Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri pejuang. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri pejuang. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Desember 2016

Sandera Tentara Zionis-Israel, Buat Barter Ribuan Tahanan Palestina

Palestinian militants of the Ezzedine al-Qassam Brigades, the armed wing of the Hamas movement, talk as they take part in an anti-Israel rally on February 26, 2016, in the southern Gaza Strip town of Rafah. / AFP / SAID KHATIB (Photo credit should read SAID KHATIB/AFP/Getty Images)

Eramuslim â€" Salah seorang pemimpin Hamas, Ismail Radwan, meminta Brigade Izzuddin Al Qassam untuk kembali melancarkan aksi penculikan tentara Yahudi sebagai bahan pertukaran pembebasan ribuan warga Palestina yang kini masih mendekam di dalam penjara Zionis Israel.

“Di depan kalian ada tujuan mulia, yaitu mempercepat pembebasan tahanan Palestina di dalam penjara. Ini tidak dapat dilakukan kecuali dengan senjata,” ujar Ismail Radwan menyeru kepada Brigade Izzuddin Al Qassam dan Saraya Al Quds serta kelompok pejuang Palestina lainnya.

Ismail Radwan melanjutkan, “Penculikan tentara Yahudi akan memaksa penjajah ZIonis Israel menanggapi tuntutan pejuang untuk membebaskan tahanan warga Palestina di dalam penjara-penjara Yahudi yang menjadi salah satu tujuan utama kelompok-kelompok pejuang.”

Perlu diketahui bahwa Brigade Izzuddin Al Qassam telah menahan 4 warga Yahudi dimana 2 diantaranya adalah tentara Zionis Israel yang berhasil ditawan saat agresi militer ditahun 2014 lalu.

Organisasi Tahanan Palestina melaporkan hingga akhir bulan November kemarin jumlah warga Palestina yang mendekam di dalam penjara Zionis Israel mencapai angka 8 ribu orang, termasuk  700 lebih tahanan administratif, 350 tahanan anak-anak, 63 tahanan wanita, dan 6 pejabat ataupun anggota Dewan Palestina yang kini tersebar di 25 penjara penjajah Zionis Israel. (Dostor/Ram)

"

| Sandera | Tentara | Zionis-Israel, | Buat | Barter | Ribuan | Tahanan | Palestina | Home< | span> | Berita< | Berita | Palestina< | Zionis | Israel | strong>< | span>< | p> | p> Eramuslim | Salah | seorang | pemimpin | Hamas | Ismail | Radwan | meminta | Brigade | Izzuddin | Qassam | untuk | kembali | melancarkan | aksi | penculikan | tentara | Yahudi | sebagai | bahan | pertukaran | pembebasan | ribuan | warga | yang | kini | masih | mendekam | dalam | penjara | p> “Di | depan | kalian | tujuan | mulia | yaitu | mempercepat | tahanan | dapat | dilakukan | kecuali | dengan | senjata | ujar | menyeru | kepada | Saraya | Quds | serta | kelompok | pejuang | lainnya | p> Ismail | melanjutkan | “Penculikan | memaksa | penjajah | ZIonis | menanggapi | tuntutan | membebaskan | menjadi | salah | satu | utama | ”< | p> Perlu | diketahui | bahwa | telah | menahan | dimana | diantaranya | adalah | berhasil | ditawan | saat | agresi | militer | ditahun | 2014 | p> Organisasi | melaporkan | akhir | bulan | November | kemarin | jumlah | mencapai | angka | ribu | orang | termasuk |  700 | lebih | administratif | anak | wanita | pejabat ataupun | anggota | Dewan | tersebar | (Dostor | Ram)< | div> |

Sabtu, 10 Desember 2016

Sandera Tentara Zionis-Israel, Buat Barter Ribuan Tahanan Palestina

Palestinian militants of the Ezzedine al-Qassam Brigades, the armed wing of the Hamas movement, talk as they take part in an anti-Israel rally on February 26, 2016, in the southern Gaza Strip town of Rafah. / AFP / SAID KHATIB (Photo credit should read SAID KHATIB/AFP/Getty Images)

Eramuslim â€" Salah seorang pemimpin Hamas, Ismail Radwan, meminta Brigade Izzuddin Al Qassam untuk kembali melancarkan aksi penculikan tentara Yahudi sebagai bahan pertukaran pembebasan ribuan warga Palestina yang kini masih mendekam di dalam penjara Zionis Israel.

“Di depan kalian ada tujuan mulia, yaitu mempercepat pembebasan tahanan Palestina di dalam penjara. Ini tidak dapat dilakukan kecuali dengan senjata,” ujar Ismail Radwan menyeru kepada Brigade Izzuddin Al Qassam dan Saraya Al Quds serta kelompok pejuang Palestina lainnya.

Ismail Radwan melanjutkan, “Penculikan tentara Yahudi akan memaksa penjajah ZIonis Israel menanggapi tuntutan pejuang untuk membebaskan tahanan warga Palestina di dalam penjara-penjara Yahudi yang menjadi salah satu tujuan utama kelompok-kelompok pejuang.”

Perlu diketahui bahwa Brigade Izzuddin Al Qassam telah menahan 4 warga Yahudi dimana 2 diantaranya adalah tentara Zionis Israel yang berhasil ditawan saat agresi militer ditahun 2014 lalu.

Organisasi Tahanan Palestina melaporkan hingga akhir bulan November kemarin jumlah warga Palestina yang mendekam di dalam penjara Zionis Israel mencapai angka 8 ribu orang, termasuk  700 lebih tahanan administratif, 350 tahanan anak-anak, 63 tahanan wanita, dan 6 pejabat ataupun anggota Dewan Palestina yang kini tersebar di 25 penjara penjajah Zionis Israel. (Dostor/Ram)

loading...

"

| Sandera | Tentara | Zionis-Israel, | Buat | Barter | Ribuan | Tahanan | Palestina | Home< | span> | Berita< | Berita | Palestina< | Zionis | Israel | strong>< | span>< | p> | p> Eramuslim | Salah | seorang | pemimpin | Hamas | Ismail | Radwan | meminta | Brigade | Izzuddin | Qassam | untuk | kembali | melancarkan | aksi | penculikan | tentara | Yahudi | sebagai | bahan | pertukaran | pembebasan | ribuan | warga | yang | kini | masih | mendekam | dalam | penjara | p> “Di | depan | kalian | tujuan | mulia | yaitu | mempercepat | tahanan | dapat | dilakukan | kecuali | dengan | senjata | ujar | menyeru | kepada | Saraya | Quds | serta | kelompok | pejuang | lainnya | p> Ismail | melanjutkan | “Penculikan | memaksa | penjajah | ZIonis | menanggapi | tuntutan | membebaskan | menjadi | salah | satu | utama | ”< | p> Perlu | diketahui | bahwa | telah | menahan | dimana | diantaranya | adalah | berhasil | ditawan | saat | agresi | militer | ditahun | 2014 | p> Organisasi | melaporkan | akhir | bulan | November | kemarin | jumlah | mencapai | angka | ribu | orang | termasuk |  700 | lebih | administratif | anak | wanita | pejabat ataupun | anggota | Dewan | tersebar | (Dostor | Ram)< | div>loading |

Rabu, 07 Desember 2016

Syekh Ahmad Yassin, Pejuang Palestina yang Melegenda

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Syekh Ahmad Yassin adalah pendiri Hamas sekaligus pemimpin spiritual organisasi paramiliter Islam Palestina tersebut. Di bawah kepimimpinan sosok yang dikenal sebagai politikus andal ini, Hamas memperoleh popularitas di masyarakat Palestina melalui beragam kerja nyatanya.

Tak hanya di bidang perjuangan melawan Zionis Israel, tetapi juga amal-amal sosial seperti pendidikan, rumah sakit, perpustakaan, dan layanan lainnya. Kiprah tokoh kelahiran al-Jura, sebuah desa kecil dekat Kota Ashkelon, Palestina, 1 Januari 1929 ini, berawal dari keterlibatannya dalam pasukan Ikhwanul Muslimin cabang Palestina.

Pada 1984 ia dipenjara karena melakukan aksi penimbunan senjata secara diam-diam. Satu tahun kemudian, Yassin dibebaskan sebagai bagian dari Perjanjian Jibril.

Pada 1987, saat Intifadah I, Yassin mendirikan Hamas bersama Abdel Aziz al-Rantissi. Awalnya, Hamas disebut sayap paramiliter dari Ikhwanul Muslimin Palestina, dan ia menjadi pemimpinnya. Yassin adalah otoritas dominan dalam kepemimpinan Hamas. Ia terlibat langsung dalam perencanaan, merancang dan melancarkan serangan teror yang dilakukan organisasi.

Dalam kapasitas ini, Yassin pribadi memberikan persetujuannya untuk peluncuran roket Qassam terhadap kota-kota Israel, serta pemboman dan operasi bunuh diri. Dalam penampilan publiknya, Yassin menyerukan berulang kali kelanjutan perjuangan bersenjata melawan Israel.

Dalam pernyataannya Yassin mengatakan, serangan terhadap Israel, hanya sebagai pembalasan langsung atas kematian warga sipil Palestina. Yassin menentang proses perdamaian antara Palestina dan Israel.

Dia mendukung perlawanan bersenjata terhadap Israel dan sangat vokal. Ia menegaskan bahwa Palestina adalah tanah Islam yang dikuduskan untuk generasi Muslim selanjutnya hingga hari akhir dan tidak ada alasan bagi pemimpin Arab menyerah kepada setiap bagian dari wilayah Palestina. Retorika Yassin tidak membedakan antara Israel dan Yahudi, pada satu titik ia menyatakan bahwa rekonsiliasi dengan orang-orang Yahudi adalah kejahatan.

Namun, saat ia ditangkap dalam videonya ia menyatakan tidak memiliki masalah dengan orang-orang Yahudi sebagai manusia biasa. Apa yang terjadi antara Palestina dan Israel adalah konflik politik.

Retorika Yassin sering diteliti di media. Dalam satu kesempatan, ia berpendapat bahwa Israel harus hilang dari peta. Slogan Yassin yang terkenal yaitu, Kami telah memilih jalan ini, dan akan berakhir dengan martir atau kemenangan. Slogan ini seperti menjadi mantra yang berulang bagi warga Palestina.

Pada 1989, Yassin ditangkap oleh Israel dan dihukum penjara seumur hidup. Namun, pada 1997, ia dibebaskan dari penjara Israel sebagai bagian dari kesepakatan dengan Yordania menyusul adanya upaya pembunuhan terhadap Khaled Mashal, oleh Mossad Israel di Yordania.

Yassin dibebaskan Israel untuk pertukaran dua agen Mossad yang ditangkap oleh pihak berwenang Yordania. Dalam kondisi ini Yassin harus menahan diri untuk melanjutkan aksi bom bunuh diri terhadap Israel sebagai syarat kebebasan.

"

| Syekh | Ahmad | Yassin, | Pejuang | Palestina | yang | Melegenda | REPUBLIKA | JAKARTA | Yassin | adalah | pendiri | Hamas | sekaligus | pemimpin | spiritual | organisasi | paramiliter | Islam | tersebut | bawah | kepimimpinan | sosok | dikenal | sebagai | politikus | andal | memperoleh | popularitas | masyarakat | beragam | kerja | nyatanya | span>< | p> Tak | hanya | bidang | perjuangan | melawan | Zionis | Israel | juga | amal | sosial | seperti | pendidikan | rumah | sakit | perpustakaan | layanan | lainnya | Kiprah | tokoh | kelahiran | Jura | sebuah | desa | kecil | dekat | Kota | Ashkelon | Januari | 1929 | berawal | keterlibatannya | dalam | pasukan | Ikhwanul | Muslimin | cabang | p> Pada | 1984 | dipenjara | karena | melakukan | aksi | penimbunan | senjata | secara | diam | Satu | tahun | kemudian | dibebaskan | bagian | Perjanjian | Jibril | p>Pada | 1987 | saat | Intifadah | mendirikan | bersama | Abdel | Aziz | Rantissi | Awalnya | disebut | sayap | menjadi | pemimpinnya | otoritas | dominan | kepemimpinan | terlibat | langsung | perencanaan | merancang | melancarkan | serangan | teror | dilakukan | p>Dalam | kapasitas | pribadi | memberikan | persetujuannya | untuk | peluncuran | roket | Qassam | terhadap | kota | serta | pemboman | operasi | bunuh | diri | Dalam | penampilan | publiknya | menyerukan | berulang | kali | kelanjutan | bersenjata | p> Dalam | pernyataannya | mengat | pembalasan | atas | kematian | warga | sipil | menentang | proses | perdamaian | antara | p>Dia | mendukung | perlawanan | sangat | vokal | menegaskan | bahwa | tanah | dikuduskan | generasi | Muslim | selanjutnya | hari | akhir | alasan | bagi | Arab | menyerah | kepada | setiap | wilayah | Retorika | membed | Yahudi | pada | satu | titik | menyat | rekonsiliasi | dengan | orang | kejahatan | p>Namun | ditangkap | videonya | memiliki | masalah | manusia | biasa | terjadi | konflik | politik | p>Retorika | sering | diteliti | media | kesempatan | berpendapat | harus | hilang | peta | Slogan | terkenal | yaitu | Kami | telah | memilih | jalan | berakhir | martir | atau | kemenangan | mantra | 1989 | oleh | dihukum | penjara | seumur | hidup | Namun | 1997 | kesepakatan | Yordania | menyusul | adanya | upaya | pembunuhan | Khaled | Mashal | Mossad | p> Yassin | pertukaran | agen | pihak | berwenang | kondisi | menahan | melanjutkan | syarat | kebebasan | p> |

Jumat, 09 Desember 2016

Syekh Ahmad Yassin, Pejuang Palestina yang Melegenda

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Syekh Ahmad Yassin adalah pendiri Hamas sekaligus pemimpin spiritual organisasi paramiliter Islam Palestina tersebut. Di bawah kepimimpinan sosok yang dikenal sebagai politikus andal ini, Hamas memperoleh popularitas di masyarakat Palestina melalui beragam kerja nyatanya.

Tak hanya di bidang perjuangan melawan Zionis Israel, tetapi juga amal-amal sosial seperti pendidikan, rumah sakit, perpustakaan, dan layanan lainnya. Kiprah tokoh kelahiran al-Jura, sebuah desa kecil dekat Kota Ashkelon, Palestina, 1 Januari 1929 ini, berawal dari keterlibatannya dalam pasukan Ikhwanul Muslimin cabang Palestina.

Pada 1984 ia dipenjara karena melakukan aksi penimbunan senjata secara diam-diam. Satu tahun kemudian, Yassin dibebaskan sebagai bagian dari Perjanjian Jibril.

Pada 1987, saat Intifadah I, Yassin mendirikan Hamas bersama Abdel Aziz al-Rantissi. Awalnya, Hamas disebut sayap paramiliter dari Ikhwanul Muslimin Palestina, dan ia menjadi pemimpinnya. Yassin adalah otoritas dominan dalam kepemimpinan Hamas. Ia terlibat langsung dalam perencanaan, merancang dan melancarkan serangan teror yang dilakukan organisasi.

Dalam kapasitas ini, Yassin pribadi memberikan persetujuannya untuk peluncuran roket Qassam terhadap kota-kota Israel, serta pemboman dan operasi bunuh diri. Dalam penampilan publiknya, Yassin menyerukan berulang kali kelanjutan perjuangan bersenjata melawan Israel.

Dalam pernyataannya Yassin mengatakan, serangan terhadap Israel, hanya sebagai pembalasan langsung atas kematian warga sipil Palestina. Yassin menentang proses perdamaian antara Palestina dan Israel.

Dia mendukung perlawanan bersenjata terhadap Israel dan sangat vokal. Ia menegaskan bahwa Palestina adalah tanah Islam yang dikuduskan untuk generasi Muslim selanjutnya hingga hari akhir dan tidak ada alasan bagi pemimpin Arab menyerah kepada setiap bagian dari wilayah Palestina. Retorika Yassin tidak membedakan antara Israel dan Yahudi, pada satu titik ia menyatakan bahwa rekonsiliasi dengan orang-orang Yahudi adalah kejahatan.

Namun, saat ia ditangkap dalam videonya ia menyatakan tidak memiliki masalah dengan orang-orang Yahudi sebagai manusia biasa. Apa yang terjadi antara Palestina dan Israel adalah konflik politik.

Retorika Yassin sering diteliti di media. Dalam satu kesempatan, ia berpendapat bahwa Israel harus hilang dari peta. Slogan Yassin yang terkenal yaitu, Kami telah memilih jalan ini, dan akan berakhir dengan martir atau kemenangan. Slogan ini seperti menjadi mantra yang berulang bagi warga Palestina.

Pada 1989, Yassin ditangkap oleh Israel dan dihukum penjara seumur hidup. Namun, pada 1997, ia dibebaskan dari penjara Israel sebagai bagian dari kesepakatan dengan Yordania menyusul adanya upaya pembunuhan terhadap Khaled Mashal, oleh Mossad Israel di Yordania.

Yassin dibebaskan Israel untuk pertukaran dua agen Mossad yang ditangkap oleh pihak berwenang Yordania. Dalam kondisi ini Yassin harus menahan diri untuk melanjutkan aksi bom bunuh diri terhadap Israel sebagai syarat kebebasan.

"

| Syekh | Ahmad | Yassin, | Pejuang | Palestina | yang | Melegenda | REPUBLIKA | JAKARTA | Yassin | adalah | pendiri | Hamas | sekaligus | pemimpin | spiritual | organisasi | paramiliter | Islam | tersebut | bawah | kepimimpinan | sosok | dikenal | sebagai | politikus | andal | memperoleh | popularitas | masyarakat | beragam | kerja | nyatanya | span>< | p> Tak | hanya | bidang | perjuangan | melawan | Zionis | Israel | juga | amal | sosial | seperti | pendidikan | rumah | sakit | perpustakaan | layanan | lainnya | Kiprah | tokoh | kelahiran | Jura | sebuah | desa | kecil | dekat | Kota | Ashkelon | Januari | 1929 | berawal | keterlibatannya | dalam | pasukan | Ikhwanul | Muslimin | cabang | p> Pada | 1984 | dipenjara | karena | melakukan | aksi | penimbunan | senjata | secara | diam | Satu | tahun | kemudian | dibebaskan | bagian | Perjanjian | Jibril | p>Pada | 1987 | saat | Intifadah | mendirikan | bersama | Abdel | Aziz | Rantissi | Awalnya | disebut | sayap | menjadi | pemimpinnya | otoritas | dominan | kepemimpinan | terlibat | langsung | perencanaan | merancang | melancarkan | serangan | teror | dilakukan | p>Dalam | kapasitas | pribadi | memberikan | persetujuannya | untuk | peluncuran | roket | Qassam | terhadap | kota | serta | pemboman | operasi | bunuh | diri | Dalam | penampilan | publiknya | menyerukan | berulang | kali | kelanjutan | bersenjata | p> Dalam | pernyataannya | mengat | pembalasan | atas | kematian | warga | sipil | menentang | proses | perdamaian | antara | p>Dia | mendukung | perlawanan | sangat | vokal | menegaskan | bahwa | tanah | dikuduskan | generasi | Muslim | selanjutnya | hari | akhir | alasan | bagi | Arab | menyerah | kepada | setiap | wilayah | Retorika | membed | Yahudi | pada | satu | titik | menyat | rekonsiliasi | dengan | orang | kejahatan | p>Namun | ditangkap | videonya | memiliki | masalah | manusia | biasa | terjadi | konflik | politik | p>Retorika | sering | diteliti | media | kesempatan | berpendapat | harus | hilang | peta | Slogan | terkenal | yaitu | Kami | telah | memilih | jalan | berakhir | martir | atau | kemenangan | mantra | 1989 | oleh | dihukum | penjara | seumur | hidup | Namun | 1997 | kesepakatan | Yordania | menyusul | adanya | upaya | pembunuhan | Khaled | Mashal | Mossad | p> Yassin | pertukaran | agen | pihak | berwenang | kondisi | menahan | melanjutkan | syarat | kebebasan | p> |

Syekh Ahmad Yassin, Pejuang Palestina yang Melegenda

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Syekh Ahmad Yassin adalah pendiri Hamas sekaligus pemimpin spiritual organisasi paramiliter Islam Palestina tersebut. Di bawah kepimimpinan sosok yang dikenal sebagai politikus andal ini, Hamas memperoleh popularitas di masyarakat Palestina melalui beragam kerja nyatanya.

Tak hanya di bidang perjuangan melawan Zionis Israel, tetapi juga amal-amal sosial seperti pendidikan, rumah sakit, perpustakaan, dan layanan lainnya. Kiprah tokoh kelahiran al-Jura, sebuah desa kecil dekat Kota Ashkelon, Palestina, 1 Januari 1929 ini, berawal dari keterlibatannya dalam pasukan Ikhwanul Muslimin cabang Palestina.

Pada 1984 ia dipenjara karena melakukan aksi penimbunan senjata secara diam-diam. Satu tahun kemudian, Yassin dibebaskan sebagai bagian dari Perjanjian Jibril.

Pada 1987, saat Intifadah I, Yassin mendirikan Hamas bersama Abdel Aziz al-Rantissi. Awalnya, Hamas disebut sayap paramiliter dari Ikhwanul Muslimin Palestina, dan ia menjadi pemimpinnya. Yassin adalah otoritas dominan dalam kepemimpinan Hamas. Ia terlibat langsung dalam perencanaan, merancang dan melancarkan serangan teror yang dilakukan organisasi.

Dalam kapasitas ini, Yassin pribadi memberikan persetujuannya untuk peluncuran roket Qassam terhadap kota-kota Israel, serta pemboman dan operasi bunuh diri. Dalam penampilan publiknya, Yassin menyerukan berulang kali kelanjutan perjuangan bersenjata melawan Israel.

Dalam pernyataannya Yassin mengatakan, serangan terhadap Israel, hanya sebagai pembalasan langsung atas kematian warga sipil Palestina. Yassin menentang proses perdamaian antara Palestina dan Israel.

Dia mendukung perlawanan bersenjata terhadap Israel dan sangat vokal. Ia menegaskan bahwa Palestina adalah tanah Islam yang dikuduskan untuk generasi Muslim selanjutnya hingga hari akhir dan tidak ada alasan bagi pemimpin Arab menyerah kepada setiap bagian dari wilayah Palestina. Retorika Yassin tidak membedakan antara Israel dan Yahudi, pada satu titik ia menyatakan bahwa rekonsiliasi dengan orang-orang Yahudi adalah kejahatan.

Namun, saat ia ditangkap dalam videonya ia menyatakan tidak memiliki masalah dengan orang-orang Yahudi sebagai manusia biasa. Apa yang terjadi antara Palestina dan Israel adalah konflik politik.

Retorika Yassin sering diteliti di media. Dalam satu kesempatan, ia berpendapat bahwa Israel harus hilang dari peta. Slogan Yassin yang terkenal yaitu, Kami telah memilih jalan ini, dan akan berakhir dengan martir atau kemenangan. Slogan ini seperti menjadi mantra yang berulang bagi warga Palestina.

Pada 1989, Yassin ditangkap oleh Israel dan dihukum penjara seumur hidup. Namun, pada 1997, ia dibebaskan dari penjara Israel sebagai bagian dari kesepakatan dengan Yordania menyusul adanya upaya pembunuhan terhadap Khaled Mashal, oleh Mossad Israel di Yordania.

Yassin dibebaskan Israel untuk pertukaran dua agen Mossad yang ditangkap oleh pihak berwenang Yordania. Dalam kondisi ini Yassin harus menahan diri untuk melanjutkan aksi bom bunuh diri terhadap Israel sebagai syarat kebebasan.

"

| Syekh | Ahmad | Yassin, | Pejuang | Palestina | yang | Melegenda | REPUBLIKA | JAKARTA | Yassin | adalah | pendiri | Hamas | sekaligus | pemimpin | spiritual | organisasi | paramiliter | Islam | tersebut | bawah | kepimimpinan | sosok | dikenal | sebagai | politikus | andal | memperoleh | popularitas | masyarakat | beragam | kerja | nyatanya | span>< | p> Tak | hanya | bidang | perjuangan | melawan | Zionis | Israel | juga | amal | sosial | seperti | pendidikan | rumah | sakit | perpustakaan | layanan | lainnya | Kiprah | tokoh | kelahiran | Jura | sebuah | desa | kecil | dekat | Kota | Ashkelon | Januari | 1929 | berawal | keterlibatannya | dalam | pasukan | Ikhwanul | Muslimin | cabang | p> Pada | 1984 | dipenjara | karena | melakukan | aksi | penimbunan | senjata | secara | diam | Satu | tahun | kemudian | dibebaskan | bagian | Perjanjian | Jibril | p>Pada | 1987 | saat | Intifadah | mendirikan | bersama | Abdel | Aziz | Rantissi | Awalnya | disebut | sayap | menjadi | pemimpinnya | otoritas | dominan | kepemimpinan | terlibat | langsung | perencanaan | merancang | melancarkan | serangan | teror | dilakukan | p>Dalam | kapasitas | pribadi | memberikan | persetujuannya | untuk | peluncuran | roket | Qassam | terhadap | kota | serta | pemboman | operasi | bunuh | diri | Dalam | penampilan | publiknya | menyerukan | berulang | kali | kelanjutan | bersenjata | p> Dalam | pernyataannya | mengat | pembalasan | atas | kematian | warga | sipil | menentang | proses | perdamaian | antara | p>Dia | mendukung | perlawanan | sangat | vokal | menegaskan | bahwa | tanah | dikuduskan | generasi | Muslim | selanjutnya | hari | akhir | alasan | bagi | Arab | menyerah | kepada | setiap | wilayah | Retorika | membed | Yahudi | pada | satu | titik | menyat | rekonsiliasi | dengan | orang | kejahatan | p>Namun | ditangkap | videonya | memiliki | masalah | manusia | biasa | terjadi | konflik | politik | p>Retorika | sering | diteliti | media | kesempatan | berpendapat | harus | hilang | peta | Slogan | terkenal | yaitu | Kami | telah | memilih | jalan | berakhir | martir | atau | kemenangan | mantra | 1989 | oleh | dihukum | penjara | seumur | hidup | Namun | 1997 | kesepakatan | Yordania | menyusul | adanya | upaya | pembunuhan | Khaled | Mashal | Mossad | p> Yassin | pertukaran | agen | pihak | berwenang | kondisi | menahan | melanjutkan | syarat | kebebasan | p> |

Syekh Ahmad Yassin, Pejuang Palestina yang Melegenda

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Syekh Ahmad Yassin adalah pendiri Hamas sekaligus pemimpin spiritual organisasi paramiliter Islam Palestina tersebut. Di bawah kepimimpinan sosok yang dikenal sebagai politikus andal ini, Hamas memperoleh popularitas di masyarakat Palestina melalui beragam kerja nyatanya.

Tak hanya di bidang perjuangan melawan Zionis Israel, tetapi juga amal-amal sosial seperti pendidikan, rumah sakit, perpustakaan, dan layanan lainnya. Kiprah tokoh kelahiran al-Jura, sebuah desa kecil dekat Kota Ashkelon, Palestina, 1 Januari 1929 ini, berawal dari keterlibatannya dalam pasukan Ikhwanul Muslimin cabang Palestina.

Pada 1984 ia dipenjara karena melakukan aksi penimbunan senjata secara diam-diam. Satu tahun kemudian, Yassin dibebaskan sebagai bagian dari Perjanjian Jibril.

Pada 1987, saat Intifadah I, Yassin mendirikan Hamas bersama Abdel Aziz al-Rantissi. Awalnya, Hamas disebut sayap paramiliter dari Ikhwanul Muslimin Palestina, dan ia menjadi pemimpinnya. Yassin adalah otoritas dominan dalam kepemimpinan Hamas. Ia terlibat langsung dalam perencanaan, merancang dan melancarkan serangan teror yang dilakukan organisasi.

Dalam kapasitas ini, Yassin pribadi memberikan persetujuannya untuk peluncuran roket Qassam terhadap kota-kota Israel, serta pemboman dan operasi bunuh diri. Dalam penampilan publiknya, Yassin menyerukan berulang kali kelanjutan perjuangan bersenjata melawan Israel.

Dalam pernyataannya Yassin mengatakan, serangan terhadap Israel, hanya sebagai pembalasan langsung atas kematian warga sipil Palestina. Yassin menentang proses perdamaian antara Palestina dan Israel.

Dia mendukung perlawanan bersenjata terhadap Israel dan sangat vokal. Ia menegaskan bahwa Palestina adalah tanah Islam yang dikuduskan untuk generasi Muslim selanjutnya hingga hari akhir dan tidak ada alasan bagi pemimpin Arab menyerah kepada setiap bagian dari wilayah Palestina. Retorika Yassin tidak membedakan antara Israel dan Yahudi, pada satu titik ia menyatakan bahwa rekonsiliasi dengan orang-orang Yahudi adalah kejahatan.

Namun, saat ia ditangkap dalam videonya ia menyatakan tidak memiliki masalah dengan orang-orang Yahudi sebagai manusia biasa. Apa yang terjadi antara Palestina dan Israel adalah konflik politik.

Retorika Yassin sering diteliti di media. Dalam satu kesempatan, ia berpendapat bahwa Israel harus hilang dari peta. Slogan Yassin yang terkenal yaitu, Kami telah memilih jalan ini, dan akan berakhir dengan martir atau kemenangan. Slogan ini seperti menjadi mantra yang berulang bagi warga Palestina.

Pada 1989, Yassin ditangkap oleh Israel dan dihukum penjara seumur hidup. Namun, pada 1997, ia dibebaskan dari penjara Israel sebagai bagian dari kesepakatan dengan Yordania menyusul adanya upaya pembunuhan terhadap Khaled Mashal, oleh Mossad Israel di Yordania.

Yassin dibebaskan Israel untuk pertukaran dua agen Mossad yang ditangkap oleh pihak berwenang Yordania. Dalam kondisi ini Yassin harus menahan diri untuk melanjutkan aksi bom bunuh diri terhadap Israel sebagai syarat kebebasan.

"

| Syekh | Ahmad | Yassin, | Pejuang | Palestina | yang | Melegenda | REPUBLIKA | JAKARTA | Yassin | adalah | pendiri | Hamas | sekaligus | pemimpin | spiritual | organisasi | paramiliter | Islam | tersebut | bawah | kepimimpinan | sosok | dikenal | sebagai | politikus | andal | memperoleh | popularitas | masyarakat | beragam | kerja | nyatanya | span>< | p> Tak | hanya | bidang | perjuangan | melawan | Zionis | Israel | juga | amal | sosial | seperti | pendidikan | rumah | sakit | perpustakaan | layanan | lainnya | Kiprah | tokoh | kelahiran | Jura | sebuah | desa | kecil | dekat | Kota | Ashkelon | Januari | 1929 | berawal | keterlibatannya | dalam | pasukan | Ikhwanul | Muslimin | cabang | p> Pada | 1984 | dipenjara | karena | melakukan | aksi | penimbunan | senjata | secara | diam | Satu | tahun | kemudian | dibebaskan | bagian | Perjanjian | Jibril | p>Pada | 1987 | saat | Intifadah | mendirikan | bersama | Abdel | Aziz | Rantissi | Awalnya | disebut | sayap | menjadi | pemimpinnya | otoritas | dominan | kepemimpinan | terlibat | langsung | perencanaan | merancang | melancarkan | serangan | teror | dilakukan | p>Dalam | kapasitas | pribadi | memberikan | persetujuannya | untuk | peluncuran | roket | Qassam | terhadap | kota | serta | pemboman | operasi | bunuh | diri | Dalam | penampilan | publiknya | menyerukan | berulang | kali | kelanjutan | bersenjata | p> Dalam | pernyataannya | mengat | pembalasan | atas | kematian | warga | sipil | menentang | proses | perdamaian | antara | p>Dia | mendukung | perlawanan | sangat | vokal | menegaskan | bahwa | tanah | dikuduskan | generasi | Muslim | selanjutnya | hari | akhir | alasan | bagi | Arab | menyerah | kepada | setiap | wilayah | Retorika | membed | Yahudi | pada | satu | titik | menyat | rekonsiliasi | dengan | orang | kejahatan | p>Namun | ditangkap | videonya | memiliki | masalah | manusia | biasa | terjadi | konflik | politik | p>Retorika | sering | diteliti | media | kesempatan | berpendapat | harus | hilang | peta | Slogan | terkenal | yaitu | Kami | telah | memilih | jalan | berakhir | martir | atau | kemenangan | mantra | 1989 | oleh | dihukum | penjara | seumur | hidup | Namun | 1997 | kesepakatan | Yordania | menyusul | adanya | upaya | pembunuhan | Khaled | Mashal | Mossad | p> Yassin | pertukaran | agen | pihak | berwenang | kondisi | menahan | melanjutkan | syarat | kebebasan | p> |

Syekh Ahmad Yassin, Pejuang Palestina yang Melegenda

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Syekh Ahmad Yassin adalah pendiri Hamas sekaligus pemimpin spiritual organisasi paramiliter Islam Palestina tersebut. Di bawah kepimimpinan sosok yang dikenal sebagai politikus andal ini, Hamas memperoleh popularitas di masyarakat Palestina melalui beragam kerja nyatanya.

Tak hanya di bidang perjuangan melawan Zionis Israel, tetapi juga amal-amal sosial seperti pendidikan, rumah sakit, perpustakaan, dan layanan lainnya. Kiprah tokoh kelahiran al-Jura, sebuah desa kecil dekat Kota Ashkelon, Palestina, 1 Januari 1929 ini, berawal dari keterlibatannya dalam pasukan Ikhwanul Muslimin cabang Palestina.

Pada 1984 ia dipenjara karena melakukan aksi penimbunan senjata secara diam-diam. Satu tahun kemudian, Yassin dibebaskan sebagai bagian dari Perjanjian Jibril.

Pada 1987, saat Intifadah I, Yassin mendirikan Hamas bersama Abdel Aziz al-Rantissi. Awalnya, Hamas disebut sayap paramiliter dari Ikhwanul Muslimin Palestina, dan ia menjadi pemimpinnya. Yassin adalah otoritas dominan dalam kepemimpinan Hamas. Ia terlibat langsung dalam perencanaan, merancang dan melancarkan serangan teror yang dilakukan organisasi.

Dalam kapasitas ini, Yassin pribadi memberikan persetujuannya untuk peluncuran roket Qassam terhadap kota-kota Israel, serta pemboman dan operasi bunuh diri. Dalam penampilan publiknya, Yassin menyerukan berulang kali kelanjutan perjuangan bersenjata melawan Israel.

Dalam pernyataannya Yassin mengatakan, serangan terhadap Israel, hanya sebagai pembalasan langsung atas kematian warga sipil Palestina. Yassin menentang proses perdamaian antara Palestina dan Israel.

Dia mendukung perlawanan bersenjata terhadap Israel dan sangat vokal. Ia menegaskan bahwa Palestina adalah tanah Islam yang dikuduskan untuk generasi Muslim selanjutnya hingga hari akhir dan tidak ada alasan bagi pemimpin Arab menyerah kepada setiap bagian dari wilayah Palestina. Retorika Yassin tidak membedakan antara Israel dan Yahudi, pada satu titik ia menyatakan bahwa rekonsiliasi dengan orang-orang Yahudi adalah kejahatan.

Namun, saat ia ditangkap dalam videonya ia menyatakan tidak memiliki masalah dengan orang-orang Yahudi sebagai manusia biasa. Apa yang terjadi antara Palestina dan Israel adalah konflik politik.

Retorika Yassin sering diteliti di media. Dalam satu kesempatan, ia berpendapat bahwa Israel harus hilang dari peta. Slogan Yassin yang terkenal yaitu, Kami telah memilih jalan ini, dan akan berakhir dengan martir atau kemenangan. Slogan ini seperti menjadi mantra yang berulang bagi warga Palestina.

Pada 1989, Yassin ditangkap oleh Israel dan dihukum penjara seumur hidup. Namun, pada 1997, ia dibebaskan dari penjara Israel sebagai bagian dari kesepakatan dengan Yordania menyusul adanya upaya pembunuhan terhadap Khaled Mashal, oleh Mossad Israel di Yordania.

Yassin dibebaskan Israel untuk pertukaran dua agen Mossad yang ditangkap oleh pihak berwenang Yordania. Dalam kondisi ini Yassin harus menahan diri untuk melanjutkan aksi bom bunuh diri terhadap Israel sebagai syarat kebebasan.

"

| Syekh | Ahmad | Yassin, | Pejuang | Palestina | yang | Melegenda | REPUBLIKA | JAKARTA | Yassin | adalah | pendiri | Hamas | sekaligus | pemimpin | spiritual | organisasi | paramiliter | Islam | tersebut | bawah | kepimimpinan | sosok | dikenal | sebagai | politikus | andal | memperoleh | popularitas | masyarakat | beragam | kerja | nyatanya | span>< | p> Tak | hanya | bidang | perjuangan | melawan | Zionis | Israel | juga | amal | sosial | seperti | pendidikan | rumah | sakit | perpustakaan | layanan | lainnya | Kiprah | tokoh | kelahiran | Jura | sebuah | desa | kecil | dekat | Kota | Ashkelon | Januari | 1929 | berawal | keterlibatannya | dalam | pasukan | Ikhwanul | Muslimin | cabang | p> Pada | 1984 | dipenjara | karena | melakukan | aksi | penimbunan | senjata | secara | diam | Satu | tahun | kemudian | dibebaskan | bagian | Perjanjian | Jibril | p>Pada | 1987 | saat | Intifadah | mendirikan | bersama | Abdel | Aziz | Rantissi | Awalnya | disebut | sayap | menjadi | pemimpinnya | otoritas | dominan | kepemimpinan | terlibat | langsung | perencanaan | merancang | melancarkan | serangan | teror | dilakukan | p>Dalam | kapasitas | pribadi | memberikan | persetujuannya | untuk | peluncuran | roket | Qassam | terhadap | kota | serta | pemboman | operasi | bunuh | diri | Dalam | penampilan | publiknya | menyerukan | berulang | kali | kelanjutan | bersenjata | p> Dalam | pernyataannya | mengat | pembalasan | atas | kematian | warga | sipil | menentang | proses | perdamaian | antara | p>Dia | mendukung | perlawanan | sangat | vokal | menegaskan | bahwa | tanah | dikuduskan | generasi | Muslim | selanjutnya | hari | akhir | alasan | bagi | Arab | menyerah | kepada | setiap | wilayah | Retorika | membed | Yahudi | pada | satu | titik | menyat | rekonsiliasi | dengan | orang | kejahatan | p>Namun | ditangkap | videonya | memiliki | masalah | manusia | biasa | terjadi | konflik | politik | p>Retorika | sering | diteliti | media | kesempatan | berpendapat | harus | hilang | peta | Slogan | terkenal | yaitu | Kami | telah | memilih | jalan | berakhir | martir | atau | kemenangan | mantra | 1989 | oleh | dihukum | penjara | seumur | hidup | Namun | 1997 | kesepakatan | Yordania | menyusul | adanya | upaya | pembunuhan | Khaled | Mashal | Mossad | p> Yassin | pertukaran | agen | pihak | berwenang | kondisi | menahan | melanjutkan | syarat | kebebasan | p> |

Senin, 05 Desember 2016

Lihat Tanda-tanda di Indonesia, Ulama Palestina: “Semoga Kalian yang Dimaksud Rasulullah”

Eramuslim.com â€" Rasulullah pernah mensabdakan bahwa pembawa kejayaan akhir zaman akan datang dari arah Timur. Setelah melihat tanda-tanda yang terjadi di Indonesia, Wakil Ketua Rabithah ‘Ulama Palestina Syaikh Dr. Abu Bakr Al ‘Awawidah menyampaikan harapannya, semoga yang dimaksud Rasulullah itu adalah umat Islam Indonesia.

Sebab bangsa-bangsa lain sudah pernah dipilih Allah untuk menjayakan agama Islam. Arab sudah, Persia sudah, Kurdi sudah, Mamluk sudah, Turki juga sudah.

Berikut ini harapan Syaikh Abu Bakr seperti dikisahkan Ustadz Salim A Fillah di situs pribadinya salimafillah.com pada 13 Juli 2015. Mungkin setelah melihat Aksi 212, tanda-tanda yang dilihat Syaikh Abu Bakr semakin jelas.

ulama-palestina

***

Suatu saat kami sedang duduk di Masjid Jogokariyan, di hadirat Syaikh Dr. Abu Bakr Al ‘Awawidah, Wakil Ketua Rabithah ‘Ulama Palestina. Kami katakan pada beliau, “Ya Syaikh, berbagai telaah menyatakan bahwa persoalan Palestina ini takkan selesai sampai bangsa ‘Arab bersatu. Bagaimana pendapat Anda?”

Beliau tersenyum. “Tidak begitu ya Ukhayya“, ujarnya lembut. “Sesungguhnya Allah memilih untuk menjayakan agamanya ini sesiapa yang dipilihNya di antara hambaNya; Dia genapkan untuk mereka syarat-syaratnya, lalu Dia muliakan mereka dengan agama dan kejayaan itu.”

“Pada kurun awal”, lanjut beliau, “Allah memilih Bangsa ‘Arab. Dipimpin Rasulullah, Khulafaur Rasyidin, dan beberapa penguasa Daulah ‘Umawiyah, agama ini jaya. Lalu ketika para penguasa Daulah itu beserta para punggawanya menyimpang, Allahpun mencabut amanah penjayaan itu dari mereka.”

“Di masa berikutnya, Allah memilih bangsa Persia. Dari arah Khurasan mereka datang menyokong Daulah ‘Abbasiyah. Maka penyangga utama Daulah ini, dari Perdana Menterinya, keluarga Al Baramikah, hingga panglima, bahkan banyak ‘Ulama dan Cendikiawannya Allah bangkitkan dari kalangan orang Persia.”

“Lalu ketika Bangsa Persia berpaling dan menyimpang, Allah cabut amanah itu dari mereka; Allah berikan pada orang-orang Kurdi; puncaknya Shalahuddin Al Ayyubi dan anak-anaknya.”

“Ketika mereka juga berpaling, Allah alihkan amanah itu pada bekas-bekas budak dari Asia Tengah yang disultankan di Mesir; Quthuz, Baybars, Qalawun di antaranya. Mereka, orang-orang Mamluk.”

“Ketika para Mamalik ini berpaling, Allah pula memindahkan amanah itu pada Bangsa Turki; ‘Utsman Orthughrul dan anak turunnya, serta khususnya Muhammad Al Fatih.”

“Ketika Daulah ‘Aliyah ‘Utsmaniyah ini berpaling juga, Allah cabut amanah itu dan rasa-rasanya, hingga hari ini, Allah belum menunjuk bangsa lain lagi untuk memimpin penjayaan Islam ini.”

Beliau menghela nafas panjang, kemudian tersenyum. Dengan matanya yang buta oleh siksaan penjara Israel, dia arahkan wajahnya pada kami lalu berkata. “Sungguh di antara bangsa-bangsa besar yang menerima Islam, bangsa kalianlah; yang agak pendek, berkulit kecoklatan, lagi berhidung pesek”, katanya sedikit tertawa, “Yang belum pernah ditunjuk Allah untuk memimpin penzhahiran agamanya ini.”

“Dan bukankah Rasulullah bersabda bahwa pembawa kejayaan akhir zaman akan datang dari arah Timur dengan bendera-bendera hitam mereka? Dulu para ‘Ulama mengiranya Khurasan, dan Daulah ‘Abbasiyah sudah menggunakan pemaknaan itu dalam kampanye mereka menggulingkan Daulah ‘Umawiyah. Tapi kini kita tahu; dunia Islam ini membentang dari Maghrib; dari Maroko, sampai Merauke”, ujar beliau terkekeh.

“Maka sungguh aku berharap, yang dimaksud oleh Rasulullah itu adalah kalian, wahai bangsa Muslim Nusantara. Hari ini, tugas kalian adalah menggenapi syarat-syarat agar layak ditunjuk Allah memimpin peradaban Islam.”

“Ah, aku sudah melihat tanda-tandanya. Tapi barangkali kami, para pejuang Palestina masih harus bersabar sejenak berjuang di garis depan. Bersabar menanti kalian layak memimpin. Bersabar menanti kalian datang. Bersabar hingga kita bersama shalat di Masjidil Aqsha yang merdeka insyaallah.” (yk/tarbawia)

"

| Lihat | Tanda-tanda | Indonesia, | Ulama | Palestina: | “Semoga | Kalian | yang | Dimaksud | Rasulullah” | Home< | span> | Berita< | Berita | Nasional< | Tanda | tanda | Indonesia | Rasulullah”< | strong>< | span>< | p> | Eramuslim | Rasulullah | pernah | mensabd | bahwa | pembawa | kejayaan | akhir | zaman | datang | arah | Timur | Setelah | melihat | terjadi | Wakil | Ketua | Rabithah | ‘Ulama | Palestina | Syaikh | Bakr | ‘Awawidah | menyampaikan | harapannya | semoga | dimaksud | adalah | umat | Islam | p> Sebab | bangsa | lain | dipilih | Allah | untuk | menjay | agama | Arab | Persia | Kurdi | Mamluk | Turki | juga | p> Berikut | harapan | seperti | dikisahkan | Ustadz | Salim | Fillah | situs | pribadinya | salimafillah | pada | Juli | 2015 | Mungkin | setelah | Aksi | dilihat | semakin | jelas | p> < | p> ***< | p> Suatu | saat | kami | duduk | Masjid | Jogokariyan | hadirat | Kami | beliau | “Ya | berbagai | telaah | menyat | persoalan | takkan | selesai | sampai | ‘Arab | bersatu | Bagaimana | pendapat | Anda | ”< | p> Beliau | tersenyum | “Tidak | begitu | Ukhayya“ | ujarnya | lembut | “Sesungguhnya | memilih | agamanya | sesiapa | dipilihNya | antara | hambaNya; | genapkan | syarat | syaratnya | muli | dengan | p> “Pada | kurun | awal” | lanjut | “Allah | Bangsa | Dipimpin | Khulafaur | Rasyidin | beberapa | penguasa | Daulah | ‘Umawiyah | jaya | Lalu | ketika | para | beserta | punggawanya | menyimpang | Allahpun | mencabut | amanah | penjayaan | p> “Di | masa | berikutnya | Dari | Khurasan | menyokong | ‘Abbasiyah | Maka | penyangga | utama | Perdana | Menterinya | keluarga | Baramikah | panglima | bahkan | banyak | Cendikiawannya | bangkitkan | kalangan | orang | p> “Lalu | berpaling | cabut | berikan | Kurdi; | puncaknya | Shalahuddin | Ayyubi | anak | anaknya | p> “Ketika | alihkan | bekas | budak | Asia | Tengah | disultankan | Mesir; | Quthuz | Baybars | Qalawun | antaranya | Mereka | Mamalik | pula | memindahkan | Turki; | ‘Utsman | Orthughrul | turunnya | serta | khususnya | Muhammad | Fatih | ‘Aliyah | ‘Utsmaniyah | rasa | rasanya | hari | menunjuk | lagi | memimpin | menghela | nafas | panjang | kemudian | Dengan | matanya | buta | oleh | siksaan | penjara | Israel | arahkan | wajahnya | berkata | “Sungguh | besar | menerima | kalianlah; | agak | pendek | berkulit | kecoklatan | berhidung | pesek” | katanya | sedikit | tertawa | “Yang | ditunjuk | penzhahiran | p> “Dan | bukankah | bersabda | bendera | hitam | Dulu | mengiranya | menggun | pemaknaan | dalam | kampanye | menggulingkan | Tapi | kini | tahu; | dunia | membentang | Maghrib; | Maroko | Merauke” | ujar | terkekeh | p> “Maka | sungguh | berharap | kalian | wahai | Muslim | Nusantara | Hari | tugas | menggenapi | agar | layak | peradaban | p> “Ah | tandanya | barangkali | pejuang | masih | harus | bersabar | sejenak | berjuang | garis | depan | Bersabar | menanti | bersama | shalat | Masjidil | Aqsha | merdeka | insyaallah | tarbawia)< | div> |