Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri tulisnya. Sebelumnya. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri tulisnya. Sebelumnya. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 November 2016

Langka, PM Israel Berterima Kasih pada Presiden Palestina | timteng

Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar rumah akibat kebakaran hutan di Haifa, Israel, 24 November 2016. Hembusan angin ekstrim dan kekeringan membuat api cepat menjalar ke pemukiman warga. REUTERS/Baz Ratner

TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menghubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada sabtu malam. Ia berterima kasih kepada Palestina karena membantu memadamkan kebakaran yang melanda Israel sejak Selasa. Kebakaran besar ini membuat ribuan rakyat Israel mengungsi dan merusak ribuan tempat tinggal.

Melalui sambungan telepon, Netanyahu menyampaikan terima kasihnya atas bantuan delapan mobil pemadam kebakaran dan 40 petugas yang disediakan oleh Otoritas Palestina. Selain Palestina, beberapa negara juga turut membantu Israel memadamkan api seperti dari Siprus, Bulgaria, Kroasia, Italia, Turki, Rusia dan Amerika Serikat yang menyediakan supertanker, pesawat pemadam kebakaran terbesar di dunia.

“PM Netanyahu telah menghubungi Presiden Palestina Abu Mazen (Mahmoud Abbas) dan berterima kasih kepadanya karena mengirimkan pemadam kebakaran untuk membantu memadamkan api,” cuit akun Twitter resmi kantor Perdana Menteri Israel, Ahad, 27 November 2016.

“Perdana Menteri Netanyahu juga mengapresiasi orang-orang Yahudi dan Arab sama-sama membuka rumah mereka bagi korban kebakaran,” tulisnya.

Sebelumnya pemerintah Israel memang telah menerima tawaran bantuan dari otoritas Palestina guna memadamkan kebakaran yang terjadi di penjuru Israel. Palestina mengirimkan empat tim pemadam kebakarannya.

AHMAD FAIZ | TIMES OF ISRAEL | TWITTER

"

| Langka, | Israel | Berterima | Kasih | pada | Presiden | Palestina | timteng | Petugas | pemadam | kebakaran | berusaha | memadamkan | yang | membakar | rumah | akibat | hutan | Haifa, | Israel, | November | 2016. | Hembusan | angin | ekstrim | kekeringan | membuat | cepat | menjalar | pemukiman | warga. | REUTERS/Baz | Ratner TEMPO.CO, | Jakarta | Perdana | Menteri | Benjamin | Netanyahu | telah | menghubungi | Mahmoud | Abbas | sabtu | malam. | berterima | kasih | kepada | karena | membantu | melanda | sejak | Selasa. | Kebakaran | besar | ribuan | rakyat | mengungsi | merusak | tempat | tinggal.Melalui | sambungan | telepon, | menyampaikan | terima | kasihnya | atas | bantuan | delapan | mobil | petugas | disediakan | oleh | Otoritas | Palestina. | Selain | Palestina, | beberapa | negara | juga | turut | seperti | dari | Siprus, | Bulgaria, | Kroasia, | Italia, | Turki, | Rusia | Amerika | Serikat | menyediakan | supertanker, | pesawat | terbesar | dunia.“PM | Mazen | (Mahmoud | Abbas) | kepadanya | mengirimkan | untuk | api,” | cuit | akun | Twitter | resmi | kantor | Ahad, | 2016.“Perdana | mengapresiasi | orang-orang | Yahudi | Arab | sama-sama | membuka | mereka | bagi | korban | kebakaran,” | tulisnya. Sebelumnya | pemerintah | memang | menerima | tawaran | otoritas | guna | terjadi | penjuru | Israel. | empat | kebakarannya.AHMAD | FAIZ | TIMES | ISRAEL | TWITTER |

Senin, 28 November 2016

Langka, PM Israel Berterima Kasih kepada Presiden Palestina

Senin, 28 November 2016 | 04:26 WIB

Langka, PM Israel Berterima Kasih kepada Presiden Palestina

Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar rumah akibat kebakaran hutan di Haifa, Israel, 24 November 2016. Hembusan angin ekstrim dan kekeringan membuat api cepat menjalar ke pemukiman warga. REUTERS/Baz Ratner

TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menghubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Sabtu malam. Ia berterima kasih kepada Palestina karena membantu memadamkan kebakaran yang melanda Israel sejak Selasa. Kebakaran besar ini membuat ribuan rakyat Israel mengungsi dan merusak ribuan tempat tinggal.

Melalui sambungan telepon, Netanyahu menyampaikan terima kasihnya atas bantuan delapan mobil pemadam kebakaran dan 40 petugas yang disediakan otoritas Palestina. Selain Palestina, beberapa negara turut membantu Israel memadamkan api seperti dari Siprus, Bulgaria, Kroasia, Italia, Turki, Rusia, dan Amerika Serikat yang menyediakan supertanker, pesawat pemadam kebakaran terbesar di dunia.

“PM Netanyahu telah menghubungi Presiden Palestina Abu Mazen (Mahmoud Abbas) dan berterima kasih kepadanya karena mengirimkan pemadam kebakaran untuk membantu memadamkan api,” cuit akun Twitter resmi kantor Perdana Menteri Israel, Ahad, 27 November 2016.

“Perdana Menteri Netanyahu juga mengapresiasi orang-orang Yahudi dan Arab sama-sama membuka rumah mereka bagi korban kebakaran,” tulisnya.

Sebelumnya, pemerintah Israel memang telah menerima tawaran bantuan dari otoritas Palestina guna memadamkan kebakaran yang terjadi di penjuru Israel. Palestina mengirimkan empat tim pemadam kebakarannya.

AHMAD FAIZ | TIMES OF ISRAEL | TWITTER

"

| Langka, | Israel | Berterima | Kasih | kepada | Presiden | Palestina | Senin, | November | 2016 | 04:26 | WIB Petugas | pemadam | kebakaran | berusaha | memadamkan | yang | membakar | rumah | akibat | hutan | Haifa, | Israel, | 2016. | Hembusan | angin | ekstrim | kekeringan | membuat | cepat | menjalar | pemukiman | warga. | REUTERS/Baz | Ratner TEMPO.CO, | Jakarta | Perdana | Menteri | Benjamin | Netanyahu | telah | menghubungi | Mahmoud | Abbas | pada | Sabtu | malam. | berterima | kasih | karena | membantu | melanda | sejak | Selasa. | Kebakaran | besar | ribuan | rakyat | mengungsi | merusak | tempat | tinggal.Melalui | sambungan | telepon, | menyampaikan | terima | kasihnya | atas | bantuan | delapan | mobil | petugas | disediakan | otoritas | Palestina. | Selain | Palestina, | beberapa | negara | turut | seperti | dari | Siprus, | Bulgaria, | Kroasia, | Italia, | Turki, | Rusia, | Amerika | Serikat | menyediakan | supertanker, | pesawat | terbesar | dunia.“PM | Mazen | (Mahmoud | Abbas) | kepadanya | mengirimkan | untuk | api,” | cuit | akun | Twitter | resmi | kantor | Ahad, | 2016.“Perdana | juga | mengapresiasi | orang-orang | Yahudi | Arab | sama-sama | membuka | mereka | bagi | korban | kebakaran,” | tulisnya.Sebelumnya, | pemerintah | memang | menerima | tawaran | guna | terjadi | penjuru | Israel. | empat | kebakarannya.AHMAD | FAIZ | TIMES | ISRAEL | TWITTER |

Minggu, 27 November 2016

Ini Bukti Fidel Castro Pro-Palestina

REPUBLIKA.CO.ID, HAVANA -- Dukungan mantan presiden Kuba, Fidel Castro, untuk Organisasi Pembebasan Palestina telah tumbuh sejak 1980-an. Seperti diilansir The New Arab, dukungan yang diberikan Castro salah satunya yaitu memberikan pelatihan kepada gerilyawan Palestina selama pemberontakan Intifada pada 1987.

Tak hanya itu, dua tahun lalu Castro juga turut mengutuk serangan Israel di Gaza. Castro menggambarkan serangan tersebut sebagai bentuk baru fasisme yang ‘menjijikkan’. Sebelumnya, hubungan antara Kuba dengan Israel diketahui berjalan dingin selama bertahun-tahun.

“Mengapa pemerintah (Israel) berpikir bahwa dunia akan tahan terhadap genosida mengerikan ini yang sedang dilakukan terhadap rakyat Palestina?” tulisnya dalam sebuah surat kabar lokal.

Pada tahun yang sama, Castro turut menandatangai manifesto pro-Palestina internasional yang menuntut agar Israel menghormati resolusi PBB termasuk mendesak penarikan semua pasukan dan pemukiman Israel dari sejumlah wilayah di Palestina yaitu Gaza, Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

Baca juga, Pemimpin Legendaris Kuba, Fidel Castro Meninggal Dunia.

Sementara, Israel Terus memihak Washington melakukan embargo terhadap perekonomian Kuba. Setelah Presiden AS Barrack Obama menghidupkan kembali AS dengan Havana, kuba, spekulasi muncul bahwa Israel dapat memulihkan hubungan diplomatik dengan Kuba.

Namun, Fidel Castro dan adiknya Raul Catsro tidak tertarik memperbaiki hubungannya dengan Israle karena Kuba bersetia kepada dunia Arab dan Palestina, hubungan yang dibangun olehnya selama bertahun-tahun.

"

| Bukti | Fidel | Castro | Pro-Palestina | REPUBLIKA.CO.ID, | HAVANA | Dukungan | mantan | presiden | Kuba, | Castro, | untuk | Organisasi | Pembebasan | Palestina | telah | tumbuh | sejak | 1980-an. | Seperti | diilansir | Arab, | dukungan | yang | diberikan | salah | satunya | yaitu | memberikan | pelatihan | kepada | gerilyawan | selama | pemberontakan | Intifada | pada | 1987.Tak | hanya | itu, | tahun | lalu | juga | turut | mengutuk | serangan | Israel | Gaza. | menggambarkan | tersebut | sebagai | bentuk | baru | fasisme | ‘menjijikkan’. | Sebelumnya, | hubungan | antara | Kuba | dengan | diketahui | berjalan | dingin | bertahun-tahun.“Mengapa | pemerintah | (Israel) | berpikir | bahwa | dunia | akan | tahan | terhadap | genosida | mengerikan | sedang | dilakukan | rakyat | Palestina?” | tulisnya | dalam | sebuah | surat | kabar | lokal.Pada | sama, | menandatangai | manifesto | pro-Palestina | internasional | menuntut | agar | menghormati | resolusi | termasuk | mendesak | penarikan | semua | pasukan | pemukiman | dari | sejumlah | wilayah | Gaza, | Tepi | Barat | Yerusalem | Timur. Baca | juga, | Pemimpin | Legendaris | Meninggal | Dunia. Sementara, | Terus | memihak | Washington | melakukan | embargo | perekonomian | Kuba. | Setelah | Presiden | Barrack | Obama | menghidupkan | kembali | Havana, | kuba, | spekulasi | muncul | dapat | memulihkan | diplomatik | Kuba.Namun, | adiknya | Raul | Catsro | tidak | tertarik | memperbaiki | hubungannya | Israle | karena | bersetia | Arab | Palestina, | dibangun | olehnya | bertahun-tahun. |

Ini Bukti Fidel Castro Pro-Palestina

REPUBLIKA.CO.ID, HAVANA -- Dukungan mantan presiden Kuba, Fidel Castro, untuk Organisasi Pembebasan Palestina telah tumbuh sejak 1980-an. Seperti diilansir The New Arab, dukungan yang diberikan Castro salah satunya yaitu memberikan pelatihan kepada gerilyawan Palestina selama pemberontakan Intifada pada 1987.

Tak hanya itu, dua tahun lalu Castro juga turut mengutuk serangan Israel di Gaza. Castro menggambarkan serangan tersebut sebagai bentuk baru fasisme yang ‘menjijikkan’. Sebelumnya, hubungan antara Kuba dengan Israel diketahui berjalan dingin selama bertahun-tahun.

“Mengapa pemerintah (Israel) berpikir bahwa dunia akan tahan terhadap genosida mengerikan ini yang sedang dilakukan terhadap rakyat Palestina?” tulisnya dalam sebuah surat kabar lokal.

Pada tahun yang sama, Castro turut menandatangai manifesto pro-Palestina internasional yang menuntut agar Israel menghormati resolusi PBB termasuk mendesak penarikan semua pasukan dan pemukiman Israel dari sejumlah wilayah di Palestina yaitu Gaza, Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

Baca juga, Pemimpin Legendaris Kuba, Fidel Castro Meninggal Dunia.

Sementara, Israel Terus memihak Washington melakukan embargo terhadap perekonomian Kuba. Setelah Presiden AS Barrack Obama menghidupkan kembali AS dengan Havana, kuba, spekulasi muncul bahwa Israel dapat memulihkan hubungan diplomatik dengan Kuba.

Namun, Fidel Castro dan adiknya Raul Catsro tidak tertarik memperbaiki hubungannya dengan Israle karena Kuba bersetia kepada dunia Arab dan Palestina, hubungan yang dibangun olehnya selama bertahun-tahun.

"

| Bukti | Fidel | Castro | Pro-Palestina | REPUBLIKA.CO.ID, | HAVANA | Dukungan | mantan | presiden | Kuba, | Castro, | untuk | Organisasi | Pembebasan | Palestina | telah | tumbuh | sejak | 1980-an. | Seperti | diilansir | Arab, | dukungan | yang | diberikan | salah | satunya | yaitu | memberikan | pelatihan | kepada | gerilyawan | selama | pemberontakan | Intifada | pada | 1987.Tak | hanya | itu, | tahun | lalu | juga | turut | mengutuk | serangan | Israel | Gaza. | menggambarkan | tersebut | sebagai | bentuk | baru | fasisme | ‘menjijikkan’. | Sebelumnya, | hubungan | antara | Kuba | dengan | diketahui | berjalan | dingin | bertahun-tahun.“Mengapa | pemerintah | (Israel) | berpikir | bahwa | dunia | akan | tahan | terhadap | genosida | mengerikan | sedang | dilakukan | rakyat | Palestina?” | tulisnya | dalam | sebuah | surat | kabar | lokal.Pada | sama, | menandatangai | manifesto | pro-Palestina | internasional | menuntut | agar | menghormati | resolusi | termasuk | mendesak | penarikan | semua | pasukan | pemukiman | dari | sejumlah | wilayah | Gaza, | Tepi | Barat | Yerusalem | Timur. Baca | juga, | Pemimpin | Legendaris | Meninggal | Dunia. Sementara, | Terus | memihak | Washington | melakukan | embargo | perekonomian | Kuba. | Setelah | Presiden | Barrack | Obama | menghidupkan | kembali | Havana, | kuba, | spekulasi | muncul | dapat | memulihkan | diplomatik | Kuba.Namun, | adiknya | Raul | Catsro | tidak | tertarik | memperbaiki | hubungannya | Israle | karena | bersetia | Arab | Palestina, | dibangun | olehnya | bertahun-tahun. |

Kamis, 01 Desember 2016

Langka, PM Israel Berterima Kasih kepada Presiden Palestina

Senin, 28 November 2016 | 04:26 WIB

Langka, PM Israel Berterima Kasih kepada Presiden Palestina

Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar rumah akibat kebakaran hutan di Haifa, Israel, 24 November 2016. Hembusan angin ekstrim dan kekeringan membuat api cepat menjalar ke pemukiman warga. REUTERS/Baz Ratner

TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menghubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Sabtu malam. Ia berterima kasih kepada Palestina karena membantu memadamkan kebakaran yang melanda Israel sejak Selasa. Kebakaran besar ini membuat ribuan rakyat Israel mengungsi dan merusak ribuan tempat tinggal.

Melalui sambungan telepon, Netanyahu menyampaikan terima kasihnya atas bantuan delapan mobil pemadam kebakaran dan 40 petugas yang disediakan otoritas Palestina. Selain Palestina, beberapa negara turut membantu Israel memadamkan api seperti dari Siprus, Bulgaria, Kroasia, Italia, Turki, Rusia, dan Amerika Serikat yang menyediakan supertanker, pesawat pemadam kebakaran terbesar di dunia.

“PM Netanyahu telah menghubungi Presiden Palestina Abu Mazen (Mahmoud Abbas) dan berterima kasih kepadanya karena mengirimkan pemadam kebakaran untuk membantu memadamkan api,” cuit akun Twitter resmi kantor Perdana Menteri Israel, Ahad, 27 November 2016.

“Perdana Menteri Netanyahu juga mengapresiasi orang-orang Yahudi dan Arab sama-sama membuka rumah mereka bagi korban kebakaran,” tulisnya.

Sebelumnya, pemerintah Israel memang telah menerima tawaran bantuan dari otoritas Palestina guna memadamkan kebakaran yang terjadi di penjuru Israel. Palestina mengirimkan empat tim pemadam kebakarannya.

AHMAD FAIZ | TIMES OF ISRAEL | TWITTER

"

| Langka, | Israel | Berterima | Kasih | kepada | Presiden | Palestina | Senin | November | 2016 | 04:26 | WIB< | p> < | div> Petugas | pemadam | kebakaran | berusaha | memadamkan | yang | membakar | rumah | akibat | hutan | Haifa | Hembusan | angin | ekstrim | kekeringan | membuat | cepat | menjalar | pemukiman | warga | REUTERS | Ratner< | p> < | div> TEMPO | strong> | Jakarta< | Perdana | Menteri | Benjamin | Netanyahu | telah | menghubungi | Mahmoud | Abbas | pada | Sabtu | malam | berterima | kasih | karena | membantu | melanda | sejak | Selasa | Kebakaran | besar | ribuan | rakyat | mengungsi | merusak | tempat | tinggal | p>Melalui | sambungan | telepon | menyampaikan | terima | kasihnya | atas | bantuan | delapan | mobil | petugas | disediakan | otoritas | Selain | beberapa | negara | turut | seperti | dari | Siprus | Bulgaria | Kroasia | Italia | Turki | Rusia | Amerika | Serikat | menyediakan | supertanker | pesawat | terbesar | dunia | p>“PM | Mazen | (Mahmoud | Abbas) | kepadanya | mengirimkan | untuk | cuit | akun | Twitter | resmi | kantor | Ahad | p>“Perdana | juga | mengapresiasi | orang | Yahudi | Arab | sama | membuka | mereka | bagi | korban | tulisnya | p>Sebelumnya | pemerintah | memang | menerima | tawaran | guna | terjadi | penjuru | empat | kebakarannya | p>AHMAD | FAIZ | TIMES | ISRAEL | TWITTER< | strong>< | p> |

Minggu, 27 November 2016

Ini Bukti Fidel Castro Pro-Palestina

REPUBLIKA.CO.ID, HAVANA -- Dukungan mantan presiden Kuba, Fidel Castro, untuk Organisasi Pembebasan Palestina telah tumbuh sejak 1980-an. Seperti diilansir The New Arab, dukungan yang diberikan Castro salah satunya yaitu memberikan pelatihan kepada gerilyawan Palestina selama pemberontakan Intifada pada 1987.

Tak hanya itu, dua tahun lalu Castro juga turut mengutuk serangan Israel di Gaza. Castro menggambarkan serangan tersebut sebagai bentuk baru fasisme yang ‘menjijikkan’. Sebelumnya, hubungan antara Kuba dengan Israel diketahui berjalan dingin selama bertahun-tahun.

“Mengapa pemerintah (Israel) berpikir bahwa dunia akan tahan terhadap genosida mengerikan ini yang sedang dilakukan terhadap rakyat Palestina?” tulisnya dalam sebuah surat kabar lokal.

Pada tahun yang sama, Castro turut menandatangai manifesto pro-Palestina internasional yang menuntut agar Israel menghormati resolusi PBB termasuk mendesak penarikan semua pasukan dan pemukiman Israel dari sejumlah wilayah di Palestina yaitu Gaza, Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

Baca juga, Pemimpin Legendaris Kuba, Fidel Castro Meninggal Dunia.

Sementara, Israel Terus memihak Washington melakukan embargo terhadap perekonomian Kuba. Setelah Presiden AS Barrack Obama menghidupkan kembali AS dengan Havana, kuba, spekulasi muncul bahwa Israel dapat memulihkan hubungan diplomatik dengan Kuba.

Namun, Fidel Castro dan adiknya Raul Catsro tidak tertarik memperbaiki hubungannya dengan Israle karena Kuba bersetia kepada dunia Arab dan Palestina, hubungan yang dibangun olehnya selama bertahun-tahun.

"

| Bukti | Fidel | Castro | Pro-Palestina | REPUBLIKA.CO.ID, | HAVANA | Dukungan | mantan | presiden | Kuba, | Castro, | untuk | Organisasi | Pembebasan | Palestina | telah | tumbuh | sejak | 1980-an. | Seperti | diilansir | Arab, | dukungan | yang | diberikan | salah | satunya | yaitu | memberikan | pelatihan | kepada | gerilyawan | selama | pemberontakan | Intifada | pada | 1987.Tak | hanya | itu, | tahun | lalu | juga | turut | mengutuk | serangan | Israel | Gaza. | menggambarkan | tersebut | sebagai | bentuk | baru | fasisme | ‘menjijikkan’. | Sebelumnya, | hubungan | antara | Kuba | dengan | diketahui | berjalan | dingin | bertahun-tahun.“Mengapa | pemerintah | (Israel) | berpikir | bahwa | dunia | akan | tahan | terhadap | genosida | mengerikan | sedang | dilakukan | rakyat | Palestina?” | tulisnya | dalam | sebuah | surat | kabar | lokal.Pada | sama, | menandatangai | manifesto | pro-Palestina | internasional | menuntut | agar | menghormati | resolusi | termasuk | mendesak | penarikan | semua | pasukan | pemukiman | dari | sejumlah | wilayah | Gaza, | Tepi | Barat | Yerusalem | Timur. Baca | juga, | Pemimpin | Legendaris | Meninggal | Dunia. Sementara, | Terus | memihak | Washington | melakukan | embargo | perekonomian | Kuba. | Setelah | Presiden | Barrack | Obama | menghidupkan | kembali | Havana, | kuba, | spekulasi | muncul | dapat | memulihkan | diplomatik | Kuba.Namun, | adiknya | Raul | Catsro | tidak | tertarik | memperbaiki | hubungannya | Israle | karena | bersetia | Arab | Palestina, | dibangun | olehnya | bertahun-tahun. |

Sabtu, 03 Desember 2016

Langka, PM Israel Berterima Kasih kepada Presiden Palestina

Senin, 28 November 2016 | 04:26 WIB

Langka, PM Israel Berterima Kasih kepada Presiden Palestina

Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar rumah akibat kebakaran hutan di Haifa, Israel, 24 November 2016. Hembusan angin ekstrim dan kekeringan membuat api cepat menjalar ke pemukiman warga. REUTERS/Baz Ratner

TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menghubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Sabtu malam. Ia berterima kasih kepada Palestina karena membantu memadamkan kebakaran yang melanda Israel sejak Selasa. Kebakaran besar ini membuat ribuan rakyat Israel mengungsi dan merusak ribuan tempat tinggal.

Melalui sambungan telepon, Netanyahu menyampaikan terima kasihnya atas bantuan delapan mobil pemadam kebakaran dan 40 petugas yang disediakan otoritas Palestina. Selain Palestina, beberapa negara turut membantu Israel memadamkan api seperti dari Siprus, Bulgaria, Kroasia, Italia, Turki, Rusia, dan Amerika Serikat yang menyediakan supertanker, pesawat pemadam kebakaran terbesar di dunia.

“PM Netanyahu telah menghubungi Presiden Palestina Abu Mazen (Mahmoud Abbas) dan berterima kasih kepadanya karena mengirimkan pemadam kebakaran untuk membantu memadamkan api,” cuit akun Twitter resmi kantor Perdana Menteri Israel, Ahad, 27 November 2016.

“Perdana Menteri Netanyahu juga mengapresiasi orang-orang Yahudi dan Arab sama-sama membuka rumah mereka bagi korban kebakaran,” tulisnya.

Sebelumnya, pemerintah Israel memang telah menerima tawaran bantuan dari otoritas Palestina guna memadamkan kebakaran yang terjadi di penjuru Israel. Palestina mengirimkan empat tim pemadam kebakarannya.

AHMAD FAIZ | TIMES OF ISRAEL | TWITTER

"

| Langka, | Israel | Berterima | Kasih | kepada | Presiden | Palestina | Senin | November | 2016 | 04:26 | WIB< | p> < | div> Petugas | pemadam | kebakaran | berusaha | memadamkan | yang | membakar | rumah | hutan | Haifa | Hembusan | angin | ekstrim | kekeringan | membuat | cepat | menjalar | pemukiman | warga | REUTERS | Ratner< | p> < | div> TEMPO | strong> | Jakarta< | Perdana | Menteri | Benjamin | Netanyahu | telah | menghubungi | Mahmoud | Abbas | pada | Sabtu | malam | berterima | kasih | karena | membantu | melanda | sejak | Selasa | Kebakaran | besar | ribuan | rakyat | mengungsi | merusak | tempat | tinggal | p>Mei | sambungan | telepon | menyampaikan | terima | kasihnya | atas | bantuan | delapan | mobil | petugas | disedi | otoritas | Selain | beberapa | negara | turut | seperti | Siprus | Bulgaria | Kroasia | Italia | Turki | Rusia | Amerika | Serikat | menyedi | supertanker | pesawat | terbesar | dunia | p>“PM | Mazen | (Mahmoud | Abbas) | kepadanya | mengirimkan | untuk | cuit | akun | Twitter | resmi | kantor | Ahad | p>“Perdana | juga | mengapresiasi | orang | Yahudi | Arab | sama | membuka | bagi | korban | tulisnya | p>Senya | pemerintah | memang | menerima | tawaran | guna | terjadi | penjuru | empat | kebakarannya | p>AHMAD | FAIZ | TIMES | ISRAEL | TWITTER< | strong>< | p> |

Jumat, 02 Desember 2016

Langka, PM Israel Berterima Kasih kepada Presiden Palestina

Senin, 28 November 2016 | 04:26 WIB

Langka, PM Israel Berterima Kasih kepada Presiden Palestina

Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar rumah akibat kebakaran hutan di Haifa, Israel, 24 November 2016. Hembusan angin ekstrim dan kekeringan membuat api cepat menjalar ke pemukiman warga. REUTERS/Baz Ratner

TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menghubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Sabtu malam. Ia berterima kasih kepada Palestina karena membantu memadamkan kebakaran yang melanda Israel sejak Selasa. Kebakaran besar ini membuat ribuan rakyat Israel mengungsi dan merusak ribuan tempat tinggal.

Melalui sambungan telepon, Netanyahu menyampaikan terima kasihnya atas bantuan delapan mobil pemadam kebakaran dan 40 petugas yang disediakan otoritas Palestina. Selain Palestina, beberapa negara turut membantu Israel memadamkan api seperti dari Siprus, Bulgaria, Kroasia, Italia, Turki, Rusia, dan Amerika Serikat yang menyediakan supertanker, pesawat pemadam kebakaran terbesar di dunia.

“PM Netanyahu telah menghubungi Presiden Palestina Abu Mazen (Mahmoud Abbas) dan berterima kasih kepadanya karena mengirimkan pemadam kebakaran untuk membantu memadamkan api,” cuit akun Twitter resmi kantor Perdana Menteri Israel, Ahad, 27 November 2016.

“Perdana Menteri Netanyahu juga mengapresiasi orang-orang Yahudi dan Arab sama-sama membuka rumah mereka bagi korban kebakaran,” tulisnya.

Sebelumnya, pemerintah Israel memang telah menerima tawaran bantuan dari otoritas Palestina guna memadamkan kebakaran yang terjadi di penjuru Israel. Palestina mengirimkan empat tim pemadam kebakarannya.

AHMAD FAIZ | TIMES OF ISRAEL | TWITTER

"

| Langka, | Israel | Berterima | Kasih | kepada | Presiden | Palestina | Senin | November | 2016 | 04:26 | WIB< | p> < | div> Petugas | pemadam | kebakaran | berusaha | memadamkan | yang | membakar | rumah | hutan | Haifa | Hembusan | angin | ekstrim | kekeringan | membuat | cepat | menjalar | pemukiman | warga | REUTERS | Ratner< | p> < | div> TEMPO | strong> | Jakarta< | Perdana | Menteri | Benjamin | Netanyahu | telah | menghubungi | Mahmoud | Abbas | pada | Sabtu | malam | berterima | kasih | karena | membantu | melanda | sejak | Selasa | Kebakaran | besar | ribuan | rakyat | mengungsi | merusak | tempat | tinggal | p>Mei | sambungan | telepon | menyampaikan | terima | kasihnya | atas | bantuan | delapan | mobil | petugas | disedi | otoritas | Selain | beberapa | negara | turut | seperti | Siprus | Bulgaria | Kroasia | Italia | Turki | Rusia | Amerika | Serikat | menyedi | supertanker | pesawat | terbesar | dunia | p>“PM | Mazen | (Mahmoud | Abbas) | kepadanya | mengirimkan | untuk | cuit | akun | Twitter | resmi | kantor | Ahad | p>“Perdana | juga | mengapresiasi | orang | Yahudi | Arab | sama | membuka | bagi | korban | tulisnya | p>Senya | pemerintah | memang | menerima | tawaran | guna | terjadi | penjuru | empat | kebakarannya | p>AHMAD | FAIZ | TIMES | ISRAEL | TWITTER< | strong>< | p> |

Langka, PM Israel Berterima Kasih kepada Presiden Palestina

Senin, 28 November 2016 | 04:26 WIB

Langka, PM Israel Berterima Kasih kepada Presiden Palestina

Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar rumah akibat kebakaran hutan di Haifa, Israel, 24 November 2016. Hembusan angin ekstrim dan kekeringan membuat api cepat menjalar ke pemukiman warga. REUTERS/Baz Ratner

TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menghubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Sabtu malam. Ia berterima kasih kepada Palestina karena membantu memadamkan kebakaran yang melanda Israel sejak Selasa. Kebakaran besar ini membuat ribuan rakyat Israel mengungsi dan merusak ribuan tempat tinggal.

Melalui sambungan telepon, Netanyahu menyampaikan terima kasihnya atas bantuan delapan mobil pemadam kebakaran dan 40 petugas yang disediakan otoritas Palestina. Selain Palestina, beberapa negara turut membantu Israel memadamkan api seperti dari Siprus, Bulgaria, Kroasia, Italia, Turki, Rusia, dan Amerika Serikat yang menyediakan supertanker, pesawat pemadam kebakaran terbesar di dunia.

“PM Netanyahu telah menghubungi Presiden Palestina Abu Mazen (Mahmoud Abbas) dan berterima kasih kepadanya karena mengirimkan pemadam kebakaran untuk membantu memadamkan api,” cuit akun Twitter resmi kantor Perdana Menteri Israel, Ahad, 27 November 2016.

“Perdana Menteri Netanyahu juga mengapresiasi orang-orang Yahudi dan Arab sama-sama membuka rumah mereka bagi korban kebakaran,” tulisnya.

Sebelumnya, pemerintah Israel memang telah menerima tawaran bantuan dari otoritas Palestina guna memadamkan kebakaran yang terjadi di penjuru Israel. Palestina mengirimkan empat tim pemadam kebakarannya.

AHMAD FAIZ | TIMES OF ISRAEL | TWITTER

"

| Langka, | Israel | Berterima | Kasih | kepada | Presiden | Palestina | Senin | November | 2016 | 04:26 | WIB< | p> < | div> Petugas | pemadam | kebakaran | berusaha | memadamkan | yang | membakar | rumah | hutan | Haifa | Hembusan | angin | ekstrim | kekeringan | membuat | cepat | menjalar | pemukiman | warga | REUTERS | Ratner< | p> < | div> TEMPO | strong> | Jakarta< | Perdana | Menteri | Benjamin | Netanyahu | telah | menghubungi | Mahmoud | Abbas | pada | Sabtu | malam | berterima | kasih | karena | membantu | melanda | sejak | Selasa | Kebakaran | besar | ribuan | rakyat | mengungsi | merusak | tempat | tinggal | p>Mei | sambungan | telepon | menyampaikan | terima | kasihnya | atas | bantuan | delapan | mobil | petugas | disedi | otoritas | Selain | beberapa | negara | turut | seperti | Siprus | Bulgaria | Kroasia | Italia | Turki | Rusia | Amerika | Serikat | menyedi | supertanker | pesawat | terbesar | dunia | p>“PM | Mazen | (Mahmoud | Abbas) | kepadanya | mengirimkan | untuk | cuit | akun | Twitter | resmi | kantor | Ahad | p>“Perdana | juga | mengapresiasi | orang | Yahudi | Arab | sama | membuka | bagi | korban | tulisnya | p>Senya | pemerintah | memang | menerima | tawaran | guna | terjadi | penjuru | empat | kebakarannya | p>AHMAD | FAIZ | TIMES | ISRAEL | TWITTER< | strong>< | p> |

Minggu, 04 Desember 2016

Langka, PM Israel Berterima Kasih kepada Presiden Palestina

Senin, 28 November 2016 | 04:26 WIB

Langka, PM Israel Berterima Kasih kepada Presiden Palestina

Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar rumah akibat kebakaran hutan di Haifa, Israel, 24 November 2016. Hembusan angin ekstrim dan kekeringan membuat api cepat menjalar ke pemukiman warga. REUTERS/Baz Ratner

TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menghubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Sabtu malam. Ia berterima kasih kepada Palestina karena membantu memadamkan kebakaran yang melanda Israel sejak Selasa. Kebakaran besar ini membuat ribuan rakyat Israel mengungsi dan merusak ribuan tempat tinggal.

Melalui sambungan telepon, Netanyahu menyampaikan terima kasihnya atas bantuan delapan mobil pemadam kebakaran dan 40 petugas yang disediakan otoritas Palestina. Selain Palestina, beberapa negara turut membantu Israel memadamkan api seperti dari Siprus, Bulgaria, Kroasia, Italia, Turki, Rusia, dan Amerika Serikat yang menyediakan supertanker, pesawat pemadam kebakaran terbesar di dunia.

“PM Netanyahu telah menghubungi Presiden Palestina Abu Mazen (Mahmoud Abbas) dan berterima kasih kepadanya karena mengirimkan pemadam kebakaran untuk membantu memadamkan api,” cuit akun Twitter resmi kantor Perdana Menteri Israel, Ahad, 27 November 2016.

“Perdana Menteri Netanyahu juga mengapresiasi orang-orang Yahudi dan Arab sama-sama membuka rumah mereka bagi korban kebakaran,” tulisnya.

Sebelumnya, pemerintah Israel memang telah menerima tawaran bantuan dari otoritas Palestina guna memadamkan kebakaran yang terjadi di penjuru Israel. Palestina mengirimkan empat tim pemadam kebakarannya.

AHMAD FAIZ | TIMES OF ISRAEL | TWITTER

"

| Langka, | Israel | Berterima | Kasih | kepada | Presiden | Palestina | Senin | November | 2016 | 04:26 | WIB< | p> < | div> Petugas | pemadam | kebakaran | berusaha | memadamkan | yang | membakar | rumah | hutan | Haifa | Hembusan | angin | ekstrim | kekeringan | membuat | cepat | menjalar | pemukiman | warga | REUTERS | Ratner< | p> < | div> TEMPO | strong> | Jakarta< | Perdana | Menteri | Benjamin | Netanyahu | telah | menghubungi | Mahmoud | Abbas | pada | Sabtu | malam | berterima | kasih | karena | membantu | melanda | sejak | Selasa | Kebakaran | besar | ribuan | rakyat | mengungsi | merusak | tempat | tinggal | p>Mei | sambungan | telepon | menyampaikan | terima | kasihnya | atas | bantuan | delapan | mobil | petugas | disedi | otoritas | Selain | beberapa | negara | turut | seperti | Siprus | Bulgaria | Kroasia | Italia | Turki | Rusia | Amerika | Serikat | menyedi | supertanker | pesawat | terbesar | dunia | p>“PM | Mazen | (Mahmoud | Abbas) | kepadanya | mengirimkan | untuk | cuit | akun | Twitter | resmi | kantor | Ahad | p>“Perdana | juga | mengapresiasi | orang | Yahudi | Arab | sama | membuka | bagi | korban | tulisnya | p>Senya | pemerintah | memang | menerima | tawaran | guna | terjadi | penjuru | empat | kebakarannya | p>AHMAD | FAIZ | TIMES | ISRAEL | TWITTER< | strong>< | p> |

Senin, 05 Desember 2016

Langka, PM Israel Berterima Kasih kepada Presiden Palestina

Senin, 28 November 2016 | 04:26 WIB

Langka, PM Israel Berterima Kasih kepada Presiden Palestina

Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar rumah akibat kebakaran hutan di Haifa, Israel, 24 November 2016. Hembusan angin ekstrim dan kekeringan membuat api cepat menjalar ke pemukiman warga. REUTERS/Baz Ratner

TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menghubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Sabtu malam. Ia berterima kasih kepada Palestina karena membantu memadamkan kebakaran yang melanda Israel sejak Selasa. Kebakaran besar ini membuat ribuan rakyat Israel mengungsi dan merusak ribuan tempat tinggal.

Melalui sambungan telepon, Netanyahu menyampaikan terima kasihnya atas bantuan delapan mobil pemadam kebakaran dan 40 petugas yang disediakan otoritas Palestina. Selain Palestina, beberapa negara turut membantu Israel memadamkan api seperti dari Siprus, Bulgaria, Kroasia, Italia, Turki, Rusia, dan Amerika Serikat yang menyediakan supertanker, pesawat pemadam kebakaran terbesar di dunia.

“PM Netanyahu telah menghubungi Presiden Palestina Abu Mazen (Mahmoud Abbas) dan berterima kasih kepadanya karena mengirimkan pemadam kebakaran untuk membantu memadamkan api,” cuit akun Twitter resmi kantor Perdana Menteri Israel, Ahad, 27 November 2016.

“Perdana Menteri Netanyahu juga mengapresiasi orang-orang Yahudi dan Arab sama-sama membuka rumah mereka bagi korban kebakaran,” tulisnya.

Sebelumnya, pemerintah Israel memang telah menerima tawaran bantuan dari otoritas Palestina guna memadamkan kebakaran yang terjadi di penjuru Israel. Palestina mengirimkan empat tim pemadam kebakarannya.

AHMAD FAIZ | TIMES OF ISRAEL | TWITTER

"

| Langka, | Israel | Berterima | Kasih | kepada | Presiden | Palestina | Senin | November | 2016 | 04:26 | WIB< | p> < | div> Petugas | pemadam | kebakaran | berusaha | memadamkan | yang | membakar | rumah | hutan | Haifa | Hembusan | angin | ekstrim | kekeringan | membuat | cepat | menjalar | pemukiman | warga | REUTERS | Ratner< | p> < | div> TEMPO | strong> | Jakarta< | Perdana | Menteri | Benjamin | Netanyahu | telah | menghubungi | Mahmoud | Abbas | pada | Sabtu | malam | berterima | kasih | karena | membantu | melanda | sejak | Selasa | Kebakaran | besar | ribuan | rakyat | mengungsi | merusak | tempat | tinggal | p>Mei | sambungan | telepon | menyampaikan | terima | kasihnya | atas | bantuan | delapan | mobil | petugas | disedi | otoritas | Selain | beberapa | negara | turut | seperti | Siprus | Bulgaria | Kroasia | Italia | Turki | Rusia | Amerika | Serikat | menyedi | supertanker | pesawat | terbesar | dunia | p>“PM | Mazen | (Mahmoud | Abbas) | kepadanya | mengirimkan | untuk | cuit | akun | Twitter | resmi | kantor | Ahad | p>“Perdana | juga | mengapresiasi | orang | Yahudi | Arab | sama | membuka | bagi | korban | tulisnya | p>Senya | pemerintah | memang | menerima | tawaran | guna | terjadi | penjuru | empat | kebakarannya | p>AHMAD | FAIZ | TIMES | ISRAEL | TWITTER< | strong>< | p> |