Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Turki,. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Turki,. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Desember 2016

Turki: Kami akan Melawan Proyek Yahudisasi Al-Quds

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL -- Perdana Menteri Turki, Bin Ali Yildrim menegaskan, bahwa 'mimpi' Israel untuk proyek Yahudisasi al-Quds tidak akan pernah tercapai. Turki, kata dia, akan melawan sekuat tenaga untuk menggagalkannya. "Turki tidak akan pernah membiarkan Israel menyentuh Masjid al-Aqsha, tanah suci al-Aqsha milik Ummat Islam, kita harus menjaganya.”

Pernyataan ini disampaikan Yildrim dalam konfrensi aliansi Parlemen untuk al-Quds di Istanbul (2/12) seperti dikutip laman suarapalestina.id. Turki memiliki tanggung jawab yang besar untuk merebut kembali kemerdekaan Palestina dan al-Aqsha.

Dihadapan pemimpin parlemen Arab, negara-negara Islam dan negara asing, Yildrim menyatakan, bahwa negaranya tidak bisa hanya berbicara tentang perdamaian di Palestina. "Satu-satunya solusi adalah kita kembalikan hak-hak negara Palestina secara utuh. Kita hentikan upaya pembantaian dan penyerangan ke warga sipil Palestina yang sudah jelas-jelas melanggar HAM Internasional,” tegasnya.

Turki telah berusaha semaksimal mungkin menggalang dukungan untuk kemerdekaan negara Palestina. Sampai saat ini sudah ada 137 negara yang memberikan dukungan konkrit untuk Palestina.

Wali kota al-Quds Nir Barkat berjanji akan membongkar ribuan rumah warga Palestina di al-Quds dalam masa evakuasi permukiman Amona di Tepi Barat.  Berdasarkan informasi dari radio Israel, Barkat meminta kepada Jaksa Agung untuk mempertibangkan kembali implikasi dari keputusan Jaksa Agung Israel terkait pengosongan permukiman Yahudi Amona.

Barkat mengatakan, bahwa ada ribuan unit perumahan di timur al-Quds milik rakyat Palestina yang dibangun di tanah milik Yahudi serta tidak memiliki izin pembangunan, dimana perumahan tersebut dapat dijadikan tempat tinggal baru bagi warga Amona.

Sebelumnya Mahkamah Agung Israel mengeluarkan keputusan untuk mengevakuasi pemukim Yahudi di Amona hingga 25 Desember 2016. Akibatnya sejak awal tahun, pemerintah kota al-Quds telah menghancurkan perumahan milik warga Palestina di al-Quds dengan dalih tidak memiliki izin pembangunan. Namun pengurusan surat izin tersebut memiliki syarat yang sulit dipenuhi.

"

| Turki: | Kami | Melawan | Proyek | Yahudisasi | Al-Quds | REPUBLIKA | ISTANBUL | Perdana | Menteri | Turki | Yildrim | menegaskan | bahwa | mimpi | Israel | untuk | proyek | Quds | pernah | tercapai | kata | melawan | sekuat | tenaga | menggagalkannya | membiarkan | menyentuh | Masjid | Aqsha | tanah | suci | milik | Ummat | Islam | harus | menjaganya | ”< | p>Pernyataan | disampaikan | dalam | konfrensi | aliansi | Parlemen | Istanbul | seperti | dikutip | laman | suarapalestina | memiliki | tanggung | jawab | yang | besar | merebut | kembali | kemerdekaan | Palestina | p>Dihadapan | pemimpin | parlemen | Arab | negara | asing | menyat | negaranya | hanya | berbicara | tentang | perdamaian | Satu | satunya | solusi | adalah | kembalikan | secara | utuh | Kita | hentikan | upaya | pembantaian | penyerangan | warga | sipil | jelas | melanggar | Internasional | tegasnya | p>Turki | telah | berusaha | semaksimal | mungkin | menggalang | dukungan | Sampai | saat | memberikan | konkrit | p>Wali | kota | Barkat | berjanji | membongkar | ribuan | rumah | masa | evakuasi | permukiman | Amona | Tepi | Barat | Berdasarkan | informasi | radio | meminta | kepada | Jaksa | Agung | mempertibangkan | implikasi | keputusan | terkait | pengosongan | Yahudi | p>Barkat | mengat | unit | perumahan | timur | rakyat | dibangun | serta | izin | pembangunan | dimana | tersebut | dapat | dijadikan | tempat | tinggal | baru | bagi | p>Senya | Mahkamah | mengeluarkan | mengevakuasi | pemukim | Desember | 2016 | Akibatnya | sejak | awal | tahun | pemerintah | menghancurkan | dengan | dalih | Namun | pengurusan | surat | syarat | sulit | dipenuhi | p> |

Rabu, 30 November 2016

Tugas Semua Umat Islam Merangkul Palestina

IMG-4046

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kininews/ist)

ISTANBUL, kini.co.id â€" Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berharap semua umat muslim di dunia bisa bersatu untuk melindungi Yerusalem. Erdogan meminta umat Islam tak lelah membela Palestina dari penguasaan Israel.

“Ini adalah tugas semua umat Islam untuk merangkul Palestina dan melindungi Yerusalem,” ujar Erdogan.

Bahkan Presiden Turki tak ingin penjagaan Masjid Al-Aqsa oleh para anak dengan senjata batu. Dia juga menyindir Israel yang hendak mengurangi volume masjid saat terdengar panggilan azan.

Erdogan menyampaikan hal ini di simposium parlemen Yerusalem di Istanbul Turki, Selasa (29/11) kemarin. Dia sengaja menyatakan itu sebelum Israel dan Turki mempersiapkan pertukaran duta besar sebagai bagian dari kesepakatan rekonsiliasi.

"

| Tugas | Semua | Umat | Islam | Merangkul | Palestina | Presiden | Turki | Recep | Tayyip | Erdogan | (kininews | ist)< | p> < | div> ISTANBUL< | strong> | kini | berharap | semua | umat | muslim | dunia | bisa | bersatu | untuk | melindungi | Yerusalem | meminta | lelah | membela | dari | penguasaan | Israel | p> “Ini | adalah | tugas | merangkul | ujar | p> Bahkan | ingin | penjagaan | Masjid | Aqsa | oleh | para | anak | dengan | senjata | batu | juga | menyindir | yang | hendak | mengurangi | volume | masjid | saat | terdengar | panggilan | azan | p> Erdogan | menyampaikan | simposium | parlemen | Istanbul | Selasa | kemarin | sengaja | menyatakan | sebelum | mempersiapkan | pertukaran | duta | besar | sebagai | bagian | kesepakatan | rekonsiliasi | div> |

Senin, 05 Desember 2016

Lihat Tanda-tanda di Indonesia, Ulama Palestina: “Semoga Kalian yang Dimaksud Rasulullah”

Eramuslim.com â€" Rasulullah pernah mensabdakan bahwa pembawa kejayaan akhir zaman akan datang dari arah Timur. Setelah melihat tanda-tanda yang terjadi di Indonesia, Wakil Ketua Rabithah ‘Ulama Palestina Syaikh Dr. Abu Bakr Al ‘Awawidah menyampaikan harapannya, semoga yang dimaksud Rasulullah itu adalah umat Islam Indonesia.

Sebab bangsa-bangsa lain sudah pernah dipilih Allah untuk menjayakan agama Islam. Arab sudah, Persia sudah, Kurdi sudah, Mamluk sudah, Turki juga sudah.

Berikut ini harapan Syaikh Abu Bakr seperti dikisahkan Ustadz Salim A Fillah di situs pribadinya salimafillah.com pada 13 Juli 2015. Mungkin setelah melihat Aksi 212, tanda-tanda yang dilihat Syaikh Abu Bakr semakin jelas.

ulama-palestina

***

Suatu saat kami sedang duduk di Masjid Jogokariyan, di hadirat Syaikh Dr. Abu Bakr Al ‘Awawidah, Wakil Ketua Rabithah ‘Ulama Palestina. Kami katakan pada beliau, “Ya Syaikh, berbagai telaah menyatakan bahwa persoalan Palestina ini takkan selesai sampai bangsa ‘Arab bersatu. Bagaimana pendapat Anda?”

Beliau tersenyum. “Tidak begitu ya Ukhayya“, ujarnya lembut. “Sesungguhnya Allah memilih untuk menjayakan agamanya ini sesiapa yang dipilihNya di antara hambaNya; Dia genapkan untuk mereka syarat-syaratnya, lalu Dia muliakan mereka dengan agama dan kejayaan itu.”

“Pada kurun awal”, lanjut beliau, “Allah memilih Bangsa ‘Arab. Dipimpin Rasulullah, Khulafaur Rasyidin, dan beberapa penguasa Daulah ‘Umawiyah, agama ini jaya. Lalu ketika para penguasa Daulah itu beserta para punggawanya menyimpang, Allahpun mencabut amanah penjayaan itu dari mereka.”

“Di masa berikutnya, Allah memilih bangsa Persia. Dari arah Khurasan mereka datang menyokong Daulah ‘Abbasiyah. Maka penyangga utama Daulah ini, dari Perdana Menterinya, keluarga Al Baramikah, hingga panglima, bahkan banyak ‘Ulama dan Cendikiawannya Allah bangkitkan dari kalangan orang Persia.”

“Lalu ketika Bangsa Persia berpaling dan menyimpang, Allah cabut amanah itu dari mereka; Allah berikan pada orang-orang Kurdi; puncaknya Shalahuddin Al Ayyubi dan anak-anaknya.”

“Ketika mereka juga berpaling, Allah alihkan amanah itu pada bekas-bekas budak dari Asia Tengah yang disultankan di Mesir; Quthuz, Baybars, Qalawun di antaranya. Mereka, orang-orang Mamluk.”

“Ketika para Mamalik ini berpaling, Allah pula memindahkan amanah itu pada Bangsa Turki; ‘Utsman Orthughrul dan anak turunnya, serta khususnya Muhammad Al Fatih.”

“Ketika Daulah ‘Aliyah ‘Utsmaniyah ini berpaling juga, Allah cabut amanah itu dan rasa-rasanya, hingga hari ini, Allah belum menunjuk bangsa lain lagi untuk memimpin penjayaan Islam ini.”

Beliau menghela nafas panjang, kemudian tersenyum. Dengan matanya yang buta oleh siksaan penjara Israel, dia arahkan wajahnya pada kami lalu berkata. “Sungguh di antara bangsa-bangsa besar yang menerima Islam, bangsa kalianlah; yang agak pendek, berkulit kecoklatan, lagi berhidung pesek”, katanya sedikit tertawa, “Yang belum pernah ditunjuk Allah untuk memimpin penzhahiran agamanya ini.”

“Dan bukankah Rasulullah bersabda bahwa pembawa kejayaan akhir zaman akan datang dari arah Timur dengan bendera-bendera hitam mereka? Dulu para ‘Ulama mengiranya Khurasan, dan Daulah ‘Abbasiyah sudah menggunakan pemaknaan itu dalam kampanye mereka menggulingkan Daulah ‘Umawiyah. Tapi kini kita tahu; dunia Islam ini membentang dari Maghrib; dari Maroko, sampai Merauke”, ujar beliau terkekeh.

“Maka sungguh aku berharap, yang dimaksud oleh Rasulullah itu adalah kalian, wahai bangsa Muslim Nusantara. Hari ini, tugas kalian adalah menggenapi syarat-syarat agar layak ditunjuk Allah memimpin peradaban Islam.”

“Ah, aku sudah melihat tanda-tandanya. Tapi barangkali kami, para pejuang Palestina masih harus bersabar sejenak berjuang di garis depan. Bersabar menanti kalian layak memimpin. Bersabar menanti kalian datang. Bersabar hingga kita bersama shalat di Masjidil Aqsha yang merdeka insyaallah.” (yk/tarbawia)

"

| Lihat | Tanda-tanda | Indonesia, | Ulama | Palestina: | “Semoga | Kalian | yang | Dimaksud | Rasulullah” | Home< | span> | Berita< | Berita | Nasional< | Tanda | tanda | Indonesia | Rasulullah”< | strong>< | span>< | p> | Eramuslim | Rasulullah | pernah | mensabd | bahwa | pembawa | kejayaan | akhir | zaman | datang | arah | Timur | Setelah | melihat | terjadi | Wakil | Ketua | Rabithah | ‘Ulama | Palestina | Syaikh | Bakr | ‘Awawidah | menyampaikan | harapannya | semoga | dimaksud | adalah | umat | Islam | p> Sebab | bangsa | lain | dipilih | Allah | untuk | menjay | agama | Arab | Persia | Kurdi | Mamluk | Turki | juga | p> Berikut | harapan | seperti | dikisahkan | Ustadz | Salim | Fillah | situs | pribadinya | salimafillah | pada | Juli | 2015 | Mungkin | setelah | Aksi | dilihat | semakin | jelas | p> < | p> ***< | p> Suatu | saat | kami | duduk | Masjid | Jogokariyan | hadirat | Kami | beliau | “Ya | berbagai | telaah | menyat | persoalan | takkan | selesai | sampai | ‘Arab | bersatu | Bagaimana | pendapat | Anda | ”< | p> Beliau | tersenyum | “Tidak | begitu | Ukhayya“ | ujarnya | lembut | “Sesungguhnya | memilih | agamanya | sesiapa | dipilihNya | antara | hambaNya; | genapkan | syarat | syaratnya | muli | dengan | p> “Pada | kurun | awal” | lanjut | “Allah | Bangsa | Dipimpin | Khulafaur | Rasyidin | beberapa | penguasa | Daulah | ‘Umawiyah | jaya | Lalu | ketika | para | beserta | punggawanya | menyimpang | Allahpun | mencabut | amanah | penjayaan | p> “Di | masa | berikutnya | Dari | Khurasan | menyokong | ‘Abbasiyah | Maka | penyangga | utama | Perdana | Menterinya | keluarga | Baramikah | panglima | bahkan | banyak | Cendikiawannya | bangkitkan | kalangan | orang | p> “Lalu | berpaling | cabut | berikan | Kurdi; | puncaknya | Shalahuddin | Ayyubi | anak | anaknya | p> “Ketika | alihkan | bekas | budak | Asia | Tengah | disultankan | Mesir; | Quthuz | Baybars | Qalawun | antaranya | Mereka | Mamalik | pula | memindahkan | Turki; | ‘Utsman | Orthughrul | turunnya | serta | khususnya | Muhammad | Fatih | ‘Aliyah | ‘Utsmaniyah | rasa | rasanya | hari | menunjuk | lagi | memimpin | menghela | nafas | panjang | kemudian | Dengan | matanya | buta | oleh | siksaan | penjara | Israel | arahkan | wajahnya | berkata | “Sungguh | besar | menerima | kalianlah; | agak | pendek | berkulit | kecoklatan | berhidung | pesek” | katanya | sedikit | tertawa | “Yang | ditunjuk | penzhahiran | p> “Dan | bukankah | bersabda | bendera | hitam | Dulu | mengiranya | menggun | pemaknaan | dalam | kampanye | menggulingkan | Tapi | kini | tahu; | dunia | membentang | Maghrib; | Maroko | Merauke” | ujar | terkekeh | p> “Maka | sungguh | berharap | kalian | wahai | Muslim | Nusantara | Hari | tugas | menggenapi | agar | layak | peradaban | p> “Ah | tandanya | barangkali | pejuang | masih | harus | bersabar | sejenak | berjuang | garis | depan | Bersabar | menanti | bersama | shalat | Masjidil | Aqsha | merdeka | insyaallah | tarbawia)< | div> |

Lihat Tanda-tanda di Indonesia, Ulama Palestina: “Semoga Kalian yang Dimaksud Rasulullah”

Eramuslim.com â€" Rasulullah pernah mensabdakan bahwa pembawa kejayaan akhir zaman akan datang dari arah Timur. Setelah melihat tanda-tanda yang terjadi di Indonesia, Wakil Ketua Rabithah ‘Ulama Palestina Syaikh Dr. Abu Bakr Al ‘Awawidah menyampaikan harapannya, semoga yang dimaksud Rasulullah itu adalah umat Islam Indonesia.

Sebab bangsa-bangsa lain sudah pernah dipilih Allah untuk menjayakan agama Islam. Arab sudah, Persia sudah, Kurdi sudah, Mamluk sudah, Turki juga sudah.

Berikut ini harapan Syaikh Abu Bakr seperti dikisahkan Ustadz Salim A Fillah di situs pribadinya salimafillah.com pada 13 Juli 2015. Mungkin setelah melihat Aksi 212, tanda-tanda yang dilihat Syaikh Abu Bakr semakin jelas.

ulama-palestina

***

Suatu saat kami sedang duduk di Masjid Jogokariyan, di hadirat Syaikh Dr. Abu Bakr Al ‘Awawidah, Wakil Ketua Rabithah ‘Ulama Palestina. Kami katakan pada beliau, “Ya Syaikh, berbagai telaah menyatakan bahwa persoalan Palestina ini takkan selesai sampai bangsa ‘Arab bersatu. Bagaimana pendapat Anda?”

Beliau tersenyum. “Tidak begitu ya Ukhayya“, ujarnya lembut. “Sesungguhnya Allah memilih untuk menjayakan agamanya ini sesiapa yang dipilihNya di antara hambaNya; Dia genapkan untuk mereka syarat-syaratnya, lalu Dia muliakan mereka dengan agama dan kejayaan itu.”

“Pada kurun awal”, lanjut beliau, “Allah memilih Bangsa ‘Arab. Dipimpin Rasulullah, Khulafaur Rasyidin, dan beberapa penguasa Daulah ‘Umawiyah, agama ini jaya. Lalu ketika para penguasa Daulah itu beserta para punggawanya menyimpang, Allahpun mencabut amanah penjayaan itu dari mereka.”

“Di masa berikutnya, Allah memilih bangsa Persia. Dari arah Khurasan mereka datang menyokong Daulah ‘Abbasiyah. Maka penyangga utama Daulah ini, dari Perdana Menterinya, keluarga Al Baramikah, hingga panglima, bahkan banyak ‘Ulama dan Cendikiawannya Allah bangkitkan dari kalangan orang Persia.”

“Lalu ketika Bangsa Persia berpaling dan menyimpang, Allah cabut amanah itu dari mereka; Allah berikan pada orang-orang Kurdi; puncaknya Shalahuddin Al Ayyubi dan anak-anaknya.”

“Ketika mereka juga berpaling, Allah alihkan amanah itu pada bekas-bekas budak dari Asia Tengah yang disultankan di Mesir; Quthuz, Baybars, Qalawun di antaranya. Mereka, orang-orang Mamluk.”

“Ketika para Mamalik ini berpaling, Allah pula memindahkan amanah itu pada Bangsa Turki; ‘Utsman Orthughrul dan anak turunnya, serta khususnya Muhammad Al Fatih.”

“Ketika Daulah ‘Aliyah ‘Utsmaniyah ini berpaling juga, Allah cabut amanah itu dan rasa-rasanya, hingga hari ini, Allah belum menunjuk bangsa lain lagi untuk memimpin penjayaan Islam ini.”

Beliau menghela nafas panjang, kemudian tersenyum. Dengan matanya yang buta oleh siksaan penjara Israel, dia arahkan wajahnya pada kami lalu berkata. “Sungguh di antara bangsa-bangsa besar yang menerima Islam, bangsa kalianlah; yang agak pendek, berkulit kecoklatan, lagi berhidung pesek”, katanya sedikit tertawa, “Yang belum pernah ditunjuk Allah untuk memimpin penzhahiran agamanya ini.”

“Dan bukankah Rasulullah bersabda bahwa pembawa kejayaan akhir zaman akan datang dari arah Timur dengan bendera-bendera hitam mereka? Dulu para ‘Ulama mengiranya Khurasan, dan Daulah ‘Abbasiyah sudah menggunakan pemaknaan itu dalam kampanye mereka menggulingkan Daulah ‘Umawiyah. Tapi kini kita tahu; dunia Islam ini membentang dari Maghrib; dari Maroko, sampai Merauke”, ujar beliau terkekeh.

“Maka sungguh aku berharap, yang dimaksud oleh Rasulullah itu adalah kalian, wahai bangsa Muslim Nusantara. Hari ini, tugas kalian adalah menggenapi syarat-syarat agar layak ditunjuk Allah memimpin peradaban Islam.”

“Ah, aku sudah melihat tanda-tandanya. Tapi barangkali kami, para pejuang Palestina masih harus bersabar sejenak berjuang di garis depan. Bersabar menanti kalian layak memimpin. Bersabar menanti kalian datang. Bersabar hingga kita bersama shalat di Masjidil Aqsha yang merdeka insyaallah.” (yk/tarbawia)

"

| Lihat | Tanda-tanda | Indonesia, | Ulama | Palestina: | “Semoga | Kalian | yang | Dimaksud | Rasulullah” | Home< | span> | Berita< | Berita | Nasional< | Tanda | tanda | Indonesia | Rasulullah”< | strong>< | span>< | p> | Eramuslim | Rasulullah | pernah | mensabd | bahwa | pembawa | kejayaan | akhir | zaman | datang | arah | Timur | Setelah | melihat | terjadi | Wakil | Ketua | Rabithah | ‘Ulama | Palestina | Syaikh | Bakr | ‘Awawidah | menyampaikan | harapannya | semoga | dimaksud | adalah | umat | Islam | p> Sebab | bangsa | lain | dipilih | Allah | untuk | menjay | agama | Arab | Persia | Kurdi | Mamluk | Turki | juga | p> Berikut | harapan | seperti | dikisahkan | Ustadz | Salim | Fillah | situs | pribadinya | salimafillah | pada | Juli | 2015 | Mungkin | setelah | Aksi | dilihat | semakin | jelas | p> < | p> ***< | p> Suatu | saat | kami | duduk | Masjid | Jogokariyan | hadirat | Kami | beliau | “Ya | berbagai | telaah | menyat | persoalan | takkan | selesai | sampai | ‘Arab | bersatu | Bagaimana | pendapat | Anda | ”< | p> Beliau | tersenyum | “Tidak | begitu | Ukhayya“ | ujarnya | lembut | “Sesungguhnya | memilih | agamanya | sesiapa | dipilihNya | antara | hambaNya; | genapkan | syarat | syaratnya | muli | dengan | p> “Pada | kurun | awal” | lanjut | “Allah | Bangsa | Dipimpin | Khulafaur | Rasyidin | beberapa | penguasa | Daulah | ‘Umawiyah | jaya | Lalu | ketika | para | beserta | punggawanya | menyimpang | Allahpun | mencabut | amanah | penjayaan | p> “Di | masa | berikutnya | Dari | Khurasan | menyokong | ‘Abbasiyah | Maka | penyangga | utama | Perdana | Menterinya | keluarga | Baramikah | panglima | bahkan | banyak | Cendikiawannya | bangkitkan | kalangan | orang | p> “Lalu | berpaling | cabut | berikan | Kurdi; | puncaknya | Shalahuddin | Ayyubi | anak | anaknya | p> “Ketika | alihkan | bekas | budak | Asia | Tengah | disultankan | Mesir; | Quthuz | Baybars | Qalawun | antaranya | Mereka | Mamalik | pula | memindahkan | Turki; | ‘Utsman | Orthughrul | turunnya | serta | khususnya | Muhammad | Fatih | ‘Aliyah | ‘Utsmaniyah | rasa | rasanya | hari | menunjuk | lagi | memimpin | menghela | nafas | panjang | kemudian | Dengan | matanya | buta | oleh | siksaan | penjara | Israel | arahkan | wajahnya | berkata | “Sungguh | besar | menerima | kalianlah; | agak | pendek | berkulit | kecoklatan | berhidung | pesek” | katanya | sedikit | tertawa | “Yang | ditunjuk | penzhahiran | p> “Dan | bukankah | bersabda | bendera | hitam | Dulu | mengiranya | menggun | pemaknaan | dalam | kampanye | menggulingkan | Tapi | kini | tahu; | dunia | membentang | Maghrib; | Maroko | Merauke” | ujar | terkekeh | p> “Maka | sungguh | berharap | kalian | wahai | Muslim | Nusantara | Hari | tugas | menggenapi | agar | layak | peradaban | p> “Ah | tandanya | barangkali | pejuang | masih | harus | bersabar | sejenak | berjuang | garis | depan | Bersabar | menanti | bersama | shalat | Masjidil | Aqsha | merdeka | insyaallah | tarbawia)< | div> |

Jumat, 09 Desember 2016

Palestina Apresiasi Indonesia | Republika Online

NUSA DUA - Palestina menghargai kesediaan Indonesia ikut dalam pertemuan para menteri luar negeri di Paris, Prancis. Pertemuan di konferensi perdamaian itu rencananya berlangsung pada 21 Desember 2016 mendatang.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Palestina Riad al-Maliki mengatakan, Menlu Retno Marsudi akan hadir di Paris mewakili Pemerintah Indonesia. ''Kehadiran Indonesia mewakili proses perdamaian Palestina,'' kata dia di sela acara BDF, Nusa Dua, Bali, kemarin.

Menurut Maliki, Indonesia menggaransi keadilan dan perdamaian Palestina. Bahkan, ia menyebut Indonesia mewakili keadilan dan perdamaian dunia. ''Indonesia dan Palestina mempunyai pandangan yang sama dalam mempertahankan perdamaian dunia,'' kata dia.

Indonesia merupakan negara dengan Masyarakat Islam terbesar di dunia, tetapi posisi Indonesia tidak berada dalam kawasan Timur Tengah. Karena itu, menurut Maliki, Indonesia diharapkan mampu memberikan perspektif baru dalam permasalahan Palestina-Israel.

Salah satu fokus yang kelak menjadi pembicaraan adalah solusi dua negara. Ini artinya, dunia internasional mendorong Palestina dan Israel hidup berdampingan secara damai. Selain Indonesia, anggota tetap Dewan Keamanan PBB akan hadir.

Mereka adalah Amerika Serikat, Cina, Rusia, Inggris, dan Prancis. Belanda, Italia, Spanyol, Irlandia, Polandia, Kanada, Arab Saudi, Maroko, dan Turki juga rencananya akan hadir. Organisasi internasional yang mengirimkan wakilnya adalah PBB, Uni Eropa, dan Liga Arab.

Presiden Prancis Francois Hollande mengundang Presiden Palestina Mahmud Abbas dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Paris, dua pekan mendatang. Hal ini diungkapkan seorang pejabat senior Israel, seperti dilansir laman berita Haaretz, Rabu (7/12).

"Pertemuan kedua pemimpin itu akan berlangsung setelah menteri luar negeri sejumlah negara berembuk soal konflik Palestina-Israel," demikian pernyataan pejabat itu. Rencananya, ada tiga kelompok kerja yang dibentuk dalam pertemuan di Paris.

Di antaranya insentif ekonomi untuk Israel dan Palestina saat mencapai kesepakatan damai, memperkuat institusi negara Palestina, dan meningkatkan partisipasi sipil dalam proses damai. Hollande hendak menyampaikan rekomendasi itu kepada Netanyahu ataupun Abbas.

Maliki menegaskan, Palestina adalah negara yang terus memperjuangkan kebebasan dan keadilan dalam kehidupan berdemokrasi. ''Namun, sangat disayangkan hari ini dunia masih membangun dinding pemisah yang memicu penolakan dan intoleransi.''

Riad mengatakan, intoleransi dan xenofobia hanya memperburuk situasi dunia saat ini. Pemimpin-pemimpin negara harus ekstra bekerja keras mengedukasi masyarakat lewat pendidikan sebab capaian tertinggi dari sebuah pendidikan adalah toleransi.

Media dan masyarakat sipil, menurut Riad memegang peranan penting untuk mempromosikan demokrasi, pluralisme, dan toleransi beragama. Inti dari perjuangan rakyat Palestina sendiri adalah kebebasan dan keadilan.      rep: Mutia Ramadhani/antara, ed: Ferry Kisihandi

"

| Palestina | Apresiasi | Indonesia | Republika | Online | NUSA | menghargai | kesediaan | ikut | dalam | pertemuan | para | menteri | luar | negeri | Paris | Prancis | Pertemuan | konferensi | perdamaian | rencananya | berlangsung | pada | Desember | 2016 | mendatang | p>Menteri | Luar | Negeri | (Menlu) | Riad | Maliki | mengat | Menlu | Retno | Marsudi | hadir | mewakili | Pemerintah | Kehadiran | proses | kata | sela | acara | Nusa | Bali | kemarin | p>Menurut | menggaransi | keadilan | Bahkan | menyebut | dunia | mempunyai | pandangan | yang | sama | mempertahankan | p>Indonesia | merup | negara | dengan | Masyarakat | Islam | terbesar | posisi | berada | kawasan | Timur | Tengah | Karena | menurut | diharapkan | mampu | memberikan | perspektif | baru | permasalahan | Israel | p>Salah | satu | fokus | kelak | menjadi | pembicaraan | adalah | solusi | artinya | internasional | mendorong | hidup | berdampingan | secara | damai | Selain | anggota | tetap | Dewan | Keamanan | p>Mereka | Amerika | Serikat | Cina | Rusia | Inggris | Belanda | Italia | Spanyol | Irlandia | Polandia | Kanada | Arab | Saudi | Maroko | Turki | juga | Organisasi | mengirimkan | wakilnya | Eropa | Liga | p>Presiden | Francois | Hollande | mengundang | Presiden | Mahmud | Abbas | Perdana | Menteri | Benjamin | Netanyahu | pekan | diungkapkan | seorang | pejabat | senior | seperti | dilansir | laman | berita | Haaretz | Rabu | p>Pertemuan | kedua | pemimpin | setelah | sejumlah | berembuk | soal | konflik | demikian | pernyataan | Rencananya | tiga | kelompok | kerja | dibentuk | p>Di | antaranya | insentif | ekonomi | untuk | saat | mencapai | kesepakatan | memperkuat | institusi | meningkatkan | partisipasi | sipil | hendak | menyampaikan | rekomendasi | kepada | ataupun | p>Maliki | menegaskan | terus | memperjuangkan | kebebasan | kehidupan | berdemokrasi | Namun | sangat | disayangkan | hari | masih | membangun | dinding | pemisah | memicu | penol | intoleransi | p>Riad | xenofobia | hanya | memperburuk | situasi | Pemimpin | harus | ekstra | bekerja | keras | mengedukasi | masyarakat | lewat | pendidikan | capaian | tertinggi | sebuah | toleransi | p>Media | memegang | peranan | penting | mempromosikan | demokrasi | pluralisme | beragama | Inti | perjuangan | rakyat | sendiri |  rep: | Mutia | Ramadhani | antara | ed:< | strong> | Ferry | Kisihandi< | p> |

Jumat, 02 Desember 2016

Israel: Terimakasih Palestina | Dream.co.id

Mau Diskon Rp 250,000? Beli tiket pesawat-nya di Pergi.com

Dream - Melalui sambungan telepon, Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu, menyampaikan terima kasih kepada pemimpin Otoritas Palestina, Muhammad Abbas, atas bantuannya mengatasi kebakaran yang meluas di Haifa dan Sha’ar Hagai di luar Yerusalem. Ucapan terima kasih itu disampaikan melalui sambungan telepon.

Beberapa kota di Israel dilanda kebakaran hebat selama tiga hari berturut-turut sejak Selasa pekan kemarin. Bencana kebakaran tersebut menghancurkan rumah dan fasilitas umum, serta memaksa ribuan warga Yahudi dan Arab di Israel mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Dalam perbincangan melalui telepon, Netanyahu mengapresiasi kiriman delapan truk dan sekitar 40 petugas pemadam kebakaran dari Otoritas Palestina. Bantuan juga datang dari beberapa negara lainnya, seperti Siprus, Kroasia, Rusia, Turki, Italia, Bulgaria, dan Amerika Serikat yang mengirimkan sebuah supertanker, pesawat Damkar terbesar di dunia.

Kepala Damkar Otoritas Palestina, Yousef Nasser, berada di Israel pada Sabtu kemarin. Selama di sana, Nasser berkunjung ke beberapa Pusat Damkar Israel di Neve Ilan, dekat Yerusalem dan Rishon Lezion.

Selain tur ke kedua Pusat Damkar Israel itu, Nasser juga meninjau langsung anak buahnya yang berjuang bahu membahu dengan petugas Damkar Israel.

Selanjutnya :

imageimage>
Mulai Dari :

Bangun Perdamaian

Sisi Religi Marshanda - Skrin.ID

Rekomendasi Pilihan

RELATED NEWS

  • imageimage>

    Heboh Isu Kemarau Panjang 2019-2022, Ini Kata BMKG

  • imageimage>

    Benda Mencurigakan di Jalan Thamrin, Ternyata Berisi Pakaian

  • imageimage>

    Tim Gegana Amankan Benda Mencurigakan di Jalan Thamrin

"

| Israel: | Terimakasih | Palestina | Dream.co.id | Diskon | Beli | tiket | pesawat | Pergi | com< | span> | Dream | strong> | sambungan | telepon | Perdana | Menteri | Israel | Benyamin | Netanyahu | menyampaikan | terima | kasih | kepada | pemimpin | Otoritas | Palestina< | Muhammad< | Abbas | atas | bantuannya | mengatasi< | kebakaran | yang | meluas | Haifa | Sha’ar | Hagai | luar | Yerusalem | Ucapan | disampaikan | p> Beberapa | kota | dilanda | hebat | selama | tiga | hari | berturut | turut | sejak | Selasa | pekan | kemarin | Bencana | tersebut | menghancurkan | rumah | fasilitas | umum | serta | memaksa | ribuan | warga | Yahudi | Arab | mengungsi | tempat | lebih | aman | p> Dalam | perbincangan | mengapresiasi | kiriman | delapan | truk | petugas | pemadam | Bantuan | juga | datang | beberapa | negara | lainnya | seperti | Siprus | Kroasia | Rusia | Turki | Italia | Bulgaria | Amerika | Serikat | mengirimkan | sebuah | supertanker | Damkar | terbesar | dunia | p> Kepala | Yousef | Nasser | berada | pada | Sabtu | Selama | sana | berkunjung | Pusat | Neve | Ilan | dekat | Rishon | Lezion | p> Selain | kedua | meninjau | langsung | anak | buahnya | berjuang | bahu | membahu | dengan | p> < | p>Selanjutnya | h2> < | a> Mulai | Dari | span> Bangun | Perdamaian< | p> < | div> < | div> < | div> Berikan | Reaksimu | Tentang | Artikel | Atas< | p> 0% Alhamdulillah < | td> 0% Masya | Allah < | td> 0% Wallahu | alam < | td> 0% Subhanallah < | td> 0% Astaghfirullah < | td> 0% Naudzubillah < | td> < | tr>< | table>< | p>Sisi | Religi | Marshanda | Skrin | h6> Rekomendasi | Pilihan< | h3> < | div> Daftarkan | email | anda | untuk | berlangganan | berita | terbaru | kami< | h6> < | div> < | p>RELATED | NEWS< | h2> < | a> Heboh | Kemarau | Panjang | 2019 | 2022 | Kata | BMKG< | li> < | a> Benda | Mencurig | Jalan | Thamrin | Ternyata | Berisi | Pakaian< | a> Tim | Gegana | Amankan | Benda | Thamrin< | ul>< | div> |

Minggu, 04 Desember 2016

Israel: Terimakasih Palestina | Dream.co.id

Mau Diskon Rp 250,000? Beli tiket pesawat-nya di Pergi.com

Dream - Melalui sambungan telepon, Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu, menyampaikan terima kasih kepada pemimpin Otoritas Palestina, Muhammad Abbas, atas bantuannya mengatasi kebakaran yang meluas di Haifa dan Sha’ar Hagai di luar Yerusalem. Ucapan terima kasih itu disampaikan melalui sambungan telepon.

Beberapa kota di Israel dilanda kebakaran hebat selama tiga hari berturut-turut sejak Selasa pekan kemarin. Bencana kebakaran tersebut menghancurkan rumah dan fasilitas umum, serta memaksa ribuan warga Yahudi dan Arab di Israel mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Dalam perbincangan melalui telepon, Netanyahu mengapresiasi kiriman delapan truk dan sekitar 40 petugas pemadam kebakaran dari Otoritas Palestina. Bantuan juga datang dari beberapa negara lainnya, seperti Siprus, Kroasia, Rusia, Turki, Italia, Bulgaria, dan Amerika Serikat yang mengirimkan sebuah supertanker, pesawat Damkar terbesar di dunia.

Kepala Damkar Otoritas Palestina, Yousef Nasser, berada di Israel pada Sabtu kemarin. Selama di sana, Nasser berkunjung ke beberapa Pusat Damkar Israel di Neve Ilan, dekat Yerusalem dan Rishon Lezion.

Selain tur ke kedua Pusat Damkar Israel itu, Nasser juga meninjau langsung anak buahnya yang berjuang bahu membahu dengan petugas Damkar Israel.

Selanjutnya :

imageimage>
Mulai Dari :

Bangun Perdamaian

Sisi Religi Marshanda - Skrin.ID

Rekomendasi Pilihan

RELATED NEWS

  • imageimage>

    Penjelasan Polri Soal Penangkapan Ahmad Dhani

  • imageimage>

    Yusril Siap Bela 8 Tokoh yang Dituduh Makar

  • imageimage>

    Dugaan Makar, Polisi Tangkap Beberapa Tokoh

"

| Israel: | Terimakasih | Palestina | Dream.co.id | Diskon | Beli | tiket | pesawat | Pergi | com< | span> | Dream | strong> | sambungan | telepon | Perdana | Menteri | Israel | Benyamin | Netanyahu | menyampaikan | terima | kasih | kepada | pemimpin | Otoritas | Palestina< | Muhammad< | Abbas | atas | bantuannya | mengatasi< | kebakaran | yang | meluas | Haifa | Sha’ar | Hagai | luar | Yerusalem | Ucapan | disampaikan | p> Beberapa | kota | dilanda | hebat | selama | tiga | hari | berturut | turut | sejak | Selasa | pekan | kemarin | Bencana | tersebut | menghancurkan | rumah | fasilitas | umum | serta | memaksa | ribuan | warga | Yahudi | Arab | mengungsi | tempat | lebih | aman | p> Dalam | perbincangan | mengapresiasi | kiriman | delapan | truk | petugas | pemadam | Bantuan | juga | datang | beberapa | negara | lainnya | seperti | Siprus | Kroasia | Rusia | Turki | Italia | Bulgaria | Amerika | Serikat | mengirimkan | sebuah | supertanker | Damkar | terbesar | dunia | p> Kepala | Yousef | Nasser | berada | pada | Sabtu | Selama | sana | berkunjung | Pusat | Neve | Ilan | dekat | Rishon | Lezion | p> Selain | kedua | meninjau | langsung | anak | buahnya | berjuang | bahu | membahu | dengan | p> < | p>Selanjutnya | h2> < | a> Mulai | Dari | span> Bangun | Perdamaian< | p> < | div> < | div> < | div> Berikan | Reaksimu | Tentang | Artikel | Atas< | p> 0% Alhamdulillah < | td> 0% Masya | Allah < | td> 0% Wallahu | alam < | td> 0% Subhanallah < | td> 0% Astaghfirullah < | td> 0% Naudzubillah < | td> < | tr>< | table>< | p>Sisi | Religi | Marshanda | Skrin | h6> Rekomendasi | Pilihan< | h3> < | div> Daftarkan | email | anda | untuk | berlangganan | berita | terbaru | kami< | h6> < | div> < | p>RELATED | NEWS< | h2> < | a> Penjelasan | Polri | Soal | Penangkapan | Ahmad | Dhani< | li> < | a> Yusril | Siap | Bela | Tokoh | Dituduh | Makar< | a> Dugaan | Makar | Polisi | Tangkap | Beberapa | Tokoh< | ul>< | div> |

Jumat, 09 Desember 2016

Palestina Apresiasi Indonesia | Republika Online

NUSA DUA - Palestina menghargai kesediaan Indonesia ikut dalam pertemuan para menteri luar negeri di Paris, Prancis. Pertemuan di konferensi perdamaian itu rencananya berlangsung pada 21 Desember 2016 mendatang.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Palestina Riad al-Maliki mengatakan, Menlu Retno Marsudi akan hadir di Paris mewakili Pemerintah Indonesia. ''Kehadiran Indonesia mewakili proses perdamaian Palestina,'' kata dia di sela acara BDF, Nusa Dua, Bali, kemarin.

Menurut Maliki, Indonesia menggaransi keadilan dan perdamaian Palestina. Bahkan, ia menyebut Indonesia mewakili keadilan dan perdamaian dunia. ''Indonesia dan Palestina mempunyai pandangan yang sama dalam mempertahankan perdamaian dunia,'' kata dia.

Indonesia merupakan negara dengan Masyarakat Islam terbesar di dunia, tetapi posisi Indonesia tidak berada dalam kawasan Timur Tengah. Karena itu, menurut Maliki, Indonesia diharapkan mampu memberikan perspektif baru dalam permasalahan Palestina-Israel.

Salah satu fokus yang kelak menjadi pembicaraan adalah solusi dua negara. Ini artinya, dunia internasional mendorong Palestina dan Israel hidup berdampingan secara damai. Selain Indonesia, anggota tetap Dewan Keamanan PBB akan hadir.

Mereka adalah Amerika Serikat, Cina, Rusia, Inggris, dan Prancis. Belanda, Italia, Spanyol, Irlandia, Polandia, Kanada, Arab Saudi, Maroko, dan Turki juga rencananya akan hadir. Organisasi internasional yang mengirimkan wakilnya adalah PBB, Uni Eropa, dan Liga Arab.

Presiden Prancis Francois Hollande mengundang Presiden Palestina Mahmud Abbas dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Paris, dua pekan mendatang. Hal ini diungkapkan seorang pejabat senior Israel, seperti dilansir laman berita Haaretz, Rabu (7/12).

"Pertemuan kedua pemimpin itu akan berlangsung setelah menteri luar negeri sejumlah negara berembuk soal konflik Palestina-Israel," demikian pernyataan pejabat itu. Rencananya, ada tiga kelompok kerja yang dibentuk dalam pertemuan di Paris.

Di antaranya insentif ekonomi untuk Israel dan Palestina saat mencapai kesepakatan damai, memperkuat institusi negara Palestina, dan meningkatkan partisipasi sipil dalam proses damai. Hollande hendak menyampaikan rekomendasi itu kepada Netanyahu ataupun Abbas.

Maliki menegaskan, Palestina adalah negara yang terus memperjuangkan kebebasan dan keadilan dalam kehidupan berdemokrasi. ''Namun, sangat disayangkan hari ini dunia masih membangun dinding pemisah yang memicu penolakan dan intoleransi.''

Riad mengatakan, intoleransi dan xenofobia hanya memperburuk situasi dunia saat ini. Pemimpin-pemimpin negara harus ekstra bekerja keras mengedukasi masyarakat lewat pendidikan sebab capaian tertinggi dari sebuah pendidikan adalah toleransi.

Media dan masyarakat sipil, menurut Riad memegang peranan penting untuk mempromosikan demokrasi, pluralisme, dan toleransi beragama. Inti dari perjuangan rakyat Palestina sendiri adalah kebebasan dan keadilan.      rep: Mutia Ramadhani/antara, ed: Ferry Kisihandi

"

| Palestina | Apresiasi | Indonesia | Republika | Online | NUSA | menghargai | kesediaan | ikut | dalam | pertemuan | para | menteri | luar | negeri | Paris | Prancis | Pertemuan | konferensi | perdamaian | rencananya | berlangsung | pada | Desember | 2016 | mendatang | p>Menteri | Luar | Negeri | (Menlu) | Riad | Maliki | mengat | Menlu | Retno | Marsudi | hadir | mewakili | Pemerintah | Kehadiran | proses | kata | sela | acara | Nusa | Bali | kemarin | p>Menurut | menggaransi | keadilan | Bahkan | menyebut | dunia | mempunyai | pandangan | yang | sama | mempertahankan | p>Indonesia | merup | negara | dengan | Masyarakat | Islam | terbesar | posisi | berada | kawasan | Timur | Tengah | Karena | menurut | diharapkan | mampu | memberikan | perspektif | baru | permasalahan | Israel | p>Salah | satu | fokus | kelak | menjadi | pembicaraan | adalah | solusi | artinya | internasional | mendorong | hidup | berdampingan | secara | damai | Selain | anggota | tetap | Dewan | Keamanan | p>Mereka | Amerika | Serikat | Cina | Rusia | Inggris | Belanda | Italia | Spanyol | Irlandia | Polandia | Kanada | Arab | Saudi | Maroko | Turki | juga | Organisasi | mengirimkan | wakilnya | Eropa | Liga | p>Presiden | Francois | Hollande | mengundang | Presiden | Mahmud | Abbas | Perdana | Menteri | Benjamin | Netanyahu | pekan | diungkapkan | seorang | pejabat | senior | seperti | dilansir | laman | berita | Haaretz | Rabu | p>Pertemuan | kedua | pemimpin | setelah | sejumlah | berembuk | soal | konflik | demikian | pernyataan | Rencananya | tiga | kelompok | kerja | dibentuk | p>Di | antaranya | insentif | ekonomi | untuk | saat | mencapai | kesepakatan | memperkuat | institusi | meningkatkan | partisipasi | sipil | hendak | menyampaikan | rekomendasi | kepada | ataupun | p>Maliki | menegaskan | terus | memperjuangkan | kebebasan | kehidupan | berdemokrasi | Namun | sangat | disayangkan | hari | masih | membangun | dinding | pemisah | memicu | penol | intoleransi | p>Riad | xenofobia | hanya | memperburuk | situasi | Pemimpin | harus | ekstra | bekerja | keras | mengedukasi | masyarakat | lewat | pendidikan | capaian | tertinggi | sebuah | toleransi | p>Media | memegang | peranan | penting | mempromosikan | demokrasi | pluralisme | beragama | Inti | perjuangan | rakyat | sendiri |  rep: | Mutia | Ramadhani | antara | ed:< | strong> | Ferry | Kisihandi< | p> |