya | mulai | Shimon | Peres | Ariel | Sharon | Ehud | Barak | Benjamin | Netanyahu | p>Musim | Dingin | Terburuk | Iran< | p>Sedikitnya | meninggal | Iran | cuaca | dingin | ekstrim | 2003 | Suhu | disebut | mencapai | titik | terendah | negara | membuat | banyak | membeku | mengalami | hipotermia | p>Dalam | kasus | megalami | rasa | panas | merasa | sangat | gerah | Mereka | telah | mendekati | kematian | bahkan | ingin | menanggalkan | pakaian | karena | p>Secara | umum | saat | suhu | tubuh | bawah | derajat | Fahrenheit | Namun | menyebutkan | manusia | dapat | bertahan | memiliki | seperti | seorang | anak | Kanada | 1994 | p>Di | musim | kering | biasanya | pernah | waktu | dilaporkan | benar | dalam | satu | malam | p>Pasukan | Marinir | Tiba | Somalia< | Amerika | Serikat | (AS) | mendarat | Somalia | Kedatangan | merup | operasi | kemanusiaan | menolong | ribuan | sipil | kelaparan | konflik | p>AS | sekaligus | memimpin | multi | nasional | memastikan | didistribusikan | seluruh | berbagai | Bersama | ribu | tentara | lainnya | berupaya | mencegah | adanya | penjarahan | pemerasan | selama | mengkan | penduduk | p>Misi | utama | adalah | mengamankan | Mogadishu | dikepung | kelompok | bersenjata | memblokir | dekat | bandara | pelabuhan | merampok | segala | macam | bantuan | datang | dunia | internasioal | p>Ser | dikat | tleah | menawarkan | diri | membantu | Diantaranya | hanya | berkontribusi | mengirim | militerm | menyalurkan | dana | p>Puti | Almas< | p> |

Palestina Apresiasi Indonesia | Republika Online

NUSA DUA - Palestina menghargai kesediaan Indonesia ikut dalam pertemuan para menteri luar negeri di Paris, Prancis. Pertemuan di konferensi perdamaian itu rencananya berlangsung pada 21 Desember 2016 mendatang.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Palestina Riad al-Maliki mengatakan, Menlu Retno Marsudi akan hadir di Paris mewakili Pemerintah Indonesia. ''Kehadiran Indonesia mewakili proses perdamaian Palestina,'' kata dia di sela acara BDF, Nusa Dua, Bali, kemarin.

Menurut Maliki, Indonesia menggaransi keadilan dan perdamaian Palestina. Bahkan, ia menyebut Indonesia mewakili keadilan dan perdamaian dunia. ''Indonesia dan Palestina mempunyai pandangan yang sama dalam mempertahankan perdamaian dunia,'' kata dia.

Indonesia merupakan negara dengan Masyarakat Islam terbesar di dunia, tetapi posisi Indonesia tidak berada dalam kawasan Timur Tengah. Karena itu, menurut Maliki, Indonesia diharapkan mampu memberikan perspektif baru dalam permasalahan Palestina-Israel.

Salah satu fokus yang kelak menjadi pembicaraan adalah solusi dua negara. Ini artinya, dunia internasional mendorong Palestina dan Israel hidup berdampingan secara damai. Selain Indonesia, anggota tetap Dewan Keamanan PBB akan hadir.

Mereka adalah Amerika Serikat, Cina, Rusia, Inggris, dan Prancis. Belanda, Italia, Spanyol, Irlandia, Polandia, Kanada, Arab Saudi, Maroko, dan Turki juga rencananya akan hadir. Organisasi internasional yang mengirimkan wakilnya adalah PBB, Uni Eropa, dan Liga Arab.

Presiden Prancis Francois Hollande mengundang Presiden Palestina Mahmud Abbas dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Paris, dua pekan mendatang. Hal ini diungkapkan seorang pejabat senior Israel, seperti dilansir laman berita Haaretz, Rabu (7/12).

"Pertemuan kedua pemimpin itu akan berlangsung setelah menteri luar negeri sejumlah negara berembuk soal konflik Palestina-Israel," demikian pernyataan pejabat itu. Rencananya, ada tiga kelompok kerja yang dibentuk dalam pertemuan di Paris.

Di antaranya insentif ekonomi untuk Israel dan Palestina saat mencapai kesepakatan damai, memperkuat institusi negara Palestina, dan meningkatkan partisipasi sipil dalam proses damai. Hollande hendak menyampaikan rekomendasi itu kepada Netanyahu ataupun Abbas.

Maliki menegaskan, Palestina adalah negara yang terus memperjuangkan kebebasan dan keadilan dalam kehidupan berdemokrasi. ''Namun, sangat disayangkan hari ini dunia masih membangun dinding pemisah yang memicu penolakan dan intoleransi.''

Riad mengatakan, intoleransi dan xenofobia hanya memperburuk situasi dunia saat ini. Pemimpin-pemimpin negara harus ekstra bekerja keras mengedukasi masyarakat lewat pendidikan sebab capaian tertinggi dari sebuah pendidikan adalah toleransi.

Media dan masyarakat sipil, menurut Riad memegang peranan penting untuk mempromosikan demokrasi, pluralisme, dan toleransi beragama. Inti dari perjuangan rakyat Palestina sendiri adalah kebebasan dan keadilan.      rep: Mutia Ramadhani/antara, ed: Ferry Kisihandi

"

| Palestina | Apresiasi | Indonesia | Republika | Online | NUSA | menghargai | kesediaan | ikut | dalam | pertemuan | para | menteri | luar | negeri | Paris | Prancis | Pertemuan | konferensi | perdamaian | rencananya | berlangsung | pada | Desember | 2016 | mendatang | p>Menteri | Luar | Negeri | (Menlu) | Riad | Maliki | mengat | Menlu | Retno | Marsudi | hadir | mewakili | Pemerintah | Kehadiran | proses | kata | sela | acara | Nusa | Bali | kemarin | p>Menurut | menggaransi | keadilan | Bahkan | menyebut | dunia | mempunyai | pandangan | yang | sama | mempertahankan | p>Indonesia | merup | negara | dengan | Masyarakat | Islam | terbesar | posisi | berada | kawasan | Timur | Tengah | Karena | menurut | diharapkan | mampu | memberikan | perspektif | baru | permasalahan | Israel | p>Salah | satu | fokus | kelak | menjadi | pembicaraan | adalah | solusi | artinya | internasional | mendorong | hidup | berdampingan | secara | damai | Selain | anggota | tetap | Dewan | Keamanan | p>Mereka | Amerika | Serikat | Cina | Rusia | Inggris | Belanda | Italia | Spanyol | Irlandia | Polandia | Kanada | Arab | Saudi | Maroko | Turki | juga | Organisasi | mengirimkan | wakilnya | Eropa | Liga | p>Presiden | Francois | Hollande | mengundang | Presiden | Mahmud | Abbas | Perdana | Menteri | Benjamin | Netanyahu | pekan | diungkapkan | seorang | pejabat | senior | seperti | dilansir | laman | berita | Haaretz | Rabu | p>Pertemuan | kedua | pemimpin | setelah | sejumlah | berembuk | soal | konflik | demikian | pernyataan | Rencananya | tiga | kelompok | kerja | dibentuk | p>Di | antaranya | insentif | ekonomi | untuk | saat | mencapai | kesepakatan | memperkuat | institusi | meningkatkan | partisipasi | sipil | hendak | menyampaikan | rekomendasi | kepada | ataupun | p>Maliki | menegaskan | terus | memperjuangkan | kebebasan | kehidupan | berdemokrasi | Namun | sangat | disayangkan | hari | masih | membangun | dinding | pemisah | memicu | penol | intoleransi | p>Riad | xenofobia | hanya | memperburuk | situasi | Pemimpin | harus | ekstra | bekerja | keras | mengedukasi | masyarakat | lewat | pendidikan | capaian | tertinggi | sebuah | toleransi | p>Media | memegang | peranan | penting | mempromosikan | demokrasi | pluralisme | beragama | Inti | perjuangan | rakyat | sendiri |  rep: | Mutia | Ramadhani | antara | ed:< | strong> | Ferry | Kisihandi< | p> |

Palestina Apresiasi Indonesia | Republika Online

NUSA DUA - Palestina menghargai kesediaan Indonesia ikut dalam pertemuan para menteri luar negeri di Paris, Prancis. Pertemuan di konferensi perdamaian itu rencananya berlangsung pada 21 Desember 2016 mendatang.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Palestina Riad al-Maliki mengatakan, Menlu Retno Marsudi akan hadir di Paris mewakili Pemerintah Indonesia. ''Kehadiran Indonesia mewakili proses perdamaian Palestina,'' kata dia di sela acara BDF, Nusa Dua, Bali, kemarin.

Menurut Maliki, Indonesia menggaransi keadilan dan perdamaian Palestina. Bahkan, ia menyebut Indonesia mewakili keadilan dan perdamaian dunia. ''Indonesia dan Palestina mempunyai pandangan yang sama dalam mempertahankan perdamaian dunia,'' kata dia.

Indonesia merupakan negara dengan Masyarakat Islam terbesar di dunia, tetapi posisi Indonesia tidak berada dalam kawasan Timur Tengah. Karena itu, menurut Maliki, Indonesia diharapkan mampu memberikan perspektif baru dalam permasalahan Palestina-Israel.

Salah satu fokus yang kelak menjadi pembicaraan adalah solusi dua negara. Ini artinya, dunia internasional mendorong Palestina dan Israel hidup berdampingan secara damai. Selain Indonesia, anggota tetap Dewan Keamanan PBB akan hadir.

Mereka adalah Amerika Serikat, Cina, Rusia, Inggris, dan Prancis. Belanda, Italia, Spanyol, Irlandia, Polandia, Kanada, Arab Saudi, Maroko, dan Turki juga rencananya akan hadir. Organisasi internasional yang mengirimkan wakilnya adalah PBB, Uni Eropa, dan Liga Arab.

Presiden Prancis Francois Hollande mengundang Presiden Palestina Mahmud Abbas dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Paris, dua pekan mendatang. Hal ini diungkapkan seorang pejabat senior Israel, seperti dilansir laman berita Haaretz, Rabu (7/12).

"Pertemuan kedua pemimpin itu akan berlangsung setelah menteri luar negeri sejumlah negara berembuk soal konflik Palestina-Israel," demikian pernyataan pejabat itu. Rencananya, ada tiga kelompok kerja yang dibentuk dalam pertemuan di Paris.

Di antaranya insentif ekonomi untuk Israel dan Palestina saat mencapai kesepakatan damai, memperkuat institusi negara Palestina, dan meningkatkan partisipasi sipil dalam proses damai. Hollande hendak menyampaikan rekomendasi itu kepada Netanyahu ataupun Abbas.

Maliki menegaskan, Palestina adalah negara yang terus memperjuangkan kebebasan dan keadilan dalam kehidupan berdemokrasi. ''Namun, sangat disayangkan hari ini dunia masih membangun dinding pemisah yang memicu penolakan dan intoleransi.''

Riad mengatakan, intoleransi dan xenofobia hanya memperburuk situasi dunia saat ini. Pemimpin-pemimpin negara harus ekstra bekerja keras mengedukasi masyarakat lewat pendidikan sebab capaian tertinggi dari sebuah pendidikan adalah toleransi.

Media dan masyarakat sipil, menurut Riad memegang peranan penting untuk mempromosikan demokrasi, pluralisme, dan toleransi beragama. Inti dari perjuangan rakyat Palestina sendiri adalah kebebasan dan keadilan.      rep: Mutia Ramadhani/antara, ed: Ferry Kisihandi

"

| Palestina | Apresiasi | Indonesia | Republika | Online | NUSA | menghargai | kesediaan | ikut | dalam | pertemuan | para | menteri | luar | negeri | Paris | Prancis | Pertemuan | konferensi | perdamaian | rencananya | berlangsung | pada | Desember | 2016 | mendatang | p>Menteri | Luar | Negeri | (Menlu) | Riad | Maliki | mengat | Menlu | Retno | Marsudi | hadir | mewakili | Pemerintah | Kehadiran | proses | kata | sela | acara | Nusa | Bali | kemarin | p>Menurut | menggaransi | keadilan | Bahkan | menyebut | dunia | mempunyai | pandangan | yang | sama | mempertahankan | p>Indonesia | merup | negara | dengan | Masyarakat | Islam | terbesar | posisi | berada | kawasan | Timur | Tengah | Karena | menurut | diharapkan | mampu | memberikan | perspektif | baru | permasalahan | Israel | p>Salah | satu | fokus | kelak | menjadi | pembicaraan | adalah | solusi | artinya | internasional | mendorong | hidup | berdampingan | secara | damai | Selain | anggota | tetap | Dewan | Keamanan | p>Mereka | Amerika | Serikat | Cina | Rusia | Inggris | Belanda | Italia | Spanyol | Irlandia | Polandia | Kanada | Arab | Saudi | Maroko | Turki | juga | Organisasi | mengirimkan | wakilnya | Eropa | Liga | p>Presiden | Francois | Hollande | mengundang | Presiden | Mahmud | Abbas | Perdana | Menteri | Benjamin | Netanyahu | pekan | diungkapkan | seorang | pejabat | senior | seperti | dilansir | laman | berita | Haaretz | Rabu | p>Pertemuan | kedua | pemimpin | setelah | sejumlah | berembuk | soal | konflik | demikian | pernyataan | Rencananya | tiga | kelompok | kerja | dibentuk | p>Di | antaranya | insentif | ekonomi | untuk | saat | mencapai | kesepakatan | memperkuat | institusi | meningkatkan | partisipasi | sipil | hendak | menyampaikan | rekomendasi | kepada | ataupun | p>Maliki | menegaskan | terus | memperjuangkan | kebebasan | kehidupan | berdemokrasi | Namun | sangat | disayangkan | hari | masih | membangun | dinding | pemisah | memicu | penol | intoleransi | p>Riad | xenofobia | hanya | memperburuk | situasi | Pemimpin | harus | ekstra | bekerja | keras | mengedukasi | masyarakat | lewat | pendidikan | capaian | tertinggi | sebuah | toleransi | p>Media | memegang | peranan | penting | mempromosikan | demokrasi | pluralisme | beragama | Inti | perjuangan | rakyat | sendiri |  rep: | Mutia | Ramadhani | antara | ed:< | strong> | Ferry | Kisihandi< | p> |