Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri mempersiapkan. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri mempersiapkan. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Desember 2016

Wanita-Wanita Cantik Gaza Palestina Juga Bisa Buat Aplikasi

JOUMANA Sroor belajar cara membuat aplikasi sejak umur 12 tahun. Dikutip Aljazeera, pada umur 15 tahun, dia bersama tiga temannya di Gaza, telah membuat purwarupa untuk aplikasi daring bernama Early Alert. Dalam aplikasi ini, pengguna aplikasi bisa mengetahui titik kemacetan, kerumunan orang, kecelakaan, atau kejahatan di sekitar.

"Meski saya kadang tidak mendapat dukungan tentang teknologi yang saya ciptakan, tapi ada satu tempat yang saya anggap sebagai rumah kedua," ujarnya baru-baru ini.

Rumah kedua tersebut, kata Sroor, berada di sebuah gudang kecil di kawasan Al Rimal, yang biasa disebut Gaza Sky Geeks.

"Orang-orang di sini pun sudah saya anggap sebagai keluarga kedua saya," kata Sroor di ruangan yang diisi puluhan warga Palestina lainnya.

Gaza Sky Geeks dibentuk tahun 2011, dengan dana awal sebesar 900.000 dolar yang didapat dari Google. Google memberikan bantuan berikut pengajaran cara membuat program-program aplikasi untuk membantu mengembangkan Gaza Sky Geeks.

Koordinator media sosial Gaza Sky Geeks, Dalia Shurrab mengatakan, ada 4 perusahaan yang berinvestasi di Gaza Sky Geeks dengan nilai investasi sebesar 30.000 dolar hingga 65.000 dolar.

Kini Gaza Sky Geeks berfokus untuk lebih banyak mempekerjakan kaum wanita. Bahkan sekitar 50 persen dari pendiri Gaza Sky Geeks adalah wanita tetapi menurut Rena Alqrenawi yang menjadi penanggung jawab pekerja wanita, target Gaza Sky Geeks adalah mempekerjakan sebanyak 80 persen kaum wanita.

"Hal ini dilakukan untuk mengurangi gap antara pekerja pria dan wanita dalam dunia teknologi," ujarnya.

Baru-baru ini, Gaza Sky Geeks sedang mempersiapkan anggota-anggotanya untuk mengikuti perlombaan dalam bidang teknologi yaitu Technovation Challenge. Perlombaan tersebut dibuat untuk memperkenalkan pembuatan aplikasi bagi para wanita-wanita muda di dunia. Di sinilah Sroor dan timnya menciptakan Early Alert.

Sebanyak 20.000 orang dari Gaza, bahkan hampir semua tanpa latar belakang dalam dunia pemrograman akan mengikuti perlombaan tersebut, yang akan berlangsung dari Januari hingga April 2017.***
 

"

| Wanita-Wanita | Cantik | Gaza | Palestina | Juga | Bisa | Buat | Aplikasi | JOUMANA | Sroor | belajar | cara | membuat | aplikasi | sejak | umur | tahun | Dikutip | Aljazeera | pada | bersama | tiga | temannya | telah | purwarupa | untuk | bernama | Early | Alert |  Dalam | pengguna | mengetahui | titik | kemacetan | kerumunan | orang | kecelakaan | atau | kejahatan | p> Meski | saya | kadang | mendapat | dukungan | tentang | teknologi | yang | cipt | satu | tempat | anggap | sebagai | rumah | kedua | ujarnya | baru | p> Rumah | tersebut | kata | berada | sebuah | gudang | kecil | kawasan | Rimal | biasa | disebut | Geeks | p> Orang | sini | keluarga | ruangan | diisi | puluhan | warga | lainnya | p> Gaza | dibentuk | 2011 | dengan | dana | awal | sebesar | dolar | didapat | Google |  Google | memberikan | bantuan | berikut | pengajaran | program | membantu | mengembangkan | p> Koordinator | media | sosial | Dalia | Shurrab mengat | perusahaan | berinvestasi | Geeks dengan | nilai | investasi | 000 dolar | p> Kini | berfokus | lebih | banyak | mempekerj | kaum | wanita |  Bahkan | persen | pendiri | adalah | wanita te | menurut | Rena | Alqrenawi | menjadi | penanggung | jawab | pekerja | target | sebanyak | p> Hal | dilakukan | mengurangi | antara | pria | dalam | dunia | p> Baru | Geeks  | mempersiapkan | anggota | anggotanya | mengikuti | perlombaan | bidang | yaitu | Technovation | Challenge | em> Perlombaan | dibuat | memperkenalkan | pembuatan | bagi | para | muda |  Di | sinilah | timnya | mencipt | p> Sebanyak | bahkan | hampir | semua | tanpa | latar | belg | pemrograman | berlangsung | Januari | April | 2017 | *** < | p> |

Kamis, 01 Desember 2016

Wanita-Wanita Cantik Gaza Palestina Juga Bisa Buat Aplikasi

JOUMANA Sroor belajar cara membuat aplikasi sejak umur 12 tahun. Dikutip Aljazeera, pada umur 15 tahun dia bersama tiga orang temannya di Gaza, telah membuat purwarupa untuk aplikasi daring bernama Early Alert, dalam aplikasi ini pengguna aplikasi bisa mengetahui titik kemacetan, kerumunan orang, kecelakaan, atau kejahatan di sekitar.

"Meski saya kadang tidak mendapat dukungan tentang teknologi yang saya ciptakan, tapi ada satu tempat yang saya anggap sebagai rumah kedua," ujarnya baru-baru ini.

Rumah kedua tersebut, kata Sroor berada di sebuah gudang kecil di kawasan Al Rimal, yang biasa disebut Gaza Sky Geeks.

"Orang-orang disini pun sudah saya anggap sebagai keluarga kedua saya," kata Sroor di ruangan yang diisi puluhan warga Palestina lainnya.

Gaza Sky Geeks dibentuk pada tahun 2011, dengan dana awal sebesar 900.000 US dollar yang didapat dari Google, Google memberikan bantuan berikut pengajaran cara membuat program-program aplikasi untuk membantu mengembangkan Gaza Sky Geeks ini.

Koordinator media sosial Gaza Sky Geeks, Dalia Shurrab, mengatakan, ada 4 perusahaan yang berinvestasi di Gaza Sky Geeks ini, dengan nilai investasi sebesar 30 ribu US dollar hingga 65 ribu US dollar.

Kini Gaza Sky Geeks berfokus untuk lebih banyak mempekerjakan kaum wanita, bahkan sekitar 50 persen dari pendiri Gaza Sky Geeks adalah wanita, tetapi menurut Rena Alqrenawi yang menjadi penanggung jawab pekerja wanita, target dari Gaza Sky Geeks adalah mempekerjakan sebanyak 80 persen kaum wanita.

"Hal ini dilakukan untuk mengurangi gap antara pekerja pria dan wanita dalam dunia teknologi," ujarnya.

Baru-baru ini Gaza Sky Geeks, sedang mempersiapkan anggota-anggotanya untuk mengikuti perlombaan dalam bidang teknologi yaitu Technovation Challenge, perlombaan ini dibuat untuk memperkenalkan pembuatan aplikasi bagi para wanita-wanita muda di dunia, disinilah Sroor dan timnya menciptakan Early Alert.

Sebanyak 20 orang dari Gaza, bahkan hampir semua tanpa latar belakang dalam dunia pemrograman akan mengikuti perlombaan tersebut, yang akan berlangsung dari Januari hingga April 2017.***
 

"

| Wanita-Wanita | Cantik | Gaza | Palestina | Juga | Bisa | Buat | Aplikasi | JOUMANA | Sroor | belajar | cara | membuat | aplikasi | sejak | umur | tahun | Dikutip | Aljazeera | pada | bersama | tiga | orang | temannya | telah | purwarupa | untuk | daring | bernama | Early | Alert | dalam | pengguna | bisa | mengetahui | titik | kemacetan | kerumunan | kecelakaan | atau | kejahatan | sekitar | p> Meski | saya | kadang | tidak | mendapat | dukungan | tentang | teknologi | yang | ciptakan | tapi | satu | tempat | anggap | sebagai | rumah | kedua | ujarnya | baru | p> Rumah | tersebut | kata | berada | sebuah | gudang | kecil | kawasan | Rimal | biasa | disebut | Geeks | p> Orang | disini | sudah | keluarga | ruangan | diisi | puluhan | warga | lainnya | p> < | p> Gaza | dibentuk | 2011 | dengan | dana | awal | sebesar | dollar | didapat | dari | Google | memberikan | bantuan | berikut | pengajaran | program | membantu | mengembangkan | p> Koordinator | media | sosial | Dalia | Shurrab | mengatakan | perusahaan | berinvestasi | nilai | investasi | ribu | hingga | p> Kini | berfokus | lebih | banyak | mempekerjakan | kaum | wanita | bahkan | persen | pendiri | adalah | tetapi | menurut | Rena | Alqrenawi | menjadi | penanggung | jawab | pekerja | target | sebanyak | p> Hal | dilakukan | mengurangi | antara | pria | dunia | p> Baru | sedang | mempersiapkan | anggota | anggotanya | mengikuti | perlombaan | bidang | yaitu | Technovation | Challenge< | dibuat | memperkenalkan | pembuatan | bagi | para | muda | disinilah | timnya | menciptakan | p> Sebanyak | hampir | semua | tanpa | latar | belakang | pemrograman | akan | berlangsung | Januari | April | 2017 | *** < | p> |

Minggu, 04 Desember 2016

Palestina Masih Membutuhkan Bantuan Pembangunan Kapasitas

Delegasi Palestina membahas bantuan kapasitas dengan Pemerintah Indonesia (Foto: Dok.Kemenlu RI).

Metrotvnews.com, Amman: Pembangunan kapasitas untuk Palestina sangat penting guna mempersiapkan pemerintahan, di saat Palestina merdeka. Indonesia pun masih terus memberikan bantuan serupa.

Pertukaran pemikiran dan diskusi antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Palestina pun berlangsung di KBRI Amman, Yordania. Kegiatan ini membahas mengenai "Monitoring dan Evaluasi (Monev) kegiatan Bantuan Kerja Sama Teknik untuk Palestina". 

Melibatkan alumni peserta pelatihan peningkatan kapasitas Palestina yang telah dilatih di Indonesia, pembahasan mengkaji dukungan dan rekomendasi untuk memberikan progam terbaik bagi Palestina ke depannya. 

"Dialog ini adalah bagian dari peran aktif Indonesia dalam memajukan Kerja Sama Selatan-Selatan," pernyataan Kementerian Luar Negeri RI, dalam situs resmi Kemlu.go.id, yang disitat Metrotvnews.com, Sabtu (3/12/2016). 

"Pertemuan membahas rencana program Kerja sama Teknis (KST) tahun 2017 yang dibutuhkan dan diperlukan oleh Palestina serta mendapatkan masukan kendala dan hambatan yang dihadapi dalam implementasi hasil dari pelatihan," lanjutnya.

Wakil dari Pemerintah Palestina menyampaikan bahwa Palestina masih sangat membutuhkan dukungan, salah satunya dari Indonesia.

Berdasarkan catatan Direktorat KST, Pemerintah Indonesia telah melaksanakan kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas kepada Palestina di bidang pertanian, pariwisata, tata pemerintahan, demokratisasi, kearsipan, dan kepolisian yang diikuti oleh 1.774 orang Palestina.

(FJR)

"

| Palestina | Masih | Membutuhkan | Bantuan | Pembangunan | Kapasitas | Delegasi | membahas | bantuan | kapasitas | dengan | Pemerintah | Indonesia | (Foto: | Kemenlu | p> Metrotvnews | Amman< | strong>: | untuk | sangat | penting | guna | mempersiapkan | pemerintahan | saat | merdeka | masih | terus | memberikan | serupa | p> Pertukaran | pemikiran | diskusi | antara | berlangsung | KBRI | Amman | Yordania | Kegiatan | mengenai | Monitoring | Evaluasi | (Monev) | kegiatan | Kerja | Sama | Teknik | p> Melibatkan | alumni | peserta | pelatihan | peningkatan | yang | telah | dilatih | pembahasan | mengkaji | dukungan | rekomendasi | progam | terbaik | bagi | depannya | p> Dialog | adalah | bagian | peran | aktif | dalam | memajukan | Selatan | pernyataan | Kementerian | Luar | Negeri | situs | resmi | Kemlu | disitat | Metrotvnews | Sabtu | 2016) | p> Pertemuan | rencana | program | sama | Teknis | (KST) | tahun | 2017 | dibutuhkan | diperlukan | oleh | serta | mendapatkan | masukan | kendala | hambatan | dihadapi | implementasi | hasil | lanjutnya | p> Wakil | menyampaikan | bahwa | membutuhkan | salah | satunya | p> Berdasarkan | catatan | Direktorat | melaksan | kepada | bidang | pertanian | pariwisata | tata | demokratisasi | kearsipan | kepolisian | diikuti | orang | p> (FJR)< | div> < | div> |

Sabtu, 03 Desember 2016

Palestina Masih Membutuhkan Bantuan Pembangunan Kapasitas

Delegasi Palestina membahas bantuan kapasitas dengan Pemerintah Indonesia (Foto: Dok.Kemenlu RI).

Metrotvnews.com, Amman: Pembangunan kapasitas untuk Palestina sangat penting guna mempersiapkan pemerintahan, di saat Palestina merdeka. Indonesia pun masih terus memberikan bantuan serupa.

Pertukaran pemikiran dan diskusi antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Palestina pun berlangsung di KBRI Amman, Yordania. Kegiatan ini membahas mengenai "Monitoring dan Evaluasi (Monev) kegiatan Bantuan Kerja Sama Teknik untuk Palestina". 

Melibatkan alumni peserta pelatihan peningkatan kapasitas Palestina yang telah dilatih di Indonesia, pembahasan mengkaji dukungan dan rekomendasi untuk memberikan progam terbaik bagi Palestina ke depannya. 

"Dialog ini adalah bagian dari peran aktif Indonesia dalam memajukan Kerja Sama Selatan-Selatan," pernyataan Kementerian Luar Negeri RI, dalam situs resmi Kemlu.go.id, yang disitat Metrotvnews.com, Sabtu (3/12/2016). 

"Pertemuan membahas rencana program Kerja sama Teknis (KST) tahun 2017 yang dibutuhkan dan diperlukan oleh Palestina serta mendapatkan masukan kendala dan hambatan yang dihadapi dalam implementasi hasil dari pelatihan," lanjutnya.

Wakil dari Pemerintah Palestina menyampaikan bahwa Palestina masih sangat membutuhkan dukungan, salah satunya dari Indonesia.

Berdasarkan catatan Direktorat KST, Pemerintah Indonesia telah melaksanakan kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas kepada Palestina di bidang pertanian, pariwisata, tata pemerintahan, demokratisasi, kearsipan, dan kepolisian yang diikuti oleh 1.774 orang Palestina.

(FJR)

"

| Palestina | Masih | Membutuhkan | Bantuan | Pembangunan | Kapasitas | Delegasi | membahas | bantuan | kapasitas | dengan | Pemerintah | Indonesia | (Foto: | Kemenlu | p> Metrotvnews | Amman< | strong>: | untuk | sangat | penting | guna | mempersiapkan | pemerintahan | saat | merdeka | masih | terus | memberikan | serupa | p> Pertukaran | pemikiran | diskusi | antara | berlangsung | KBRI | Amman | Yordania | Kegiatan | mengenai | Monitoring | Evaluasi | (Monev) | kegiatan | Kerja | Sama | Teknik | p> Melibatkan | alumni | peserta | pelatihan | peningkatan | yang | telah | dilatih | pembahasan | mengkaji | dukungan | rekomendasi | progam | terbaik | bagi | depannya | p> Dialog | adalah | bagian | peran | aktif | dalam | memajukan | Selatan | pernyataan | Kementerian | Luar | Negeri | situs | resmi | Kemlu | disitat | Metrotvnews | Sabtu | 2016) | p> Pertemuan | rencana | program | sama | Teknis | (KST) | tahun | 2017 | dibutuhkan | diperlukan | oleh | serta | mendapatkan | masukan | kendala | hambatan | dihadapi | implementasi | hasil | lanjutnya | p> Wakil | menyampaikan | bahwa | membutuhkan | salah | satunya | p> Berdasarkan | catatan | Direktorat | melaksan | kepada | bidang | pertanian | pariwisata | tata | demokratisasi | kearsipan | kepolisian | diikuti | orang | p> (FJR)< | div> < | div> |

Senin, 05 Desember 2016

Palestina Masih Membutuhkan Bantuan Pembangunan Kapasitas

Delegasi Palestina membahas bantuan kapasitas dengan Pemerintah Indonesia (Foto: Dok.Kemenlu RI).

Metrotvnews.com, Amman: Pembangunan kapasitas untuk Palestina sangat penting guna mempersiapkan pemerintahan, di saat Palestina merdeka. Indonesia pun masih terus memberikan bantuan serupa.

Pertukaran pemikiran dan diskusi antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Palestina pun berlangsung di KBRI Amman, Yordania. Kegiatan ini membahas mengenai "Monitoring dan Evaluasi (Monev) kegiatan Bantuan Kerja Sama Teknik untuk Palestina". 

Melibatkan alumni peserta pelatihan peningkatan kapasitas Palestina yang telah dilatih di Indonesia, pembahasan mengkaji dukungan dan rekomendasi untuk memberikan progam terbaik bagi Palestina ke depannya. 

"Dialog ini adalah bagian dari peran aktif Indonesia dalam memajukan Kerja Sama Selatan-Selatan," pernyataan Kementerian Luar Negeri RI, dalam situs resmi Kemlu.go.id, yang disitat Metrotvnews.com, Sabtu (3/12/2016). 

"Pertemuan membahas rencana program Kerja sama Teknis (KST) tahun 2017 yang dibutuhkan dan diperlukan oleh Palestina serta mendapatkan masukan kendala dan hambatan yang dihadapi dalam implementasi hasil dari pelatihan," lanjutnya.

Wakil dari Pemerintah Palestina menyampaikan bahwa Palestina masih sangat membutuhkan dukungan, salah satunya dari Indonesia.

Berdasarkan catatan Direktorat KST, Pemerintah Indonesia telah melaksanakan kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas kepada Palestina di bidang pertanian, pariwisata, tata pemerintahan, demokratisasi, kearsipan, dan kepolisian yang diikuti oleh 1.774 orang Palestina.

(FJR)

"

| Palestina | Masih | Membutuhkan | Bantuan | Pembangunan | Kapasitas | Delegasi | membahas | bantuan | kapasitas | dengan | Pemerintah | Indonesia | (Foto: | Kemenlu | p> Metrotvnews | Amman< | strong>: | untuk | sangat | penting | guna | mempersiapkan | pemerintahan | saat | merdeka | masih | terus | memberikan | serupa | p> Pertukaran | pemikiran | diskusi | antara | berlangsung | KBRI | Amman | Yordania | Kegiatan | mengenai | Monitoring | Evaluasi | (Monev) | kegiatan | Kerja | Sama | Teknik | p> Melibatkan | alumni | peserta | pelatihan | peningkatan | yang | telah | dilatih | pembahasan | mengkaji | dukungan | rekomendasi | progam | terbaik | bagi | depannya | p> Dialog | adalah | bagian | peran | aktif | dalam | memajukan | Selatan | pernyataan | Kementerian | Luar | Negeri | situs | resmi | Kemlu | disitat | Metrotvnews | Sabtu | 2016) | p> Pertemuan | rencana | program | sama | Teknis | (KST) | tahun | 2017 | dibutuhkan | diperlukan | oleh | serta | mendapatkan | masukan | kendala | hambatan | dihadapi | implementasi | hasil | lanjutnya | p> Wakil | menyampaikan | bahwa | membutuhkan | salah | satunya | p> Berdasarkan | catatan | Direktorat | melaksan | kepada | bidang | pertanian | pariwisata | tata | demokratisasi | kearsipan | kepolisian | diikuti | orang | p> (FJR)< | div> < | div> |

Rabu, 30 November 2016

Tugas Semua Umat Islam Merangkul Palestina

IMG-4046

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kininews/ist)

ISTANBUL, kini.co.id â€" Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berharap semua umat muslim di dunia bisa bersatu untuk melindungi Yerusalem. Erdogan meminta umat Islam tak lelah membela Palestina dari penguasaan Israel.

“Ini adalah tugas semua umat Islam untuk merangkul Palestina dan melindungi Yerusalem,” ujar Erdogan.

Bahkan Presiden Turki tak ingin penjagaan Masjid Al-Aqsa oleh para anak dengan senjata batu. Dia juga menyindir Israel yang hendak mengurangi volume masjid saat terdengar panggilan azan.

Erdogan menyampaikan hal ini di simposium parlemen Yerusalem di Istanbul Turki, Selasa (29/11) kemarin. Dia sengaja menyatakan itu sebelum Israel dan Turki mempersiapkan pertukaran duta besar sebagai bagian dari kesepakatan rekonsiliasi.

"

| Tugas | Semua | Umat | Islam | Merangkul | Palestina | Presiden | Turki | Recep | Tayyip | Erdogan | (kininews | ist)< | p> < | div> ISTANBUL< | strong> | kini | berharap | semua | umat | muslim | dunia | bisa | bersatu | untuk | melindungi | Yerusalem | meminta | lelah | membela | dari | penguasaan | Israel | p> “Ini | adalah | tugas | merangkul | ujar | p> Bahkan | ingin | penjagaan | Masjid | Aqsa | oleh | para | anak | dengan | senjata | batu | juga | menyindir | yang | hendak | mengurangi | volume | masjid | saat | terdengar | panggilan | azan | p> Erdogan | menyampaikan | simposium | parlemen | Istanbul | Selasa | kemarin | sengaja | menyatakan | sebelum | mempersiapkan | pertukaran | duta | besar | sebagai | bagian | kesepakatan | rekonsiliasi | div> |