Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri kami,. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri kami,. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Desember 2016

Hanya Palestina yang Berhak Menjadikan Al-Quds Sebagai Ibu Kota Negara

REPUBLIKA.CO.ID, RAMALLAH â€" Delegasi Venezuela dalam konferensi faksi Fatah ke-7, belum lama ini, mengapresiasi perjuangan rakyat Palestina. Venezuela menilai, hingga saat ini, rakyat Palestina masih konsisten dengan perjuangan dan revolusi yang dilakukan Yasser Arafat.  

"Kami datang ke sini untuk menyatakan apresiasi kami terhadap perjuangan rakyat Palestina. Dunia hari ini hidup di bawah krisis. Para imperialis berupaya membuat kekacauan di Amerika Latin serta merusak mimpi-mimpi Augusto Sanido dan Bolivar," kata delegasi Venezuela seperti dilansir suarapalestina.Id, kemarin.

Menurutnya, para imperialis tersebut berupaya memporak-porandakan aliansi Bolivar yang merupakan representatif cinta dan persatuan rakyat yang hidup di bawah tekanan. "Namun, banyak yang tidak tahu, bahwa kami telah mendambakan perdamaian sejak 100 tahun lalu. Kami adalah anak-anak Bolivar dan Chavez sang pembawa bendera kebebasan dan kemerdekaan," ujarnya.

"Kami berharap rakyat Palestina meraih kemerdekaannya dan Palestina adalah satu-satunya yang berhak menjadikan Al-Quds sebagai ibu kota negara. Palestina adalah Venezuela dan Venezuela adalah Palestina. Menteri Luar Negeri Venezuela juga menyampaikan salam kepada presiden Palestina yang merupakan ayah kami, dan kami rakyat Venezuela adalah saudara Palestina".

"

| Hanya | Palestina | yang | Berhak | Menjadikan | Al-Quds | Sebagai | Kota | Negara | REPUBLIKA | RAMALLAH | Delegasi | Venezuela | dalam | konferensi | faksi | Fatah | lama | mengapresiasi | perjuangan | rakyat | menilai | saat | masih | konsisten | dengan | revolusi | dilakukan | Yasser | Arafat | p>Kami | datang | sini | untuk | menyat | apresiasi | kami | terhadap | Dunia | hari | hidup | bawah | krisis | Para | imperialis | berupaya | membuat | kekacauan | Amerika | Latin | serta | merusak | mimpi | Augusto | Sanido | Bolivar | kata | delegasi | seperti | dilansir | suarapalestina | kemarin | p>Menurutnya | para | tersebut | memporak | porand | aliansi | merup | representatif | cinta | persatuan | tekanan | Namun | banyak | tahu | bahwa | telah | mendamb | perdamaian | sejak | tahun | Kami | adalah | anak | Chavez | sang | pembawa | bendera | kebebasan | kemerdekaan | ujarnya | berharap | meraih | kemerdekaannya | satu | satunya | berhak | menjadikan | Quds | sebagai | kota | negara | Menteri | Luar | Negeri | juga | menyampaikan | salam | kepada | presiden | ayah | saudara | p> |

Rabu, 07 Desember 2016

Hanya Palestina yang Berhak Menjadikan Al-Quds Sebagai Ibu Kota Negara

REPUBLIKA.CO.ID, RAMALLAH â€" Delegasi Venezuela dalam konferensi faksi Fatah ke-7, belum lama ini, mengapresiasi perjuangan rakyat Palestina. Venezuela menilai, hingga saat ini, rakyat Palestina masih konsisten dengan perjuangan dan revolusi yang dilakukan Yasser Arafat.  

"Kami datang ke sini untuk menyatakan apresiasi kami terhadap perjuangan rakyat Palestina. Dunia hari ini hidup di bawah krisis. Para imperialis berupaya membuat kekacauan di Amerika Latin serta merusak mimpi-mimpi Augusto Sanido dan Bolivar," kata delegasi Venezuela seperti dilansir suarapalestina.Id, kemarin.

Menurutnya, para imperialis tersebut berupaya memporak-porandakan aliansi Bolivar yang merupakan representatif cinta dan persatuan rakyat yang hidup di bawah tekanan. "Namun, banyak yang tidak tahu, bahwa kami telah mendambakan perdamaian sejak 100 tahun lalu. Kami adalah anak-anak Bolivar dan Chavez sang pembawa bendera kebebasan dan kemerdekaan," ujarnya.

"Kami berharap rakyat Palestina meraih kemerdekaannya dan Palestina adalah satu-satunya yang berhak menjadikan Al-Quds sebagai ibu kota negara. Palestina adalah Venezuela dan Venezuela adalah Palestina. Menteri Luar Negeri Venezuela juga menyampaikan salam kepada presiden Palestina yang merupakan ayah kami, dan kami rakyat Venezuela adalah saudara Palestina".

"

| Hanya | Palestina | yang | Berhak | Menjadikan | Al-Quds | Sebagai | Kota | Negara | REPUBLIKA | RAMALLAH | Delegasi | Venezuela | dalam | konferensi | faksi | Fatah | lama | mengapresiasi | perjuangan | rakyat | menilai | saat | masih | konsisten | dengan | revolusi | dilakukan | Yasser | Arafat | p>Kami | datang | sini | untuk | menyat | apresiasi | kami | terhadap | Dunia | hari | hidup | bawah | krisis | Para | imperialis | berupaya | membuat | kekacauan | Amerika | Latin | serta | merusak | mimpi | Augusto | Sanido | Bolivar | kata | delegasi | seperti | dilansir | suarapalestina | kemarin | p>Menurutnya | para | tersebut | memporak | porand | aliansi | merup | representatif | cinta | persatuan | tekanan | Namun | banyak | tahu | bahwa | telah | mendamb | perdamaian | sejak | tahun | Kami | adalah | anak | Chavez | sang | pembawa | bendera | kebebasan | kemerdekaan | ujarnya | berharap | meraih | kemerdekaannya | satu | satunya | berhak | menjadikan | Quds | sebagai | kota | negara | Menteri | Luar | Negeri | juga | menyampaikan | salam | kepada | presiden | ayah | saudara | p> |

Senin, 05 Desember 2016

Lihat Tanda-tanda di Indonesia, Ulama Palestina: “Semoga Kalian yang Dimaksud Rasulullah”

Eramuslim.com â€" Rasulullah pernah mensabdakan bahwa pembawa kejayaan akhir zaman akan datang dari arah Timur. Setelah melihat tanda-tanda yang terjadi di Indonesia, Wakil Ketua Rabithah ‘Ulama Palestina Syaikh Dr. Abu Bakr Al ‘Awawidah menyampaikan harapannya, semoga yang dimaksud Rasulullah itu adalah umat Islam Indonesia.

Sebab bangsa-bangsa lain sudah pernah dipilih Allah untuk menjayakan agama Islam. Arab sudah, Persia sudah, Kurdi sudah, Mamluk sudah, Turki juga sudah.

Berikut ini harapan Syaikh Abu Bakr seperti dikisahkan Ustadz Salim A Fillah di situs pribadinya salimafillah.com pada 13 Juli 2015. Mungkin setelah melihat Aksi 212, tanda-tanda yang dilihat Syaikh Abu Bakr semakin jelas.

ulama-palestina

***

Suatu saat kami sedang duduk di Masjid Jogokariyan, di hadirat Syaikh Dr. Abu Bakr Al ‘Awawidah, Wakil Ketua Rabithah ‘Ulama Palestina. Kami katakan pada beliau, “Ya Syaikh, berbagai telaah menyatakan bahwa persoalan Palestina ini takkan selesai sampai bangsa ‘Arab bersatu. Bagaimana pendapat Anda?”

Beliau tersenyum. “Tidak begitu ya Ukhayya“, ujarnya lembut. “Sesungguhnya Allah memilih untuk menjayakan agamanya ini sesiapa yang dipilihNya di antara hambaNya; Dia genapkan untuk mereka syarat-syaratnya, lalu Dia muliakan mereka dengan agama dan kejayaan itu.”

“Pada kurun awal”, lanjut beliau, “Allah memilih Bangsa ‘Arab. Dipimpin Rasulullah, Khulafaur Rasyidin, dan beberapa penguasa Daulah ‘Umawiyah, agama ini jaya. Lalu ketika para penguasa Daulah itu beserta para punggawanya menyimpang, Allahpun mencabut amanah penjayaan itu dari mereka.”

“Di masa berikutnya, Allah memilih bangsa Persia. Dari arah Khurasan mereka datang menyokong Daulah ‘Abbasiyah. Maka penyangga utama Daulah ini, dari Perdana Menterinya, keluarga Al Baramikah, hingga panglima, bahkan banyak ‘Ulama dan Cendikiawannya Allah bangkitkan dari kalangan orang Persia.”

“Lalu ketika Bangsa Persia berpaling dan menyimpang, Allah cabut amanah itu dari mereka; Allah berikan pada orang-orang Kurdi; puncaknya Shalahuddin Al Ayyubi dan anak-anaknya.”

“Ketika mereka juga berpaling, Allah alihkan amanah itu pada bekas-bekas budak dari Asia Tengah yang disultankan di Mesir; Quthuz, Baybars, Qalawun di antaranya. Mereka, orang-orang Mamluk.”

“Ketika para Mamalik ini berpaling, Allah pula memindahkan amanah itu pada Bangsa Turki; ‘Utsman Orthughrul dan anak turunnya, serta khususnya Muhammad Al Fatih.”

“Ketika Daulah ‘Aliyah ‘Utsmaniyah ini berpaling juga, Allah cabut amanah itu dan rasa-rasanya, hingga hari ini, Allah belum menunjuk bangsa lain lagi untuk memimpin penjayaan Islam ini.”

Beliau menghela nafas panjang, kemudian tersenyum. Dengan matanya yang buta oleh siksaan penjara Israel, dia arahkan wajahnya pada kami lalu berkata. “Sungguh di antara bangsa-bangsa besar yang menerima Islam, bangsa kalianlah; yang agak pendek, berkulit kecoklatan, lagi berhidung pesek”, katanya sedikit tertawa, “Yang belum pernah ditunjuk Allah untuk memimpin penzhahiran agamanya ini.”

“Dan bukankah Rasulullah bersabda bahwa pembawa kejayaan akhir zaman akan datang dari arah Timur dengan bendera-bendera hitam mereka? Dulu para ‘Ulama mengiranya Khurasan, dan Daulah ‘Abbasiyah sudah menggunakan pemaknaan itu dalam kampanye mereka menggulingkan Daulah ‘Umawiyah. Tapi kini kita tahu; dunia Islam ini membentang dari Maghrib; dari Maroko, sampai Merauke”, ujar beliau terkekeh.

“Maka sungguh aku berharap, yang dimaksud oleh Rasulullah itu adalah kalian, wahai bangsa Muslim Nusantara. Hari ini, tugas kalian adalah menggenapi syarat-syarat agar layak ditunjuk Allah memimpin peradaban Islam.”

“Ah, aku sudah melihat tanda-tandanya. Tapi barangkali kami, para pejuang Palestina masih harus bersabar sejenak berjuang di garis depan. Bersabar menanti kalian layak memimpin. Bersabar menanti kalian datang. Bersabar hingga kita bersama shalat di Masjidil Aqsha yang merdeka insyaallah.” (yk/tarbawia)

"

| Lihat | Tanda-tanda | Indonesia, | Ulama | Palestina: | “Semoga | Kalian | yang | Dimaksud | Rasulullah” | Home< | span> | Berita< | Berita | Nasional< | Tanda | tanda | Indonesia | Rasulullah”< | strong>< | span>< | p> | Eramuslim | Rasulullah | pernah | mensabd | bahwa | pembawa | kejayaan | akhir | zaman | datang | arah | Timur | Setelah | melihat | terjadi | Wakil | Ketua | Rabithah | ‘Ulama | Palestina | Syaikh | Bakr | ‘Awawidah | menyampaikan | harapannya | semoga | dimaksud | adalah | umat | Islam | p> Sebab | bangsa | lain | dipilih | Allah | untuk | menjay | agama | Arab | Persia | Kurdi | Mamluk | Turki | juga | p> Berikut | harapan | seperti | dikisahkan | Ustadz | Salim | Fillah | situs | pribadinya | salimafillah | pada | Juli | 2015 | Mungkin | setelah | Aksi | dilihat | semakin | jelas | p> < | p> ***< | p> Suatu | saat | kami | duduk | Masjid | Jogokariyan | hadirat | Kami | beliau | “Ya | berbagai | telaah | menyat | persoalan | takkan | selesai | sampai | ‘Arab | bersatu | Bagaimana | pendapat | Anda | ”< | p> Beliau | tersenyum | “Tidak | begitu | Ukhayya“ | ujarnya | lembut | “Sesungguhnya | memilih | agamanya | sesiapa | dipilihNya | antara | hambaNya; | genapkan | syarat | syaratnya | muli | dengan | p> “Pada | kurun | awal” | lanjut | “Allah | Bangsa | Dipimpin | Khulafaur | Rasyidin | beberapa | penguasa | Daulah | ‘Umawiyah | jaya | Lalu | ketika | para | beserta | punggawanya | menyimpang | Allahpun | mencabut | amanah | penjayaan | p> “Di | masa | berikutnya | Dari | Khurasan | menyokong | ‘Abbasiyah | Maka | penyangga | utama | Perdana | Menterinya | keluarga | Baramikah | panglima | bahkan | banyak | Cendikiawannya | bangkitkan | kalangan | orang | p> “Lalu | berpaling | cabut | berikan | Kurdi; | puncaknya | Shalahuddin | Ayyubi | anak | anaknya | p> “Ketika | alihkan | bekas | budak | Asia | Tengah | disultankan | Mesir; | Quthuz | Baybars | Qalawun | antaranya | Mereka | Mamalik | pula | memindahkan | Turki; | ‘Utsman | Orthughrul | turunnya | serta | khususnya | Muhammad | Fatih | ‘Aliyah | ‘Utsmaniyah | rasa | rasanya | hari | menunjuk | lagi | memimpin | menghela | nafas | panjang | kemudian | Dengan | matanya | buta | oleh | siksaan | penjara | Israel | arahkan | wajahnya | berkata | “Sungguh | besar | menerima | kalianlah; | agak | pendek | berkulit | kecoklatan | berhidung | pesek” | katanya | sedikit | tertawa | “Yang | ditunjuk | penzhahiran | p> “Dan | bukankah | bersabda | bendera | hitam | Dulu | mengiranya | menggun | pemaknaan | dalam | kampanye | menggulingkan | Tapi | kini | tahu; | dunia | membentang | Maghrib; | Maroko | Merauke” | ujar | terkekeh | p> “Maka | sungguh | berharap | kalian | wahai | Muslim | Nusantara | Hari | tugas | menggenapi | agar | layak | peradaban | p> “Ah | tandanya | barangkali | pejuang | masih | harus | bersabar | sejenak | berjuang | garis | depan | Bersabar | menanti | bersama | shalat | Masjidil | Aqsha | merdeka | insyaallah | tarbawia)< | div> |

Lihat Tanda-tanda di Indonesia, Ulama Palestina: “Semoga Kalian yang Dimaksud Rasulullah”

Eramuslim.com â€" Rasulullah pernah mensabdakan bahwa pembawa kejayaan akhir zaman akan datang dari arah Timur. Setelah melihat tanda-tanda yang terjadi di Indonesia, Wakil Ketua Rabithah ‘Ulama Palestina Syaikh Dr. Abu Bakr Al ‘Awawidah menyampaikan harapannya, semoga yang dimaksud Rasulullah itu adalah umat Islam Indonesia.

Sebab bangsa-bangsa lain sudah pernah dipilih Allah untuk menjayakan agama Islam. Arab sudah, Persia sudah, Kurdi sudah, Mamluk sudah, Turki juga sudah.

Berikut ini harapan Syaikh Abu Bakr seperti dikisahkan Ustadz Salim A Fillah di situs pribadinya salimafillah.com pada 13 Juli 2015. Mungkin setelah melihat Aksi 212, tanda-tanda yang dilihat Syaikh Abu Bakr semakin jelas.

ulama-palestina

***

Suatu saat kami sedang duduk di Masjid Jogokariyan, di hadirat Syaikh Dr. Abu Bakr Al ‘Awawidah, Wakil Ketua Rabithah ‘Ulama Palestina. Kami katakan pada beliau, “Ya Syaikh, berbagai telaah menyatakan bahwa persoalan Palestina ini takkan selesai sampai bangsa ‘Arab bersatu. Bagaimana pendapat Anda?”

Beliau tersenyum. “Tidak begitu ya Ukhayya“, ujarnya lembut. “Sesungguhnya Allah memilih untuk menjayakan agamanya ini sesiapa yang dipilihNya di antara hambaNya; Dia genapkan untuk mereka syarat-syaratnya, lalu Dia muliakan mereka dengan agama dan kejayaan itu.”

“Pada kurun awal”, lanjut beliau, “Allah memilih Bangsa ‘Arab. Dipimpin Rasulullah, Khulafaur Rasyidin, dan beberapa penguasa Daulah ‘Umawiyah, agama ini jaya. Lalu ketika para penguasa Daulah itu beserta para punggawanya menyimpang, Allahpun mencabut amanah penjayaan itu dari mereka.”

“Di masa berikutnya, Allah memilih bangsa Persia. Dari arah Khurasan mereka datang menyokong Daulah ‘Abbasiyah. Maka penyangga utama Daulah ini, dari Perdana Menterinya, keluarga Al Baramikah, hingga panglima, bahkan banyak ‘Ulama dan Cendikiawannya Allah bangkitkan dari kalangan orang Persia.”

“Lalu ketika Bangsa Persia berpaling dan menyimpang, Allah cabut amanah itu dari mereka; Allah berikan pada orang-orang Kurdi; puncaknya Shalahuddin Al Ayyubi dan anak-anaknya.”

“Ketika mereka juga berpaling, Allah alihkan amanah itu pada bekas-bekas budak dari Asia Tengah yang disultankan di Mesir; Quthuz, Baybars, Qalawun di antaranya. Mereka, orang-orang Mamluk.”

“Ketika para Mamalik ini berpaling, Allah pula memindahkan amanah itu pada Bangsa Turki; ‘Utsman Orthughrul dan anak turunnya, serta khususnya Muhammad Al Fatih.”

“Ketika Daulah ‘Aliyah ‘Utsmaniyah ini berpaling juga, Allah cabut amanah itu dan rasa-rasanya, hingga hari ini, Allah belum menunjuk bangsa lain lagi untuk memimpin penjayaan Islam ini.”

Beliau menghela nafas panjang, kemudian tersenyum. Dengan matanya yang buta oleh siksaan penjara Israel, dia arahkan wajahnya pada kami lalu berkata. “Sungguh di antara bangsa-bangsa besar yang menerima Islam, bangsa kalianlah; yang agak pendek, berkulit kecoklatan, lagi berhidung pesek”, katanya sedikit tertawa, “Yang belum pernah ditunjuk Allah untuk memimpin penzhahiran agamanya ini.”

“Dan bukankah Rasulullah bersabda bahwa pembawa kejayaan akhir zaman akan datang dari arah Timur dengan bendera-bendera hitam mereka? Dulu para ‘Ulama mengiranya Khurasan, dan Daulah ‘Abbasiyah sudah menggunakan pemaknaan itu dalam kampanye mereka menggulingkan Daulah ‘Umawiyah. Tapi kini kita tahu; dunia Islam ini membentang dari Maghrib; dari Maroko, sampai Merauke”, ujar beliau terkekeh.

“Maka sungguh aku berharap, yang dimaksud oleh Rasulullah itu adalah kalian, wahai bangsa Muslim Nusantara. Hari ini, tugas kalian adalah menggenapi syarat-syarat agar layak ditunjuk Allah memimpin peradaban Islam.”

“Ah, aku sudah melihat tanda-tandanya. Tapi barangkali kami, para pejuang Palestina masih harus bersabar sejenak berjuang di garis depan. Bersabar menanti kalian layak memimpin. Bersabar menanti kalian datang. Bersabar hingga kita bersama shalat di Masjidil Aqsha yang merdeka insyaallah.” (yk/tarbawia)

"

| Lihat | Tanda-tanda | Indonesia, | Ulama | Palestina: | “Semoga | Kalian | yang | Dimaksud | Rasulullah” | Home< | span> | Berita< | Berita | Nasional< | Tanda | tanda | Indonesia | Rasulullah”< | strong>< | span>< | p> | Eramuslim | Rasulullah | pernah | mensabd | bahwa | pembawa | kejayaan | akhir | zaman | datang | arah | Timur | Setelah | melihat | terjadi | Wakil | Ketua | Rabithah | ‘Ulama | Palestina | Syaikh | Bakr | ‘Awawidah | menyampaikan | harapannya | semoga | dimaksud | adalah | umat | Islam | p> Sebab | bangsa | lain | dipilih | Allah | untuk | menjay | agama | Arab | Persia | Kurdi | Mamluk | Turki | juga | p> Berikut | harapan | seperti | dikisahkan | Ustadz | Salim | Fillah | situs | pribadinya | salimafillah | pada | Juli | 2015 | Mungkin | setelah | Aksi | dilihat | semakin | jelas | p> < | p> ***< | p> Suatu | saat | kami | duduk | Masjid | Jogokariyan | hadirat | Kami | beliau | “Ya | berbagai | telaah | menyat | persoalan | takkan | selesai | sampai | ‘Arab | bersatu | Bagaimana | pendapat | Anda | ”< | p> Beliau | tersenyum | “Tidak | begitu | Ukhayya“ | ujarnya | lembut | “Sesungguhnya | memilih | agamanya | sesiapa | dipilihNya | antara | hambaNya; | genapkan | syarat | syaratnya | muli | dengan | p> “Pada | kurun | awal” | lanjut | “Allah | Bangsa | Dipimpin | Khulafaur | Rasyidin | beberapa | penguasa | Daulah | ‘Umawiyah | jaya | Lalu | ketika | para | beserta | punggawanya | menyimpang | Allahpun | mencabut | amanah | penjayaan | p> “Di | masa | berikutnya | Dari | Khurasan | menyokong | ‘Abbasiyah | Maka | penyangga | utama | Perdana | Menterinya | keluarga | Baramikah | panglima | bahkan | banyak | Cendikiawannya | bangkitkan | kalangan | orang | p> “Lalu | berpaling | cabut | berikan | Kurdi; | puncaknya | Shalahuddin | Ayyubi | anak | anaknya | p> “Ketika | alihkan | bekas | budak | Asia | Tengah | disultankan | Mesir; | Quthuz | Baybars | Qalawun | antaranya | Mereka | Mamalik | pula | memindahkan | Turki; | ‘Utsman | Orthughrul | turunnya | serta | khususnya | Muhammad | Fatih | ‘Aliyah | ‘Utsmaniyah | rasa | rasanya | hari | menunjuk | lagi | memimpin | menghela | nafas | panjang | kemudian | Dengan | matanya | buta | oleh | siksaan | penjara | Israel | arahkan | wajahnya | berkata | “Sungguh | besar | menerima | kalianlah; | agak | pendek | berkulit | kecoklatan | berhidung | pesek” | katanya | sedikit | tertawa | “Yang | ditunjuk | penzhahiran | p> “Dan | bukankah | bersabda | bendera | hitam | Dulu | mengiranya | menggun | pemaknaan | dalam | kampanye | menggulingkan | Tapi | kini | tahu; | dunia | membentang | Maghrib; | Maroko | Merauke” | ujar | terkekeh | p> “Maka | sungguh | berharap | kalian | wahai | Muslim | Nusantara | Hari | tugas | menggenapi | agar | layak | peradaban | p> “Ah | tandanya | barangkali | pejuang | masih | harus | bersabar | sejenak | berjuang | garis | depan | Bersabar | menanti | bersama | shalat | Masjidil | Aqsha | merdeka | insyaallah | tarbawia)< | div> |

Palestina Bantu Israel Tangani Kebakaran Besar

Liputan6.com, Haifa - Kebakaran besar yang terjadi di Israel segera membangkitkan rasa kepedulian dari Palestina. Akibat insiden ini, ratusan ribu warga dievakuasi ke tempat aman.

Melihat kejadian ini, pejabat Palestina menawarkan bantuan kepada Israel. Mereka menyatakan siap mengutus sejumlah relawan.

Tawaran Palestina ditanggapi positif Israel. Mereka membuka tangan lebar atas semua bantuan luar negeri.

"Kami menerima bantuan Otoritas Palestina yang mengirimkan empat petugas pemadam kebakaran untuk melawan kebakaran hutan di seluruh negeri kami," ujar seorang Pejabat Israel seperti dikutip dari Haaretz, Jumat (25/11/2016).

Pejabat yang namanya dirahasiakan ini mengatakan, pemadam kebakaran dari Palestina akan berkoordinasi dengan tim dari negara mereka.

Kebakaran di Israel tidak cuma membangkitkan kepedulian Palestina. Beberapa negara juga telah mengirimkan bantuannya.

Di antaranya, Cyprus, Italia, Kroasia dan Yunani. Negara-negara Eropa tersebut mengirimkan bantuan sejumlah peralatan termasuk pesawat.

Selain itu, PM Israel, meminta sekutu terdekatnya Amerika Serikat untuk segera mengirimkan bantuan.

"Pejabat kami telah menghubungi perusahaan AS yang mengoperasikan pesawat pemadam api supertanker," ucap Netanyahu seperti dikutip dari BBC.

"

| Palestina | Bantu | Israel | Tangani | Kebakaran | Besar | Liputan6 | Haifa | strong> | besar | yang | terjadi | Israel< | segera | membangkitkan | rasa | kepedulian | Akibat | insiden | ratusan | ribu | warga | dievakuasi | tempat | aman | p> Melihat | kejadian | pejabat | menawarkan | bantuan | kepada | Mereka | menyat | siap | mengutus | sejumlah | relawan | p> Tawaran | ditanggapi | positif | membuka | tangan | lebar | atas | semua | luar | negeri | p> Kami | menerima | Otoritas | mengirimkan | empat | petugas | pemadam | kebakaran untuk | melawan | kebakaran | hutan | seluruh | kami | ujar | seorang | Pejabat | seperti | dikutip | Haaretz< | Jumat | 2016) | p> Pejabat | namanya | dirahasi | mengat | berkoordinasi | dengan | negara | p> Kebakaran | cuma | Beberapa | juga | telah | bantuannya | p> Di | antaranya | Cyprus | Italia | Kroasia | Yunani | Negara | Eropa | tersebut | peralatan | termasuk | pesawat | p> Selain | meminta | sekutu | terdekatnya | Amerika | Serikat | untuk | menghubungi | perusahaan | mengoperasikan | supertanker | ucap Netanyahu | em>< | p> |

Jumat, 02 Desember 2016

Palestina Bantu Israel Tangani Kebakaran Besar

Liputan6.com, Haifa - Kebakaran besar yang terjadi di Israel segera membangkitkan rasa kepedulian dari Palestina. Akibat insiden ini, ratusan ribu warga dievakuasi ke tempat aman.

Melihat kejadian ini, pejabat Palestina menawarkan bantuan kepada Israel. Mereka menyatakan siap mengutus sejumlah relawan.

Tawaran Palestina ditanggapi positif Israel. Mereka membuka tangan lebar atas semua bantuan luar negeri.

"Kami menerima bantuan Otoritas Palestina yang mengirimkan empat petugas pemadam kebakaran untuk melawan kebakaran hutan di seluruh negeri kami," ujar seorang Pejabat Israel seperti dikutip dari Haaretz, Jumat (25/11/2016).

Pejabat yang namanya dirahasiakan ini mengatakan, pemadam kebakaran dari Palestina akan berkoordinasi dengan tim dari negara mereka.

Kebakaran di Israel tidak cuma membangkitkan kepedulian Palestina. Beberapa negara juga telah mengirimkan bantuannya.

Di antaranya, Cyprus, Italia, Kroasia dan Yunani. Negara-negara Eropa tersebut mengirimkan bantuan sejumlah peralatan termasuk pesawat.

Selain itu, PM Israel, meminta sekutu terdekatnya Amerika Serikat untuk segera mengirimkan bantuan.

"Pejabat kami telah menghubungi perusahaan AS yang mengoperasikan pesawat pemadam api supertanker," ucap Netanyahu seperti dikutip dari BBC.

"

| Palestina | Bantu | Israel | Tangani | Kebakaran | Besar | Liputan6 | Haifa | strong> | besar | yang | terjadi | Israel< | segera | membangkitkan | rasa | kepedulian | Akibat | insiden | ratusan | ribu | warga | dievakuasi | tempat | aman | p> Melihat | kejadian | pejabat | menawarkan | bantuan | kepada | Mereka | menyat | siap | mengutus | sejumlah | relawan | p> Tawaran | ditanggapi | positif | membuka | tangan | lebar | atas | semua | luar | negeri | p> Kami | menerima | Otoritas | mengirimkan | empat | petugas | pemadam | kebakaran untuk | melawan | kebakaran | hutan | seluruh | kami | ujar | seorang | Pejabat | seperti | dikutip | Haaretz< | Jumat | 2016) | p> Pejabat | namanya | dirahasi | mengat | berkoordinasi | dengan | negara | p> Kebakaran | cuma | Beberapa | juga | telah | bantuannya | p> Di | antaranya | Cyprus | Italia | Kroasia | Yunani | Negara | Eropa | tersebut | peralatan | termasuk | pesawat | p> Selain | meminta | sekutu | terdekatnya | Amerika | Serikat | untuk | menghubungi | perusahaan | mengoperasikan | supertanker | ucap Netanyahu | em>< | p> |

Minggu, 04 Desember 2016

Palestina Bantu Israel Tangani Kebakaran Besar

Liputan6.com, Haifa - Kebakaran besar yang terjadi di Israel segera membangkitkan rasa kepedulian dari Palestina. Akibat insiden ini, ratusan ribu warga dievakuasi ke tempat aman.

Melihat kejadian ini, pejabat Palestina menawarkan bantuan kepada Israel. Mereka menyatakan siap mengutus sejumlah relawan.

Tawaran Palestina ditanggapi positif Israel. Mereka membuka tangan lebar atas semua bantuan luar negeri.

"Kami menerima bantuan Otoritas Palestina yang mengirimkan empat petugas pemadam kebakaran untuk melawan kebakaran hutan di seluruh negeri kami," ujar seorang Pejabat Israel seperti dikutip dari Haaretz, Jumat (25/11/2016).

Pejabat yang namanya dirahasiakan ini mengatakan, pemadam kebakaran dari Palestina akan berkoordinasi dengan tim dari negara mereka.

Kebakaran di Israel tidak cuma membangkitkan kepedulian Palestina. Beberapa negara juga telah mengirimkan bantuannya.

Di antaranya, Cyprus, Italia, Kroasia dan Yunani. Negara-negara Eropa tersebut mengirimkan bantuan sejumlah peralatan termasuk pesawat.

Selain itu, PM Israel, meminta sekutu terdekatnya Amerika Serikat untuk segera mengirimkan bantuan.

"Pejabat kami telah menghubungi perusahaan AS yang mengoperasikan pesawat pemadam api supertanker," ucap Netanyahu seperti dikutip dari BBC.

"

| Palestina | Bantu | Israel | Tangani | Kebakaran | Besar | Liputan6 | Haifa | strong> | besar | yang | terjadi | Israel< | segera | membangkitkan | rasa | kepedulian | Akibat | insiden | ratusan | ribu | warga | dievakuasi | tempat | aman | p> Melihat | kejadian | pejabat | menawarkan | bantuan | kepada | Mereka | menyat | siap | mengutus | sejumlah | relawan | p> Tawaran | ditanggapi | positif | membuka | tangan | lebar | atas | semua | luar | negeri | p> Kami | menerima | Otoritas | mengirimkan | empat | petugas | pemadam | kebakaran untuk | melawan | kebakaran | hutan | seluruh | kami | ujar | seorang | Pejabat | seperti | dikutip | Haaretz< | Jumat | 2016) | p> Pejabat | namanya | dirahasi | mengat | berkoordinasi | dengan | negara | p> Kebakaran | cuma | Beberapa | juga | telah | bantuannya | p> Di | antaranya | Cyprus | Italia | Kroasia | Yunani | Negara | Eropa | tersebut | peralatan | termasuk | pesawat | p> Selain | meminta | sekutu | terdekatnya | Amerika | Serikat | untuk | menghubungi | perusahaan | mengoperasikan | supertanker | ucap Netanyahu | em>< | p> |

Kamis, 08 Desember 2016

Menlu Palestina: Hadiri Konferensi Damai Prancis, Indonesia Beri Garansi Keadilan : Okezone News

NUSA DUA - Prancis menginisiasi Konferensi Damai Internasional di Paris pada 21 Desember 2016 untuk memecahkan konflik Palestina - Israel. Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al Maliki senang Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi akan hadir dalam konferensi tersebut.

BERITA REKOMENDASI


"Saya senang Menteri Retno datang. Kehadiran Indonesia dapat mewakili proses perdamaian Palestina yang akan menggaransi keadilan dan perdamaian," ujar Riyad al Maliki kepada awak media di sela-sela >Bali Democracy Forum 2016 usai melakukan pertemuan bilateral di Nusa Dua, Bali, Kamis (8/12/2016).

Salah satu sumber masalah perdamaian antara Israel dengan Palestina adalah perumahan ilegal yang dibangun Israel di wilayah Palestina. Parlemen Israel, Knesset, bahkan baru mengesahkan RUU untuk melegalkan pembangunan perumahan ilegal di wilayah Palestina.

"Kami akan membawa masalah ini lewat resolusi ke Dewan Keamanan PBB. Kami sangat berharap mereka mau intervensi. Kami juga akan membawanya ke Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) karena ini adalah kejahatan kemanusiaan," tutur Al Maliki.

Pria berkumis itu senang dapat kembali ke Pulau Dewata serta dapat menghadiri >Bali Democracy Forum 2016 di The Westin Hotel. Riyad al Maliki juga senang hadir dalam forum diskusi yang dinilainya sangat baik. Maliki mengapresiasi kesamaan pandangan yang dimilikinya dengan Menlu Retno LP Marsudi dalam upaya mempertahankan perdamaian dunia.

"

| Menlu | Palestina: | Hadiri | Konferensi | Damai | Prancis, | Indonesia | Beri | Garansi | Keadilan | Okezone | News | NUSA | DUA< | strong> | Prancis | menginisiasi | Internasional | Paris | pada | Desember | 2016 | untuk | memecahkan | konflik | Palestina | Israel | Menteri | Luar | Negeri | Riyad | Maliki | senang | Retno | Marsudi | hadir | dalam | konferensi | tersebut | p> BERITA | REKOMENDASI< | p> < | div> Saya | datang | Kehadiran | dapat | mewakili | proses | perdamaian | yang | menggaransi | keadilan | ujar | kepada | awak | media | sela | Bali | Democracy | Forum | 2016< | strong>< | usai | melakukan | pertemuan | bilateral | Nusa | Kamis | 2016) | p> Salah | satu | sumber | masalah | antara | dengan | adalah | perumahan | ilegal | dibangun | wilayah | Parlemen | Knesset | bahkan | baru | mengesahkan | melegalkan | pembangunan | p> Kami | membawa | lewat | resolusi | Dewan | Keamanan | Kami | sangat | berharap | intervensi | juga | membawanya | Pengadilan | Kriminal | (ICC) | karena | kejahatan | kemanusiaan | tutur | p> Pria | berkumis | kembali | Pulau | Dewata | serta | menghadiri | Westin | Hotel | forum | diskusi | dinilainya | baik | mengapresiasi | kesamaan | pandangan | dimilikinya | upaya | mempertahankan | dunia | p> |

Jumat, 02 Desember 2016

Palestina Bantu Israel Tangani Kebakaran Besar

Liputan6.com, Haifa - Kebakaran besar yang terjadi di Israel segera membangkitkan rasa kepedulian dari Palestina. Akibat insiden ini, ratusan ribu warga dievakuasi ke tempat aman.

Melihat kejadian ini, pejabat Palestina menawarkan bantuan kepada Israel. Mereka menyatakan siap mengutus sejumlah relawan.

Tawaran Palestina ditanggapi positif Israel. Mereka membuka tangan lebar atas semua bantuan luar negeri.

"Kami menerima bantuan Otoritas Palestina yang mengirimkan empat petugas pemadam kebakaran untuk melawan kebakaran hutan di seluruh negeri kami," ujar seorang Pejabat Israel seperti dikutip dari Haaretz, Jumat (25/11/2016).

Pejabat yang namanya dirahasiakan ini mengatakan, pemadam kebakaran dari Palestina akan berkoordinasi dengan tim dari negara mereka.

Kebakaran di Israel tidak cuma membangkitkan kepedulian Palestina. Beberapa negara juga telah mengirimkan bantuannya.

Di antaranya, Cyprus, Italia, Kroasia dan Yunani. Negara-negara Eropa tersebut mengirimkan bantuan sejumlah peralatan termasuk pesawat.

Selain itu, PM Israel, meminta sekutu terdekatnya Amerika Serikat untuk segera mengirimkan bantuan.

"Pejabat kami telah menghubungi perusahaan AS yang mengoperasikan pesawat pemadam api supertanker," ucap Netanyahu seperti dikutip dari BBC.

"

| Palestina | Bantu | Israel | Tangani | Kebakaran | Besar | Liputan6 | Haifa | strong> | besar | yang | terjadi | Israel< | segera | membangkitkan | rasa | kepedulian | Akibat | insiden | ratusan | ribu | warga | dievakuasi | tempat | aman | p> Melihat | kejadian | pejabat | menawarkan | bantuan | kepada | Mereka | menyat | siap | mengutus | sejumlah | relawan | p> Tawaran | ditanggapi | positif | membuka | tangan | lebar | atas | semua | luar | negeri | p> Kami | menerima | Otoritas | mengirimkan | empat | petugas | pemadam | kebakaran untuk | melawan | kebakaran | hutan | seluruh | kami | ujar | seorang | Pejabat | seperti | dikutip | Haaretz< | Jumat | 2016) | p> Pejabat | namanya | dirahasi | mengat | berkoordinasi | dengan | negara | p> Kebakaran | cuma | Beberapa | juga | telah | bantuannya | p> Di | antaranya | Cyprus | Italia | Kroasia | Yunani | Negara | Eropa | tersebut | peralatan | termasuk | pesawat | p> Selain | meminta | sekutu | terdekatnya | Amerika | Serikat | untuk | menghubungi | perusahaan | mengoperasikan | supertanker | ucap Netanyahu | em>< | p> |

Jumat, 09 Desember 2016

Menlu Palestina: Hadiri Konferensi Damai Prancis, Indonesia Beri Garansi Keadilan : Okezone News

NUSA DUA - Prancis menginisiasi Konferensi Damai Internasional di Paris pada 21 Desember 2016 untuk memecahkan konflik Palestina - Israel. Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al Maliki senang Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi akan hadir dalam konferensi tersebut.

BERITA REKOMENDASI


"Saya senang Menteri Retno datang. Kehadiran Indonesia dapat mewakili proses perdamaian Palestina yang akan menggaransi keadilan dan perdamaian," ujar Riyad al Maliki kepada awak media di sela-sela >Bali Democracy Forum 2016 usai melakukan pertemuan bilateral di Nusa Dua, Bali, Kamis (8/12/2016).

Salah satu sumber masalah perdamaian antara Israel dengan Palestina adalah perumahan ilegal yang dibangun Israel di wilayah Palestina. Parlemen Israel, Knesset, bahkan baru mengesahkan RUU untuk melegalkan pembangunan perumahan ilegal di wilayah Palestina.

"Kami akan membawa masalah ini lewat resolusi ke Dewan Keamanan PBB. Kami sangat berharap mereka mau intervensi. Kami juga akan membawanya ke Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) karena ini adalah kejahatan kemanusiaan," tutur Al Maliki.

Pria berkumis itu senang dapat kembali ke Pulau Dewata serta dapat menghadiri >Bali Democracy Forum 2016 di The Westin Hotel. Riyad al Maliki juga senang hadir dalam forum diskusi yang dinilainya sangat baik. Maliki mengapresiasi kesamaan pandangan yang dimilikinya dengan Menlu Retno LP Marsudi dalam upaya mempertahankan perdamaian dunia.

"

| Menlu | Palestina: | Hadiri | Konferensi | Damai | Prancis, | Indonesia | Beri | Garansi | Keadilan | Okezone | News | NUSA | DUA< | strong> | Prancis | menginisiasi | Internasional | Paris | pada | Desember | 2016 | untuk | memecahkan | konflik | Palestina | Israel | Menteri | Luar | Negeri | Riyad | Maliki | senang | Retno | Marsudi | hadir | dalam | konferensi | tersebut | p> BERITA | REKOMENDASI< | p> < | div> Saya | datang | Kehadiran | dapat | mewakili | proses | perdamaian | yang | menggaransi | keadilan | ujar | kepada | awak | media | sela | Bali | Democracy | Forum | 2016< | strong>< | usai | melakukan | pertemuan | bilateral | Nusa | Kamis | 2016) | p> Salah | satu | sumber | masalah | antara | dengan | adalah | perumahan | ilegal | dibangun | wilayah | Parlemen | Knesset | bahkan | baru | mengesahkan | melegalkan | pembangunan | p> Kami | membawa | lewat | resolusi | Dewan | Keamanan | Kami | sangat | berharap | intervensi | juga | membawanya | Pengadilan | Kriminal | (ICC) | karena | kejahatan | kemanusiaan | tutur | p> Pria | berkumis | kembali | Pulau | Dewata | serta | menghadiri | Westin | Hotel | forum | diskusi | dinilainya | baik | mengapresiasi | kesamaan | pandangan | dimilikinya | upaya | mempertahankan | dunia | p> |

Menlu Palestina: Hadiri Konferensi Damai Prancis, Indonesia Beri Garansi Keadilan : Okezone News

NUSA DUA - Prancis menginisiasi Konferensi Damai Internasional di Paris pada 21 Desember 2016 untuk memecahkan konflik Palestina - Israel. Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al Maliki senang Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi akan hadir dalam konferensi tersebut.

BERITA REKOMENDASI


"Saya senang Menteri Retno datang. Kehadiran Indonesia dapat mewakili proses perdamaian Palestina yang akan menggaransi keadilan dan perdamaian," ujar Riyad al Maliki kepada awak media di sela-sela >Bali Democracy Forum 2016 usai melakukan pertemuan bilateral di Nusa Dua, Bali, Kamis (8/12/2016).

Salah satu sumber masalah perdamaian antara Israel dengan Palestina adalah perumahan ilegal yang dibangun Israel di wilayah Palestina. Parlemen Israel, Knesset, bahkan baru mengesahkan RUU untuk melegalkan pembangunan perumahan ilegal di wilayah Palestina.

"Kami akan membawa masalah ini lewat resolusi ke Dewan Keamanan PBB. Kami sangat berharap mereka mau intervensi. Kami juga akan membawanya ke Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) karena ini adalah kejahatan kemanusiaan," tutur Al Maliki.

Pria berkumis itu senang dapat kembali ke Pulau Dewata serta dapat menghadiri >Bali Democracy Forum 2016 di The Westin Hotel. Riyad al Maliki juga senang hadir dalam forum diskusi yang dinilainya sangat baik. Maliki mengapresiasi kesamaan pandangan yang dimilikinya dengan Menlu Retno LP Marsudi dalam upaya mempertahankan perdamaian dunia.

"

| Menlu | Palestina: | Hadiri | Konferensi | Damai | Prancis, | Indonesia | Beri | Garansi | Keadilan | Okezone | News | NUSA | DUA< | strong> | Prancis | menginisiasi | Internasional | Paris | pada | Desember | 2016 | untuk | memecahkan | konflik | Palestina | Israel | Menteri | Luar | Negeri | Riyad | Maliki | senang | Retno | Marsudi | hadir | dalam | konferensi | tersebut | p> BERITA | REKOMENDASI< | p> < | div> Saya | datang | Kehadiran | dapat | mewakili | proses | perdamaian | yang | menggaransi | keadilan | ujar | kepada | awak | media | sela | Bali | Democracy | Forum | 2016< | strong>< | usai | melakukan | pertemuan | bilateral | Nusa | Kamis | 2016) | p> Salah | satu | sumber | masalah | antara | dengan | adalah | perumahan | ilegal | dibangun | wilayah | Parlemen | Knesset | bahkan | baru | mengesahkan | melegalkan | pembangunan | p> Kami | membawa | lewat | resolusi | Dewan | Keamanan | Kami | sangat | berharap | intervensi | juga | membawanya | Pengadilan | Kriminal | (ICC) | karena | kejahatan | kemanusiaan | tutur | p> Pria | berkumis | kembali | Pulau | Dewata | serta | menghadiri | Westin | Hotel | forum | diskusi | dinilainya | baik | mengapresiasi | kesamaan | pandangan | dimilikinya | upaya | mempertahankan | dunia | p> |