Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Forum,. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Forum,. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Desember 2016

Hadir di Bali Democracy Forum, Palestina Dukung Pluralisme dan Sikap Toleran

Bali - Bali Democracy Forum (BDF) resmi dibuka Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Nusa Dua, Bali. Palestina turut hadir dalam forum yang mengangkat tema, yakni 'Agama, Demokrasi dan Toleransi' itu.

Dalam sambutannya pada General Debate (debat umum) yang dipimpin oleh Menlu RI Retno Marsudi, Menteri Luar Negeri Palestina Riad Malki menyampaikan bahwa setiap element akan sangat berperan dalam mempromosikan demokrasi, pluralisme dan toleransi beragama.

"Saudara-saudara, kita semua tahu bahwa tidak ada ras yang lebih baik daripada yang lain, tidak ada agama yang lebih baik dari yang lain. Setiap benua dan setiap ras sebagian besar telah memberikan kontribusi terhadap perkembangan umat manusia, jadi mari kita sebagai aktor negara, media dan masyarakat sipil memainkan peran yang berbeda dan kuat dalam mempromosikan demokrasi, pluralisme dan toleransi beragama." ungkap Riad Malki dalam keterangan pers yang diterima detikcom, Jumat (9/12/2016).

Terkait hal demokrasi, Riad menyatakan bahwa rakyat Palestina selama ini telah berjuang untuk mendapatkan pengakuan sebagai sebuah negara di mata dunia.

"Rakyat Palestina selama ini telah berjuang untuk mendapatkan pengakuan sebagai sebuah negara, dimanapun mereka berada selalu mencerminkan identitas dan keragaman. Menurut sejarah dan geografinya Palestina berada di persimpangan peradaban manusia. Karena berada ditengah keragaman itulah yang merekatkan perjuangan nasional bangsa Palestina dalam menghadapi ideologi yang berkembang pada eksklusivitas, pengucilan, diskriminasi dan penyangkalan sebagai sebuah negara," jelasnya.

Hadir di Bali Democracy Forum, Palestina Dukung Pluralisme dan Sikap ToleranFoto: Dok. Istimewa

Menurutnya, demokrasi juga berarti bahwa rakyat adalah sumber dari semua kekuatan, namun demokrasi juga berarti ada satu batas dimana tidak ada mayoritas, dan itu adalah kebebasan dan martabat bagi masing-masing umat manusia. "Demokrasi berarti untuk memastikan aturan hukum dan kebebasan berjalan secara bersamaan, dan bukan mengamankan satu pihak dengan mengorbankan pihak yang lain," tambahnya.

Riad Malki menyatakan bahwa tema BDF IX tentang "Agama, Demokrasi dan Pluralisme" sangatlah pas dengan kondisi dunia saat ini. Dirinya mencontohkan identitas agama yang meningkat di setiap sudut dunia, bukan karena kesadaran spiritual melainkan ditimbulkan dari rasa takut yang lain.

"Di Eropa misalnya, Islamofobia terus meningkat dan banyak orang yang mengungkapkan keberatan mereka untuk menerima pengungsi dengan cara yang negatif. Banyak menggunakan "isu penyusupan ISIS" sebagai argumen untuk kebencian mereka terhadap pengungsi yang tidak berdaya," lanjutnya.

Dirinya berharap, pemerintah negara-negara di dunia harus bekerja lebih keras untuk membuka saluran dialog antara satu sama lain. Penegakan aturan hukum akan sangat memberikan kontribusi untuk mengurangi Islamophobia di Eropa dan Ekstremisme di Timur Tengah dan dengan demikian akan menimbulkan keamanan global dan kerukunan beragama.

"Inilah sebabnya mengapa mengembangkan pemahaman antara semua orang di dunia menuntut kita untuk bekerja lebih dan lebih pada pendidikan. Sangat sesuai dengan apa yang dikatakan oleh seorang penulis dan juga dosen Amerika Helen Keller yang berkata 'Capaian tertinggi dari pendidikan adalah toleransi'," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Dubes RI untuk Amman dan merangkap Negara Palestina, Teguh Wardoyo menyatakan bahwa kehadiran Menlu Palestina, Riad Malki di dalam ruang diskusi Forum Demokrasi ini sangatlah penting.

"Karena melalui forum ini Palestina bisa berbagi cerita dan best practices mengenai pengejawantahanan demokrasi di bumi Palestina, serta berharap dapat berbagi permasalahan bersama yang dihadapi dan mencari solusi kreatif," sambung Teguh.

Lebih lanjut Teguh mejelaskan kedatangan Menlu Palestina yang baru pertama kali hadir dalam forum BDF ini menyatakan sangat terhormat menjelaskan kepada utusan dari 95 negara lain di dunia mengenai pluralisme yang telah berjalan sejak lama di bumi Palestina.

"Hal ini Karena pluralisme telah menjadi teladan bagi bangsa Palestina. Toleransi dalam masyarakat telah menjadi pemersatu warga Palestina dari semua latar belakang agama dan etnis mereka. Di Palestina, tidak mempermasalahkan apakah dia seorang Muslim Palestina, Kristen atau Atheis, juga tidak peduli apakah dia berasal dari bangsa Arab, latar belakang Armenia atau Sirkasia, mereka semua adalah pejuang Palestina yang akan membebaskan bangsanya dari penjajahan," ungkap Teguh.

(adf/dnu)

"

| Hadir | Bali | Democracy | Forum, | Palestina | Dukung | Pluralisme | Sikap | Toleran | Bali< | strong> | Forum | (BDF) | resmi | dibuka | Presiden | Joko | Widodo | (Jokowi) | Nusa | turut | hadir | dalam | forum | yang | mengangkat | tema | yakni | Agama | Demokrasi | Toleransi | Dalam | sambutannya | pada | General | Debate | (debat | umum) | dipimpin | oleh | Menlu | Retno | Marsudi | Menteri | Luar | Negeri | Riad | Malki | menyampaikan | bahwa | setiap | element | sangat | berperan | mempromosikan | demokrasi | pluralisme | toleransi | beragama | p>Saudara | saudara | semua | tahu | lebih | baik | lain | agama | Setiap | benua | sebagian | besar | telah | memberikan | kontribusi | terhadap | perkembangan | umat | manusia | jadi | mari | sebagai | aktor | negara | media | masyarakat | sipil | memainkan | peran | berbeda | kuat | ungkap | keterangan | pers | diterima | detikcom | Jumat | 2016) | p>Terkait | menyat | rakyat | selama | berjuang | untuk | mendapatkan | pengakuan | sebuah | mata | dunia | p>Rakyat | dimanapun | berada | mencerminkan | identitas | keragaman | Menurut | sejarah | geografinya | persimpangan | peradaban | Karena | ditengah | itulah | tkan | perjuangan | nasional | bangsa | menghadapi | ideologi | berkembang | eksklusivitas | pengucilan | diskriminasi | penyangkalan | jelasnya | p> Foto: | Istimewa< | div> < | td> < | tr>< | tbody>< | table>Menurutnya | juga | berarti | adalah | sumber | kekuatan | satu | batas | dimana | mayoritas | kebebasan | martabat | bagi | masing | memastikan | aturan | hukum | berjalan | secara | bersamaan | bukan | mengamankan | pihak | dengan | mengorbankan | tambahnya | p>Riad | tentang | sangatlah | kondisi | saat | Dirinya | mencontohkan | meningkat | sudut | karena | kesadaran | spiritual | melainkan | ditimbulkan | rasa | takut | p>Di | Eropa | misalnya | Islamofobia | terus | banyak | orang | mengungkapkan | keberatan | menerima | pengungsi | cara | negatif | Banyak | menggun | penyusupan | ISIS | argumen | kebencian | berdaya | lanjutnya | p>Dirinya | berharap | pemerintah | harus | bekerja | keras | membuka | saluran | dialog | antara | sama | Peneg | mengurangi | Islamophobia | Ekstremisme | Timur | Tengah | demikian | menimbulkan | keamanan | global | kerukunan | p>Inilah | mengapa | mengembangkan | pemahaman | menuntut | pendidikan | Sangat | sesuai | dikat | seorang | penulis | dosen | Amerika | Helen | Keller | berkata | Capaian | tertinggi | tuturnya | p>Pada | kesempatan | Dubes | Amman | merangkap | Negara | Teguh | Wardoyo | kehadiran | ruang | diskusi | penting | p>Karena | berbagi | cerita | best | practices | mengenai | pengejawantahanan | bumi | serta | dapat | permasalahan | bersama | dihadapi | mencari | solusi | kreatif | sambung | p>Lebih | lanjut | mejelaskan | kedatangan | baru | pertama | kali | terhormat | menjelaskan | kepada | utusan | sejak | lama | p>Hal | menjadi | teladan | pemersatu | warga | latar | belg | etnis | mempermasalahkan | apakah | Muslim | Kristen | atau | Atheis | peduli | berasal | Arab | Armenia | Sirkasia | pejuang | membebaskan | bangsanya | penjajahan | p>(adf | dnu)< |

Jumat, 09 Desember 2016

Buka BDF, Jokowi Sorot Perjuangan Kemerdekaan Palestina

Liputan6.com, Nusa Dua - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, secara resmi membuka Bali Democracy Forum IX. Pertemuan tingkat menteri tersebut diadakan di Bali International Convention Center, Nusa Dua.

Pada tahun ini, forum diskusi yang diadakan oleh Kementerian Luar Negeri RI tersebut mengusung tema Religion, Democracy, and Pluralism.

Dalam kata sambutannya, Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, dirinya menangkap adanya kegamangan dan kekhawatiran dari negara-negara di dunia.

"Saya melihat bahwa pandangan ini tidak lepas, dari situasi dunia saat ini, konflik lama dan konflik baru terus berlangsung di sejumlah negara, termasuk perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina yang masih belum mendapat hasil yang diharapkan, berkembangnya dengan pesat paham radikalisme dan ekstrimisme di berbagai pelosok dunia, menurunnya rasa toleran dan kemauan untuk menerima perbedaan di banyak masyarakat dunia, bertumbuhnya aksi xenofobia," ujar Jokowi di Nusa Dua pada Kamis (7/12/2016).

Ia mengungkapkan, dirinya memahami bahwa situasi tersebut memunculkan rasa kekhawatiran dan kegamangan. Terlebih lagi hal itu dibarengi dengan kondisi ekonomi dunia yang penuh dengan ketidakpastian, serta adanya tantangan dalam negeri baik dari segi politik, ekonomi dan sosial di hampir semua negara.

"Dalam keadaan situasi inilah kita membutuhkan rasa optimisme, optimisme yang dapat dihasilkan dari kita saling berbicara, optimisme yang dapat berkembang dari kita bertukar pikiran dan pengalaman, optimisme yang saya harapkan dapat tumbuh dari hadirnya kita semua di Forum Demokrasi Bali ini," ujar Jokowi.

Bali Democarcy Forum adalah forum antar pemerintah yang bersifat tahunan, inklusif, dan terbuka yang membahas mengenai perkembangan demokrasi, khususnya di kawasan Asia Pasifik.

Tahun ini, sejumlah tokoh penting dunia turut hadir dalam BDF IX yang dilaksanakan pada 8-9 Desember 2016, yakni yakni mantan Sekjen PBB Kofi Annan, pemenang Nobel Perdamaian tahun 2015 Ouided Bouchamaoui dari Tunisia, dan mantan Sekjen ASEAN Surin Pitsuwan.

"

| Buka | BDF, | Jokowi | Sorot | Perjuangan | Kemerdekaan | Palestina | Liputan6 | Nusa | strong> | Presiden | Republik | Indonesia | Joko | Widodo< | secara | resmi | membuka | Bali | Democracy | Forum | Pertemuan | tingkat | menteri | tersebut | diad | International | Convention | Center | p> Pada | tahun | forum | diskusi | yang | oleh | Kementerian | Luar | Negeri | mengusung | tema | Religion | Pluralism | p> Dalam | kata | sambutannya | Jokowi< | mengungkapkan | bahwa | dalam | beberapa | terakhir | dirinya | menangkap | adanya | kegamangan | kekhawatiran | negara | dunia | p> Saya | melihat | pandangan | lepas | situasi | saat | konflik | lama | baru | terus | berlangsung | sejumlah | termasuk | perjuangan | kemerdekaan | rakyat | masih | mendapat | hasil | diharapkan | berkembangnya | dengan | pesat | paham | radikalisme | ekstrimisme | berbagai | pelosok | menurunnya | rasa | toleran | kemauan | untuk | menerima | perbedaan | banyak | masyarakat | bertumbuhnya | aksi | xenofobia | ujar | pada | Kamis | 2016) | p> Ia | memahami | memunculkan | Terlebih | lagi | dibarengi | kondisi | ekonomi | penuh | kepastian | serta | tantangan | negeri | baik | segi | politik | sosial | hampir | semua | keadaan | inilah | membutuhkan | optimisme | dapat | dihasilkan | saling | berbicara | berkembang | bertukar | pikiran | pengalaman | saya | harapkan | tumbuh | hadirnya | Demokrasi | p> Bali | Democarcy | adalah | antar | pemerintah | bersifat | tahunan | inklusif | terbuka | membahas | mengenai | perkembangan | demokrasi | khususnya | kawasan | Asia | Pasifik | p> Tahun | tokoh | penting | turut | hadir | dilaksan | Desember | 2016 | yakni | mantan | Sekjen | Kofi | Annan< | pemenang | Nobel | Perdamaian | 2015 | Ouided | Bouchamaoui | Tunisia | ASEAN | Surin | Pitsuwan | p> |

Kamis, 08 Desember 2016

Buka BDF, Jokowi Sorot Perjuangan Kemerdekaan Palestina

Liputan6.com, Nusa Dua - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, secara resmi membuka Bali Democracy Forum IX. Pertemuan tingkat menteri tersebut diadakan di Bali International Convention Center, Nusa Dua.

Pada tahun ini, forum diskusi yang diadakan oleh Kementerian Luar Negeri RI tersebut mengusung tema Religion, Democracy, and Pluralism.

Dalam kata sambutannya, Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, dirinya menangkap adanya kegamangan dan kekhawatiran dari negara-negara di dunia.

"Saya melihat bahwa pandangan ini tidak lepas, dari situasi dunia saat ini, konflik lama dan konflik baru terus berlangsung di sejumlah negara, termasuk perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina yang masih belum mendapat hasil yang diharapkan, berkembangnya dengan pesat paham radikalisme dan ekstrimisme di berbagai pelosok dunia, menurunnya rasa toleran dan kemauan untuk menerima perbedaan di banyak masyarakat dunia, bertumbuhnya aksi xenofobia," ujar Jokowi di Nusa Dua pada Kamis (7/12/2016).

Ia mengungkapkan, dirinya memahami bahwa situasi tersebut memunculkan rasa kekhawatiran dan kegamangan. Terlebih lagi hal itu dibarengi dengan kondisi ekonomi dunia yang penuh dengan ketidakpastian, serta adanya tantangan dalam negeri baik dari segi politik, ekonomi dan sosial di hampir semua negara.

"Dalam keadaan situasi inilah kita membutuhkan rasa optimisme, optimisme yang dapat dihasilkan dari kita saling berbicara, optimisme yang dapat berkembang dari kita bertukar pikiran dan pengalaman, optimisme yang saya harapkan dapat tumbuh dari hadirnya kita semua di Forum Demokrasi Bali ini," ujar Jokowi.

Bali Democarcy Forum adalah forum antar pemerintah yang bersifat tahunan, inklusif, dan terbuka yang membahas mengenai perkembangan demokrasi, khususnya di kawasan Asia Pasifik.

Tahun ini, sejumlah tokoh penting dunia turut hadir dalam BDF IX yang dilaksanakan pada 8-9 Desember 2016, yakni yakni mantan Sekjen PBB Kofi Annan, pemenang Nobel Perdamaian tahun 2015 Ouided Bouchamaoui dari Tunisia, dan mantan Sekjen ASEAN Surin Pitsuwan.

"

| Buka | BDF, | Jokowi | Sorot | Perjuangan | Kemerdekaan | Palestina | Liputan6 | Nusa | strong> | Presiden | Republik | Indonesia | Joko | Widodo< | secara | resmi | membuka | Bali | Democracy | Forum | Pertemuan | tingkat | menteri | tersebut | diad | International | Convention | Center | p> Pada | tahun | forum | diskusi | yang | oleh | Kementerian | Luar | Negeri | mengusung | tema | Religion | Pluralism | p> Dalam | kata | sambutannya | Jokowi< | mengungkapkan | bahwa | dalam | beberapa | terakhir | dirinya | menangkap | adanya | kegamangan | kekhawatiran | negara | dunia | p> Saya | melihat | pandangan | lepas | situasi | saat | konflik | lama | baru | terus | berlangsung | sejumlah | termasuk | perjuangan | kemerdekaan | rakyat | masih | mendapat | hasil | diharapkan | berkembangnya | dengan | pesat | paham | radikalisme | ekstrimisme | berbagai | pelosok | menurunnya | rasa | toleran | kemauan | untuk | menerima | perbedaan | banyak | masyarakat | bertumbuhnya | aksi | xenofobia | ujar | pada | Kamis | 2016) | p> Ia | memahami | memunculkan | Terlebih | lagi | dibarengi | kondisi | ekonomi | penuh | kepastian | serta | tantangan | negeri | baik | segi | politik | sosial | hampir | semua | keadaan | inilah | membutuhkan | optimisme | dapat | dihasilkan | saling | berbicara | berkembang | bertukar | pikiran | pengalaman | saya | harapkan | tumbuh | hadirnya | Demokrasi | p> Bali | Democarcy | adalah | antar | pemerintah | bersifat | tahunan | inklusif | terbuka | membahas | mengenai | perkembangan | demokrasi | khususnya | kawasan | Asia | Pasifik | p> Tahun | tokoh | penting | turut | hadir | dilaksan | Desember | 2016 | yakni | mantan | Sekjen | Kofi | Annan< | pemenang | Nobel | Perdamaian | 2015 | Ouided | Bouchamaoui | Tunisia | ASEAN | Surin | Pitsuwan | p> |

Jumat, 09 Desember 2016

Buka BDF, Jokowi Sorot Perjuangan Kemerdekaan Palestina

Liputan6.com, Nusa Dua - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, secara resmi membuka Bali Democracy Forum IX. Pertemuan tingkat menteri tersebut diadakan di Bali International Convention Center, Nusa Dua.

Pada tahun ini, forum diskusi yang diadakan oleh Kementerian Luar Negeri RI tersebut mengusung tema Religion, Democracy, and Pluralism.

Dalam kata sambutannya, Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, dirinya menangkap adanya kegamangan dan kekhawatiran dari negara-negara di dunia.

"Saya melihat bahwa pandangan ini tidak lepas, dari situasi dunia saat ini, konflik lama dan konflik baru terus berlangsung di sejumlah negara, termasuk perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina yang masih belum mendapat hasil yang diharapkan, berkembangnya dengan pesat paham radikalisme dan ekstrimisme di berbagai pelosok dunia, menurunnya rasa toleran dan kemauan untuk menerima perbedaan di banyak masyarakat dunia, bertumbuhnya aksi xenofobia," ujar Jokowi di Nusa Dua pada Kamis (7/12/2016).

Ia mengungkapkan, dirinya memahami bahwa situasi tersebut memunculkan rasa kekhawatiran dan kegamangan. Terlebih lagi hal itu dibarengi dengan kondisi ekonomi dunia yang penuh dengan ketidakpastian, serta adanya tantangan dalam negeri baik dari segi politik, ekonomi dan sosial di hampir semua negara.

"Dalam keadaan situasi inilah kita membutuhkan rasa optimisme, optimisme yang dapat dihasilkan dari kita saling berbicara, optimisme yang dapat berkembang dari kita bertukar pikiran dan pengalaman, optimisme yang saya harapkan dapat tumbuh dari hadirnya kita semua di Forum Demokrasi Bali ini," ujar Jokowi.

Bali Democarcy Forum adalah forum antar pemerintah yang bersifat tahunan, inklusif, dan terbuka yang membahas mengenai perkembangan demokrasi, khususnya di kawasan Asia Pasifik.

Tahun ini, sejumlah tokoh penting dunia turut hadir dalam BDF IX yang dilaksanakan pada 8-9 Desember 2016, yakni yakni mantan Sekjen PBB Kofi Annan, pemenang Nobel Perdamaian tahun 2015 Ouided Bouchamaoui dari Tunisia, dan mantan Sekjen ASEAN Surin Pitsuwan.

"

| Buka | BDF, | Jokowi | Sorot | Perjuangan | Kemerdekaan | Palestina | Liputan6 | Nusa | strong> | Presiden | Republik | Indonesia | Joko | Widodo< | secara | resmi | membuka | Bali | Democracy | Forum | Pertemuan | tingkat | menteri | tersebut | diad | International | Convention | Center | p> Pada | tahun | forum | diskusi | yang | oleh | Kementerian | Luar | Negeri | mengusung | tema | Religion | Pluralism | p> Dalam | kata | sambutannya | Jokowi< | mengungkapkan | bahwa | dalam | beberapa | terakhir | dirinya | menangkap | adanya | kegamangan | kekhawatiran | negara | dunia | p> Saya | melihat | pandangan | lepas | situasi | saat | konflik | lama | baru | terus | berlangsung | sejumlah | termasuk | perjuangan | kemerdekaan | rakyat | masih | mendapat | hasil | diharapkan | berkembangnya | dengan | pesat | paham | radikalisme | ekstrimisme | berbagai | pelosok | menurunnya | rasa | toleran | kemauan | untuk | menerima | perbedaan | banyak | masyarakat | bertumbuhnya | aksi | xenofobia | ujar | pada | Kamis | 2016) | p> Ia | memahami | memunculkan | Terlebih | lagi | dibarengi | kondisi | ekonomi | penuh | kepastian | serta | tantangan | negeri | baik | segi | politik | sosial | hampir | semua | keadaan | inilah | membutuhkan | optimisme | dapat | dihasilkan | saling | berbicara | berkembang | bertukar | pikiran | pengalaman | saya | harapkan | tumbuh | hadirnya | Demokrasi | p> Bali | Democarcy | adalah | antar | pemerintah | bersifat | tahunan | inklusif | terbuka | membahas | mengenai | perkembangan | demokrasi | khususnya | kawasan | Asia | Pasifik | p> Tahun | tokoh | penting | turut | hadir | dilaksan | Desember | 2016 | yakni | mantan | Sekjen | Kofi | Annan< | pemenang | Nobel | Perdamaian | 2015 | Ouided | Bouchamaoui | Tunisia | ASEAN | Surin | Pitsuwan | p> |

Kamis, 08 Desember 2016

Menlu Palestina: Hadiri Konferensi Damai Prancis, Indonesia Beri Garansi Keadilan : Okezone News

NUSA DUA - Prancis menginisiasi Konferensi Damai Internasional di Paris pada 21 Desember 2016 untuk memecahkan konflik Palestina - Israel. Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al Maliki senang Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi akan hadir dalam konferensi tersebut.

BERITA REKOMENDASI


"Saya senang Menteri Retno datang. Kehadiran Indonesia dapat mewakili proses perdamaian Palestina yang akan menggaransi keadilan dan perdamaian," ujar Riyad al Maliki kepada awak media di sela-sela >Bali Democracy Forum 2016 usai melakukan pertemuan bilateral di Nusa Dua, Bali, Kamis (8/12/2016).

Salah satu sumber masalah perdamaian antara Israel dengan Palestina adalah perumahan ilegal yang dibangun Israel di wilayah Palestina. Parlemen Israel, Knesset, bahkan baru mengesahkan RUU untuk melegalkan pembangunan perumahan ilegal di wilayah Palestina.

"Kami akan membawa masalah ini lewat resolusi ke Dewan Keamanan PBB. Kami sangat berharap mereka mau intervensi. Kami juga akan membawanya ke Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) karena ini adalah kejahatan kemanusiaan," tutur Al Maliki.

Pria berkumis itu senang dapat kembali ke Pulau Dewata serta dapat menghadiri >Bali Democracy Forum 2016 di The Westin Hotel. Riyad al Maliki juga senang hadir dalam forum diskusi yang dinilainya sangat baik. Maliki mengapresiasi kesamaan pandangan yang dimilikinya dengan Menlu Retno LP Marsudi dalam upaya mempertahankan perdamaian dunia.

"

| Menlu | Palestina: | Hadiri | Konferensi | Damai | Prancis, | Indonesia | Beri | Garansi | Keadilan | Okezone | News | NUSA | DUA< | strong> | Prancis | menginisiasi | Internasional | Paris | pada | Desember | 2016 | untuk | memecahkan | konflik | Palestina | Israel | Menteri | Luar | Negeri | Riyad | Maliki | senang | Retno | Marsudi | hadir | dalam | konferensi | tersebut | p> BERITA | REKOMENDASI< | p> < | div> Saya | datang | Kehadiran | dapat | mewakili | proses | perdamaian | yang | menggaransi | keadilan | ujar | kepada | awak | media | sela | Bali | Democracy | Forum | 2016< | strong>< | usai | melakukan | pertemuan | bilateral | Nusa | Kamis | 2016) | p> Salah | satu | sumber | masalah | antara | dengan | adalah | perumahan | ilegal | dibangun | wilayah | Parlemen | Knesset | bahkan | baru | mengesahkan | melegalkan | pembangunan | p> Kami | membawa | lewat | resolusi | Dewan | Keamanan | Kami | sangat | berharap | intervensi | juga | membawanya | Pengadilan | Kriminal | (ICC) | karena | kejahatan | kemanusiaan | tutur | p> Pria | berkumis | kembali | Pulau | Dewata | serta | menghadiri | Westin | Hotel | forum | diskusi | dinilainya | baik | mengapresiasi | kesamaan | pandangan | dimilikinya | upaya | mempertahankan | dunia | p> |

Jumat, 09 Desember 2016

Menlu Palestina: Hadiri Konferensi Damai Prancis, Indonesia Beri Garansi Keadilan : Okezone News

NUSA DUA - Prancis menginisiasi Konferensi Damai Internasional di Paris pada 21 Desember 2016 untuk memecahkan konflik Palestina - Israel. Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al Maliki senang Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi akan hadir dalam konferensi tersebut.

BERITA REKOMENDASI


"Saya senang Menteri Retno datang. Kehadiran Indonesia dapat mewakili proses perdamaian Palestina yang akan menggaransi keadilan dan perdamaian," ujar Riyad al Maliki kepada awak media di sela-sela >Bali Democracy Forum 2016 usai melakukan pertemuan bilateral di Nusa Dua, Bali, Kamis (8/12/2016).

Salah satu sumber masalah perdamaian antara Israel dengan Palestina adalah perumahan ilegal yang dibangun Israel di wilayah Palestina. Parlemen Israel, Knesset, bahkan baru mengesahkan RUU untuk melegalkan pembangunan perumahan ilegal di wilayah Palestina.

"Kami akan membawa masalah ini lewat resolusi ke Dewan Keamanan PBB. Kami sangat berharap mereka mau intervensi. Kami juga akan membawanya ke Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) karena ini adalah kejahatan kemanusiaan," tutur Al Maliki.

Pria berkumis itu senang dapat kembali ke Pulau Dewata serta dapat menghadiri >Bali Democracy Forum 2016 di The Westin Hotel. Riyad al Maliki juga senang hadir dalam forum diskusi yang dinilainya sangat baik. Maliki mengapresiasi kesamaan pandangan yang dimilikinya dengan Menlu Retno LP Marsudi dalam upaya mempertahankan perdamaian dunia.

"

| Menlu | Palestina: | Hadiri | Konferensi | Damai | Prancis, | Indonesia | Beri | Garansi | Keadilan | Okezone | News | NUSA | DUA< | strong> | Prancis | menginisiasi | Internasional | Paris | pada | Desember | 2016 | untuk | memecahkan | konflik | Palestina | Israel | Menteri | Luar | Negeri | Riyad | Maliki | senang | Retno | Marsudi | hadir | dalam | konferensi | tersebut | p> BERITA | REKOMENDASI< | p> < | div> Saya | datang | Kehadiran | dapat | mewakili | proses | perdamaian | yang | menggaransi | keadilan | ujar | kepada | awak | media | sela | Bali | Democracy | Forum | 2016< | strong>< | usai | melakukan | pertemuan | bilateral | Nusa | Kamis | 2016) | p> Salah | satu | sumber | masalah | antara | dengan | adalah | perumahan | ilegal | dibangun | wilayah | Parlemen | Knesset | bahkan | baru | mengesahkan | melegalkan | pembangunan | p> Kami | membawa | lewat | resolusi | Dewan | Keamanan | Kami | sangat | berharap | intervensi | juga | membawanya | Pengadilan | Kriminal | (ICC) | karena | kejahatan | kemanusiaan | tutur | p> Pria | berkumis | kembali | Pulau | Dewata | serta | menghadiri | Westin | Hotel | forum | diskusi | dinilainya | baik | mengapresiasi | kesamaan | pandangan | dimilikinya | upaya | mempertahankan | dunia | p> |

Menlu Palestina: Hadiri Konferensi Damai Prancis, Indonesia Beri Garansi Keadilan : Okezone News

NUSA DUA - Prancis menginisiasi Konferensi Damai Internasional di Paris pada 21 Desember 2016 untuk memecahkan konflik Palestina - Israel. Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al Maliki senang Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi akan hadir dalam konferensi tersebut.

BERITA REKOMENDASI


"Saya senang Menteri Retno datang. Kehadiran Indonesia dapat mewakili proses perdamaian Palestina yang akan menggaransi keadilan dan perdamaian," ujar Riyad al Maliki kepada awak media di sela-sela >Bali Democracy Forum 2016 usai melakukan pertemuan bilateral di Nusa Dua, Bali, Kamis (8/12/2016).

Salah satu sumber masalah perdamaian antara Israel dengan Palestina adalah perumahan ilegal yang dibangun Israel di wilayah Palestina. Parlemen Israel, Knesset, bahkan baru mengesahkan RUU untuk melegalkan pembangunan perumahan ilegal di wilayah Palestina.

"Kami akan membawa masalah ini lewat resolusi ke Dewan Keamanan PBB. Kami sangat berharap mereka mau intervensi. Kami juga akan membawanya ke Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) karena ini adalah kejahatan kemanusiaan," tutur Al Maliki.

Pria berkumis itu senang dapat kembali ke Pulau Dewata serta dapat menghadiri >Bali Democracy Forum 2016 di The Westin Hotel. Riyad al Maliki juga senang hadir dalam forum diskusi yang dinilainya sangat baik. Maliki mengapresiasi kesamaan pandangan yang dimilikinya dengan Menlu Retno LP Marsudi dalam upaya mempertahankan perdamaian dunia.

"

| Menlu | Palestina: | Hadiri | Konferensi | Damai | Prancis, | Indonesia | Beri | Garansi | Keadilan | Okezone | News | NUSA | DUA< | strong> | Prancis | menginisiasi | Internasional | Paris | pada | Desember | 2016 | untuk | memecahkan | konflik | Palestina | Israel | Menteri | Luar | Negeri | Riyad | Maliki | senang | Retno | Marsudi | hadir | dalam | konferensi | tersebut | p> BERITA | REKOMENDASI< | p> < | div> Saya | datang | Kehadiran | dapat | mewakili | proses | perdamaian | yang | menggaransi | keadilan | ujar | kepada | awak | media | sela | Bali | Democracy | Forum | 2016< | strong>< | usai | melakukan | pertemuan | bilateral | Nusa | Kamis | 2016) | p> Salah | satu | sumber | masalah | antara | dengan | adalah | perumahan | ilegal | dibangun | wilayah | Parlemen | Knesset | bahkan | baru | mengesahkan | melegalkan | pembangunan | p> Kami | membawa | lewat | resolusi | Dewan | Keamanan | Kami | sangat | berharap | intervensi | juga | membawanya | Pengadilan | Kriminal | (ICC) | karena | kejahatan | kemanusiaan | tutur | p> Pria | berkumis | kembali | Pulau | Dewata | serta | menghadiri | Westin | Hotel | forum | diskusi | dinilainya | baik | mengapresiasi | kesamaan | pandangan | dimilikinya | upaya | mempertahankan | dunia | p> |

Sabtu, 10 Desember 2016

Menlu Palestina: Hadiri Konferensi Damai Prancis, Indonesia Beri Garansi Keadilan : Okezone News

NUSA DUA - Prancis menginisiasi Konferensi Damai Internasional di Paris pada 21 Desember 2016 untuk memecahkan konflik Palestina - Israel. Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al Maliki senang Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi akan hadir dalam konferensi tersebut.

BERITA REKOMENDASI


"Saya senang Menteri Retno datang. Kehadiran Indonesia dapat mewakili proses perdamaian Palestina yang akan menggaransi keadilan dan perdamaian," ujar Riyad al Maliki kepada awak media di sela-sela >Bali Democracy Forum 2016 usai melakukan pertemuan bilateral di Nusa Dua, Bali, Kamis (8/12/2016).

Salah satu sumber masalah perdamaian antara Israel dengan Palestina adalah perumahan ilegal yang dibangun Israel di wilayah Palestina. Parlemen Israel, Knesset, bahkan baru mengesahkan RUU untuk melegalkan pembangunan perumahan ilegal di wilayah Palestina.

"Kami akan membawa masalah ini lewat resolusi ke Dewan Keamanan PBB. Kami sangat berharap mereka mau intervensi. Kami juga akan membawanya ke Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) karena ini adalah kejahatan kemanusiaan," tutur Al Maliki.

Pria berkumis itu senang dapat kembali ke Pulau Dewata serta dapat menghadiri >Bali Democracy Forum 2016 di The Westin Hotel. Riyad al Maliki juga senang hadir dalam forum diskusi yang dinilainya sangat baik. Maliki mengapresiasi kesamaan pandangan yang dimilikinya dengan Menlu Retno LP Marsudi dalam upaya mempertahankan perdamaian dunia.

"

| Menlu | Palestina: | Hadiri | Konferensi | Damai | Prancis, | Indonesia | Beri | Garansi | Keadilan | Okezone | News | NUSA | DUA< | strong> | Prancis | menginisiasi | Internasional | Paris | pada | Desember | 2016 | untuk | memecahkan | konflik | Palestina | Israel | Menteri | Luar | Negeri | Riyad | Maliki | senang | Retno | Marsudi | hadir | dalam | konferensi | tersebut | p> BERITA | REKOMENDASI< | p> < | div> Saya | datang | Kehadiran | dapat | mewakili | proses | perdamaian | yang | menggaransi | keadilan | ujar | kepada | awak | media | sela | Bali | Democracy | Forum | 2016< | strong>< | usai | melakukan | pertemuan | bilateral | Nusa | Kamis | 2016) | p> Salah | satu | sumber | masalah | antara | dengan | adalah | perumahan | ilegal | dibangun | wilayah | Parlemen | Knesset | bahkan | baru | mengesahkan | melegalkan | pembangunan | p> Kami | membawa | lewat | resolusi | Dewan | Keamanan | Kami | sangat | berharap | intervensi | juga | membawanya | Pengadilan | Kriminal | (ICC) | karena | kejahatan | kemanusiaan | tutur | p> Pria | berkumis | kembali | Pulau | Dewata | serta | menghadiri | Westin | Hotel | forum | diskusi | dinilainya | baik | mengapresiasi | kesamaan | pandangan | dimilikinya | upaya | mempertahankan | dunia | p> |

Menlu Palestina: Hadiri Konferensi Damai Prancis, Indonesia Beri Garansi Keadilan : Okezone News

NUSA DUA - Prancis menginisiasi Konferensi Damai Internasional di Paris pada 21 Desember 2016 untuk memecahkan konflik Palestina - Israel. Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al Maliki senang Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi akan hadir dalam konferensi tersebut.

BERITA REKOMENDASI


"Saya senang Menteri Retno datang. Kehadiran Indonesia dapat mewakili proses perdamaian Palestina yang akan menggaransi keadilan dan perdamaian," ujar Riyad al Maliki kepada awak media di sela-sela >Bali Democracy Forum 2016 usai melakukan pertemuan bilateral di Nusa Dua, Bali, Kamis (8/12/2016).

Salah satu sumber masalah perdamaian antara Israel dengan Palestina adalah perumahan ilegal yang dibangun Israel di wilayah Palestina. Parlemen Israel, Knesset, bahkan baru mengesahkan RUU untuk melegalkan pembangunan perumahan ilegal di wilayah Palestina.

"Kami akan membawa masalah ini lewat resolusi ke Dewan Keamanan PBB. Kami sangat berharap mereka mau intervensi. Kami juga akan membawanya ke Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) karena ini adalah kejahatan kemanusiaan," tutur Al Maliki.

Pria berkumis itu senang dapat kembali ke Pulau Dewata serta dapat menghadiri >Bali Democracy Forum 2016 di The Westin Hotel. Riyad al Maliki juga senang hadir dalam forum diskusi yang dinilainya sangat baik. Maliki mengapresiasi kesamaan pandangan yang dimilikinya dengan Menlu Retno LP Marsudi dalam upaya mempertahankan perdamaian dunia.

"

| Menlu | Palestina: | Hadiri | Konferensi | Damai | Prancis, | Indonesia | Beri | Garansi | Keadilan | Okezone | News | NUSA | DUA< | strong> | Prancis | menginisiasi | Internasional | Paris | pada | Desember | 2016 | untuk | memecahkan | konflik | Palestina | Israel | Menteri | Luar | Negeri | Riyad | Maliki | senang | Retno | Marsudi | hadir | dalam | konferensi | tersebut | p> BERITA | REKOMENDASI< | p> < | div> Saya | datang | Kehadiran | dapat | mewakili | proses | perdamaian | yang | menggaransi | keadilan | ujar | kepada | awak | media | sela | Bali | Democracy | Forum | 2016< | strong>< | usai | melakukan | pertemuan | bilateral | Nusa | Kamis | 2016) | p> Salah | satu | sumber | masalah | antara | dengan | adalah | perumahan | ilegal | dibangun | wilayah | Parlemen | Knesset | bahkan | baru | mengesahkan | melegalkan | pembangunan | p> Kami | membawa | lewat | resolusi | Dewan | Keamanan | Kami | sangat | berharap | intervensi | juga | membawanya | Pengadilan | Kriminal | (ICC) | karena | kejahatan | kemanusiaan | tutur | p> Pria | berkumis | kembali | Pulau | Dewata | serta | menghadiri | Westin | Hotel | forum | diskusi | dinilainya | baik | mengapresiasi | kesamaan | pandangan | dimilikinya | upaya | mempertahankan | dunia | p> |

Minggu, 11 Desember 2016

Menlu Palestina: Tak Ada Agama yang Lebih Baik dari yang Lain | Nasional

Denpasar - Menteri Luar Negeri Palestina Riad Malki menegaskan bahwa tidak ada ras yang lebih baik dari yang lain. Demikian juga tidak ada agama yang lebih baik di dunia ini.

"Saudara-saudara, kita semua tahu bahwa tidak ada ras yang lebih baik daripada yang lain, tidak ada agama yang lebih baik dari yang lain. Setiap benua dan setiap ras sebagian besar telah memberikan kontribusi terhadap perkembangan umat manusia, jadi mari kita sebagai aktor negara, media dan masyarakat sipil memainkan peran yang berbeda dan kuat dalam mempromosikan demokrasi, pluralisme dan toleransi beragama," kata Riad Malki dalam sambutannya pada General Debate (Debat Umum) yang dipimpin oleh Menlu RI Retno Marsudi pada Bali Democracy Forum IX, di Denpasar, Bali, 8 Des. 2016.

Terkait demokrasi, Riad menyatakan, rakyat Palestina selama ini telah berjuang untuk mendapatkan pengakuan sebagai sebuah negara, di manapun mereka berada selalu mencerminkan identitas dan keragaman. Palestina menurut sejarah dan geografinya adalah berada di persimpangan peradaban manusia, berada di tanah keragaman. Oleh karenanya keragaman itulah yang merekatkan perjuangan nasional bangsa Palestina dalam menghadapi ideologi yang berkembang pada eksklusivitas, pengucilan, diskriminasi dan penyangkalan sebagai sebuah negara.

Demokrasi bukan hanya tentang penyelenggaraan pemilu yang teratur dan transparan, meskipun ini merupakan persyaratan utama. Demokrasi berarti bahwa rakyat adalah sumber dari semua kekuatan, tapi kekuatan ini harus dipisahkan sehingga untuk memastikan checks and balances.

Demokrasi berarti ada satu batas yang tidak ada mayoritas, dan itu adalah kebebasan dan martabat bagi masing-masing umat manusia. Demokrasi berarti untuk memastikan aturan hukum dan kebebasan berjalan secara bersamaan, dan bukan mengamankan satu pihak dengan mengorbankan pihak yang lain.

Riad Malki menyatakan bahwa tema BDF IX “Agama, Demokrasi dan Pluralisme” adalah sangat pas dengan kondisi dunia saat ini. Identitas agama yang meningkat di setiap sudut dunia, bukan karena kesadaran spiritual melainkan ditimbulkan dari rasa takut yang lain.

Di Eropa misalnya, Islamofobia terus meningkat dan banyak orang yang mengungkapkan keberatan mereka untuk menerima pengungsi dengan cara yang negatif. Banyak yang menggunakan "isu penyusupan ISIS" sebagai argumen untuk kebencian mereka terhadap pengungsi yang tidak berdaya.

Pemerintah negara-negara di dunia harus bekerja lebih keras untuk membuka saluran dialog antara satu sama lain. Penegakan aturan hukum akan sangat memberikan kontribusi untuk mengurangi Islamofobia di Eropa dan Ekstremisme di Timur Tengah dan dengan demikian akan menimbulkan keamanan global dan kerukunan beragama.

"Inilah sebabnya mengapa mengembangkan pemahaman antara semua orang di dunia menuntut kita untuk bekerja lebih dan lebih pada pendidikan," ujarnya. Hal ini sangat sesuai dengan apa yang dikatakan oleh seorang penulis dan juga dosen Amerika Helen Keller yang berkata "Capaian tertinggi dari pendidikan adalah toleransi".

Dubes Indonesia untuk Yordania Teguh Wardoyo yang juga merangkap untuk Negara Palestina menyatakan bahwa kehadiran Menlu Palestina, Riad Malki di Forum Demokrasi yang menjadi ruang diskusi ini adalah sangat penting, karena melalui forum ini Palestina bisa berbagi cerita dan best practices mengenai pengejawantahanan demokrasi di bumi Palestina, serta berharap dapat berbagi permasalahan bersama yang dihadapi dan mencari solusi kreatif.

Investor DailyInvestor Daily>

Hari Gunarto/HA

Investor Daily

"

| Menlu | Palestina: | Agama | yang | Lebih | Baik | Lain | Nasional | Denpasar | strong> | Menteri | Luar | Negeri | Palestina | Riad | Malki | menegaskan | bahwa | lebih | baik | lain | Demikian | juga | agama | dunia | p> Saudara | saudara | semua | tahu | pada | Setiap | benua | setiap | sebagian | besar | telah | memberikan | kontribusi | terhadap | perkembangan | umat | manusia | jadi | mari | sebagai | aktor | negara | media | masyarakat | sipil | memainkan | peran | berbeda | kuat | dalam | mempromosikan | demokrasi | pluralisme | toleransi | beragama | kata | sambutannya | General | Debate | (Debat | Umum) | dipimpin | oleh | Retno | Marsudi | Bali | Democracy | Forum | 2016 | p> Terkait | menyat | rakyat | selama | berjuang | untuk | mendapatkan | pengakuan | sebuah | manapun | berada | mencerminkan | identitas | keragaman | menurut | sejarah | geografinya | adalah | persimpangan | peradaban | tanah | Oleh | karenanya | itulah | tkan | perjuangan | nasional | bangsa | menghadapi | ideologi | berkembang | eksklusivitas | pengucilan | diskriminasi | penyangkalan | p> Demokrasi | bukan | hanya | tentang | penyelenggaraan | pemilu | teratur | transparan | meskipun | merup | persyaratan | utama | Demokrasi | berarti | sumber | kekuatan | harus | dipisahkan | memastikan | checks | balances | satu | batas | mayoritas | kebebasan | martabat | bagi | masing | aturan | hukum | berjalan | secara | bersamaan | mengamankan | pihak | dengan | mengorbankan | p> Riad | tema | “Agama | Pluralisme” | sangat | kondisi | saat | Identitas | meningkat | sudut | karena | kesadaran | spiritual | melainkan | ditimbulkan | rasa | takut | p> Di | Eropa | misalnya | Islamofobia | terus | banyak | orang | mengungkapkan | keberatan | menerima | pengungsi | cara | negatif | Banyak | menggun | penyusupan | ISIS | argumen | kebencian | berdaya | p> Pemerintah | bekerja | keras | membuka | saluran | dialog | antara | sama | Peneg | mengurangi | Ekstremisme | Timur | Tengah | demikian | menimbulkan | keamanan | global | kerukunan | p> Inilah | mengapa | mengembangkan | pemahaman | menuntut | pendidikan | ujarnya | sesuai | dikat | seorang | penulis | dosen | Amerika | Helen | Keller | berkata | Capaian | tertinggi | p> Dubes | Indonesia | Yordania | Teguh | Wardoyo | merangkap | Negara | kehadiran | menjadi | ruang | diskusi | penting | forum | berbagi | cerita | best | practices | mengenai | pengejawantahanan | bumi | serta | berharap | dapat | permasalahan | bersama | dihadapi | mencari | solusi | kreatif | p> < | p> Hari | Gunarto | p> Investor | Daily< | p> |