Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Timur. Baca. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Timur. Baca. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 November 2016

Ini Bukti Fidel Castro Pro-Palestina

REPUBLIKA.CO.ID, HAVANA -- Dukungan mantan presiden Kuba, Fidel Castro, untuk Organisasi Pembebasan Palestina telah tumbuh sejak 1980-an. Seperti diilansir The New Arab, dukungan yang diberikan Castro salah satunya yaitu memberikan pelatihan kepada gerilyawan Palestina selama pemberontakan Intifada pada 1987.

Tak hanya itu, dua tahun lalu Castro juga turut mengutuk serangan Israel di Gaza. Castro menggambarkan serangan tersebut sebagai bentuk baru fasisme yang ‘menjijikkan’. Sebelumnya, hubungan antara Kuba dengan Israel diketahui berjalan dingin selama bertahun-tahun.

“Mengapa pemerintah (Israel) berpikir bahwa dunia akan tahan terhadap genosida mengerikan ini yang sedang dilakukan terhadap rakyat Palestina?” tulisnya dalam sebuah surat kabar lokal.

Pada tahun yang sama, Castro turut menandatangai manifesto pro-Palestina internasional yang menuntut agar Israel menghormati resolusi PBB termasuk mendesak penarikan semua pasukan dan pemukiman Israel dari sejumlah wilayah di Palestina yaitu Gaza, Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

Baca juga, Pemimpin Legendaris Kuba, Fidel Castro Meninggal Dunia.

Sementara, Israel Terus memihak Washington melakukan embargo terhadap perekonomian Kuba. Setelah Presiden AS Barrack Obama menghidupkan kembali AS dengan Havana, kuba, spekulasi muncul bahwa Israel dapat memulihkan hubungan diplomatik dengan Kuba.

Namun, Fidel Castro dan adiknya Raul Catsro tidak tertarik memperbaiki hubungannya dengan Israle karena Kuba bersetia kepada dunia Arab dan Palestina, hubungan yang dibangun olehnya selama bertahun-tahun.

"

| Bukti | Fidel | Castro | Pro-Palestina | REPUBLIKA.CO.ID, | HAVANA | Dukungan | mantan | presiden | Kuba, | Castro, | untuk | Organisasi | Pembebasan | Palestina | telah | tumbuh | sejak | 1980-an. | Seperti | diilansir | Arab, | dukungan | yang | diberikan | salah | satunya | yaitu | memberikan | pelatihan | kepada | gerilyawan | selama | pemberontakan | Intifada | pada | 1987.Tak | hanya | itu, | tahun | lalu | juga | turut | mengutuk | serangan | Israel | Gaza. | menggambarkan | tersebut | sebagai | bentuk | baru | fasisme | ‘menjijikkan’. | Sebelumnya, | hubungan | antara | Kuba | dengan | diketahui | berjalan | dingin | bertahun-tahun.“Mengapa | pemerintah | (Israel) | berpikir | bahwa | dunia | akan | tahan | terhadap | genosida | mengerikan | sedang | dilakukan | rakyat | Palestina?” | tulisnya | dalam | sebuah | surat | kabar | lokal.Pada | sama, | menandatangai | manifesto | pro-Palestina | internasional | menuntut | agar | menghormati | resolusi | termasuk | mendesak | penarikan | semua | pasukan | pemukiman | dari | sejumlah | wilayah | Gaza, | Tepi | Barat | Yerusalem | Timur. Baca | juga, | Pemimpin | Legendaris | Meninggal | Dunia. Sementara, | Terus | memihak | Washington | melakukan | embargo | perekonomian | Kuba. | Setelah | Presiden | Barrack | Obama | menghidupkan | kembali | Havana, | kuba, | spekulasi | muncul | dapat | memulihkan | diplomatik | Kuba.Namun, | adiknya | Raul | Catsro | tidak | tertarik | memperbaiki | hubungannya | Israle | karena | bersetia | Arab | Palestina, | dibangun | olehnya | bertahun-tahun. |

Ini Bukti Fidel Castro Pro-Palestina

REPUBLIKA.CO.ID, HAVANA -- Dukungan mantan presiden Kuba, Fidel Castro, untuk Organisasi Pembebasan Palestina telah tumbuh sejak 1980-an. Seperti diilansir The New Arab, dukungan yang diberikan Castro salah satunya yaitu memberikan pelatihan kepada gerilyawan Palestina selama pemberontakan Intifada pada 1987.

Tak hanya itu, dua tahun lalu Castro juga turut mengutuk serangan Israel di Gaza. Castro menggambarkan serangan tersebut sebagai bentuk baru fasisme yang ‘menjijikkan’. Sebelumnya, hubungan antara Kuba dengan Israel diketahui berjalan dingin selama bertahun-tahun.

“Mengapa pemerintah (Israel) berpikir bahwa dunia akan tahan terhadap genosida mengerikan ini yang sedang dilakukan terhadap rakyat Palestina?” tulisnya dalam sebuah surat kabar lokal.

Pada tahun yang sama, Castro turut menandatangai manifesto pro-Palestina internasional yang menuntut agar Israel menghormati resolusi PBB termasuk mendesak penarikan semua pasukan dan pemukiman Israel dari sejumlah wilayah di Palestina yaitu Gaza, Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

Baca juga, Pemimpin Legendaris Kuba, Fidel Castro Meninggal Dunia.

Sementara, Israel Terus memihak Washington melakukan embargo terhadap perekonomian Kuba. Setelah Presiden AS Barrack Obama menghidupkan kembali AS dengan Havana, kuba, spekulasi muncul bahwa Israel dapat memulihkan hubungan diplomatik dengan Kuba.

Namun, Fidel Castro dan adiknya Raul Catsro tidak tertarik memperbaiki hubungannya dengan Israle karena Kuba bersetia kepada dunia Arab dan Palestina, hubungan yang dibangun olehnya selama bertahun-tahun.

"

| Bukti | Fidel | Castro | Pro-Palestina | REPUBLIKA.CO.ID, | HAVANA | Dukungan | mantan | presiden | Kuba, | Castro, | untuk | Organisasi | Pembebasan | Palestina | telah | tumbuh | sejak | 1980-an. | Seperti | diilansir | Arab, | dukungan | yang | diberikan | salah | satunya | yaitu | memberikan | pelatihan | kepada | gerilyawan | selama | pemberontakan | Intifada | pada | 1987.Tak | hanya | itu, | tahun | lalu | juga | turut | mengutuk | serangan | Israel | Gaza. | menggambarkan | tersebut | sebagai | bentuk | baru | fasisme | ‘menjijikkan’. | Sebelumnya, | hubungan | antara | Kuba | dengan | diketahui | berjalan | dingin | bertahun-tahun.“Mengapa | pemerintah | (Israel) | berpikir | bahwa | dunia | akan | tahan | terhadap | genosida | mengerikan | sedang | dilakukan | rakyat | Palestina?” | tulisnya | dalam | sebuah | surat | kabar | lokal.Pada | sama, | menandatangai | manifesto | pro-Palestina | internasional | menuntut | agar | menghormati | resolusi | termasuk | mendesak | penarikan | semua | pasukan | pemukiman | dari | sejumlah | wilayah | Gaza, | Tepi | Barat | Yerusalem | Timur. Baca | juga, | Pemimpin | Legendaris | Meninggal | Dunia. Sementara, | Terus | memihak | Washington | melakukan | embargo | perekonomian | Kuba. | Setelah | Presiden | Barrack | Obama | menghidupkan | kembali | Havana, | kuba, | spekulasi | muncul | dapat | memulihkan | diplomatik | Kuba.Namun, | adiknya | Raul | Catsro | tidak | tertarik | memperbaiki | hubungannya | Israle | karena | bersetia | Arab | Palestina, | dibangun | olehnya | bertahun-tahun. |

Ini Bukti Fidel Castro Pro-Palestina

REPUBLIKA.CO.ID, HAVANA -- Dukungan mantan presiden Kuba, Fidel Castro, untuk Organisasi Pembebasan Palestina telah tumbuh sejak 1980-an. Seperti diilansir The New Arab, dukungan yang diberikan Castro salah satunya yaitu memberikan pelatihan kepada gerilyawan Palestina selama pemberontakan Intifada pada 1987.

Tak hanya itu, dua tahun lalu Castro juga turut mengutuk serangan Israel di Gaza. Castro menggambarkan serangan tersebut sebagai bentuk baru fasisme yang ‘menjijikkan’. Sebelumnya, hubungan antara Kuba dengan Israel diketahui berjalan dingin selama bertahun-tahun.

“Mengapa pemerintah (Israel) berpikir bahwa dunia akan tahan terhadap genosida mengerikan ini yang sedang dilakukan terhadap rakyat Palestina?” tulisnya dalam sebuah surat kabar lokal.

Pada tahun yang sama, Castro turut menandatangai manifesto pro-Palestina internasional yang menuntut agar Israel menghormati resolusi PBB termasuk mendesak penarikan semua pasukan dan pemukiman Israel dari sejumlah wilayah di Palestina yaitu Gaza, Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

Baca juga, Pemimpin Legendaris Kuba, Fidel Castro Meninggal Dunia.

Sementara, Israel Terus memihak Washington melakukan embargo terhadap perekonomian Kuba. Setelah Presiden AS Barrack Obama menghidupkan kembali AS dengan Havana, kuba, spekulasi muncul bahwa Israel dapat memulihkan hubungan diplomatik dengan Kuba.

Namun, Fidel Castro dan adiknya Raul Catsro tidak tertarik memperbaiki hubungannya dengan Israle karena Kuba bersetia kepada dunia Arab dan Palestina, hubungan yang dibangun olehnya selama bertahun-tahun.

"

| Bukti | Fidel | Castro | Pro-Palestina | REPUBLIKA.CO.ID, | HAVANA | Dukungan | mantan | presiden | Kuba, | Castro, | untuk | Organisasi | Pembebasan | Palestina | telah | tumbuh | sejak | 1980-an. | Seperti | diilansir | Arab, | dukungan | yang | diberikan | salah | satunya | yaitu | memberikan | pelatihan | kepada | gerilyawan | selama | pemberontakan | Intifada | pada | 1987.Tak | hanya | itu, | tahun | lalu | juga | turut | mengutuk | serangan | Israel | Gaza. | menggambarkan | tersebut | sebagai | bentuk | baru | fasisme | ‘menjijikkan’. | Sebelumnya, | hubungan | antara | Kuba | dengan | diketahui | berjalan | dingin | bertahun-tahun.“Mengapa | pemerintah | (Israel) | berpikir | bahwa | dunia | akan | tahan | terhadap | genosida | mengerikan | sedang | dilakukan | rakyat | Palestina?” | tulisnya | dalam | sebuah | surat | kabar | lokal.Pada | sama, | menandatangai | manifesto | pro-Palestina | internasional | menuntut | agar | menghormati | resolusi | termasuk | mendesak | penarikan | semua | pasukan | pemukiman | dari | sejumlah | wilayah | Gaza, | Tepi | Barat | Yerusalem | Timur. Baca | juga, | Pemimpin | Legendaris | Meninggal | Dunia. Sementara, | Terus | memihak | Washington | melakukan | embargo | perekonomian | Kuba. | Setelah | Presiden | Barrack | Obama | menghidupkan | kembali | Havana, | kuba, | spekulasi | muncul | dapat | memulihkan | diplomatik | Kuba.Namun, | adiknya | Raul | Catsro | tidak | tertarik | memperbaiki | hubungannya | Israle | karena | bersetia | Arab | Palestina, | dibangun | olehnya | bertahun-tahun. |

Minggu, 11 Desember 2016

Konser Amal untuk Palestina di Tangerang Kumpulkan Rp 527 Juta

Banten Hits - Melly Goeslaw, Medina, dan Opick memeriahkan konser amal dalam acara Palestina Solidarity Day 2016 yang digelar Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) di Ballroom Hotel Novotel, Tangcity Mall, Minggu (11/12/2016).

BACA JUGA: Melly Goeslaw dan Opick Meriahkan Palestina Solidarity Day 2016 di Tangerang

Menurut Ketua KNRP Banten Amrozi M Raiz, acara yang dihadiri ribuan orang ini berhasil mengumpulkan dana sementara sebesar Rp 527Juta yang diprediksi jumlahnya akan terus bertambah.

"Alhamdulillah antusiasmenya luar biasa, bahkan tadi ada anak-anak yang memberikan celengannya untuk diberikan ke anak-anak di Palestina," ujarnya.

Ia mengatakan Indonesia dan Palestina memiliki ikatan yang sangat kuat, di mana Negara Palestina merupakan negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia.

"Wajar saja jika negara kita punya ikatan batin yang cukup erat, meskipun bantuan kita tidak sebanyak negara-negara timur tengah, tapi mereka sangat mengapresiasi bantuan kita," ucapnya.

Nantinya, uang yang telah terkumpul akan di pergunakan untuk menyelimuti Warga Palestina, terlebih saat ini sedang musim dingin.

"Sekarang sudah memasuki musim dingin, jadi kita punya program selimuti Warga Palestina, jadi kita hangatkan mereka dimusim yang dingin ini," jelasnya.(Rus)

"

| Konser | Amal | untuk | Palestina | Tangerang | Kumpulkan | Juta | Banten | Hits< | strong> | Melly | Goeslaw | Medina | Opick | memeriahkan | konser | amal | dalam | acara | Solity | 2016 | yang | digelar | Komite | Nasional | Rakyat | (KNRP) | Ballroom | Hotel | Novotel | Tangcity | Mall | Minggu | 2016) | 13; < | div> BACA | JUGA: | Meriahkan | Tangerang< | 13; Menurut | Ketua | KNRP | Banten | Amrozi | Raiz | dihadiri | ribuan | orang | berhasil | mengumpulkan | dana | sementara | sebesar | 527Juta | diprediksi | jumlahnya | terus | bertambah | 13; Alhamdulillah | antusiasmenya | luar | biasa | bahkan | tadi | anak | memberikan | celengannya | diberikan | ujarnya | 13; Ia | mengat | Indonesia | memiliki | ikatan | sangat | kuat | mana | Negara | merup | negara | pertama | mengakui | kemerdekaan | 13; Wajar | jika | punya | batin | cukup | erat | meskipun | bantuan | sebanyak | timur | tengah | mengapresiasi | ucapnya | 13; Nantinya | uang | telah | terkumpul | pergun | menyelimuti | Warga | terlebih | saat | musim | dingin | 13; Sekarang | memasuki | jadi | program | selimuti | hangatkan | dimusim | jelasnya | (Rus)< | strong>< | 13; < | div> |

Jumat, 09 Desember 2016

100 Staf PBB untuk Palestina Ramai-Ramai Shalat Jumat di Al-Aqsa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seratus staf Badan PBB untuk Bantuan Palestina (UNRWA) berangkat dari Jalur Gaza ke Yerusalem Timur untuk ikut shalat Jumat di Masjid Al-Aqsa, kemarin.  Aksi ini dilakukan tengah penyeleksian ketat aparat Israel kepada warga Palestina yang hendak ikut shalat.

Pejabat Palestina seperti dikutip Maan News mengungkapkan, 100 pegawai UNRWA bertolak dari perbatasan Erez untuk sampai ke kiblat pertama Muslm itu. Sementara 150 warga Palestina yang izinnya diurus Komite Urusan Sipil Gaza tak diperbolehkan ikut shalat di Al Aqsa oleh Israel.

Otoritas Israel menyebut, warga Palestina itu tak langsung balik selepas shalat.  Juru bicara Israel yang mengurusi persoalan ini mengatakan kepada Maan, izin ini dibatalkan karena banyak warga Palestina menyalahgunakan izin.

"Penduduk Gaza banyak yang menyalahgunakan izin, karena itu kami mengurangi izin yang diberikan untuk masuk ke Yerusalem pada Jumat," ujarnya.

Sejak beberapa bulan lalu, otoritas Israel telah mengizinkan 250 warga Palestina dari Gaza untuk mengikuti shalat Jumat di Al-Aqsa, termasuk staf UNRWA.

Baca juga,  Israel Kembali Rampas Tanah Palestina di Tepi Barat.

"

| Staf | untuk | Palestina | Ramai-Ramai | Shalat | Jumat | Al-Aqsa | REPUBLIKA | JAKARTA | Seratus | staf | Badan | Bantuan | (UNRWA) | berangkat | Jalur | Gaza | Yerusalem | Timur | ikut | shalat | Masjid | Aqsa | kemarin | Aksi | dilakukan | tengah | penyeleksian | ketat | aparat | Israel | kepada | warga | yang | hendak | p>Pejabat | seperti | dikutip | Maan | News< | mengungkapkan | pegawai | UNRWA | bertolak | perbatasan | Erez | sampai | kiblat | pertama | Muslm | Sementara | izinnya | diurus | Komite | Urusan | Sipil | diperbolehkan | oleh | p> Otoritas | menyebut | langsung | balik | selepas | Juru | bicara | mengurusi | persoalan | mengat | izin | dibatalkan | karena | banyak | menyalahgun | p>Penduduk | kami | mengurangi | diberikan | masuk | pada | ujarnya | p>Sejak | beberapa | bulan | otoritas | telah | mengizinkan | mengikuti | termasuk | p> Baca | juga | Kembali | Rampas | Tanah | Tepi | Barat | p> |