Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Israel.. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Israel.. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 November 2016

Mengapa Rumah Ekstremis Palestina Diratakan, Ekstremis...

Rumah tersangka penyerang asal Palestina dihancurkan aparat Israel. Foto / Haaretz / AP

TEL AVIV - Hakim Mahkamah Agung Israel mempertanyakan kebijakan negara dalam pencegahan terorisme dengan meratakan rumah ekstremis Palestina. Tapi, kebijakan itu tak berlaku bagi rumah ekstremis Yahudi Israel.

Sikap hakim Mahkamah Agung Israel itu muncul setelah kebijakan diskriminasi itu diajukan oleh Suha dan Hussein Abu Khdeir, orang tua dari remaja 16 tahun asal Palestina; Mohammed Abu Khdeir, yang dibunuh pada 2014 dalam serangan balas dendam atas penculikan dan pembunuhan tiga remaja Israel.

Pemerintah Israel berdalih perobohan rumah-rumah pelaku serangan asal Palestina sebagai pencegahan tindakan terorisme. Tapi keluarga Khdeir mempertanyakan mengapa hal yang sama tidak berlaku untuk orang-orang Yahudi Israel yang telah membunuh orang-orang Arab.

”Saya pikir jika mereka (Israel) tidak menghancurkan rumah-rumah mereka (ektremis), ini bukan negara demokratis,” kata Hussein Abu Khdeir kepada DW pada bulan Juli lalu. ”Ini adalah negara apartheid, negara rasis, Anda tidak bisa hidup di (sini).”

Kini, hakim dari Mahkamah Agung Israel setuju dengan argumen keluarga Khdeir. ”Apa bedanya dengan saya jika itu adalah seorang Arab atau Yahudi?,” tanya Hakim Mahkamah Agung Israel, Neal Hendel, seperti dikutip dari Ynetnews, Jumat (25/11/2016).

”Jika kita berkata bahwa kita siap untuk mempekerjakan kebijakan ini terhadap sekelompok orang tertentu dan tidak terhadap yang lain, ini menimbulkan masalah-masalah tertentu,” ujarnya.

”Dikatakan bahwa dalam masyarakat Arab ada lebih banyak pendukung (kebijakan) dan pencegahan akan jauh lebih kuat,” kata Elyakim Rubinstein, Wakil Ketua Mahkamah Agung Israel. ”Tapi tetap, karena ada ekstremis dalam masyarakat Yahudi yang telah melakukan hal-hal yang mengerikan, bahkan jika pencegahan dilakukan pada asumsi bahwa itu akan mempengaruhi sejumlah kecil orang, masih akan menyelamatkan nyawa,” imbuh dia, yang terkesan membela kebijakan pemerintah Israel.

Argumen yang sama disajikan di persidangan pada hari Senin. Namun, hal itu ditolak oleh hakim ketua, yang menyatakan bahwa pelestarian kehidupan manusia adalah prioritas pengadilan.

”Jika itu mungkin untuk mencegah satu pembunuhan melalui aksi pencegahan, mereka akan melakukannya setelah 20 serangan mematikan yang dilakukan?" tanya Hakim Zvi Zilbertal. ”Ketika kita berbicara tentang kehidupan manusia, itu bukan kuantitas yang penting.”

”Kalau bisa mencegah lima pembunuhan, maka dibenarkan,” imbuh hakim Hendel yang setuju dengan argumen Zilbertal. ”Ini akan dibenarkan jika dicegah bahkan satu insiden.”

dibaca 26.172x

"

| Mengapa | Rumah | Ekstremis | Palestina | Diratakan, | Ekstremis... | tersangka | penyerang | asal | dihancurkan | aparat | Israel. | Foto | Haaretz | AP TEL | AVIV | Hakim | Mahkamah | Agung | Israel | mempertanyakan | kebijakan | negara | dalam | pencegahan | terorisme | dengan | meratakan | rumah | ekstremis | Palestina. | Tapi, | berlaku | bagi | Yahudi | Israel.Sikap | hakim | muncul | setelah | diskriminasi | diajukan | oleh | Suha | Hussein | Khdeir, | orang | dari | remaja | tahun | Palestina; | Mohammed | yang | dibunuh | pada | 2014 | serangan | balas | dendam | atas | penculikan | pembunuhan | tiga | Israel.Pemerintah | berdalih | perobohan | rumah-rumah | pelaku | sebagai | tindakan | terorisme. | Tapi | keluarga | Khdeir | mengapa | sama | tidak | untuk | orang-orang | telah | membunuh | Arab.”Saya | pikir | jika | mereka | (Israel) | menghancurkan | (ektremis), | bukan | demokratis,” | kata | kepada | bulan | Juli | lalu. | ”Ini | adalah | apartheid, | rasis, | Anda | bisa | hidup | (sini).”Kini, | setuju | argumen | Khdeir. | ”Apa | bedanya | saya | seorang | Arab | atau | Yahudi?,” | tanya | Israel, | Neal | Hendel, | seperti | dikutip | Ynetnews, | Jumat | (25/11/2016).”Jika | kita | berkata | bahwa | siap | mempekerjakan | terhadap | sekelompok | tertentu | lain, | menimbulkan | masalah-masalah | tertentu,” | ujarnya.”Dikatakan | masyarakat | lebih | banyak | pendukung | (kebijakan) | akan | jauh | kuat,” | Elyakim | Rubinstein, | Wakil | Ketua | ”Tapi | tetap, | karena | melakukan | hal-hal | mengerikan, | bahkan | dilakukan | asumsi | mempengaruhi | sejumlah | kecil | orang, | masih | menyelamatkan | nyawa,” | imbuh | dia, | terkesan | membela | pemerintah | Israel.Argumen | disajikan | persidangan | hari | Senin. | Namun, | ditolak | ketua, | menyatakan | pelestarian | kehidupan | manusia | prioritas | pengadilan.”Jika | mungkin | mencegah | satu | melalui | aksi | pencegahan, | melakukannya | mematikan | dilakukan? | Zilbertal. | ”Ketika | berbicara | tentang | manusia, | kuantitas | penting.””Kalau | lima | pembunuhan, | maka | dibenarkan,” | Hendel | dibenarkan | dicegah | insiden.”dibaca | 26.172x |

Pembatasan volume azan Israel ditentang pemimpin Palestina

JerusalemImage copyright EPA Image caption Orang-orang Palestina membaca Quran di kompleks Masjid Al Aqsa, Jerusalem, Israel.

Sejumlah pemimpin Palestina mengecam rancangan undang-undang pembatasan volume adzan dari masjid-masjid di Israel.

Seorang juru bicara untuk Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan pembatasan tersebut akan mengarah ke bencana.

Adapun menteri urusan agama Palestina mengatakan rancangan undang-undang itu dapat menyeret kawasan Timur Tengah ke dalam perang agama.

Palestina sudah menyatakan akan meminta bantuan Dewan Keamanan PBB untuk mencegah RUU ini disahkan menjadi undang-undang.

RUU ini disetujui oleh komite kementerian pada Minggu (13/11) untuk selanjutnya dibahas di parlemen melalui tiga tahapan sebelum disahkan menjadi undang-undang.

Image copyright EPA Image caption Benjamin Netanyahu mendukung pembatasan volume suara azan dari masjid-masjid di Israel.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, juga telah menyuarakan dukungan terhadap RUU ini dengan mengatakan terdapat banyak keluhan masyarakat dari berbagai agama tentang suara azan yang dikumandangkan dengan pengeras suara.

"Sudah sering sekali warga datang kepada saya, mereka berasal dari berbagai kalangan, dari berbagai agama, yang keberatan dengan kerasnya suara yang disiarkan dari rumah-rumah ibadah," kata PM Netanyahu.

Penentangan dari dalam negeri

Meskipun pembatasan volume ini sebenarnya ditujukan kepada semua agama, langkah tersebut dipandang berdampak paling besar bagi Muslim dengan kewajiban salat lima waktu dalam sehari.

Rencana pembatasan volume azan juga mendapat penentangan di dalam Israel sendiri, terutama disuarakan oleh Institut Demokrasi Israel, sebuah lembaga pemikir nonpartisan.

Menurut salah seorang pejabatnya, Nasreen Hadad Haj-Yahya, para politikus sayap kanan Israel menggunakan isu ini untuk kepentingan politik dengan mengatasnamakan peningkatan kualitas hidup.

Dalam tulisannya, ia berpendapat bahwa, "Tujuan utama tidak untuk mencegah bunyi tetapi untuk menimbulkan bunyi yang akan melukai seluruh masyarakat dan seluruh usaha untuk menciptakan kenyataan waras antara orang Yahudi dan orang Arab".

Sekitar 17,5% penduduk yang tinggal di Israel berlatar belakang etnik Arab dan sebagian besar di antara mereka Muslim.

"

| Pembatasan | volume | azan | Israel | ditentang | pemimpin | Palestina | Image | copyright | EPA | caption | Orang-orang | membaca | Quran | kompleks | Masjid | Aqsa, | Jerusalem, | Israel. | Sejumlah | mengecam | rancangan | undang-undang | pembatasan | adzan | dari | masjid-masjid | Israel.Seorang | juru | bicara | untuk | Presiden | Mahmoud | Abbas | mengatakan | tersebut | akan | mengarah | bencana.Adapun | menteri | urusan | agama | dapat | menyeret | kawasan | Timur | Tengah | dalam | perang | agama.PM | ingin | suara | masjid | dibatasiLembaga | Israel: | Pendudukan | harus | diakhiriPalestina | sudah | menyatakan | meminta | bantuan | Dewan | Keamanan | mencegah | disahkan | menjadi | undang-undang.RUU | disetujui | oleh | komite | kementerian | pada | Minggu | (13/11) | selanjutnya | dibahas | parlemen | melalui | tiga | tahapan | sebelum | undang-undang. | Benjamin | Netanyahu | mendukung | Perdana | Menteri | Israel, | Netanyahu, | juga | telah | menyuarakan | dukungan | terhadap | dengan | terdapat | banyak | keluhan | masyarakat | berbagai | tentang | yang | dikumandangkan | pengeras | suara.Sudah | sering | sekali | warga | datang | kepada | saya, | mereka | berasal | kalangan, | agama, | keberatan | kerasnya | disiarkan | rumah-rumah | ibadah, | kata | Netanyahu.Penentangan | negeriMeskipun | sebenarnya | ditujukan | semua | langkah | dipandang | berdampak | paling | besar | bagi | Muslim | kewajiban | salat | lima | waktu | sehari.Rencana | mendapat | penentangan | sendiri, | terutama | disuarakan | Institut | Demokrasi | sebuah | lembaga | pemikir | nonpartisan.Menurut | salah | seorang | pejabatnya, | Nasreen | Hadad | Haj-Yahya, | para | politikus | sayap | kanan | menggunakan | kepentingan | politik | mengatasnamakan | peningkatan | kualitas | hidup.Dalam | tulisannya, | berpendapat | bahwa, | Tujuan | utama | tidak | bunyi | tetapi | menimbulkan | melukai | seluruh | usaha | menciptakan | kenyataan | waras | antara | orang | Yahudi | Arab.Sekitar | 17,5% | penduduk | tinggal | berlatar | belakang | etnik | Arab | sebagian | Muslim. |

Jumat, 09 Desember 2016

Israel Larang Warga Palestina Dikubur di Pemakaman Bersejarah

Rezim Israel ingin menguasai komplek pemakaman Muslim bersejarah di Yerusalem, Bab Al Rahma.

Liburan natal Pergi.com bagi2 diskon Rp 100,000

Dream - Pasukan pendudukan Israel melarang warga Palestina di Yerusalem memakamkan saudara mereka yang meninggal di sisi utara komplek pemakaman Muslim Bab Al Rahma. Situs pemakaman bersejarah itu telah disita oleh Otoritas Situs Antik Israel.

Warga lingkungan Silwan, kota tetangga Yerusalem, kerap memakamkan saudara mereka di situs bersejarah tersebut. Ini lantaran letak pemakaman lain yang sangat jauh.

Sebelumnya, rezim Israel telah melarang warga Palestina dimakamkan di sisi selatan komplek Bab Al Rahma. Larangan tersebut diberlakukan pada awal tahun ini.

Israel kini mengelola 6.000 meter perseegi dari 20.000 meter persegi luas komplek pemakaman itu. Situs pemakaman suci tersebut terletak di komplek Masjid Al Aqsa yang masuk wilayah pendidikan Yerusalem Timur.

Otoritas Situs Antik Israel tertarik mengelola komplek pemakaman Muslim itu. Beberapa pejabat dikawal polisi pernah berusaha menghancurkan sejumlah makam hingga menggali jenazah di dalamnya.

" Israel menganggap sisi selatan pemakaman itu sebagai bagian dari Kuil Pertama (Kuil Solomon), dan menginginkan sisi utara juga dikelola menjadi taman nasional Yahudi," ujar aktivis politik dan Kepala Pusat Informasi Wadi Hilweh, Jawad Siyam.

" Mereka selangkah demi selangkah mengambil alih seluruh pemakaman. Dengan mengkavling-kavling makam itu, mereka perlahan-lahan akan menguasai pemakaman," kata Siyam.

Pada Selasa, tentara pendudukan Israel melarang warga Palestina memakamkan jenazah Khadeeja Abu Al Dulah, 70 tahun.

Cucu Al Dulah, yang menggali makam ditangkap dan dihalangi agar tidak memakamkan neneknya di Bab Al Rahma.

Lebih parahnya, rezim Israel memaksa warga Palestina menggali kembali makam para saudaranya dan memindahkan jenazah mereka ke pemakaman lain.

Komplek pemakaman Muslim Bab Al Rahma telah dikelola oleh Komite Pelestarian Pemakaman dan Wakaf Islam Yerusalem. Pengelolaan ini telah berjalan selama 1.400 tahun.

Komplek tersebut menjadi peristirahatan terakhir beberapa sahabat Nabi Muhammad SAW. Selain itu, Obada Bin Al Samet dan Shaddad Bin Aws Al Taei, martir Islam yang meninggal di masa Salahuddin Al Ayyubi memimpin perang pembebasan Yerusalem dari Pasukan Salib pada 1187 juga dimakamkan di komplek tersebut.

" Bahkan orang yang sudah mati tak luput dari penindasan Israel," kata Siyam.

(Sah/Sumber: gulfnews.com)

Sisi Religi Laudya Cynthia Bella - Skrin.ID

Rekomendasi Pilihan

RELATED NEWS

  • imageimage>

    Parlemen Israel Tunda Voting RUU Larangan Azan

  • imageimage>

    Presiden Israel Kutuk Larangan Azan di Masjid

  • imageimage>

    Israel: Terimakasih Palestina

"

| Israel | Larang | Warga | Palestina | Dikubur | Pemakaman | Bersejarah | Rezim | ingin | menguasai | komplek | pemakaman | Muslim | bersejarah | Yerusalem | Rahma | h5> | Liburan | natal | Pergi | bagi2 | diskon | 000< | span> | p> Dream< | strong> | Pasukan | pendudukan | melarang | warga | Palestina< | memakamkan | saudara | yang | meninggal | sisi | utara | Muslim< | Situs | telah | disita | oleh | Otoritas | Antik | p> Warga | lingkungan | Silwan | kota | tetangga | kerap | situs | tersebut | lantaran | letak | lain | sangat | jauh | p> Senya | rezim | dimakamkan | selatan | Larangan | diberlakukan | pada | awal | tahun | p> Israel | kini | mengelola | meter | perseegi | persegi | luas | suci | terletak | Masjid< | Aqsa | masuk | wilayah | pendidikan< | Timur | p> Otoritas | tertarik | Beberapa | pejabat | dikawal | polisi | pernah | berusaha | menghancurkan | sejumlah | makam | menggali | jenazah | dalamnya | menganggap | sebagai | bagian | Kuil | Pertama | (Kuil | Solomon) | menginginkan | juga | dikelola | menjadi | taman | nasional | Yahudi | ujar | aktivis | politik | Kepala< | Pusat | Informasi | Wadi | Hilweh | Jawad | Siyam | Mereka | selangkah | demi | mengambil | alih | seluruh | Dengan | mengkavling | kavling | perlahan | lahan | kata | p> Pada | Selasa | tentara | Khadeeja | Dulah | p> Cucu | ditangkap | dihalangi | agar | neneknya | p> Lebih | parahnya | memaksa | kembali | para | saudaranya | memindahkan | p> Komplek | Komite | Pelestarian | Wakaf< | Islam< | Pengelolaan | berjalan | selama | peristirahatan | terakhir | beberapa | sahabat | Nabi | Muhammad | SAW< | Selain | Obada | Samet | Shaddad | Taei | martir | Islam | masa | Salahuddin | Ayyubi | memimpin | perang | pembebasan | Salib | 1187 | Bahkan | orang | mati | luput | penindasan | p> (Sah | Sumber: | gulfnews | com< | em>)< | p> Berikan | Reaksimu | Tentang | Artikel | Atas< | p> 0% Alhamdulillah < | td> 0% Masya | Allah < | td> 0% Wallahu | alam < | td> 0% Subhanallah < | td> 0% Astaghfirullah < | td> 0% Naudzubillah < | td> < | tr>< | table>< | div> < | p>Sisi | Religi | Laudya | Cynthia | Bella | Skrin | h6> Rekomendasi | Pilihan< | h3> < | div> Daftarkan | email | anda | untuk | berlangganan | berita | terbaru | kami< | h6> < | div> < | p>RELATED | NEWS< | h2> < | a> Parlemen | Tunda | Voting | Azan< | p> < | li> < | a> Presiden | Kutuk | Azan | a> Israel: | Terimakasih | ul>< | div> |

Israel Larang Warga Palestina Dikubur di Pemakaman Bersejarah

Rezim Israel ingin menguasai komplek pemakaman Muslim bersejarah di Yerusalem, Bab Al Rahma.

Liburan natal Pergi.com bagi2 diskon Rp 100,000

Dream - Pasukan pendudukan Israel melarang warga Palestina di Yerusalem memakamkan saudara mereka yang meninggal di sisi utara komplek pemakaman Muslim Bab Al Rahma. Situs pemakaman bersejarah itu telah disita oleh Otoritas Situs Antik Israel.

Warga lingkungan Silwan, kota tetangga Yerusalem, kerap memakamkan saudara mereka di situs bersejarah tersebut. Ini lantaran letak pemakaman lain yang sangat jauh.

Sebelumnya, rezim Israel telah melarang warga Palestina dimakamkan di sisi selatan komplek Bab Al Rahma. Larangan tersebut diberlakukan pada awal tahun ini.

Israel kini mengelola 6.000 meter perseegi dari 20.000 meter persegi luas komplek pemakaman itu. Situs pemakaman suci tersebut terletak di komplek Masjid Al Aqsa yang masuk wilayah pendidikan Yerusalem Timur.

Otoritas Situs Antik Israel tertarik mengelola komplek pemakaman Muslim itu. Beberapa pejabat dikawal polisi pernah berusaha menghancurkan sejumlah makam hingga menggali jenazah di dalamnya.

" Israel menganggap sisi selatan pemakaman itu sebagai bagian dari Kuil Pertama (Kuil Solomon), dan menginginkan sisi utara juga dikelola menjadi taman nasional Yahudi," ujar aktivis politik dan Kepala Pusat Informasi Wadi Hilweh, Jawad Siyam.

" Mereka selangkah demi selangkah mengambil alih seluruh pemakaman. Dengan mengkavling-kavling makam itu, mereka perlahan-lahan akan menguasai pemakaman," kata Siyam.

Pada Selasa, tentara pendudukan Israel melarang warga Palestina memakamkan jenazah Khadeeja Abu Al Dulah, 70 tahun.

Cucu Al Dulah, yang menggali makam ditangkap dan dihalangi agar tidak memakamkan neneknya di Bab Al Rahma.

Lebih parahnya, rezim Israel memaksa warga Palestina menggali kembali makam para saudaranya dan memindahkan jenazah mereka ke pemakaman lain.

Komplek pemakaman Muslim Bab Al Rahma telah dikelola oleh Komite Pelestarian Pemakaman dan Wakaf Islam Yerusalem. Pengelolaan ini telah berjalan selama 1.400 tahun.

Komplek tersebut menjadi peristirahatan terakhir beberapa sahabat Nabi Muhammad SAW. Selain itu, Obada Bin Al Samet dan Shaddad Bin Aws Al Taei, martir Islam yang meninggal di masa Salahuddin Al Ayyubi memimpin perang pembebasan Yerusalem dari Pasukan Salib pada 1187 juga dimakamkan di komplek tersebut.

" Bahkan orang yang sudah mati tak luput dari penindasan Israel," kata Siyam.

(Sah/Sumber: gulfnews.com)

Sisi Religi Laudya Cynthia Bella - Skrin.ID

Rekomendasi Pilihan

RELATED NEWS

  • imageimage>

    Parlemen Israel Tunda Voting RUU Larangan Azan

  • imageimage>

    Presiden Israel Kutuk Larangan Azan di Masjid

  • imageimage>

    Israel: Terimakasih Palestina

"

| Israel | Larang | Warga | Palestina | Dikubur | Pemakaman | Bersejarah | Rezim | ingin | menguasai | komplek | pemakaman | Muslim | bersejarah | Yerusalem | Rahma | h5> | Liburan | natal | Pergi | bagi2 | diskon | 000< | span> | p> Dream< | strong> | Pasukan | pendudukan | melarang | warga | Palestina< | memakamkan | saudara | yang | meninggal | sisi | utara | Muslim< | Situs | telah | disita | oleh | Otoritas | Antik | p> Warga | lingkungan | Silwan | kota | tetangga | kerap | situs | tersebut | lantaran | letak | lain | sangat | jauh | p> Senya | rezim | dimakamkan | selatan | Larangan | diberlakukan | pada | awal | tahun | p> Israel | kini | mengelola | meter | perseegi | persegi | luas | suci | terletak | Masjid< | Aqsa | masuk | wilayah | pendidikan< | Timur | p> Otoritas | tertarik | Beberapa | pejabat | dikawal | polisi | pernah | berusaha | menghancurkan | sejumlah | makam | menggali | jenazah | dalamnya | menganggap | sebagai | bagian | Kuil | Pertama | (Kuil | Solomon) | menginginkan | juga | dikelola | menjadi | taman | nasional | Yahudi | ujar | aktivis | politik | Kepala< | Pusat | Informasi | Wadi | Hilweh | Jawad | Siyam | Mereka | selangkah | demi | mengambil | alih | seluruh | Dengan | mengkavling | kavling | perlahan | lahan | kata | p> Pada | Selasa | tentara | Khadeeja | Dulah | p> Cucu | ditangkap | dihalangi | agar | neneknya | p> Lebih | parahnya | memaksa | kembali | para | saudaranya | memindahkan | p> Komplek | Komite | Pelestarian | Wakaf< | Islam< | Pengelolaan | berjalan | selama | peristirahatan | terakhir | beberapa | sahabat | Nabi | Muhammad | SAW< | Selain | Obada | Samet | Shaddad | Taei | martir | Islam | masa | Salahuddin | Ayyubi | memimpin | perang | pembebasan | Salib | 1187 | Bahkan | orang | mati | luput | penindasan | p> (Sah | Sumber: | gulfnews | com< | em>)< | p> Berikan | Reaksimu | Tentang | Artikel | Atas< | p> 0% Alhamdulillah < | td> 0% Masya | Allah < | td> 0% Wallahu | alam < | td> 0% Subhanallah < | td> 0% Astaghfirullah < | td> 0% Naudzubillah < | td> < | tr>< | table>< | div> < | p>Sisi | Religi | Laudya | Cynthia | Bella | Skrin | h6> Rekomendasi | Pilihan< | h3> < | div> Daftarkan | email | anda | untuk | berlangganan | berita | terbaru | kami< | h6> < | div> < | p>RELATED | NEWS< | h2> < | a> Parlemen | Tunda | Voting | Azan< | p> < | li> < | a> Presiden | Kutuk | Azan | a> Israel: | Terimakasih | ul>< | div> |

Rabu, 07 Desember 2016

Syekh Ahmad Yassin, Pejuang Palestina yang Melegenda

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Syekh Ahmad Yassin adalah pendiri Hamas sekaligus pemimpin spiritual organisasi paramiliter Islam Palestina tersebut. Di bawah kepimimpinan sosok yang dikenal sebagai politikus andal ini, Hamas memperoleh popularitas di masyarakat Palestina melalui beragam kerja nyatanya.

Tak hanya di bidang perjuangan melawan Zionis Israel, tetapi juga amal-amal sosial seperti pendidikan, rumah sakit, perpustakaan, dan layanan lainnya. Kiprah tokoh kelahiran al-Jura, sebuah desa kecil dekat Kota Ashkelon, Palestina, 1 Januari 1929 ini, berawal dari keterlibatannya dalam pasukan Ikhwanul Muslimin cabang Palestina.

Pada 1984 ia dipenjara karena melakukan aksi penimbunan senjata secara diam-diam. Satu tahun kemudian, Yassin dibebaskan sebagai bagian dari Perjanjian Jibril.

Pada 1987, saat Intifadah I, Yassin mendirikan Hamas bersama Abdel Aziz al-Rantissi. Awalnya, Hamas disebut sayap paramiliter dari Ikhwanul Muslimin Palestina, dan ia menjadi pemimpinnya. Yassin adalah otoritas dominan dalam kepemimpinan Hamas. Ia terlibat langsung dalam perencanaan, merancang dan melancarkan serangan teror yang dilakukan organisasi.

Dalam kapasitas ini, Yassin pribadi memberikan persetujuannya untuk peluncuran roket Qassam terhadap kota-kota Israel, serta pemboman dan operasi bunuh diri. Dalam penampilan publiknya, Yassin menyerukan berulang kali kelanjutan perjuangan bersenjata melawan Israel.

Dalam pernyataannya Yassin mengatakan, serangan terhadap Israel, hanya sebagai pembalasan langsung atas kematian warga sipil Palestina. Yassin menentang proses perdamaian antara Palestina dan Israel.

Dia mendukung perlawanan bersenjata terhadap Israel dan sangat vokal. Ia menegaskan bahwa Palestina adalah tanah Islam yang dikuduskan untuk generasi Muslim selanjutnya hingga hari akhir dan tidak ada alasan bagi pemimpin Arab menyerah kepada setiap bagian dari wilayah Palestina. Retorika Yassin tidak membedakan antara Israel dan Yahudi, pada satu titik ia menyatakan bahwa rekonsiliasi dengan orang-orang Yahudi adalah kejahatan.

Namun, saat ia ditangkap dalam videonya ia menyatakan tidak memiliki masalah dengan orang-orang Yahudi sebagai manusia biasa. Apa yang terjadi antara Palestina dan Israel adalah konflik politik.

Retorika Yassin sering diteliti di media. Dalam satu kesempatan, ia berpendapat bahwa Israel harus hilang dari peta. Slogan Yassin yang terkenal yaitu, Kami telah memilih jalan ini, dan akan berakhir dengan martir atau kemenangan. Slogan ini seperti menjadi mantra yang berulang bagi warga Palestina.

Pada 1989, Yassin ditangkap oleh Israel dan dihukum penjara seumur hidup. Namun, pada 1997, ia dibebaskan dari penjara Israel sebagai bagian dari kesepakatan dengan Yordania menyusul adanya upaya pembunuhan terhadap Khaled Mashal, oleh Mossad Israel di Yordania.

Yassin dibebaskan Israel untuk pertukaran dua agen Mossad yang ditangkap oleh pihak berwenang Yordania. Dalam kondisi ini Yassin harus menahan diri untuk melanjutkan aksi bom bunuh diri terhadap Israel sebagai syarat kebebasan.

"

| Syekh | Ahmad | Yassin, | Pejuang | Palestina | yang | Melegenda | REPUBLIKA | JAKARTA | Yassin | adalah | pendiri | Hamas | sekaligus | pemimpin | spiritual | organisasi | paramiliter | Islam | tersebut | bawah | kepimimpinan | sosok | dikenal | sebagai | politikus | andal | memperoleh | popularitas | masyarakat | beragam | kerja | nyatanya | span>< | p> Tak | hanya | bidang | perjuangan | melawan | Zionis | Israel | juga | amal | sosial | seperti | pendidikan | rumah | sakit | perpustakaan | layanan | lainnya | Kiprah | tokoh | kelahiran | Jura | sebuah | desa | kecil | dekat | Kota | Ashkelon | Januari | 1929 | berawal | keterlibatannya | dalam | pasukan | Ikhwanul | Muslimin | cabang | p> Pada | 1984 | dipenjara | karena | melakukan | aksi | penimbunan | senjata | secara | diam | Satu | tahun | kemudian | dibebaskan | bagian | Perjanjian | Jibril | p>Pada | 1987 | saat | Intifadah | mendirikan | bersama | Abdel | Aziz | Rantissi | Awalnya | disebut | sayap | menjadi | pemimpinnya | otoritas | dominan | kepemimpinan | terlibat | langsung | perencanaan | merancang | melancarkan | serangan | teror | dilakukan | p>Dalam | kapasitas | pribadi | memberikan | persetujuannya | untuk | peluncuran | roket | Qassam | terhadap | kota | serta | pemboman | operasi | bunuh | diri | Dalam | penampilan | publiknya | menyerukan | berulang | kali | kelanjutan | bersenjata | p> Dalam | pernyataannya | mengat | pembalasan | atas | kematian | warga | sipil | menentang | proses | perdamaian | antara | p>Dia | mendukung | perlawanan | sangat | vokal | menegaskan | bahwa | tanah | dikuduskan | generasi | Muslim | selanjutnya | hari | akhir | alasan | bagi | Arab | menyerah | kepada | setiap | wilayah | Retorika | membed | Yahudi | pada | satu | titik | menyat | rekonsiliasi | dengan | orang | kejahatan | p>Namun | ditangkap | videonya | memiliki | masalah | manusia | biasa | terjadi | konflik | politik | p>Retorika | sering | diteliti | media | kesempatan | berpendapat | harus | hilang | peta | Slogan | terkenal | yaitu | Kami | telah | memilih | jalan | berakhir | martir | atau | kemenangan | mantra | 1989 | oleh | dihukum | penjara | seumur | hidup | Namun | 1997 | kesepakatan | Yordania | menyusul | adanya | upaya | pembunuhan | Khaled | Mashal | Mossad | p> Yassin | pertukaran | agen | pihak | berwenang | kondisi | menahan | melanjutkan | syarat | kebebasan | p> |

Selasa, 06 Desember 2016

Pusat HAM Israel : “Israel Merebut Tanah Palestina Dengan Cara Ilegal”

warga-palestina-di-tangkapSebuah organisasi HAM Israel,”bitaslim,”mengatakan bahwa negara Israel telah merebut tanah Palestina dengan beberapa cara yang ilegal sejak lima puluh tahun yang lalu, hal itu dilakukan untuk sejumlah pemukim di Tepi Barat yang berjumlah sekitar 580 ribu pemukim yang tinggal di lebih dari dua ratus pemukiman.

Pusat Informasi Hak asasi manusia Israel di wilayah pendudukan itu dalam sebuah laporannya mengatakan, “Selama bertahun-tahun, negara Israel telah menjarah ratusan ribu hektar tanah warga Palestina, dan kemudian dialokasikan untuk pemukiman orang-orang Yahudi.”

Pusat informasi tersebut juga mencatat bahwa “banyak lahan pertanian Palestina â€" yang terletak di dalam area pemukiman dan sekitarnya- dilarang oleh pemerintah israel untuk digarap oleh pemiliknya .”

Laporan itu menyatakan “pemerintah Israel benar-benar telah mengabaikan protes dari jutaan warga Palestina yang hidup di bawah kekuasaan militer yang ketat.”

Laporan itu menambahkan: “Israel telah berusaha untuk menghapus Green Line sepenuhnya untuk warganya yang tinggal di pemukiman”

Laporan itu mengatakan bahwa Israel “menggunakan berbagai cara â€" formal dan informal â€" untuk meutus hubungan antara penduduk desa dan tanah mereka, kemudian mentransfernya ke tangan para pemukim”

Rakyat Palestina telah berusaha untuk mengajukan rancangan kepada Dewan Keamanan PBB untuk mengutuk permukiman tersebut namun tidak jelas kapan hal itu akan diajukan dengan potensi besar bahwa Amerika Serikat akan menggunakan hak vetonya dalam rangka mencegah usaha tersebut. (Hr/rassd)

"

| Pusat | Israel | “Israel | Merebut | Tanah | Palestina | Dengan | Cara | Ilegal” | Home< | span> | Berita< | Ilegal”< | strong>< | span>< | p> | Sebuah | organisasi | ”bitaslim | ”mengat | bahwa | negara | telah | merebut | tanah | dengan | beberapa | cara | yang | ilegal | sejak | lima | puluh | tahun | dilakukan | untuk | sejumlah | pemukim | Tepi | Barat | berjumlah | ribu | tinggal | lebih | ratus | pemukiman | p> Pusat | Informasi | asasi | manusia | wilayah | pendudukan | dalam | sebuah | laporannya | mengat | “Selama | bertahun | menjarah | ratusan | hektar | warga | kemudian | dialokasikan | orang | Yahudi | ”< | informasi | tersebut | juga | mencatat | “banyak | lahan | pertanian | terletak | area | sernya | dilarang | oleh | pemerintah | israel | digarap | pemiliknya | p> Laporan | menyat | “pemerintah | benar | mengabaikan | protes | jutaan | hidup | bawah | kekuasaan | militer | ketat | menambahkan: | berusaha | menghapus | Green | Line | sepenuhnya | warganya | pemukiman”< | “menggun | berbagai | formal | informal | meutus | hubungan | antara | penduduk | desa | mentransfernya | tangan | para | pemukim”< | p> Rakyat | mengajukan | rancangan | kepada | Dewan | Keamanan | mengutuk | permukiman | jelas | kapan | diajukan | potensi | besar | Amerika | Serikat | menggun | vetonya | rangka | mencegah | usaha | rassd)< | div> |

Jumat, 09 Desember 2016

Syekh Ahmad Yassin, Pejuang Palestina yang Melegenda

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Syekh Ahmad Yassin adalah pendiri Hamas sekaligus pemimpin spiritual organisasi paramiliter Islam Palestina tersebut. Di bawah kepimimpinan sosok yang dikenal sebagai politikus andal ini, Hamas memperoleh popularitas di masyarakat Palestina melalui beragam kerja nyatanya.

Tak hanya di bidang perjuangan melawan Zionis Israel, tetapi juga amal-amal sosial seperti pendidikan, rumah sakit, perpustakaan, dan layanan lainnya. Kiprah tokoh kelahiran al-Jura, sebuah desa kecil dekat Kota Ashkelon, Palestina, 1 Januari 1929 ini, berawal dari keterlibatannya dalam pasukan Ikhwanul Muslimin cabang Palestina.

Pada 1984 ia dipenjara karena melakukan aksi penimbunan senjata secara diam-diam. Satu tahun kemudian, Yassin dibebaskan sebagai bagian dari Perjanjian Jibril.

Pada 1987, saat Intifadah I, Yassin mendirikan Hamas bersama Abdel Aziz al-Rantissi. Awalnya, Hamas disebut sayap paramiliter dari Ikhwanul Muslimin Palestina, dan ia menjadi pemimpinnya. Yassin adalah otoritas dominan dalam kepemimpinan Hamas. Ia terlibat langsung dalam perencanaan, merancang dan melancarkan serangan teror yang dilakukan organisasi.

Dalam kapasitas ini, Yassin pribadi memberikan persetujuannya untuk peluncuran roket Qassam terhadap kota-kota Israel, serta pemboman dan operasi bunuh diri. Dalam penampilan publiknya, Yassin menyerukan berulang kali kelanjutan perjuangan bersenjata melawan Israel.

Dalam pernyataannya Yassin mengatakan, serangan terhadap Israel, hanya sebagai pembalasan langsung atas kematian warga sipil Palestina. Yassin menentang proses perdamaian antara Palestina dan Israel.

Dia mendukung perlawanan bersenjata terhadap Israel dan sangat vokal. Ia menegaskan bahwa Palestina adalah tanah Islam yang dikuduskan untuk generasi Muslim selanjutnya hingga hari akhir dan tidak ada alasan bagi pemimpin Arab menyerah kepada setiap bagian dari wilayah Palestina. Retorika Yassin tidak membedakan antara Israel dan Yahudi, pada satu titik ia menyatakan bahwa rekonsiliasi dengan orang-orang Yahudi adalah kejahatan.

Namun, saat ia ditangkap dalam videonya ia menyatakan tidak memiliki masalah dengan orang-orang Yahudi sebagai manusia biasa. Apa yang terjadi antara Palestina dan Israel adalah konflik politik.

Retorika Yassin sering diteliti di media. Dalam satu kesempatan, ia berpendapat bahwa Israel harus hilang dari peta. Slogan Yassin yang terkenal yaitu, Kami telah memilih jalan ini, dan akan berakhir dengan martir atau kemenangan. Slogan ini seperti menjadi mantra yang berulang bagi warga Palestina.

Pada 1989, Yassin ditangkap oleh Israel dan dihukum penjara seumur hidup. Namun, pada 1997, ia dibebaskan dari penjara Israel sebagai bagian dari kesepakatan dengan Yordania menyusul adanya upaya pembunuhan terhadap Khaled Mashal, oleh Mossad Israel di Yordania.

Yassin dibebaskan Israel untuk pertukaran dua agen Mossad yang ditangkap oleh pihak berwenang Yordania. Dalam kondisi ini Yassin harus menahan diri untuk melanjutkan aksi bom bunuh diri terhadap Israel sebagai syarat kebebasan.

"

| Syekh | Ahmad | Yassin, | Pejuang | Palestina | yang | Melegenda | REPUBLIKA | JAKARTA | Yassin | adalah | pendiri | Hamas | sekaligus | pemimpin | spiritual | organisasi | paramiliter | Islam | tersebut | bawah | kepimimpinan | sosok | dikenal | sebagai | politikus | andal | memperoleh | popularitas | masyarakat | beragam | kerja | nyatanya | span>< | p> Tak | hanya | bidang | perjuangan | melawan | Zionis | Israel | juga | amal | sosial | seperti | pendidikan | rumah | sakit | perpustakaan | layanan | lainnya | Kiprah | tokoh | kelahiran | Jura | sebuah | desa | kecil | dekat | Kota | Ashkelon | Januari | 1929 | berawal | keterlibatannya | dalam | pasukan | Ikhwanul | Muslimin | cabang | p> Pada | 1984 | dipenjara | karena | melakukan | aksi | penimbunan | senjata | secara | diam | Satu | tahun | kemudian | dibebaskan | bagian | Perjanjian | Jibril | p>Pada | 1987 | saat | Intifadah | mendirikan | bersama | Abdel | Aziz | Rantissi | Awalnya | disebut | sayap | menjadi | pemimpinnya | otoritas | dominan | kepemimpinan | terlibat | langsung | perencanaan | merancang | melancarkan | serangan | teror | dilakukan | p>Dalam | kapasitas | pribadi | memberikan | persetujuannya | untuk | peluncuran | roket | Qassam | terhadap | kota | serta | pemboman | operasi | bunuh | diri | Dalam | penampilan | publiknya | menyerukan | berulang | kali | kelanjutan | bersenjata | p> Dalam | pernyataannya | mengat | pembalasan | atas | kematian | warga | sipil | menentang | proses | perdamaian | antara | p>Dia | mendukung | perlawanan | sangat | vokal | menegaskan | bahwa | tanah | dikuduskan | generasi | Muslim | selanjutnya | hari | akhir | alasan | bagi | Arab | menyerah | kepada | setiap | wilayah | Retorika | membed | Yahudi | pada | satu | titik | menyat | rekonsiliasi | dengan | orang | kejahatan | p>Namun | ditangkap | videonya | memiliki | masalah | manusia | biasa | terjadi | konflik | politik | p>Retorika | sering | diteliti | media | kesempatan | berpendapat | harus | hilang | peta | Slogan | terkenal | yaitu | Kami | telah | memilih | jalan | berakhir | martir | atau | kemenangan | mantra | 1989 | oleh | dihukum | penjara | seumur | hidup | Namun | 1997 | kesepakatan | Yordania | menyusul | adanya | upaya | pembunuhan | Khaled | Mashal | Mossad | p> Yassin | pertukaran | agen | pihak | berwenang | kondisi | menahan | melanjutkan | syarat | kebebasan | p> |