Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri solidaritas. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri solidaritas. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 November 2016

Peringati PSD 2016, Adara Gelar 4 Kegiatan ‘Palestina Merdeka’

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --   JAKARTA -- Menyambut International Day of Solidarity with the Palestinian People atau Hari Solidaritas Internasional bersama rakyat Palestina atau di Indonesia dikenal dengan Palestine Solidarity Day (PSD), yang jatuh pada Selasa (29/11), Adara Relief International (Adara) menggelar 4 kegiatan 'Palestina Merdeka'.

Ketua Adara Nurjanah Hulwani menyebutkan, pada Nopember 2016, kegiatan diawali dengan Lomba Menulis Esai untuk jurnalis, yang mengambil tema ‘Palestina; Karena Kemerdekaan adalah Hak Segala Bangsa’ dengan total hadiah sekitar Rp 10 juta. Kemudian dilanjutkan dengan Lomba Melukis dengan tema ‘Palestina Merdeka’ yang berlangsung di Pasar Seni Ancol, pada Ahad 20 Nopember 2016 lalu yang diikuti 20 pelukis yang tergabung dalam Forum Seniman Pasar Seni Ancol.
 
“Diharapkan dalam lomba menulis, semakin banyak yang membaca, kemudian tersentuh untuk menunjukkan solidaritasnya untuk Palestina. Begitu juga dengan lomba melukis, harapannya agar lebih banyak lagi seniman yang terlibat dalam mengkampanyekan kemanusiaan Palestina diatas kanvasnya, dan semakin banyak orang yang tersentuh dengan lukisan-lukisan kemanusiaannya,” urai perempuan yang sudah dua kali ke Jalur Gaza ini dalam keterangannya yang diterima Republika.co.id, hari ini.
 
Selain itu, masih menurut Nurjanah, dalam menyambut hari solidaritas ini, Adara juga mengadakan Seminar Kecantikan Muslimah, pada 21 Nopember 2016 di Kantor Adara. Dalam kesempatan tersebut Adara menghadirkan pakar kecantikan Muslimah dr Dewi Inong Irana SpKK. Kemudian, dengan segala kreativitasnya, Adara juga mengumpulkan 30 kutipan tokoh lokal dan nasional tentang Palestina Merdeka.
 
“Uniknya, dalam menghimpun kutipan-kutipan tokoh tentang Palestina, terasa sekali ruh dalam kutipan tersebut. Saya pun terhanyut, sampai tidak bosan-bosannya membaca kutipan-kutipan yang menyentuh hati tersebut,” tutur Nurjanah.
 
Dari beberapa kegiatan ini, Adara sebagai lembaga sosial yang peduli pada anak dan perempuan Palestina bertekad terus menjalin silaturahim dengan semua yang terlibat dalam acara Hari Internasional bersama rakyat Palestina ini. “Selain pesan tentang kemanusiaan Palestina, Adara berharap semakin banyak lagi dari bangsa Indonesia yang terus memberikan dukungan do’a dan donasi terbaiknya untuk bangsa Palestina,” ujarnya.

"

| Peringati | 2016, | Adara | Gelar | Kegiatan | ‘Palestina | Merdeka’ | REPUBLIKA.CO.ID, | JAKARTA | --   | Menyambut | International | Solidarity | with | Palestinian | People | atau | Hari | Solidaritas | Internasional | bersama | rakyat | Palestina | Indonesia | dikenal | dengan | Palestine | (PSD), | yang | jatuh | pada | Selasa | (29/11), | Relief | (Adara) | menggelar | kegiatan | Merdeka.Ketua | Nurjanah | Hulwani | menyebutkan, | Nopember | diawali | Lomba | Menulis | Esai | untuk | jurnalis, | mengambil | tema | ‘Palestina; | Karena | Kemerdekaan | adalah | Segala | Bangsa’ | total | hadiah | sekitar | juta. | Kemudian | dilanjutkan | Melukis | berlangsung | Pasar | Seni | Ancol, | Ahad | 2016 | lalu | diikuti | pelukis | tergabung | dalam | Forum | Seniman | Ancol. “Diharapkan | lomba | menulis, | semakin | banyak | membaca, | kemudian | tersentuh | menunjukkan | solidaritasnya | Palestina. | Begitu | juga | melukis, | harapannya | agar | lebih | lagi | seniman | terlibat | mengkampanyekan | kemanusiaan | diatas | kanvasnya, | orang | lukisan-lukisan | kemanusiaannya,” | urai | perempuan | sudah | kali | Jalur | Gaza | keterangannya | diterima | Republika.co.id, | hari | ini. Selain | itu, | masih | menurut | Nurjanah, | menyambut | solidaritas | ini, | mengadakan | Seminar | Kecantikan | Muslimah, | Kantor | Adara. | Dalam | kesempatan | tersebut | menghadirkan | pakar | kecantikan | Muslimah | Dewi | Inong | Irana | SpKK. | Kemudian, | segala | kreativitasnya, | mengumpulkan | kutipan | tokoh | lokal | nasional | tentang | Merdeka. “Uniknya, | menghimpun | kutipan-kutipan | Palestina, | terasa | sekali | tersebut. | Saya | terhanyut, | sampai | tidak | bosan-bosannya | membaca | menyentuh | hati | tersebut,” | tutur | Nurjanah. Dari | beberapa | sebagai | lembaga | sosial | peduli | anak | bertekad | terus | menjalin | silaturahim | semua | acara | ini. | “Selain | pesan | berharap | dari | bangsa | memberikan | dukungan | do’a | donasi | terbaiknya | Palestina,” | ujarnya. |

Rabu, 30 November 2016

PBB: 10 Tahun Terakhir, 'Dasawarsa yang Hilang Bagi Palestina-Israel'

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- PBB memperingati Hari Solidaritas Internasional buat Rakyat Palestina di markasnya di New York pada Selasa (29/11), dan seorang pejabat seniornya mengatakan 10 tahun belakangan adalah satu dasawarsa yang hilang.

Ia merujuk hilang kepada upaya untuk mewujudkan perdamaian antara Israel dan Palestina. Wakil Sekretaris Jenderal PBB Jan Eliasson, yang berbicara dalam satu pertemuan khusus Komite PBB mengenai Pelaksanaan Hak yang tak Dapat Dicabut Rakyat Palestina mengatakan menyedihkan, dalam banyak jalur 10 tahun terakhir dapat digambarkan sebagai satu dasawarsa yang hilang dalam upaya mewujudkan perdamaian Israel-Palestina.

Jika kebuntuan berlanjut atau makin dalam, ia memperingatkan, penyelesaian dua-negara mungkin jauh dari jangkauan.
Wakil Sekretaris Jenderal PBB tersebut mengatakan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon akan melepaskan jabatan pada akhir tahun ini dengan kesedihan yang besar. Sebabnya ialah ia tidak menyaksikan akhir konflik Israel-Palestina.

Sekretaris Jenderal PBB telah mengunjungi wilayah tersebut 11 kali, termasuk selama masa perang, untuk melihat situasi secara langsung, membantu merundingkan gencatan senjata dan mendorong proses perdamaian. Ban Ki-moon akan memasukkan masalah itu dan upaya terus-menerusnya dalam mewujudkan perdamaian di dalam laporan khusus ke Dewan Keamanan pada akhir Desember.

Pada Selasa malam, komite tersebut dan Misi Pengamat Tetap Negara Palestina akan menyelenggarakan pembukaan pameran tahun ini, "Palestinian Embroidery Threads of Continuity, Identity and Empowerment", di Lobi Pengunjung Sidang Majelis Umum PBB. Pameran itu akan terbuka buat umum sampai 28 Desember.

Setiap tahun sejak 1977, PBB telah memperingati Hari Solidaritas Internasional buat Rakyat Palestina pada 29 November.
Pada 2016, sekali lagi di bawah pengawasan Komite mengenai Pelaksanaan Hak yang tak Dapati Dicabut Rakyat Palestina, PBB memperingati hari penting itu dengan serangkaian pertemuan resmi dan acara budaya.

Pada 2012, Sidang Majelis Umum PBB melakukan pemungutan suara untuk memberi status Negara Pengamat Palestina non-anggota di PBB dengan 138 suara mendukung, sembilan menentang dan 41 abstein oleh Sidang 193-negara tersebut.

"

| PBB: | Tahun | Terakhir, | Dasawarsa | yang | Hilang | Bagi | Palestina-Israel | REPUBLIKA | YORK | memperingati | Hari | Solidaritas | Internasional | buat | Rakyat | Palestina | markasnya | York | pada | Selasa | seorang | pejabat | seniornya | mengatakan | tahun | belakangan | adalah | satu | dasawarsa | hilang | p> Ia | merujuk | kepada | upaya | untuk | mewujudkan | perdamaian | antara | Israel | Wakil | Sekretaris | Jenderal | Eliasson | berbicara | dalam | pertemuan | khusus | Komite | mengenai | Pelaksanaan | Dapat | Dicabut | menyedihkan | banyak | jalur | terakhir | dapat | digambarkan | sebagai | p> Jika | kebuntuan | berlanjut | atau | makin | memperingatkan | penyelesaian | negara | mungkin | jauh | dari | jangkauan | tersebut | moon | akan | melepaskan | jabatan | akhir | dengan | kesedihan | besar | Sebabnya | ialah | tidak | menyaksikan | konflik | p> Sekretaris | telah | mengunjungi | wilayah | kali | termasuk | selama | masa | perang | melihat | situasi | secara | langsung | membantu | merundingkan | gencatan | senjata | mendorong | proses | memasukkan | masalah | terus | menerusnya | laporan | Dewan | Keamanan | Desember | p> Pada | malam | komite | Misi | Pengamat | Tetap | Negara | menyelenggarakan | pembukaan | pameran | Palestinian | Embroidery | Threads | Continuity | Identity | Empowerment | Lobi | Pengunjung | Sidang | Majelis | Umum | Pameran | terbuka | umum | sampai | p> Setiap | sejak | 1977 | November | Pada | 2016 | sekali | lagi | bawah | pengawasan | Dapati | hari | penting | serangkaian | resmi | acara | budaya | 2012 | melakukan | pemungutan | suara | memberi | status | anggota | mendukung | sembilan | menentang | abstein | oleh | p> |

Senin, 28 November 2016

HISTORIPEDIA: Hari Solidaritas Internasional bagi Rakyat Palestina : Okezone News

HAMPIR tujuh dekade berlalu sejak pertama kali PBB mengambil alih mandat dari Inggris Raya untuk menyelesaikan konflik sektarian di Palestina. Namun hingga saat ini, belum juga negara itu mendapatkan pemecahan masalah yang menyenangkan kedua belah pihak yang berseteru, yakni warga keturunan Yahudi dan Arab.

Tepat 69 tahun yang lalu pada hari ini, 29 November 1947, Sidang Majelis Umum PBB mengadopsi resolusi 181 tentang Pembagian Palestina. Rencana untuk memecah Palestina menjadi wilayah Yahudi dan Arab dengan Yerusalem sebagai pusatnya itu disetujui oleh 33 majelis, dengan 13 majelis menolak dan 10 majelis memilih tidak bersuara.

BERITA REKOMENDASI


Melansir History, Selasa (29/11/2016), rencana ini sebenarnya mendapat tentangan keras dari oposisi Arab. Akan tetapi, PBB tetap mengajukan pengambilan suara atas resolusi 181.

Dengan adanya resolusi itu, sebagian besar wilayah Yerusalem dan Betlehem berada di bawah kendali internasional. Pihak Yahudi mendapat bagian di pesisir sekitar Tel Aviv, sedangkan keturunan Arab mendapatkan 45 persen sisanya.

Namun demikian, kelompok Yahudi makin hari makin serakah. Mereka sudah mendapatkan sebagian besar wilayah yang dimandatkan Inggris, tetapi terus memperluas kedaulatan wilayahnya yang pada akhirnya semakin menggerus pemukiman rakyat Palestina.

Sejak Israel mengokupasi pada 1967, Palestina pun mendapat dukungan moral dari komunitas internasional. Membagi dua kelompok dalam PBB, yang setuju membantu kaum Arab Palestina melawan kelompok Yahudi, serta mereka yang bergeming dan diam-diam membantu Israel.

"

| HISTORIPEDIA: | Hari | Solidaritas | Internasional | bagi | Rakyat | Palestina | Okezone | News | HAMPIR< | strong> | tujuh | dekade | berlalu | sejak | pertama | kali | mengambil | alih | mandat | dari | Inggris | Raya | untuk | menyelesaikan | konflik | sektarian | Namun | hingga | saat | belum | juga | negara | mendapatkan | pemecahan | masalah | yang | menyenangkan | kedua | belah | pihak | berseteru | yakni | warga | keturunan | Yahudi | Arab | p> Tepat | tahun | lalu | pada | hari | November | 1947 | Sidang | Majelis | Umum | mengadopsi | resolusi | tentang | Pembagian | Rencana | memecah | menjadi | wilayah | dengan | Yerusalem | sebagai | pusatnya | disetujui | oleh | majelis | menolak | memilih | tidak | bersuara | p> BERITA | REKOMENDASI< | p> < | div> Melansir | History< | Selasa | 2016) | rencana | sebenarnya | mendapat | tentangan | keras | oposisi | Akan | tetapi | tetap | mengajukan | pengambilan | suara | atas | p> Dengan | adanya | sebagian | besar | Betlehem | berada | bawah | kendali | internasional | Pihak | bagian | pesisir | sekitar | Aviv | sedangkan | persen | sisanya | p> Namun | demikian | kelompok | makin | serakah | Mereka | sudah | dimandatkan | terus | memperluas | kedaulatan | wilayahnya | akhirnya | semakin | menggerus | pemukiman | rakyat | p> Sejak | Israel | mengokupasi | 1967 | dukungan | moral | komunitas | Membagi | dalam | setuju | membantu | kaum | melawan | serta | mereka | bergeming | diam | p> |