Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri diterima. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri diterima. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 November 2016

Peringati PSD 2016, Adara Gelar 4 Kegiatan ‘Palestina Merdeka’

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --   JAKARTA -- Menyambut International Day of Solidarity with the Palestinian People atau Hari Solidaritas Internasional bersama rakyat Palestina atau di Indonesia dikenal dengan Palestine Solidarity Day (PSD), yang jatuh pada Selasa (29/11), Adara Relief International (Adara) menggelar 4 kegiatan 'Palestina Merdeka'.

Ketua Adara Nurjanah Hulwani menyebutkan, pada Nopember 2016, kegiatan diawali dengan Lomba Menulis Esai untuk jurnalis, yang mengambil tema ‘Palestina; Karena Kemerdekaan adalah Hak Segala Bangsa’ dengan total hadiah sekitar Rp 10 juta. Kemudian dilanjutkan dengan Lomba Melukis dengan tema ‘Palestina Merdeka’ yang berlangsung di Pasar Seni Ancol, pada Ahad 20 Nopember 2016 lalu yang diikuti 20 pelukis yang tergabung dalam Forum Seniman Pasar Seni Ancol.
 
“Diharapkan dalam lomba menulis, semakin banyak yang membaca, kemudian tersentuh untuk menunjukkan solidaritasnya untuk Palestina. Begitu juga dengan lomba melukis, harapannya agar lebih banyak lagi seniman yang terlibat dalam mengkampanyekan kemanusiaan Palestina diatas kanvasnya, dan semakin banyak orang yang tersentuh dengan lukisan-lukisan kemanusiaannya,” urai perempuan yang sudah dua kali ke Jalur Gaza ini dalam keterangannya yang diterima Republika.co.id, hari ini.
 
Selain itu, masih menurut Nurjanah, dalam menyambut hari solidaritas ini, Adara juga mengadakan Seminar Kecantikan Muslimah, pada 21 Nopember 2016 di Kantor Adara. Dalam kesempatan tersebut Adara menghadirkan pakar kecantikan Muslimah dr Dewi Inong Irana SpKK. Kemudian, dengan segala kreativitasnya, Adara juga mengumpulkan 30 kutipan tokoh lokal dan nasional tentang Palestina Merdeka.
 
“Uniknya, dalam menghimpun kutipan-kutipan tokoh tentang Palestina, terasa sekali ruh dalam kutipan tersebut. Saya pun terhanyut, sampai tidak bosan-bosannya membaca kutipan-kutipan yang menyentuh hati tersebut,” tutur Nurjanah.
 
Dari beberapa kegiatan ini, Adara sebagai lembaga sosial yang peduli pada anak dan perempuan Palestina bertekad terus menjalin silaturahim dengan semua yang terlibat dalam acara Hari Internasional bersama rakyat Palestina ini. “Selain pesan tentang kemanusiaan Palestina, Adara berharap semakin banyak lagi dari bangsa Indonesia yang terus memberikan dukungan do’a dan donasi terbaiknya untuk bangsa Palestina,” ujarnya.

"

| Peringati | 2016, | Adara | Gelar | Kegiatan | ‘Palestina | Merdeka’ | REPUBLIKA.CO.ID, | JAKARTA | --   | Menyambut | International | Solidarity | with | Palestinian | People | atau | Hari | Solidaritas | Internasional | bersama | rakyat | Palestina | Indonesia | dikenal | dengan | Palestine | (PSD), | yang | jatuh | pada | Selasa | (29/11), | Relief | (Adara) | menggelar | kegiatan | Merdeka.Ketua | Nurjanah | Hulwani | menyebutkan, | Nopember | diawali | Lomba | Menulis | Esai | untuk | jurnalis, | mengambil | tema | ‘Palestina; | Karena | Kemerdekaan | adalah | Segala | Bangsa’ | total | hadiah | sekitar | juta. | Kemudian | dilanjutkan | Melukis | berlangsung | Pasar | Seni | Ancol, | Ahad | 2016 | lalu | diikuti | pelukis | tergabung | dalam | Forum | Seniman | Ancol. “Diharapkan | lomba | menulis, | semakin | banyak | membaca, | kemudian | tersentuh | menunjukkan | solidaritasnya | Palestina. | Begitu | juga | melukis, | harapannya | agar | lebih | lagi | seniman | terlibat | mengkampanyekan | kemanusiaan | diatas | kanvasnya, | orang | lukisan-lukisan | kemanusiaannya,” | urai | perempuan | sudah | kali | Jalur | Gaza | keterangannya | diterima | Republika.co.id, | hari | ini. Selain | itu, | masih | menurut | Nurjanah, | menyambut | solidaritas | ini, | mengadakan | Seminar | Kecantikan | Muslimah, | Kantor | Adara. | Dalam | kesempatan | tersebut | menghadirkan | pakar | kecantikan | Muslimah | Dewi | Inong | Irana | SpKK. | Kemudian, | segala | kreativitasnya, | mengumpulkan | kutipan | tokoh | lokal | nasional | tentang | Merdeka. “Uniknya, | menghimpun | kutipan-kutipan | Palestina, | terasa | sekali | tersebut. | Saya | terhanyut, | sampai | tidak | bosan-bosannya | membaca | menyentuh | hati | tersebut,” | tutur | Nurjanah. Dari | beberapa | sebagai | lembaga | sosial | peduli | anak | bertekad | terus | menjalin | silaturahim | semua | acara | ini. | “Selain | pesan | berharap | dari | bangsa | memberikan | dukungan | do’a | donasi | terbaiknya | Palestina,” | ujarnya. |

Sabtu, 10 Desember 2016

Paduan Suara Palestina Ini Gelar Konser Lagu Natal Berbahasa Arab

Liputan6.com, Manado - Ini contoh keragaman budaya, agama, bahkan lintas negara. Sebuah paduan suara asal Palestina yakni Bethlehem Bible College bakal menggelar konser lagu-lagu Natal di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Manado. Lagu-lagu Natal ini akan dibawakan dalam Bahasa Arab.

“Selain paduan suara Bethlehem Bible College, Duta Besar Palestina untuk Indonesia juga akan datang berkunjung ke Provinsi Sulut. Beliau juga mengucapkan selamat Natal kepada umat Kristiani yang ada di Sulut,” ungkap Sekretaris Jenderal (Sekjen) Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Indonesia Hence Bulu di Manado, Sabtu (10/12/2016).

Hence mengatakan, konser itu akan digelar Senin, 12 Desember 2016 di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Manado. Hence yang juga Humas Sekolah Tinggi Teologi (STT) Global Glow Indonesia (GGI) ini menjelaskan, sejak 9 hingga 16 Desember paduan suara Bethlehem Bible College ini menggelar konser Natal di beberapa daerah seperti Jakarta dan Bali.

Sementara itu dalam siaran pers yang diterima, Wakil Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Taher Hamad mengatakan, konser tersebut bagian dari kerjasama budaya antara Bethlehem Bible College dan STT Global Indonesia. Keduanya menandatangani kerjasama pada awal tahun 2016.

Hamad mengatakan, konser Natal kali ini akan berbeda dengan konser Natal yang pernah berlangsung di Indonesia. Paduan suara Bethlehem Bible College tidak akan membawakan lagu Natal dalam bahasa Inggris tapi dalam bahasa Arab.

"Kita akan mendengarkan lagu Natal dalam bahasa Arab. Nabi Isa atau Yesus lahir di tanah Palestina, oleh karena itu konser ini hanya akan membawakan lagu berbahasa Arab, bukan bahasa lainnya," tandas Hamad.

"

| Paduan | Suara | Palestina | Gelar | Konser | Lagu | Natal | Berbahasa | Arab | Liputan6 | Manado | strong> | contoh | keragaman | budaya | agama | bahkan | lintas | negara | Sebuah | paduan | suara | asal | yakni | Bethlehem | Bible | College | bakal | menggelar | konser | lagu | Natal< | a> di | sejumlah | daerah | Indonesia | termasuk | dibaw | dalam | Bahasa | p> “Selain | Duta | Besar | untuk | juga | datang | berkunjung | Provinsi | Sulut | Beliau | mengucapkan | selamat | kepada | umat | Kristiani | yang | ungkap | Sekretaris | Jenderal | (Sekjen) | Badan | Musyawarah | Antar | Gereja | (BAMAG) | Hence | Bulu | Sabtu | 2016) | p> Hence | mengat | digelar | Senin | Desember | 2016 | salah | satu | pusat | perbelanjaan | Kota | Manado< | Humas | Sekolah | Tinggi | Teologi | (STT) | Global | Glow | (GGI) | menjelaskan | sejak | beberapa | seperti | Jakarta | Bali | p> Sementara | siaran | pers | diterima | Wakil | Palestina< | a> untuk | Taher | Hamad | tersebut | bagian | kerjasama | antara | Keduanya | menandatangani | pada | awal | tahun | p> Hamad | kali | berbeda | dengan | pernah | berlangsung | membaw | bahasa | Inggris | p> Kita | mendengarkan | Nabi | atau | Yesus | lahir | tanah | oleh | karena | hanya | berbahasa | bukan | lainnya | tandas | p> |

Kamis, 01 Desember 2016

Berita Terkini: Palestina Turut Bantu Kebakaran di Israel Hari Ini dan Seterusnya

kebakaran-israel

Kebakaran di Israel yang telah berlangsung cukup lama dan juga telah membuat banyak warga Israel harus menyelamatkan dirinya agar tidak terkena penyakit karena menghirup asap kebakaran ini sudah diredam secara perlahan. Dalam proses untuk menghentikan kobaran api ini, sejumlah Negara ikut membantu tak terkecuali Palestina yang merupakan Negara yang sedang dijajah Israel.

Advertisements

Menurut laporan yang diterima, sama sekali tak ada yang harus kehilangan nyawa akibat peristiwa ini tetapi meskipun begitu banyak warga yang harus menjalani perawatan karena menghirup asap yang sangat tidak baik bagi tubuh. Palestina yang terlibat pada proses meredam titik api ini mengirimkan 41 petugasnya yang juga dibantu dengan dukungan 8 truk pemadam yang seluruhnya berasal dari area Tepi Barat.

Mereka dikirim untuk ikut menghentikan kebakaran yang sebelumnya kian meluas di area Haifa dan juga di area Jerusalem yang memang tidak terlalu jauh dari asal para petugas. Selepas sukses membuat api padam, para petugas pulang ke rumah mereka di Tepi Barat. Berdasarkan pernyataan para petugas yang dilapangan, sekitar 2000 titik kebakaran tersebar di berbagai wilayah yang dikuasai Israel dan juga disekitaran Tepi Barat, selain itu dideteksi jika sekitar 20 diantaranya merupakan titik api yang cukup besar. Namun setelah dipadamkan oleh banyak pemadam kebakaran, sudah tidak terdeteksi kembali kebakaran yang cukup besar ini.

Advertisements

Berbagai pihak telah dikirim untuk menghentikan kobaran api yang melahap banyak tanaman yang merupakan komodity pertanian setempat dan juga melahap banyak pohon dikawasan hutan. Abdul Latif Abu Hamzah yang merupakan Ketua dari tim pemadam mengungkapkan bahwa petugas hanya fokus untuk menghentikan kebakaran agar tidak meluas. Agama, bangsa maupun berbagai hal lain bukan menjadi persoalan yang harus dipikirkan saat itu.

Presiden Palestina pun sudah mendapatkan ungkapan terima kasih dari PM Israel atas bantuan yang sudah diberikan untuk membantu meredam kobaran api di wilayah Israel. Selain Palestina juga masih terdapat banyak negara yang ikut dalam proses pemadaman tersebut, yang antara lain adalah Amerika, Siprus, Russia dan beberapa negara lainnya.

Selain ikut menghentikan api, negara-negara tersebut juga juga memberikan berbagai perlengkapan tambahan untuk menghentikan api. Kebakaran ini juga merupakan yang terburuk setelah hal yang hampir sama terjadi di pegunungan Camel tepatnya tahun 2010 lalu. Dalam peristiwa itu 44 gagal menyelamatkan diri dari kobaran api yang sangat besar.

"

| Berita | Terkini: | Palestina | Turut | Bantu | Kebakaran | Israel | Hari | Seterusnya | p> Kebakaran | Israel< | strong> | yang | telah | berlangsung | cukup | lama | juga | membuat | banyak | warga | harus | menyelamatkan | dirinya | agar | tidak | terkena | penyakit | karena | menghirup | asap | kebakaran | sudah | diredam | secara | perlahan | Dalam | proses | untuk | menghentikan | kobaran | sejumlah | Negara | ikut | membantu | terkecuali | merupakan | sedang | dijajah | p> Advertisements< | div> | ins>< | div> Menurut | laporan | diterima | sama | sekali | kehilangan | nyawa | akibat | peristiwa | tetapi | meskipun | begitu | menjalani | perawatan | sangat | baik | bagi | tubuh | terlibat | pada | meredam | titik | mengirimkan | petugasnya | dibantu | dengan | dukungan | truk | pemadam | seluruhnya | berasal | dari | area | Tepi | Barat | p> Mereka | dikirim | sebelumnya | kian | meluas | Haifa | Jerusalem | memang | terlalu | jauh | asal | para | petugas | Selepas | sukses | padam | pulang | rumah | mereka | Berdasarkan | pernyataan | dilapangan | sekitar | 2000 | tersebar | berbagai | wilayah | dikuasai | disekitaran | selain | dideteksi | jika | diantaranya | besar | Namun | setelah | dipadamkan | oleh | terdeteksi | kembali | div> Berbagai | pihak | melahap | tanaman | komodity | pertanian | setempat | pohon | dikawasan | hutan | Abdul | Latif | Hamzah | Ketua | mengungkapkan | bahwa | hanya | fokus | Agama | bangsa | maupun | lain | bukan | menjadi | persoalan | dipikirkan | saat | p> Presiden | mendapatkan | ungkapan | terima | kasih | atas | bantuan | diberikan | Selain | masih | terdapat | negara | dalam | pemadaman | tersebut | antara | adalah | Amerika | Siprus | Russia | beberapa | lainnya | p> Selain | memberikan | perlengkapan | tambahan | terburuk | hampir | terjadi | pegunungan | Camel | tepatnya | tahun | 2010 | lalu | gagal | diri | p> |

Berita Terkini: Palestina Turut Bantu Kebakaran di Israel Hari Ini dan Seterusnya

kebakaran-israel

Kebakaran di Israel yang telah berlangsung cukup lama dan juga telah membuat banyak warga Israel harus menyelamatkan dirinya agar tidak terkena penyakit karena menghirup asap kebakaran ini sudah diredam secara perlahan. Dalam proses untuk menghentikan kobaran api ini, sejumlah Negara ikut membantu tak terkecuali Palestina yang merupakan Negara yang sedang dijajah Israel.

Advertisements

Menurut laporan yang diterima, sama sekali tak ada yang harus kehilangan nyawa akibat peristiwa ini tetapi meskipun begitu banyak warga yang harus menjalani perawatan karena menghirup asap yang sangat tidak baik bagi tubuh. Palestina yang terlibat pada proses meredam titik api ini mengirimkan 41 petugasnya yang juga dibantu dengan dukungan 8 truk pemadam yang seluruhnya berasal dari area Tepi Barat.

Mereka dikirim untuk ikut menghentikan kebakaran yang sebelumnya kian meluas di area Haifa dan juga di area Jerusalem yang memang tidak terlalu jauh dari asal para petugas. Selepas sukses membuat api padam, para petugas pulang ke rumah mereka di Tepi Barat. Berdasarkan pernyataan para petugas yang dilapangan, sekitar 2000 titik kebakaran tersebar di berbagai wilayah yang dikuasai Israel dan juga disekitaran Tepi Barat, selain itu dideteksi jika sekitar 20 diantaranya merupakan titik api yang cukup besar. Namun setelah dipadamkan oleh banyak pemadam kebakaran, sudah tidak terdeteksi kembali kebakaran yang cukup besar ini.

Advertisements

Berbagai pihak telah dikirim untuk menghentikan kobaran api yang melahap banyak tanaman yang merupakan komodity pertanian setempat dan juga melahap banyak pohon dikawasan hutan. Abdul Latif Abu Hamzah yang merupakan Ketua dari tim pemadam mengungkapkan bahwa petugas hanya fokus untuk menghentikan kebakaran agar tidak meluas. Agama, bangsa maupun berbagai hal lain bukan menjadi persoalan yang harus dipikirkan saat itu.

Presiden Palestina pun sudah mendapatkan ungkapan terima kasih dari PM Israel atas bantuan yang sudah diberikan untuk membantu meredam kobaran api di wilayah Israel. Selain Palestina juga masih terdapat banyak negara yang ikut dalam proses pemadaman tersebut, yang antara lain adalah Amerika, Siprus, Russia dan beberapa negara lainnya.

Selain ikut menghentikan api, negara-negara tersebut juga juga memberikan berbagai perlengkapan tambahan untuk menghentikan api. Kebakaran ini juga merupakan yang terburuk setelah hal yang hampir sama terjadi di pegunungan Camel tepatnya tahun 2010 lalu. Dalam peristiwa itu 44 gagal menyelamatkan diri dari kobaran api yang sangat besar.

"

| Berita | Terkini: | Palestina | Turut | Bantu | Kebakaran | Israel | Hari | Seterusnya | p> Kebakaran | Israel< | strong> | yang | telah | berlangsung | cukup | lama | juga | membuat | banyak | warga | harus | menyelamatkan | dirinya | agar | tidak | terkena | penyakit | karena | menghirup | asap | kebakaran | sudah | diredam | secara | perlahan | Dalam | proses | untuk | menghentikan | kobaran | sejumlah | Negara | ikut | membantu | terkecuali | merupakan | sedang | dijajah | p> Advertisements< | div> | ins>< | div> Menurut | laporan | diterima | sama | sekali | kehilangan | nyawa | akibat | peristiwa | tetapi | meskipun | begitu | menjalani | perawatan | sangat | baik | bagi | tubuh | terlibat | pada | meredam | titik | mengirimkan | petugasnya | dibantu | dengan | dukungan | truk | pemadam | seluruhnya | berasal | dari | area | Tepi | Barat | p> Mereka | dikirim | sebelumnya | kian | meluas | Haifa | Jerusalem | memang | terlalu | jauh | asal | para | petugas | Selepas | sukses | padam | pulang | rumah | mereka | Berdasarkan | pernyataan | dilapangan | sekitar | 2000 | tersebar | berbagai | wilayah | dikuasai | disekitaran | selain | dideteksi | jika | diantaranya | besar | Namun | setelah | dipadamkan | oleh | terdeteksi | kembali | div> Berbagai | pihak | melahap | tanaman | komodity | pertanian | setempat | pohon | dikawasan | hutan | Abdul | Latif | Hamzah | Ketua | mengungkapkan | bahwa | hanya | fokus | Agama | bangsa | maupun | lain | bukan | menjadi | persoalan | dipikirkan | saat | p> Presiden | mendapatkan | ungkapan | terima | kasih | atas | bantuan | diberikan | Selain | masih | terdapat | negara | dalam | pemadaman | tersebut | antara | adalah | Amerika | Siprus | Russia | beberapa | lainnya | p> Selain | memberikan | perlengkapan | tambahan | terburuk | hampir | terjadi | pegunungan | Camel | tepatnya | tahun | 2010 | lalu | gagal | diri | p> |

Kamis, 08 Desember 2016

Hadir di Bali Democracy Forum, Palestina Dukung Pluralisme dan Sikap Toleran

Bali - Bali Democracy Forum (BDF) resmi dibuka Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Nusa Dua, Bali. Palestina turut hadir dalam forum yang mengangkat tema, yakni 'Agama, Demokrasi dan Toleransi' itu.

Dalam sambutannya pada General Debate (debat umum) yang dipimpin oleh Menlu RI Retno Marsudi, Menteri Luar Negeri Palestina Riad Malki menyampaikan bahwa setiap element akan sangat berperan dalam mempromosikan demokrasi, pluralisme dan toleransi beragama.

"Saudara-saudara, kita semua tahu bahwa tidak ada ras yang lebih baik daripada yang lain, tidak ada agama yang lebih baik dari yang lain. Setiap benua dan setiap ras sebagian besar telah memberikan kontribusi terhadap perkembangan umat manusia, jadi mari kita sebagai aktor negara, media dan masyarakat sipil memainkan peran yang berbeda dan kuat dalam mempromosikan demokrasi, pluralisme dan toleransi beragama." ungkap Riad Malki dalam keterangan pers yang diterima detikcom, Jumat (9/12/2016).

Terkait hal demokrasi, Riad menyatakan bahwa rakyat Palestina selama ini telah berjuang untuk mendapatkan pengakuan sebagai sebuah negara di mata dunia.

"Rakyat Palestina selama ini telah berjuang untuk mendapatkan pengakuan sebagai sebuah negara, dimanapun mereka berada selalu mencerminkan identitas dan keragaman. Menurut sejarah dan geografinya Palestina berada di persimpangan peradaban manusia. Karena berada ditengah keragaman itulah yang merekatkan perjuangan nasional bangsa Palestina dalam menghadapi ideologi yang berkembang pada eksklusivitas, pengucilan, diskriminasi dan penyangkalan sebagai sebuah negara," jelasnya.

Hadir di Bali Democracy Forum, Palestina Dukung Pluralisme dan Sikap ToleranFoto: Dok. Istimewa

Menurutnya, demokrasi juga berarti bahwa rakyat adalah sumber dari semua kekuatan, namun demokrasi juga berarti ada satu batas dimana tidak ada mayoritas, dan itu adalah kebebasan dan martabat bagi masing-masing umat manusia. "Demokrasi berarti untuk memastikan aturan hukum dan kebebasan berjalan secara bersamaan, dan bukan mengamankan satu pihak dengan mengorbankan pihak yang lain," tambahnya.

Riad Malki menyatakan bahwa tema BDF IX tentang "Agama, Demokrasi dan Pluralisme" sangatlah pas dengan kondisi dunia saat ini. Dirinya mencontohkan identitas agama yang meningkat di setiap sudut dunia, bukan karena kesadaran spiritual melainkan ditimbulkan dari rasa takut yang lain.

"Di Eropa misalnya, Islamofobia terus meningkat dan banyak orang yang mengungkapkan keberatan mereka untuk menerima pengungsi dengan cara yang negatif. Banyak menggunakan "isu penyusupan ISIS" sebagai argumen untuk kebencian mereka terhadap pengungsi yang tidak berdaya," lanjutnya.

Dirinya berharap, pemerintah negara-negara di dunia harus bekerja lebih keras untuk membuka saluran dialog antara satu sama lain. Penegakan aturan hukum akan sangat memberikan kontribusi untuk mengurangi Islamophobia di Eropa dan Ekstremisme di Timur Tengah dan dengan demikian akan menimbulkan keamanan global dan kerukunan beragama.

"Inilah sebabnya mengapa mengembangkan pemahaman antara semua orang di dunia menuntut kita untuk bekerja lebih dan lebih pada pendidikan. Sangat sesuai dengan apa yang dikatakan oleh seorang penulis dan juga dosen Amerika Helen Keller yang berkata 'Capaian tertinggi dari pendidikan adalah toleransi'," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Dubes RI untuk Amman dan merangkap Negara Palestina, Teguh Wardoyo menyatakan bahwa kehadiran Menlu Palestina, Riad Malki di dalam ruang diskusi Forum Demokrasi ini sangatlah penting.

"Karena melalui forum ini Palestina bisa berbagi cerita dan best practices mengenai pengejawantahanan demokrasi di bumi Palestina, serta berharap dapat berbagi permasalahan bersama yang dihadapi dan mencari solusi kreatif," sambung Teguh.

Lebih lanjut Teguh mejelaskan kedatangan Menlu Palestina yang baru pertama kali hadir dalam forum BDF ini menyatakan sangat terhormat menjelaskan kepada utusan dari 95 negara lain di dunia mengenai pluralisme yang telah berjalan sejak lama di bumi Palestina.

"Hal ini Karena pluralisme telah menjadi teladan bagi bangsa Palestina. Toleransi dalam masyarakat telah menjadi pemersatu warga Palestina dari semua latar belakang agama dan etnis mereka. Di Palestina, tidak mempermasalahkan apakah dia seorang Muslim Palestina, Kristen atau Atheis, juga tidak peduli apakah dia berasal dari bangsa Arab, latar belakang Armenia atau Sirkasia, mereka semua adalah pejuang Palestina yang akan membebaskan bangsanya dari penjajahan," ungkap Teguh.

(adf/dnu)

"

| Hadir | Bali | Democracy | Forum, | Palestina | Dukung | Pluralisme | Sikap | Toleran | Bali< | strong> | Forum | (BDF) | resmi | dibuka | Presiden | Joko | Widodo | (Jokowi) | Nusa | turut | hadir | dalam | forum | yang | mengangkat | tema | yakni | Agama | Demokrasi | Toleransi | Dalam | sambutannya | pada | General | Debate | (debat | umum) | dipimpin | oleh | Menlu | Retno | Marsudi | Menteri | Luar | Negeri | Riad | Malki | menyampaikan | bahwa | setiap | element | sangat | berperan | mempromosikan | demokrasi | pluralisme | toleransi | beragama | p>Saudara | saudara | semua | tahu | lebih | baik | lain | agama | Setiap | benua | sebagian | besar | telah | memberikan | kontribusi | terhadap | perkembangan | umat | manusia | jadi | mari | sebagai | aktor | negara | media | masyarakat | sipil | memainkan | peran | berbeda | kuat | ungkap | keterangan | pers | diterima | detikcom | Jumat | 2016) | p>Terkait | menyat | rakyat | selama | berjuang | untuk | mendapatkan | pengakuan | sebuah | mata | dunia | p>Rakyat | dimanapun | berada | mencerminkan | identitas | keragaman | Menurut | sejarah | geografinya | persimpangan | peradaban | Karena | ditengah | itulah | tkan | perjuangan | nasional | bangsa | menghadapi | ideologi | berkembang | eksklusivitas | pengucilan | diskriminasi | penyangkalan | jelasnya | p> Foto: | Istimewa< | div> < | td> < | tr>< | tbody>< | table>Menurutnya | juga | berarti | adalah | sumber | kekuatan | satu | batas | dimana | mayoritas | kebebasan | martabat | bagi | masing | memastikan | aturan | hukum | berjalan | secara | bersamaan | bukan | mengamankan | pihak | dengan | mengorbankan | tambahnya | p>Riad | tentang | sangatlah | kondisi | saat | Dirinya | mencontohkan | meningkat | sudut | karena | kesadaran | spiritual | melainkan | ditimbulkan | rasa | takut | p>Di | Eropa | misalnya | Islamofobia | terus | banyak | orang | mengungkapkan | keberatan | menerima | pengungsi | cara | negatif | Banyak | menggun | penyusupan | ISIS | argumen | kebencian | berdaya | lanjutnya | p>Dirinya | berharap | pemerintah | harus | bekerja | keras | membuka | saluran | dialog | antara | sama | Peneg | mengurangi | Islamophobia | Ekstremisme | Timur | Tengah | demikian | menimbulkan | keamanan | global | kerukunan | p>Inilah | mengapa | mengembangkan | pemahaman | menuntut | pendidikan | Sangat | sesuai | dikat | seorang | penulis | dosen | Amerika | Helen | Keller | berkata | Capaian | tertinggi | tuturnya | p>Pada | kesempatan | Dubes | Amman | merangkap | Negara | Teguh | Wardoyo | kehadiran | ruang | diskusi | penting | p>Karena | berbagi | cerita | best | practices | mengenai | pengejawantahanan | bumi | serta | dapat | permasalahan | bersama | dihadapi | mencari | solusi | kreatif | sambung | p>Lebih | lanjut | mejelaskan | kedatangan | baru | pertama | kali | terhormat | menjelaskan | kepada | utusan | sejak | lama | p>Hal | menjadi | teladan | pemersatu | warga | latar | belg | etnis | mempermasalahkan | apakah | Muslim | Kristen | atau | Atheis | peduli | berasal | Arab | Armenia | Sirkasia | pejuang | membebaskan | bangsanya | penjajahan | p>(adf | dnu)< |