Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri AVIV<. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri AVIV<. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 November 2016

Pemuda Palestina Dibui 16 Tahun Atas Penikaman Warga Israel

Tel Aviv - Pengadilan Israel menjatuhkan vonis 16 tahun penjara terhadap seorang pemuda Palestina. Pemuda berusia 21 tahun ini dinyatakan bersalah menikam seorang warga Israel hingga luka-luka pada Mei lalu.

Disampaikan Kementerian Kehakiman Israel, seperti dilansir AFP, Kamis (1/12/2016), pemuda Palestina bernama Mohammed Bader (21) itu didakwa menikam seorang warga Yahudi ultra-Ortodoks pada 16 Mei lalu. Penikaman terjadi saat korban sedang berjalan bersama istri dan dua anaknya.

Dalam persidangan, Bader mengaku bersalah atas dakwaan percobaan pembunuhan. Bader diketahui berasal dari wilayah Abu Dis, Tepi Barat.

Sejumlah hukuman tegas dijatuhkan kepada sejumlah warga Palestina yang dinyatakan bersalah atas serangan serupa, beberapa waktu terakhir. Otoritas Israel menyebutnya sebagai gelombang serangan besar-besaran terhadap warganya.

Pada Senin (28/11) waktu setempat, pengadilan Israel menjatuhkan vonis penjara seumur hidup terhadap seorang warga Palestina atas pembunuhan dua warga Israel dalam serangan penikaman di Tel Aviv tahun 2015. Satu warga Israel lainnya luka-luka dalam serangan yang sama.

Dalam persidangan terpisah di Lod, dekat Tel Aviv, pengadilan menjatuhkan vonis 16 tahun 6 bulan untuk seorang warga Palestina lainnya.

Penghitungan AFP mencatat, sedikitnya 241 warga Palestina, 36 warga Israel, dua warga Amerika, satu warga Yordania, satu warga Eritrea dan satu warga Sudan tewas dalam serangkaian serangan sejak Oktober.

Kebanyakan warga Palestina yang tewas diklaim otoritas Israel, sebagai pelaku serangan penikaman maupun serangan bersenjata dan aksi menabrak kerumunan orang dengan mobil. Sedangkan beberapa warga Palestina lainnya tewas dalam unjuk rasa atau bentrokan dengan tentara Israel, juga akibat serangan udara Israel di wilayah Gaza.

(nvc/fdn)

"

| Pemuda | Palestina | Dibui | Tahun | Atas | Penikaman | Warga | Israel | Aviv< | strong> | Pengadilan | menjatuhkan | vonis | tahun | penjara | terhadap | seorang | pemuda | berusia | dinyatakan | bersalah | menikam | warga | hingga | luka | pada | lalu | Disampaikan | Kementerian | Kehakiman | seperti | dilansir | AFP< | Kamis | 2016) | bernama | Mohammed | Bader | (21) | didakwa | Yahudi | ultra | Ortodoks | terjadi | saat | korban | sedang | berjalan | bersama | istri | anaknya | p>Dalam | persidangan | mengaku | atas | dakwaan | percobaan | pembunuhan | diketahui | berasal | dari | wilayah | Tepi | Barat | p>Sejumlah | hukuman | tegas | dijatuhkan | kepada | sejumlah | yang | serangan | serupa | beberapa | waktu | terakhir | Otoritas | menyebutnya | sebagai | gelombang | besar | besaran | warganya | p>Pada | Senin | setempat | pengadilan | seumur | hidup | dalam | penikaman | Aviv | 2015 | Satu | lainnya | sama | terpisah | dekat | bulan | untuk | p>Penghitungan | mencatat | sedikitnya | Amerika | satu | Yordania | Eritrea | Sudan | tewas | serangkaian | sejak | Oktober | p>Kebanyakan | diklaim | otoritas | pelaku | maupun | bersenjata | aksi | menabrak | kerumunan | orang | dengan | mobil | Sedangkan | unjuk | rasa | atau | bentrokan | tentara | juga | akibat | udara | Gaza | p>(nvc | fdn)< |

Minggu, 27 November 2016

Gara-gara Pengeras Suara, Imam Palestina Didenda Rp 2,6 Juta

Kamis, 24 November 2016 | 20:05 WIB

Gara-gara Pengeras Suara, Imam Palestina Didenda Rp 2,6 Juta

REUTERS/Danish Siddiqui

TEMPO.CO, Tel Aviv - Seorang imam masjid di Israel didenda setelah mengumandangkan azan untuk memanggil orang shalat subuh dengan menggunakan pengeras suara.

Pemerintah kota Lod, yang terletak 15 kilometer di tenggara Tel Aviv menjatuhkan denda pada imam warga Palestina itu setelah dia didakwa mengumandangkan azan subuh menggunakan pengeras suara.

Baca:
Memprovokasi Massa, Ulama Pakistan Ini Dihukum Mati
>
Donald Trump Pilih Dua Wanita Pengkritiknya Masuk Kabinet
>
Ulama Turki: Muslim Dunia Abaikan Rohingya

Sheikh Mahmoud Alfar dari lingkungan Shnir didenda 750 shekel (Rp 2,6 juta). Ini kasus pertama yang pernah terjadi di kota itu, seperti dilansir dari IB Times, 23 November 2016.

Keluarga Mahmoud Alfar menyesalkan sanksi itu dengan alasan masalah itu dapat diselesaikan dengan dialog ketimbang hukuman. "Segalanya bisa diselesaikan secara baik dan saling menghormati bukannya dengan pemaksaan atau hukuman," kata Sheikh Adel Alfar, kakak Mahmoud Alfar.

Pemerintah Israel sedang menggodok undang-undang untuk melakukan pembatasan volume pengeras suara dari tempat-tempat ibadah, termasuk mengumandangkan azan dari masjid.

Namun Mahmoud Alfar mengatakan  dirinya tidak tahu menahu terkait undang-undang  yang masih berbentuk rancangan itu. Dia bahkan belum mendapat pemberitahuan sebelumnya.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mendukung undang-undang yang dikritik oleh Muslim, Yahudi dan Kristen tersebut. Menurut Netanyahu, banyak warganya  mengeluh dengan suara bising dari pengeras suara yang dipasang di tempat-tempat ibadah, termasuk dari masjid.

Meskipun aturan tersebut ditujukan bagi semua tempat ibadah, hal itu disinyalir khusus menargetkan masjid.
IB TIMES|HAREETZ|YON DEMA

"

| Gara-gara | Pengeras | Suara, | Imam | Palestina | Didenda | Juta | Kamis, | November | 2016 | 20:05 | WIB REUTERS/Danish | Siddiqui TEMPO.CO, | Aviv | Seorang | imam | masjid | Israel | didenda | setelah | mengumandangkan | azan | untuk | memanggil | orang | shalat | subuh | dengan | menggunakan | pengeras | suara.Pemerintah | kota | Lod, | yang | terletak | kilometer | tenggara | menjatuhkan | denda | pada | warga | didakwa | suara.Baca:Memprovokasi | Massa, | Ulama | Pakistan | Dihukum | MatiDonald | Trump | Pilih | Wanita | Pengkritiknya | Masuk | KabinetUlama | Turki: | Muslim | Dunia | Abaikan | RohingyaSheikh | Mahmoud | Alfar | dari | lingkungan | Shnir | shekel | juta). | kasus | pertama | pernah | terjadi | itu, | seperti | dilansir | Times, | 2016.Keluarga | menyesalkan | sanksi | alasan | masalah | dapat | diselesaikan | dialog | ketimbang | hukuman. | Segalanya | bisa | secara | baik | saling | menghormati | bukannya | pemaksaan | atau | hukuman, | kata | Sheikh | Adel | Alfar, | kakak | Alfar.Pemerintah | sedang | menggodok | undang-undang | melakukan | pembatasan | volume | suara | tempat-tempat | ibadah, | termasuk | masjid.Namun | mengatakan  | dirinya | tidak | tahu | menahu | terkait | undang-undang  | masih | berbentuk | rancangan | itu. | bahkan | belum | mendapat | pemberitahuan | sebelumnya.Perdana | Menteri | Benjamin | Netanyahu | mendukung | dikritik | oleh | Muslim, | Yahudi | Kristen | tersebut. | Menurut | Netanyahu, | banyak | warganya  | mengeluh | bising | dipasang | masjid.Meskipun | aturan | tersebut | ditujukan | bagi | semua | tempat | disinyalir | khusus | menargetkan | masjid.IB | TIMES|HAREETZ|YON | DEMA |

Kamis, 08 Desember 2016

Sejarah Hari Ini: Gerakan Intifadah Pecah, Palestina Tuntut Kemerdekaan

REPUBLIKA.CO.ID,   Intifada atau gerakan perlawanan rakyat Palestina terhadap penjajah Israel pecah di Jalur Gaza untuk pertama kali pada 9 Desember 1987.. Di bagian wilayah yang diduduki Israel, warga Palestina menuntut kemerdekaan atas penjajahan dan penindasan yang terjadi.

Gerakan Intifada ini berawal dari truk Israel yang menabrak pekerja Palestina. Sebanyak 10 orang tewas dan warga Palestina menilai hal itu terjadi dengan sengaja dan berlatar belakang kebencian etnis Yahudi.

Sejumlah protes dilakukan oleh warga Palestina di Jalur Gaza.  Banyak yang turun ke jalan dan menyerang polisi serta pasukan militer Israel yang bersiap menghentikan gerakakan mereka.

Bentrokan ini juga berlanjut hingga ke wilayah Tepi Barat yang dikuasai Israel. Hingga berbulan-bulan lamanya, kekerasan terjadi di wilayah-wilayah itu.

Intifada pada 1987 juga menjadi luapan kemarahan warga Palestina atas penindasan Israel yang menduduki wilayah Yerusalem Timur. Selama 20 tahu, Israel merebut tanah Palestina dan terus memperluas permukiman di wilayah yang disengketakan tersebut.

Pada 1992, Perdana Menteri Israel Yitzhak Rabin mengatakan akan bergerak cepat menuju proses perdamaian dengan Palestina. Ia membekukan permukiman baru Israel di wilayah yang diduduki dan intifada berakhir setelah lima tahun berlangsung.
 
Hingga pada 1993, negosiasi perdamaian antara Israel dan Palestina dilakukan di Oslo, Norwegia. Dalam kesepakatan itu diputuskan penarikan pasukan Israel dari Jalur Gaza dan Jericho di Tepi Barat. Pembentukan pemerintahan Palestina juga secara sah diakui di beberapa wilayah Tepi Barat.

Meski demikian, pada 1995 Rabin tewas dibunuh dan diduga dilakukan oleh ektremis Yahudi di Ibu Kota Tel Aviv. Proses perdamaian Israel dan Palestina berakhir di era penerusnya, mulai dari Shimon Peres, Ariel Sharon, Ehud Barak, hingga Benjamin Netanyahu.

Musim Dingin Terburuk di Iran

Sedikitnya 40 orang meninggal di Iran akibat cuaca dingin yang ekstrim pada 9 Desember 2003. Suhu yang disebut mencapai titik terendah di negara itu membuat banyak orang membeku dan mengalami hipotermia.

Dalam beberapa kasus, orang yang mengalami hipotermia akan megalami rasa panas dan merasa sangat gerah. Mereka yang diduga telah mendekati kematian bahkan merasa ingin menanggalkan pakaian karena panas tersebut.

Secara umum, kematian akibat hipotermia saat suhu tubuh mencapai di bawah 77 derajat Fahrenheit. Namun, ada beberapa kasus yang menyebutkan manusia dapat bertahan dengan memiliki suhu tubuh 57 derajat, seperti seorang anak di Kanada pada 1994.

Di Iran, musim dingin yang kering biasanya tidak pernah membuat banyak orang mengalami hipotermia. Namun, di waktu itu, cuaca dilaporkan benar-benar membeku dan membuat banyak orang dalam satu malam meninggal.

Pasukan Marinir AS Tiba di Somalia

Pasukan Amerika Serikat (AS) mendarat di Somalia pada 9 Desember 1992. Kedatangan mereka merupakan bagian dari operasi kemanusiaan untuk menolong ribuan warga sipil yang kelaparan saat konflik terjadi di negara itu.

AS sekaligus memimpin operasi multi nasional untuk memastikan makanan dapat didistribusikan ke seluruh warga di berbagai wilayah negara itu. Bersama dengan 350 ribu tentara dari negara lainnya, mereka berupaya mencegah adanya penjarahan dan pemerasan yang selama ini mengakibatkan penduduk kelaparan.

Misi utama AS adalah mengamankan Ibu Kota Mogadishu yang dikepung oleh kelompok bersenjata Somalia. Banyak yang memblokir jalan-jalan dekat bandara dan pelabuhan untuk merampok segala macam bantuan kemanusiaan yang datang dari dunia internasioal.

Sekitar 35 negara dikatakan tleah menawarkan diri untuk membantu operasi AS di Somalia. Diantaranya tidak hanya dengan berkontribusi mengirim pasukan militerm namun juga menyalurkan dana.

Puti Almas

"

| Sejarah | Hari | Ini: | Intifadah | Pecah, | Palestina | Tuntut | Kemerdekaan | REPUBLIKA |    | Intifada | atau | perlawanan | rakyat | terhadap | penjajah | Israel | pecah | Jalur | Gaza | untuk | pertama | kali | pada | Desember | 1987 | bagian | wilayah | yang | diduduki | warga | menuntut | kemerdekaan | atas | penjajahan | penindasan | terjadi | p>Ger | berawal | truk | menabrak | pekerja | Sebanyak | orang | tewas | menilai | dengan | sengaja | berlatar | belg | kebencian | etnis | Yahudi | p>Sejumlah | protes | dilakukan | oleh | Banyak | turun | jalan | menyerang | polisi | serta | pasukan | militer | bersiap | menghentikan | gerak | p>Bentrokan | juga | berlanjut | Tepi | Barat | dikuasai | Hingga | berbulan | bulan | lamanya | kekerasan | p>Intifada | menjadi | luapan | kemarahan | menduduki | Yerusalem | Timur | Selama | tahu | merebut | tanah | terus | memperluas | permukiman | disengket | tersebut | p>Pada | 1992 | Perdana | Menteri | Yitzhak | Rabin | mengat | bergerak | cepat | menuju | proses | perdamaian | membekukan | baru | intifada | berakhir | setelah | lima | tahun | berlangsung |  Hingga | 1993 | negosiasi | antara | Oslo | Norwegia | Dalam | kesepakatan | diputuskan | penarikan | Jericho | Pembentukan | pemerintahan | secara | diakui | beberapa | p>Meski | demikian | 1995 | dibunuh | diduga | ektremis | Kota | Aviv | Proses | penerusnya | mulai | Shimon | Peres | Ariel | Sharon | Ehud | Barak | Benjamin | Netanyahu | p>Musim | Dingin | Terburuk | Iran< | p>Sedikitnya | meninggal | Iran | cuaca | dingin | ekstrim | 2003 | Suhu | disebut | mencapai | titik | terendah | negara | membuat | banyak | membeku | mengalami | hipotermia | p>Dalam | kasus | megalami | rasa | panas | merasa | sangat | gerah | Mereka | telah | mendekati | kematian | bahkan | ingin | menanggalkan | pakaian | karena | p>Secara | umum | saat | suhu | tubuh | bawah | derajat | Fahrenheit | Namun | menyebutkan | manusia | dapat | bertahan | memiliki | seperti | seorang | anak | Kanada | 1994 | p>Di | musim | kering | biasanya | pernah | waktu | dilaporkan | benar | dalam | satu | malam | p>Pasukan | Marinir | Tiba | Somalia< | Amerika | Serikat | (AS) | mendarat | Somalia | Kedatangan | merup | operasi | kemanusiaan | menolong | ribuan | sipil | kelaparan | konflik | p>AS | sekaligus | memimpin | multi | nasional | memastikan | didistribusikan | seluruh | berbagai | Bersama | ribu | tentara | lainnya | berupaya | mencegah | adanya | penjarahan | pemerasan | selama | mengkan | penduduk | p>Misi | utama | adalah | mengamankan | Mogadishu | dikepung | kelompok | bersenjata | memblokir | dekat | bandara | pelabuhan | merampok | segala | macam | bantuan | datang | dunia | internasioal | p>Ser | dikat | tleah | menawarkan | diri | membantu | Diantaranya | hanya | berkontribusi | mengirim | militerm | menyalurkan | dana | p>Puti | Almas< | p> |

Senin, 05 Desember 2016

AS Tolak Ide Israel Soal Pembicaraan Damai dengan Palestina

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry menyatakan, pihaknya menolak ide Israel terkait pembicaraan damai dengan Palestina. Foto/Reuters

WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry menyatakan, pihaknya menolak ide Israel terkait pembicaraan damai dengan Palestina. Israel berencana untuk membuat pembicaraan terpisah dengan sejumlah negara Arab.

Kerry menegaskan, tidak akan ada upaya damai terpisah terkait dengan Palestina. Dia juga mengatakan, perdamaian di Palestina akan menjadi kunci dari perdamaian di kawasan Timur Tengah.

"Tidak, tidak, tidak dan tidak. Tidak akan ada pembicaraan dan perdamaian terpisah dengan dunia Arab tanpa proses Palestina dan perdamaian Palestina," kata Kerry dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Russia Today pada Senin (5/12).

Dalam pernyataanya, Kerry turut mendorong Tel Aviv untuk menghentikan pembangunan pemukiman Yahudi di wilayah Tepi Barat.

Sementara itu, di kesempatan yang sama, Kerry juga turut menyinggung mengenai kesepakatan nuklir Iran. Dimana, dia menyatakan kesepakatan Iran tidak boleh dibatalkan, dan dia yakin melalui kesepakatan itu dunia dapat memantau perkembangan teknologi nuklir Iran.

"Ketentuan monitoring akan memungkinkan untuk mendeteksi kemajuan teknologi nuklir yang dibuat oleh Teheran, dan dalam setiap pilihan yang kita miliki saat ini akan tersedia bagi kita kemudian hari," tukasnya.

(esn)
dibaca 11.451x

"

| Tolak | Israel | Soal | Pembicaraan | Damai | dengan | Palestina | Menteri | Luar | Negeri | Amerika | Serikat | (AS) | John | Kerry | menyat | pihaknya | menolak | terkait | pembicaraan | damai | Foto | Reuters < | p>WASHINGTON< | strong> | berencana | untuk | membuat | terpisah | sejumlah | negara | Arab | menegaskan | upaya | juga | mengat | perdamaian | menjadi | kunci | kawasan | Timur | Tengah | p>Tidak | Tidak | dunia | tanpa | proses | kata | dalam | sebuah | pernyataan | seperti | dilansir | Russia | Today | pada | Senin | p>Dalam | pernyataanya | turut | mendorong | Aviv | menghentikan | pembangunan | pemukiman | Yahudi | wilayah | Tepi | Barat | p>Sementara | kesempatan | yang | sama | menyinggung | mengenai | kesepakatan | nuklir | Iran | Dimana | boleh | dibatalkan | yakin | dapat | memantau | perkembangan | teknologi | p>Ketentuan | monitoring | memungkinkan | mendeteksi | kemajuan | dibuat | oleh | Teheran | setiap | pilihan | miliki | saat | tersedia | bagi | kemudian | hari | tukasnya | p>(esn< | span>)dibaca | 451x< | span>< | div> |

Jumat, 09 Desember 2016

AS Tolak Ide Israel Soal Pembicaraan Damai dengan Palestina

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry menyatakan, pihaknya menolak ide Israel terkait pembicaraan damai dengan Palestina. Foto/Reuters

WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry menyatakan, pihaknya menolak ide Israel terkait pembicaraan damai dengan Palestina. Israel berencana untuk membuat pembicaraan terpisah dengan sejumlah negara Arab.

Kerry menegaskan, tidak akan ada upaya damai terpisah terkait dengan Palestina. Dia juga mengatakan, perdamaian di Palestina akan menjadi kunci dari perdamaian di kawasan Timur Tengah.

"Tidak, tidak, tidak dan tidak. Tidak akan ada pembicaraan dan perdamaian terpisah dengan dunia Arab tanpa proses Palestina dan perdamaian Palestina," kata Kerry dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Russia Today pada Senin (5/12).

Dalam pernyataanya, Kerry turut mendorong Tel Aviv untuk menghentikan pembangunan pemukiman Yahudi di wilayah Tepi Barat.

Sementara itu, di kesempatan yang sama, Kerry juga turut menyinggung mengenai kesepakatan nuklir Iran. Dimana, dia menyatakan kesepakatan Iran tidak boleh dibatalkan, dan dia yakin melalui kesepakatan itu dunia dapat memantau perkembangan teknologi nuklir Iran.

"Ketentuan monitoring akan memungkinkan untuk mendeteksi kemajuan teknologi nuklir yang dibuat oleh Teheran, dan dalam setiap pilihan yang kita miliki saat ini akan tersedia bagi kita kemudian hari," tukasnya.

(esn)
dibaca 17.378x

"

| Tolak | Israel | Soal | Pembicaraan | Damai | dengan | Palestina | Menteri | Luar | Negeri | Amerika | Serikat | (AS) | John | Kerry | menyat | pihaknya | menolak | terkait | pembicaraan | damai | Foto | Reuters < | p>WASHINGTON< | strong> | berencana | untuk | membuat | terpisah | sejumlah | negara | Arab | menegaskan | upaya | juga | mengat | perdamaian | menjadi | kunci | kawasan | Timur | Tengah | p>Tidak | Tidak | dunia | tanpa | proses | kata | dalam | sebuah | pernyataan | seperti | dilansir | Russia | Today | pada | Senin | p>Dalam | pernyataanya | turut | mendorong | Aviv | menghentikan | pembangunan | pemukiman | Yahudi | wilayah | Tepi | Barat | p>Sementara | kesempatan | yang | sama | menyinggung | mengenai | kesepakatan | nuklir | Iran | Dimana | boleh | dibatalkan | yakin | dapat | memantau | perkembangan | teknologi | p>Ketentuan | monitoring | memungkinkan | mendeteksi | kemajuan | dibuat | oleh | Teheran | setiap | pilihan | miliki | saat | tersedia | bagi | kemudian | hari | tukasnya | p>(esn< | span>)dibaca | 378x< | span>< | div> |

Senin, 28 November 2016

HISTORIPEDIA: Hari Solidaritas Internasional bagi Rakyat Palestina : Okezone News

HAMPIR tujuh dekade berlalu sejak pertama kali PBB mengambil alih mandat dari Inggris Raya untuk menyelesaikan konflik sektarian di Palestina. Namun hingga saat ini, belum juga negara itu mendapatkan pemecahan masalah yang menyenangkan kedua belah pihak yang berseteru, yakni warga keturunan Yahudi dan Arab.

Tepat 69 tahun yang lalu pada hari ini, 29 November 1947, Sidang Majelis Umum PBB mengadopsi resolusi 181 tentang Pembagian Palestina. Rencana untuk memecah Palestina menjadi wilayah Yahudi dan Arab dengan Yerusalem sebagai pusatnya itu disetujui oleh 33 majelis, dengan 13 majelis menolak dan 10 majelis memilih tidak bersuara.

BERITA REKOMENDASI


Melansir History, Selasa (29/11/2016), rencana ini sebenarnya mendapat tentangan keras dari oposisi Arab. Akan tetapi, PBB tetap mengajukan pengambilan suara atas resolusi 181.

Dengan adanya resolusi itu, sebagian besar wilayah Yerusalem dan Betlehem berada di bawah kendali internasional. Pihak Yahudi mendapat bagian di pesisir sekitar Tel Aviv, sedangkan keturunan Arab mendapatkan 45 persen sisanya.

Namun demikian, kelompok Yahudi makin hari makin serakah. Mereka sudah mendapatkan sebagian besar wilayah yang dimandatkan Inggris, tetapi terus memperluas kedaulatan wilayahnya yang pada akhirnya semakin menggerus pemukiman rakyat Palestina.

Sejak Israel mengokupasi pada 1967, Palestina pun mendapat dukungan moral dari komunitas internasional. Membagi dua kelompok dalam PBB, yang setuju membantu kaum Arab Palestina melawan kelompok Yahudi, serta mereka yang bergeming dan diam-diam membantu Israel.

"

| HISTORIPEDIA: | Hari | Solidaritas | Internasional | bagi | Rakyat | Palestina | Okezone | News | HAMPIR< | strong> | tujuh | dekade | berlalu | sejak | pertama | kali | mengambil | alih | mandat | dari | Inggris | Raya | untuk | menyelesaikan | konflik | sektarian | Namun | hingga | saat | belum | juga | negara | mendapatkan | pemecahan | masalah | yang | menyenangkan | kedua | belah | pihak | berseteru | yakni | warga | keturunan | Yahudi | Arab | p> Tepat | tahun | lalu | pada | hari | November | 1947 | Sidang | Majelis | Umum | mengadopsi | resolusi | tentang | Pembagian | Rencana | memecah | menjadi | wilayah | dengan | Yerusalem | sebagai | pusatnya | disetujui | oleh | majelis | menolak | memilih | tidak | bersuara | p> BERITA | REKOMENDASI< | p> < | div> Melansir | History< | Selasa | 2016) | rencana | sebenarnya | mendapat | tentangan | keras | oposisi | Akan | tetapi | tetap | mengajukan | pengambilan | suara | atas | p> Dengan | adanya | sebagian | besar | Betlehem | berada | bawah | kendali | internasional | Pihak | bagian | pesisir | sekitar | Aviv | sedangkan | persen | sisanya | p> Namun | demikian | kelompok | makin | serakah | Mereka | sudah | dimandatkan | terus | memperluas | kedaulatan | wilayahnya | akhirnya | semakin | menggerus | pemukiman | rakyat | p> Sejak | Israel | mengokupasi | 1967 | dukungan | moral | komunitas | Membagi | dalam | setuju | membantu | kaum | melawan | serta | mereka | bergeming | diam | p> |