Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri mengecam,. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri mengecam,. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 November 2016

Fidel Castro Teken Manifesto 'Mendukung Palestina'

TRIBUNJAMBI.COM, HAVANA - Fidel Castro, mantan presiden Kuba, menanda-tangani manifesto internasional 'mendukung Palestina', dan meminta Israel menghormati semua resolusi PBB untuk menarik diri dari Jalur Gaza, Tepi Barat, dan Jerusalem Timur.

Castro, yang akan berusia 88 tahun pekan depan, membubuhkan tanda tangan bersama sejumlah intelektual dan politisi di atas dokumen 'Demi Membela Palestina'.

Surat kabar Granma melaporkan orang-orang beken yang ikut menanda-tangani adalah Presiden Bolivia Evo Morales, pemenang Nobel Perdamaian asal Argentina Adolfo Perez Esquivel, penari Kuba Alicia Alonso, dan penulis Amerika Alice Walker.

Manifesto ini dipromosikan Jaringan Pembela Kemanusiaan, yang mencakup beberapa kelompok di Amerika Latin.

Castro, dan semua penanda-tangan manifesto, menuntut pemerintah di seluruh dunia menekan Israel agar menghormati Resolusi 242 Dewan Keamanan PBB. Resolusi ini dikeluarkan setelah Perang Enam Hari tahun 1967.

Resolusi menuntut Israel menarik diri dari semua wilayah yang diduduku selama konflik.

Dalam beberapa pekan terakhir, Amerika Latin berada di garis depan dalam pengecaman terhadap serangan Israel ke Jalur Gaza. Hampir seluruh negara Amerika Latin menawarkan dukungan kepada Palestina.

Castro sebelumnya menuduh Israel terlibat dalam bentuk baru fasisme, dengan tidak memperlakukan Palestina sebagai manusia, dan melakukan pembunuhan besar-besaran.

Kecaman keras juga disampaikan Presiden Brasil Dilma Rouseff dan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Tidak hanya mengecam, keduanya -- bersama Cile, Ekuador, Peru, dan El Salvador -- menarik duta besarnya dari Israel.

Di Bolivia, ribuan orang memprotes dan mengecam Israel, tapi pemerintahnya masih mempertahankan hubungan dengan negara Yahudi itu.

"

| Fidel | Castro | Teken | Manifesto | Mendukung | Palestina | TRIBUNJAMBI.COM, | HAVANA | Castro, | mantan | presiden | Kuba, | menanda-tangani | manifesto | internasional | mendukung | Palestina, | meminta | Israel | menghormati | semua | resolusi | untuk | menarik | diri | dari | Jalur | Gaza, | Tepi | Barat, | Jerusalem | Timur. Castro, | yang | akan | berusia | tahun | pekan | depan, | membubuhkan | tanda | tangan | bersama | sejumlah | intelektual | politisi | atas | dokumen | Demi | Membela | Palestina. Surat | kabar | Granma | melaporkan | orang-orang | beken | ikut | adalah | Presiden | Bolivia | Morales, | pemenang | Nobel | Perdamaian | asal | Argentina | Adolfo | Perez | Esquivel, | penari | Kuba | Alicia | Alonso, | penulis | Amerika | Alice | Walker. Manifesto | dipromosikan | Jaringan | Pembela | Kemanusiaan, | mencakup | beberapa | kelompok | Latin. Castro, | penanda-tangan | manifesto, | menuntut | pemerintah | seluruh | dunia | menekan | agar | Resolusi | Dewan | Keamanan | PBB. | dikeluarkan | setelah | Perang | Enam | Hari | 1967. Resolusi | wilayah | diduduku | selama | konflik. Dalam | terakhir, | Latin | berada | garis | depan | dalam | pengecaman | terhadap | serangan | Gaza. | Hampir | negara | menawarkan | dukungan | kepada | Palestina. Castro | sebelumnya | menuduh | terlibat | bentuk | baru | fasisme, | dengan | tidak | memperlakukan | sebagai | manusia, | melakukan | pembunuhan | besar-besaran. Kecaman | keras | juga | disampaikan | Brasil | Dilma | Rouseff | Venezuela | Nicolas | Maduro. | Tidak | hanya | mengecam, | keduanya | Cile, | Ekuador, | Peru, | Salvador | duta | besarnya | Israel. Di | Bolivia, | ribuan | orang | memprotes | mengecam | Israel, | tapi | pemerintahnya | masih | mempertahankan | hubungan | Yahudi | itu. |

Kamis, 08 Desember 2016

Mesir Banjiri Terowongan Penyelundup, 4 Warga Palestina...

Salah satu terowongan yang menghubungkan Rafah dan Gaza. FOTO/aljazeera

GAZA - Para pejabat gerakan Hamas mengecam tindakan pemerintah Mesir karena telah membanjiri terowongan yang digunakan untuk menyelundupkan barang-barang dari wilayah Mesir ke Jalur Gaza, Senin (5/12). Akibat tindakan pemerintah Mesir ini, 4 warga Palestina yang berada di dalam terowongan itu tewas.

Seperti dikutip dari Maan News, Hamas mendesak pemerintah Mesir untuk secara permanen membuka jalur penyeberangan antara Rafah yang merupakan wilayah Mesir dengan Jalur Gaza. “Hal ini perlu dilakukan untuk mengakhiri penderitaan rakyat di Jalur Gaza," sebut pernyataan Hamas.

Hamas juga menyatakan ucapan belasungkawa kepada keluarga korban. “Orang yang mereka cintai meninggal ketika mencoba untuk menghidupi anak-anak mereka di tengah pengepungan tak tertahankan di Jalur Gaza," lanjut pernyataan itu.

Pekerja Pertahanan Sipil Palestina menemukan mayat 4 warga Palestina pada akhir pekan lalu. Empat korban itu diidentifikasi sebagai Ali Badawi (43), Muhammad Badawi (21), Imad Badawi (24), dan Sami al-Tawil (30). Sejak awal tahun ini, sudah puluhan warga Palestina tewas dalam terowongan yang menghubungkan Jalur Gaza dengan Rafah. Terowongan ini digunakan untuk menyelundupkan barang-barang kebutuhan sehari-hari dari Rafah ke Jalur Gaza.

Sejak 2007, warga Palestina di Gaza mengandalkan terowongan penyelundupan bawah tanah di perbatasan Mesir untuk memenuhi kebutuhan mereka. Cara ini terpaksa dilakukan karena Israel melakukan blokade penuh atas Gaza sejak daerah itu dikuasai Hamas.

(esn)
dibaca 29.936x

"

| Mesir | Banjiri | Terowongan | Penyelundup, | Warga | Palestina... | Salah | satu | terowongan | yang | menghubungkan | Rafah | Gaza | FOTO | aljazeera < | p>GAZA< | strong> | Para | pejabat | Hamas | mengecam | tind | pemerintah | karena | telah | membanjiri | digun | untuk | menyelundupkan | barang | wilayah | Jalur | Senin | Akibat | warga | Palestina | berada | dalam | tewas | Seperti | dikutip | Maan | News | mendesak | secara | permanen | membuka | jalur | penyeberangan | antara | merup | dengan | “Hal | perlu | dilakukan | mengakhiri | penderitaan | rakyat | sebut | pernyataan | p>Hamas | juga | menyat | ucapan | belasungkawa | kepada | keluarga | korban | “Orang | cintai | meninggal | ketika | mencoba | menghidupi | anak | tengah | pengepungan | tertahankan | lanjut | p>Pekerja | Pertahanan | Sipil | menemukan | mayat | pada | akhir | pekan | Empat | diidentifikasi | sebagai | Badawi | (43) | Muhammad | (21) | Imad | (24) | Sami | Tawil | (30) | Sejak | awal | tahun | puluhan | kebutuhan | sehari | hari | p>Sejak | 2007 | mengandalkan | penyelundupan | bawah | tanah | perbatasan | memenuhi | Cara | terpaksa | Israel | melakukan | blokade | penuh | atas | sejak | daerah | dikuasai | p>(esn< | span>)dibaca | 936x< | span>< | div> |

Mesir Banjiri Terowongan Penyelundup, 4 Warga Palestina...

Salah satu terowongan yang menghubungkan Rafah dan Gaza. FOTO/aljazeera

GAZA - Para pejabat gerakan Hamas mengecam tindakan pemerintah Mesir karena telah membanjiri terowongan yang digunakan untuk menyelundupkan barang-barang dari wilayah Mesir ke Jalur Gaza, Senin (5/12). Akibat tindakan pemerintah Mesir ini, 4 warga Palestina yang berada di dalam terowongan itu tewas.

Seperti dikutip dari Maan News, Hamas mendesak pemerintah Mesir untuk secara permanen membuka jalur penyeberangan antara Rafah yang merupakan wilayah Mesir dengan Jalur Gaza. “Hal ini perlu dilakukan untuk mengakhiri penderitaan rakyat di Jalur Gaza," sebut pernyataan Hamas.

Hamas juga menyatakan ucapan belasungkawa kepada keluarga korban. “Orang yang mereka cintai meninggal ketika mencoba untuk menghidupi anak-anak mereka di tengah pengepungan tak tertahankan di Jalur Gaza," lanjut pernyataan itu.

Pekerja Pertahanan Sipil Palestina menemukan mayat 4 warga Palestina pada akhir pekan lalu. Empat korban itu diidentifikasi sebagai Ali Badawi (43), Muhammad Badawi (21), Imad Badawi (24), dan Sami al-Tawil (30). Sejak awal tahun ini, sudah puluhan warga Palestina tewas dalam terowongan yang menghubungkan Jalur Gaza dengan Rafah. Terowongan ini digunakan untuk menyelundupkan barang-barang kebutuhan sehari-hari dari Rafah ke Jalur Gaza.

Sejak 2007, warga Palestina di Gaza mengandalkan terowongan penyelundupan bawah tanah di perbatasan Mesir untuk memenuhi kebutuhan mereka. Cara ini terpaksa dilakukan karena Israel melakukan blokade penuh atas Gaza sejak daerah itu dikuasai Hamas.

(esn)
dibaca 29.771x

"

| Mesir | Banjiri | Terowongan | Penyelundup, | Warga | Palestina... | Salah | satu | terowongan | yang | menghubungkan | Rafah | Gaza | FOTO | aljazeera < | p>GAZA< | strong> | Para | pejabat | Hamas | mengecam | tind | pemerintah | karena | telah | membanjiri | digun | untuk | menyelundupkan | barang | wilayah | Jalur | Senin | Akibat | warga | Palestina | berada | dalam | tewas | Seperti | dikutip | Maan | News | mendesak | secara | permanen | membuka | jalur | penyeberangan | antara | merup | dengan | “Hal | perlu | dilakukan | mengakhiri | penderitaan | rakyat | sebut | pernyataan | p>Hamas | juga | menyat | ucapan | belasungkawa | kepada | keluarga | korban | “Orang | cintai | meninggal | ketika | mencoba | menghidupi | anak | tengah | pengepungan | tertahankan | lanjut | p>Pekerja | Pertahanan | Sipil | menemukan | mayat | pada | akhir | pekan | Empat | diidentifikasi | sebagai | Badawi | (43) | Muhammad | (21) | Imad | (24) | Sami | Tawil | (30) | Sejak | awal | tahun | puluhan | kebutuhan | sehari | hari | p>Sejak | 2007 | mengandalkan | penyelundupan | bawah | tanah | perbatasan | memenuhi | Cara | terpaksa | Israel | melakukan | blokade | penuh | atas | sejak | daerah | dikuasai | p>(esn< | span>)dibaca | 771x< | span>< | div> |

Senin, 05 Desember 2016

Mesir Banjiri Terowongan Penyelundup, 4 Warga Palestina...

Salah satu terowongan yang menghubungkan Rafah dan Gaza. FOTO/aljazeera

GAZA - Para pejabat gerakan Hamas mengecam tindakan pemerintah Mesir karena telah membanjiri terowongan yang digunakan untuk menyelundupkan barang-barang dari wilayah Mesir ke Jalur Gaza, Senin (5/12). Akibat tindakan pemerintah Mesir ini, 4 warga Palestina yang berada di dalam terowongan itu tewas.

Seperti dikutip dari Maan News, Hamas mendesak pemerintah Mesir untuk secara permanen membuka jalur penyeberangan antara Rafah yang merupakan wilayah Mesir dengan Jalur Gaza. “Hal ini perlu dilakukan untuk mengakhiri penderitaan rakyat di Jalur Gaza," sebut pernyataan Hamas.

Hamas juga menyatakan ucapan belasungkawa kepada keluarga korban. “Orang yang mereka cintai meninggal ketika mencoba untuk menghidupi anak-anak mereka di tengah pengepungan tak tertahankan di Jalur Gaza," lanjut pernyataan itu.

Pekerja Pertahanan Sipil Palestina menemukan mayat 4 warga Palestina pada akhir pekan lalu. Empat korban itu diidentifikasi sebagai Ali Badawi (43), Muhammad Badawi (21), Imad Badawi (24), dan Sami al-Tawil (30). Sejak awal tahun ini, sudah puluhan warga Palestina tewas dalam terowongan yang menghubungkan Jalur Gaza dengan Rafah. Terowongan ini digunakan untuk menyelundupkan barang-barang kebutuhan sehari-hari dari Rafah ke Jalur Gaza.

Sejak 2007, warga Palestina di Gaza mengandalkan terowongan penyelundupan bawah tanah di perbatasan Mesir untuk memenuhi kebutuhan mereka. Cara ini terpaksa dilakukan karena Israel melakukan blokade penuh atas Gaza sejak daerah itu dikuasai Hamas.

(esn)
dibaca 14.482x

"

| Mesir | Banjiri | Terowongan | Penyelundup, | Warga | Palestina... | Salah | satu | terowongan | yang | menghubungkan | Rafah | Gaza | FOTO | aljazeera < | p>GAZA< | strong> | Para | pejabat | Hamas | mengecam | tind | pemerintah | karena | telah | membanjiri | digun | untuk | menyelundupkan | barang | wilayah | Jalur | Senin | Akibat | warga | Palestina | berada | dalam | tewas | Seperti | dikutip | Maan | News | mendesak | secara | permanen | membuka | jalur | penyeberangan | antara | merup | dengan | “Hal | perlu | dilakukan | mengakhiri | penderitaan | rakyat | sebut | pernyataan | p>Hamas | juga | menyat | ucapan | belasungkawa | kepada | keluarga | korban | “Orang | cintai | meninggal | ketika | mencoba | menghidupi | anak | tengah | pengepungan | tertahankan | lanjut | p>Pekerja | Pertahanan | Sipil | menemukan | mayat | pada | akhir | pekan | Empat | diidentifikasi | sebagai | Badawi | (43) | Muhammad | (21) | Imad | (24) | Sami | Tawil | (30) | Sejak | awal | tahun | puluhan | kebutuhan | sehari | hari | p>Sejak | 2007 | mengandalkan | penyelundupan | bawah | tanah | perbatasan | memenuhi | Cara | terpaksa | Israel | melakukan | blokade | penuh | atas | sejak | daerah | dikuasai | p>(esn< | span>)dibaca | 482x< | span>< | div> |

Mesir Banjiri Terowongan Penyelundup, 4 Warga Palestina Tewas : Okezone News

GAZA - Para pejabat gerakan Hamas mengecam tindakan pemerintah Mesir karena telah membanjiri terowongan yang digunakan untuk menyelundupkan barang-barang dari wilayah Mesir ke Jalur Gaza, Senin (5/12). Akibat tindakan pemerintah Mesir ini, 4 warga Palestina yang berada di dalam terowongan itu tewas.

Seperti dikutip dari >Maan News, Hamas mendesak pemerintah Mesir untuk secara permanen membuka jalur penyeberangan antara Rafah yang merupakan wilayah Mesir dengan Jalur Gaza. “Hal ini perlu dilakukan untuk mengakhiri penderitaan rakyat di Jalur Gaza," sebut pernyataan Hamas.

BERITA REKOMENDASI


Hamas juga menyatakan ucapan belasungkawa kepada keluarga korban. “Orang yang mereka cintai meninggal ketika mencoba untuk menghidupi anak-anak mereka di tengah pengepungan tak tertahankan di Jalur Gaza," lanjut pernyataan itu.

Pekerja Pertahanan Sipil Palestina menemukan mayat 4 warga Palestina pada akhir pekan lalu. Empat korban itu diidentifikasi sebagai Ali Badawi (43), Muhammad Badawi (21), Imad Badawi (24), dan Sami al-Tawil (30). Sejak awal tahun ini, sudah puluhan warga Palestina tewas dalam terowongan yang menghubungkan Jalur Gaza dengan Rafah. Terowongan ini digunakan untuk menyelundupkan barang-barang kebutuhan sehari-hari dari Rafah ke Jalur Gaza.

Sejak 2007, warga Palestina di Gaza mengandalkan terowongan penyelundupan bawah tanah di perbatasan Mesir untuk memenuhi kebutuhan mereka. Cara ini terpaksa dilakukan karena Israel melakukan blokade penuh atas Gaza sejak daerah itu dikuasai Hamas.

"

| Mesir | Banjiri | Terowongan | Penyelundup, | Warga | Palestina | Tewas | Okezone | News | GAZA< | strong> | Para | pejabat | Hamas | mengecam | tind | pemerintah | karena | telah | membanjiri | terowongan | yang | digun | untuk | menyelundupkan | barang | wilayah | Jalur | Gaza | Senin | Akibat | warga | berada | dalam | tewas | p> Seperti | dikutip | Maan | News< | em>< | strong>< | span> | mendesak | secara | permanen | membuka | jalur | penyeberangan | antara | Rafah | merup | dengan | “Hal | perlu | dilakukan | mengakhiri | penderitaan | rakyat | sebut | pernyataan | p> BERITA | REKOMENDASI< | p> < | div> Hamas | juga | menyat | ucapan | belasungkawa | kepada | keluarga | korban | “Orang | cintai | meninggal | ketika | mencoba | menghidupi | anak | tengah | pengepungan | tertahankan | lanjut | p> Pekerja | Pertahanan | Sipil | menemukan | mayat | pada | akhir | pekan | Empat | diidentifikasi | sebagai | Badawi | (43) | Muhammad | (21) | Imad | (24) | Sami | Tawil | (30) | Sejak | awal | tahun | puluhan | menghubungkan | kebutuhan | sehari | hari | p> Sejak | 2007 | mengandalkan | penyelundupan | bawah | tanah | perbatasan | memenuhi | Cara | terpaksa | Israel | melakukan | blokade | penuh | atas | sejak | daerah | dikuasai | p> |

4 warga Palestina Ditemukan Tewas di Terowongan

IMG-4069

Terowongan penghubung Mesir dengan Gaza (Ist)

Palestina, kini.co.id â€" Para pekerja Pertahanan Sipil Palestina menemukan mayat empat warga Palestina setelah mereka dinyatakan hilang sejak hari Sabtu malam dan Minggu pagi. Mereka ditemukan tewas di sebuah terowongan runtuh.

Seperti dikutip dari palestinechronicle.com (5/12) menyebutkan Pertahanan Sipil Palestina di Gaza harus berjuang untuk membangun terowongan yang menghubungkan antara Palestina dan Mesir. Mereka menduga pihak berwenang Mesir sengaja membanjiri terowongan dengan air laut.

Pertahanan Sipil Palestina mengidentifikasi para korban, yaitu, Ali Badawi (43), Muhammad Badawi (21), Imad Badawi (24), dan Sami Al-Tawil (30) keseluruhan adalah warga Jalur Gaza. Namun, beberapa laporan dari media Israel mengatakan hanya tiga mayat ditemukan, sementara yang keempat masih hilang.

Sebelumnya, puluhan warga Palestina ditemukan tewas dalam terowongan yang menghubungkan Gaza dan Mesir sejak awal 2016. Pada bulan Oktober lalu, seorang pria Palestina ditemukan tewas setelah tersengat listrik di dalam sebuah terowongan penyelundupan Mesir dan Gaza.

Sejak 2007 Palestina di Gaza mengandalkan terowongan penyelundupan bawah tanah di perbatasan Mesir, ketika Israel memberlakukan blokade militer untuk melumpuhkan kantong kantong Hamas. Pada Juli 2013 di saat Presiden Mesir, Muhammad Morsi, memimpin Mesir, terowongan yang menghubungkan Jalur Gaza ke Mesir ini telah memberikan kehidupan yang sangat penting bagi wilayah Palestina.

Namun sejak Mesir dipimpin oleh Abd Al-Fattah Al-Sisi, Mesir telah memperketat blokade dan membanjiri ratusan terowongan dengan air laut sebagai bagian dari kampanye keamanan di Semenanjung Sinai Utara melawan militan anti-rezim dengan melancarkan serangan terhadap polisi Mesir dan personil militer. Sementara Human Rights Watch telah mengecam militer Mesir yang berkampanye menutup terowongan itu.

"

| warga | Palestina | Ditemukan | Tewas | Terowongan | penghubung | Mesir | dengan | Gaza | (Ist)< | p> < | div> Palestina< | strong> | kini | Para | pekerja | Pertahanan | Sipil | menemukan | mayat | empat | setelah | dinyat | hilang | sejak | hari | Sabtu | malam | Minggu | pagi | Mereka | ditemukan | tewas | sebuah | terowongan | runtuh | p> Seperti | dikutip | palestinechronicle | menyebutkan | harus | berjuang | untuk | membangun | yang | menghubungkan | antara | menduga | pihak | berwenang | sengaja | membanjiri | laut | p> Pertahanan | mengidentifikasi | para | korban | yaitu | Badawi | (43) | Muhammad | (21) | Imad | (24) | Sami | Tawil | (30) | keseluruhan | adalah | Jalur | Namun | beberapa | laporan | media | Israel | mengat | hanya | tiga | sementara | keempat | masih | p> Senya | puluhan | dalam | awal | 2016 | Pada | bulan | Oktober | seorang | pria | tersengat | listrik | penyelundupan | p> Sejak | 2007 | mengandalkan | bawah | tanah | perbatasan | ketika | memberlakukan | blokade | militer | melumpuhkan | kantong | Hamas | Juli | 2013 | saat | Presiden | Morsi | memimpin | telah | memberikan | kehidupan | sangat | penting | bagi | wilayah | p> Namun | dipimpin | oleh | Fattah | Sisi | memperketat | ratusan | sebagai | bagian | kampanye | keamanan | Semenanjung | Sinai | Utara | melawan | militan | anti | rezim | melancarkan | serangan | terhadap | polisi | personil | Sementara | Human | Rights | Watch | mengecam | berkampanye | menutup | div> |

Kamis, 08 Desember 2016

Mesir Banjiri Terowongan Penyelundup, 4 Warga Palestina...

Salah satu terowongan yang menghubungkan Rafah dan Gaza. FOTO/aljazeera

GAZA - Para pejabat gerakan Hamas mengecam tindakan pemerintah Mesir karena telah membanjiri terowongan yang digunakan untuk menyelundupkan barang-barang dari wilayah Mesir ke Jalur Gaza, Senin (5/12). Akibat tindakan pemerintah Mesir ini, 4 warga Palestina yang berada di dalam terowongan itu tewas.

Seperti dikutip dari Maan News, Hamas mendesak pemerintah Mesir untuk secara permanen membuka jalur penyeberangan antara Rafah yang merupakan wilayah Mesir dengan Jalur Gaza. “Hal ini perlu dilakukan untuk mengakhiri penderitaan rakyat di Jalur Gaza," sebut pernyataan Hamas.

Hamas juga menyatakan ucapan belasungkawa kepada keluarga korban. “Orang yang mereka cintai meninggal ketika mencoba untuk menghidupi anak-anak mereka di tengah pengepungan tak tertahankan di Jalur Gaza," lanjut pernyataan itu.

Pekerja Pertahanan Sipil Palestina menemukan mayat 4 warga Palestina pada akhir pekan lalu. Empat korban itu diidentifikasi sebagai Ali Badawi (43), Muhammad Badawi (21), Imad Badawi (24), dan Sami al-Tawil (30). Sejak awal tahun ini, sudah puluhan warga Palestina tewas dalam terowongan yang menghubungkan Jalur Gaza dengan Rafah. Terowongan ini digunakan untuk menyelundupkan barang-barang kebutuhan sehari-hari dari Rafah ke Jalur Gaza.

Sejak 2007, warga Palestina di Gaza mengandalkan terowongan penyelundupan bawah tanah di perbatasan Mesir untuk memenuhi kebutuhan mereka. Cara ini terpaksa dilakukan karena Israel melakukan blokade penuh atas Gaza sejak daerah itu dikuasai Hamas.

(esn)
dibaca 29.588x

"

| Mesir | Banjiri | Terowongan | Penyelundup, | Warga | Palestina... | Salah | satu | terowongan | yang | menghubungkan | Rafah | Gaza | FOTO | aljazeera < | p>GAZA< | strong> | Para | pejabat | Hamas | mengecam | tind | pemerintah | karena | telah | membanjiri | digun | untuk | menyelundupkan | barang | wilayah | Jalur | Senin | Akibat | warga | Palestina | berada | dalam | tewas | Seperti | dikutip | Maan | News | mendesak | secara | permanen | membuka | jalur | penyeberangan | antara | merup | dengan | “Hal | perlu | dilakukan | mengakhiri | penderitaan | rakyat | sebut | pernyataan | p>Hamas | juga | menyat | ucapan | belasungkawa | kepada | keluarga | korban | “Orang | cintai | meninggal | ketika | mencoba | menghidupi | anak | tengah | pengepungan | tertahankan | lanjut | p>Pekerja | Pertahanan | Sipil | menemukan | mayat | pada | akhir | pekan | Empat | diidentifikasi | sebagai | Badawi | (43) | Muhammad | (21) | Imad | (24) | Sami | Tawil | (30) | Sejak | awal | tahun | puluhan | kebutuhan | sehari | hari | p>Sejak | 2007 | mengandalkan | penyelundupan | bawah | tanah | perbatasan | memenuhi | Cara | terpaksa | Israel | melakukan | blokade | penuh | atas | sejak | daerah | dikuasai | p>(esn< | span>)dibaca | 588x< | span>< | div> |

Senin, 05 Desember 2016

4 warga Palestina Ditemukan Tewas di Terowongan

IMG-4069

Terowongan penghubung Mesir dengan Gaza (Ist)

Palestina, kini.co.id â€" Para pekerja Pertahanan Sipil Palestina menemukan mayat empat warga Palestina setelah mereka dinyatakan hilang sejak hari Sabtu malam dan Minggu pagi. Mereka ditemukan tewas di sebuah terowongan runtuh.

Seperti dikutip dari palestinechronicle.com (5/12) menyebutkan Pertahanan Sipil Palestina di Gaza harus berjuang untuk membangun terowongan yang menghubungkan antara Palestina dan Mesir. Mereka menduga pihak berwenang Mesir sengaja membanjiri terowongan dengan air laut.

Pertahanan Sipil Palestina mengidentifikasi para korban, yaitu, Ali Badawi (43), Muhammad Badawi (21), Imad Badawi (24), dan Sami Al-Tawil (30) keseluruhan adalah warga Jalur Gaza. Namun, beberapa laporan dari media Israel mengatakan hanya tiga mayat ditemukan, sementara yang keempat masih hilang.

Sebelumnya, puluhan warga Palestina ditemukan tewas dalam terowongan yang menghubungkan Gaza dan Mesir sejak awal 2016. Pada bulan Oktober lalu, seorang pria Palestina ditemukan tewas setelah tersengat listrik di dalam sebuah terowongan penyelundupan Mesir dan Gaza.

Sejak 2007 Palestina di Gaza mengandalkan terowongan penyelundupan bawah tanah di perbatasan Mesir, ketika Israel memberlakukan blokade militer untuk melumpuhkan kantong kantong Hamas. Pada Juli 2013 di saat Presiden Mesir, Muhammad Morsi, memimpin Mesir, terowongan yang menghubungkan Jalur Gaza ke Mesir ini telah memberikan kehidupan yang sangat penting bagi wilayah Palestina.

Namun sejak Mesir dipimpin oleh Abd Al-Fattah Al-Sisi, Mesir telah memperketat blokade dan membanjiri ratusan terowongan dengan air laut sebagai bagian dari kampanye keamanan di Semenanjung Sinai Utara melawan militan anti-rezim dengan melancarkan serangan terhadap polisi Mesir dan personil militer. Sementara Human Rights Watch telah mengecam militer Mesir yang berkampanye menutup terowongan itu.

"

| warga | Palestina | Ditemukan | Tewas | Terowongan | penghubung | Mesir | dengan | Gaza | (Ist)< | p> < | div> Palestina< | strong> | kini | Para | pekerja | Pertahanan | Sipil | menemukan | mayat | empat | setelah | dinyat | hilang | sejak | hari | Sabtu | malam | Minggu | pagi | Mereka | ditemukan | tewas | sebuah | terowongan | runtuh | p> Seperti | dikutip | palestinechronicle | menyebutkan | harus | berjuang | untuk | membangun | yang | menghubungkan | antara | menduga | pihak | berwenang | sengaja | membanjiri | laut | p> Pertahanan | mengidentifikasi | para | korban | yaitu | Badawi | (43) | Muhammad | (21) | Imad | (24) | Sami | Tawil | (30) | keseluruhan | adalah | Jalur | Namun | beberapa | laporan | media | Israel | mengat | hanya | tiga | sementara | keempat | masih | p> Senya | puluhan | dalam | awal | 2016 | Pada | bulan | Oktober | seorang | pria | tersengat | listrik | penyelundupan | p> Sejak | 2007 | mengandalkan | bawah | tanah | perbatasan | ketika | memberlakukan | blokade | militer | melumpuhkan | kantong | Hamas | Juli | 2013 | saat | Presiden | Morsi | memimpin | telah | memberikan | kehidupan | sangat | penting | bagi | wilayah | p> Namun | dipimpin | oleh | Fattah | Sisi | memperketat | ratusan | sebagai | bagian | kampanye | keamanan | Semenanjung | Sinai | Utara | melawan | militan | anti | rezim | melancarkan | serangan | terhadap | polisi | personil | Sementara | Human | Rights | Watch | mengecam | berkampanye | menutup | div> |

Mesir Banjiri Terowongan Penyelundup, 4 Warga Palestina...

Salah satu terowongan yang menghubungkan Rafah dan Gaza. FOTO/aljazeera

GAZA - Para pejabat gerakan Hamas mengecam tindakan pemerintah Mesir karena telah membanjiri terowongan yang digunakan untuk menyelundupkan barang-barang dari wilayah Mesir ke Jalur Gaza, Senin (5/12). Akibat tindakan pemerintah Mesir ini, 4 warga Palestina yang berada di dalam terowongan itu tewas.

Seperti dikutip dari Maan News, Hamas mendesak pemerintah Mesir untuk secara permanen membuka jalur penyeberangan antara Rafah yang merupakan wilayah Mesir dengan Jalur Gaza. “Hal ini perlu dilakukan untuk mengakhiri penderitaan rakyat di Jalur Gaza," sebut pernyataan Hamas.

Hamas juga menyatakan ucapan belasungkawa kepada keluarga korban. “Orang yang mereka cintai meninggal ketika mencoba untuk menghidupi anak-anak mereka di tengah pengepungan tak tertahankan di Jalur Gaza," lanjut pernyataan itu.

Pekerja Pertahanan Sipil Palestina menemukan mayat 4 warga Palestina pada akhir pekan lalu. Empat korban itu diidentifikasi sebagai Ali Badawi (43), Muhammad Badawi (21), Imad Badawi (24), dan Sami al-Tawil (30). Sejak awal tahun ini, sudah puluhan warga Palestina tewas dalam terowongan yang menghubungkan Jalur Gaza dengan Rafah. Terowongan ini digunakan untuk menyelundupkan barang-barang kebutuhan sehari-hari dari Rafah ke Jalur Gaza.

Sejak 2007, warga Palestina di Gaza mengandalkan terowongan penyelundupan bawah tanah di perbatasan Mesir untuk memenuhi kebutuhan mereka. Cara ini terpaksa dilakukan karena Israel melakukan blokade penuh atas Gaza sejak daerah itu dikuasai Hamas.

(esn)
dibaca 10.916x

"

| Mesir | Banjiri | Terowongan | Penyelundup, | Warga | Palestina... | Salah | satu | terowongan | yang | menghubungkan | Rafah | Gaza | FOTO | aljazeera < | p>GAZA< | strong> | Para | pejabat | Hamas | mengecam | tind | pemerintah | karena | telah | membanjiri | digun | untuk | menyelundupkan | barang | wilayah | Jalur | Senin | Akibat | warga | Palestina | berada | dalam | tewas | Seperti | dikutip | Maan | News | mendesak | secara | permanen | membuka | jalur | penyeberangan | antara | merup | dengan | “Hal | perlu | dilakukan | mengakhiri | penderitaan | rakyat | sebut | pernyataan | p>Hamas | juga | menyat | ucapan | belasungkawa | kepada | keluarga | korban | “Orang | cintai | meninggal | ketika | mencoba | menghidupi | anak | tengah | pengepungan | tertahankan | lanjut | p>Pekerja | Pertahanan | Sipil | menemukan | mayat | pada | akhir | pekan | Empat | diidentifikasi | sebagai | Badawi | (43) | Muhammad | (21) | Imad | (24) | Sami | Tawil | (30) | Sejak | awal | tahun | puluhan | kebutuhan | sehari | hari | p>Sejak | 2007 | mengandalkan | penyelundupan | bawah | tanah | perbatasan | memenuhi | Cara | terpaksa | Israel | melakukan | blokade | penuh | atas | sejak | daerah | dikuasai | p>(esn< | span>)dibaca | 916x< | span>< | div> |

Jumat, 09 Desember 2016

Mesir Banjiri Terowongan Penyelundup, 4 Warga Palestina...

Salah satu terowongan yang menghubungkan Rafah dan Gaza. FOTO/aljazeera

GAZA - Para pejabat gerakan Hamas mengecam tindakan pemerintah Mesir karena telah membanjiri terowongan yang digunakan untuk menyelundupkan barang-barang dari wilayah Mesir ke Jalur Gaza, Senin (5/12). Akibat tindakan pemerintah Mesir ini, 4 warga Palestina yang berada di dalam terowongan itu tewas.

Seperti dikutip dari Maan News, Hamas mendesak pemerintah Mesir untuk secara permanen membuka jalur penyeberangan antara Rafah yang merupakan wilayah Mesir dengan Jalur Gaza. “Hal ini perlu dilakukan untuk mengakhiri penderitaan rakyat di Jalur Gaza," sebut pernyataan Hamas.

Hamas juga menyatakan ucapan belasungkawa kepada keluarga korban. “Orang yang mereka cintai meninggal ketika mencoba untuk menghidupi anak-anak mereka di tengah pengepungan tak tertahankan di Jalur Gaza," lanjut pernyataan itu.

Pekerja Pertahanan Sipil Palestina menemukan mayat 4 warga Palestina pada akhir pekan lalu. Empat korban itu diidentifikasi sebagai Ali Badawi (43), Muhammad Badawi (21), Imad Badawi (24), dan Sami al-Tawil (30). Sejak awal tahun ini, sudah puluhan warga Palestina tewas dalam terowongan yang menghubungkan Jalur Gaza dengan Rafah. Terowongan ini digunakan untuk menyelundupkan barang-barang kebutuhan sehari-hari dari Rafah ke Jalur Gaza.

Sejak 2007, warga Palestina di Gaza mengandalkan terowongan penyelundupan bawah tanah di perbatasan Mesir untuk memenuhi kebutuhan mereka. Cara ini terpaksa dilakukan karena Israel melakukan blokade penuh atas Gaza sejak daerah itu dikuasai Hamas.

(esn)
dibaca 30.181x

"

| Mesir | Banjiri | Terowongan | Penyelundup, | Warga | Palestina... | Salah | satu | terowongan | yang | menghubungkan | Rafah | Gaza | FOTO | aljazeera < | p>GAZA< | strong> | Para | pejabat | Hamas | mengecam | tind | pemerintah | karena | telah | membanjiri | digun | untuk | menyelundupkan | barang | wilayah | Jalur | Senin | Akibat | warga | Palestina | berada | dalam | tewas | Seperti | dikutip | Maan | News | mendesak | secara | permanen | membuka | jalur | penyeberangan | antara | merup | dengan | “Hal | perlu | dilakukan | mengakhiri | penderitaan | rakyat | sebut | pernyataan | p>Hamas | juga | menyat | ucapan | belasungkawa | kepada | keluarga | korban | “Orang | cintai | meninggal | ketika | mencoba | menghidupi | anak | tengah | pengepungan | tertahankan | lanjut | p>Pekerja | Pertahanan | Sipil | menemukan | mayat | pada | akhir | pekan | Empat | diidentifikasi | sebagai | Badawi | (43) | Muhammad | (21) | Imad | (24) | Sami | Tawil | (30) | Sejak | awal | tahun | puluhan | kebutuhan | sehari | hari | p>Sejak | 2007 | mengandalkan | penyelundupan | bawah | tanah | perbatasan | memenuhi | Cara | terpaksa | Israel | melakukan | blokade | penuh | atas | sejak | daerah | dikuasai | p>(esn< | span>)dibaca | 181x< | span>< | div> |

Senin, 05 Desember 2016

Mesir Banjiri Terowongan Penyelundup, 4 Warga Palestina...

Salah satu terowongan yang menghubungkan Rafah dan Gaza. FOTO/aljazeera

GAZA - Para pejabat gerakan Hamas mengecam tindakan pemerintah Mesir karena telah membanjiri terowongan yang digunakan untuk menyelundupkan barang-barang dari wilayah Mesir ke Jalur Gaza, Senin (5/12). Akibat tindakan pemerintah Mesir ini, 4 warga Palestina yang berada di dalam terowongan itu tewas.

Seperti dikutip dari Maan News, Hamas mendesak pemerintah Mesir untuk secara permanen membuka jalur penyeberangan antara Rafah yang merupakan wilayah Mesir dengan Jalur Gaza. “Hal ini perlu dilakukan untuk mengakhiri penderitaan rakyat di Jalur Gaza," sebut pernyataan Hamas.

Hamas juga menyatakan ucapan belasungkawa kepada keluarga korban. “Orang yang mereka cintai meninggal ketika mencoba untuk menghidupi anak-anak mereka di tengah pengepungan tak tertahankan di Jalur Gaza," lanjut pernyataan itu.

Pekerja Pertahanan Sipil Palestina menemukan mayat 4 warga Palestina pada akhir pekan lalu. Empat korban itu diidentifikasi sebagai Ali Badawi (43), Muhammad Badawi (21), Imad Badawi (24), dan Sami al-Tawil (30). Sejak awal tahun ini, sudah puluhan warga Palestina tewas dalam terowongan yang menghubungkan Jalur Gaza dengan Rafah. Terowongan ini digunakan untuk menyelundupkan barang-barang kebutuhan sehari-hari dari Rafah ke Jalur Gaza.

Sejak 2007, warga Palestina di Gaza mengandalkan terowongan penyelundupan bawah tanah di perbatasan Mesir untuk memenuhi kebutuhan mereka. Cara ini terpaksa dilakukan karena Israel melakukan blokade penuh atas Gaza sejak daerah itu dikuasai Hamas.

(esn)
dibaca 1.146x

"

| Mesir | Banjiri | Terowongan | Penyelundup, | Warga | Palestina... | Salah | satu | terowongan | yang | menghubungkan | Rafah | Gaza | FOTO | aljazeera < | p>GAZA< | strong> | Para | pejabat | Hamas | mengecam | tind | pemerintah | karena | telah | membanjiri | digun | untuk | menyelundupkan | barang | wilayah | Jalur | Senin | Akibat | warga | Palestina | berada | dalam | tewas | Seperti | dikutip | Maan | News | mendesak | secara | permanen | membuka | jalur | penyeberangan | antara | merup | dengan | “Hal | perlu | dilakukan | mengakhiri | penderitaan | rakyat | sebut | pernyataan | p>Hamas | juga | menyat | ucapan | belasungkawa | kepada | keluarga | korban | “Orang | cintai | meninggal | ketika | mencoba | menghidupi | anak | tengah | pengepungan | tertahankan | lanjut | p>Pekerja | Pertahanan | Sipil | menemukan | mayat | pada | akhir | pekan | Empat | diidentifikasi | sebagai | Badawi | (43) | Muhammad | (21) | Imad | (24) | Sami | Tawil | (30) | Sejak | awal | tahun | puluhan | kebutuhan | sehari | hari | p>Sejak | 2007 | mengandalkan | penyelundupan | bawah | tanah | perbatasan | memenuhi | Cara | terpaksa | Israel | melakukan | blokade | penuh | atas | sejak | daerah | dikuasai | p>(esn< | span>)dibaca | 146x< | span>< | div> |

Jumat, 09 Desember 2016

PBB Kecam Legalisasi Pemukiman Israel di Lahan Palestina

Metrotvnews.com, Tel Aviv: Kepala Dewan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengecam undang-undang yang dikeluarkan di Israel, mengenai pemukiman ilegal di Tepi Barat.

Undang-undang buatan Israel itu melegalkan sekitar 4.000 rumah pemukim yang dibangun di wilayah lahan pribadi pihak Palestina. 

"Kami mendesak para anggota pemangku kebijakan untuk mempertimbangkan dukungan atas undang-undang ini. Jika diterapkan, aturan tersebut akan menimbulkan konsekuensi meluas serta membuat reputasi Israel di seluruh dunia tambah rusak," ujar Komisioner HAM PBB Zeid Ra'ad Al Hussein, seperti dikutip Middle East Monitor, Jumat (9/12/2016).

Zeid menambahkan, mengubah penggunaan lahan yang dimiliki secara pribadi oleh warga Palestina untuk dibangun pemukiman Israel, dianggap melanggar hukum internasional. Terlebih, pembangunan itu dilakukan tanpa ada izin pemilik lahan.

"Israel sebagai pihak yang memiliki kekuasaan untuk menduduki lahan, harus menghormati properti pribadi dari warga Palestina. Tidak peduli apakah ada kompensasi yang disediakan," lanjut Zeid, dalam pernyataannya.

Sekitar 400 ribu pemukim Israel saat ini hidup di Tepi Barat, termasuk di wilayah Yerusalem Timur yang dicaplok. Mereka hidup bersama 2,6 juta warga Palestina.

Amerika Serikat, PBB dan Uni Eropa memperingatkan Israel atas pembangunan pemukiman itu. Mereka menilai pembangunan ini bisa merusak jalan pembentukan dua negara yang bisa mengakhiri konflik berkepanjangan di Timur Tengah.

Sementara, seluruh pemukiman Israel dianggap sebagai ilegal dalam hukum internasional. Israel sendiri mengklaim sendiri wilayah pemukiman yang terotorisasi atau belum.

"Seluruh pemukiman Israel, baik yang berada di lingkar luar dan dibangun tanpa izin resmi, jelas tidak ilegal di bahwa hukum internasional dan memblokir jalan damai," tegas Zeid.

"Pemumkiman ini juga menjadi penyebab dasar dari pelanggaran HAM di dalam wilayah Tepi Barat, termasuk Yerusalem timur," pungkasnya.

57 anggota Parlemen Israel atau biasa disebut Knesset, pada Rabu 7 Desember meloloskan rangcangan undang-undang mengenai pembangunan pemukiman ini. Sementara 51 lainnya menentang undang-undang itu.

(FJR)

"

| Kecam | Legalisasi | Pemukiman | Israel | Lahan | Palestina | Metrotvnews | Aviv< | strong>: | Kepala | Dewan | Perserikatan | Bangsa | (PBB) | mengecam | undang | yang | dikeluarkan | mengenai | pemukiman | ilegal | Tepi | Barat | p> Undang | buatan | melegalkan | rumah | pemukim | dibangun | wilayah | lahan | pribadi | pihak | p> Kami | mendesak | para | anggota | pemangku | kebij | untuk | mempertimbangkan | dukungan | atas | Jika | diterapkan | aturan | tersebut | menimbulkan | konsekuensi | meluas | serta | membuat | reputasi | seluruh | dunia | tambah | rusak | ujar | Komisioner | Zeid | Raad | Hussein | seperti | dikutip | Middle | East | Monitor< | Jumat | 2016) | p> Zeid | menambahkan | mengubah | penggunaan | dimiliki | secara | oleh | warga | dianggap | melanggar | hukum | internasional | Terlebih | pembangunan | dilakukan | tanpa | izin | pemilik | p> Israel | sebagai | memiliki | kekuasaan | menduduki | harus | menghormati | properti | Tidak | peduli | apakah | kompensasi | disedi | lanjut | dalam | pernyataannya | p> Ser | ribu | saat | hidup | termasuk | Yerusalem | Timur | dicaplok | Mereka | bersama | juta | p> Amerika | Serikat | Eropa | memperingatkan | menilai | merusak | jalan | pembentukan | negara | mengakhiri | konflik | berkepanjangan | Tengah | p> Sementara | sendiri | mengklaim | terotorisasi | atau | p> Seluruh | baik | berada | lingkar | luar | resmi | jelas | bahwa | memblokir | damai | tegas | p> Pemumkiman | juga | menjadi | penyebab | dasar | pelanggaran | timur | pungkasnya | p> 57 | Parlemen | biasa | disebut | Knesset | pada | Rabu | Desember | meloloskan | rangcangan | Sementara | lainnya | menentang | p> (FJR)< |